Dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Institut Teknologi Padang (ITP) berkolaborasi dengan PT. Pegadaian mengadakan kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan pada Senin (28/10). Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa sebagai calon profesional yang mampu mengelola keuangan secara cerdas dan bijak di masa depan.Dalam sambutannya, Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T., IPM, mengajak mahasiswa ITP untuk mengikuti acara ini dengan serius, mengingat pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari."Generasi muda saat ini harus lebih siap dan terampil dalam menghadapi tantangan finansial. Literasi keuangan bukan hanya tentang cara mengelola uang, tetapi juga tentang bagaimana membuat keputusan finansial yang cerdas untuk masa depan," tegasnya.Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara yang ahli di bidangnya, termasuk Eka Isra Wahyuli, SE, MBA, Manajer Gadai Cabang Tarandam, yang akan memberikan wawasan mengenai produk dan layanan yang ditawarkan oleh Pegadaian. Tak ketinggalan, Riki Rolando, S.E, Pimpinan Cabang Pegadaian Tarandam, juga turut berbagi pengalaman tentang pentingnya literasi keuangan di kalangan mahasiswa.Riki Rolando, Pimpinan Cabang Pegadaian Tarandam, juga memberikan perspektif tentang bagaimana produk Pegadaian bisa menjadi solusi bagi mahasiswa yang membutuhkan pembiayaan untuk kebutuhan tertentu. Dalam kesempatan tersebut, Riki menjelaskan berbagai produk pegadaian yang bisa dimanfaatkan untuk memulai usaha kecil, atau bahkan untuk membiayai pendidikan.Acara turut dihadiri oleh Wakil Rektor II ITP, Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM, serta Kepala BIKMA dan Pusat Karir ITP, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T.Narasumber menjelaskan berbagai produk Pegadaian, serta bagaimana mahasiswa bisa memanfaatkan produk tersebut dalam mengelola keuangan pribadi mereka. Pengelolaan keuangan yang efektif menjadi salah satu topik utama dalam kuliah umum ini.Eko Kurniawanto Putra, Kepala BIKMA dan Pusat Karir ITP, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. Kegiatan literasi keuangan ini akan memberikan mahasiswa pengetahuan yang sangat bermanfaat ," ujarnya.Kegiatan literasi dan edukasi keuangan ini sejalan dengan komitmen ITP untuk terus mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja. Lebih dari sekadar ilmu akademis, kemampuan untuk mengelola keuangan secara cerdas menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda.Created By Cyntia Lase/Humas ...
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa
Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Institut Teknologi Padang (ITP), Saeful Muiz
bersama pengurus BEM KM ITP dan perwakilan mahasiswa ITP ikut berpartisipasi
dalam kegiatan Ikrar Saksi Sumpah Pemuda yang digelar dalam rangkaian
peringatan 96 Tahun Sumpah Pemuda. Acara ini berlangsung meriah di GOR FIK
Universitas Negeri Padang pada Minggu (27/10).Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini
menghadirkan semangat yang tinggi di kalangan generasi muda, termasuk mahasiswa
ITP. Dalam acara tersebut, para peserta melakukan ikrar saksi sumpah pemuda
yang bertujuan untuk mengingatkan kembali arti penting persatuan dan kesatuan
bangsa Indonesia di tengah tantangan zaman.Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai
elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Padang. Sebagai bentuk
solidaritas dan semangat kebangsaan, para mahasiswa ITP turut hadir dengan
antusias. Mereka berharap agar semangat Sumpah Pemuda tetap terjaga dan menjadi
pijakan kuat bagi generasi masa depan Indonesia.Saeful Muiz, selaku perwakilan dari BEM
KM ITP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting untuk meresapi
nilai-nilai kebangsaan dan menguatkan rasa persatuan di kalangan mahasiswa.
“Sebagai generasi penerus, kita harus terus menjaga semangat perjuangan yang
diwariskan oleh para pemuda pendahulu,” ujarnya dalam sambutannya.Acara yang digelar di GOR FIK Universitas
Negeri Padang juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti diskusi kebangsaan
dan penampilan seni. Semua rangkaian kegiatan bertujuan untuk mempererat ikatan
antar mahasiswa serta menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya peran pemuda
dalam kemajuan bangsa Indonesia.Peringatan 96 Tahun Sumpah Pemuda ini
menjadi simbol kekuatan pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan
Indonesia. Generasi muda, termasuk mahasiswa ITP, diharapkan dapat meneruskan
semangat tersebut melalui karya nyata di bidang pendidikan, teknologi, dan
berbagai sektor pembangunan lainnya.Selain ikrar, kegiatan ini juga menjadi
ajang bagi mahasiswa untuk mengungkapkan harapan dan komitmen mereka terhadap
kemajuan bangsa. Keikutsertaan ITP dalam acara ini menunjukkan bahwa perguruan
tinggi memiliki peran penting dalam mencetak pemuda yang siap berkontribusi
pada masa depan Indonesia.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan
para mahasiswa tidak hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga aktif menjadi
agen perubahan yang dapat mewujudkan cita-cita para pemuda Indonesia yang telah
diikrarkan pada 28 Oktober 1928 lalu.
Created By Widia/Humas ...
Satu lagi kabar menggembirakan yang
menambah daftar panjang prestasi Institut Teknologi Padang (ITP). Hadir pertama
kali pada tahun 2023 lalu, sebuah inovasi dikembangkan oleh tim peneliti dari
Program Studi Teknik Lingkungan yang diketuai oleh Dr.Herix Sonata MS, M.Si
yang sekaligus menjabat Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITP.Melalui pengembangan Teknologi Tepat
Guna Pembuatan Biogas dari Kotoran Ternak sebagai alternatif energi terbarukan
di Desa Guo, Kelurahan Kuranji, Kota Padang. Tim peneliti Prodi Teknik Lingkungan
ITP menggelar Pendampingan Masyarakat Berkelanjutan Kelompok Tani Guo Mandiri
pada Minggu (06/10).Kegiatan ini merupakan tindak lanjut
dari rangkaian pelaksanaan program hibah yang berhasil diraih oleh tim peneliti
melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2024.
Dengan dukungan hibah ini, kegiatan tersebut dirancang untuk memberdayakan para
petani dengan menggabungkan pendekatan teknologi dengan pemberdayaan masyarakat.Melalui program ini, limbah yang sering
dianggap tak bernilai kini diolah menjadi biogas, yang menjadi alternatif
solusi tepat guna yang ramah lingkungan, ekonomis, dan berdampak langsung pada
masyarakat pedesaan. Inovasi ini tidak hanya membantu mengatasi permasalahan
limbah, tetapi juga mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap energi fosil
yang kian mahal.Kelompok Tani Guo Mandiri, yang dipimpin
oleh Jamaris, A.Md., berperan sebagai mitra utama dalam kegiatan ini. Sebanyak
20 anggota kelompok tani turut serta, aktif berkolaborasi dengan dosen dan mahasiswa
dari Teknik Lingkungan ITP. Program ini menggabungkan pelatihan teknis dengan
penerapan langsung pembuatan tangki digester, yaitu alat untuk menghasilkan
biogas dari limbah ternak.Limbah Kotoran Ternak memiliki potensi
menjadi alternatif energi terbarukan sebagai bahan utama dalam proses
fermentasi anaerobik di dalam tangki digester. Proses ini menghasilkan gas
metana yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif, menjadikannya
sumber energi yang terjangkau dan berkelanjutan bagi warga desa.Pengembangan teknologi biogas ini
melibatkan pembuatan biodigester sederhana namun efektif, di mana kotoran
ternak dicampur dengan air dan bahan tambahan seperti bioaktivator EM4 dan
molase. Setelah difermentasi selama sekitar 20 hari dalam kondisi tanpa
oksigen, digester menghasilkan gas metana yang siap digunakan untuk kebutuhan
sehari-hari. Teknologi ini juga memungkinkan masyarakat memanfaatkan residu
sebagai pupuk organik, sehingga menghasilkan manfaat tambahan untuk sektor
pertanian.Selain itu, dengan penggunaan biogas
yang ramah lingkungan, Desa Guo telah membantu mengurangi jejak karbon dan
menyumbang pada penurunan polusi udara di daerah sekitarnya. Biogas yang
dihasilkan memungkinkan warga desa untuk menghemat pengeluaran energi dan
menciptakan siklus yang berkelanjutan: kotoran ternak diubah menjadi energi,
dan residunya dimanfaatkan kembali dalam bentuk pupuk yang berguna bagi
pertanian lokal.Keberhasilan pengembangan biogas di Desa
Guo ini menjadi contoh nyata bahwa teknologi tepat guna dapat diterapkan oleh
masyarakat pedesaan dengan dampak positif yang luas. Dengan dukungan akademisi,
masyarakat, dan pemerintah, teknologi energi terbarukan seperti biogas membuka
peluang besar bagi desa-desa di Indonesia untuk mencapai kemandirian energi.Inovasi ini menandai langkah besar
menuju pemanfaatan energi terbarukan di tingkat lokal dan menjadi bukti nyata
bahwa limbah pun dapat diubah menjadi energi yang bermanfaat. Bagi Desa Guo dan
banyak wilayah lain di Indonesia, biogas dari limbah ternak bukan hanya solusi
energi yang berkelanjutan, tetapi juga simbol dari kemajuan dan kemandirian
energi yang dapat dicapai bersama.
Created By Widia/Humas
...
Gelaran akbar Forum
Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia - International Conference on
Electrical Engineering (FORTEI – ICEE) 2024 sukses diselenggarakan di
Gedung Lecture Building, Universitas Udayana, Bali. Mengusung tema “Empowering
Innovations: Navigating The Future of Semiconductor Industry”, konferensi ini
menjadi ajang pertukaran ide dan gagasan baru yang relevan dalam menghadapi
perkembangan pesat di industri semikonduktor, yang menjadi elemen kunci pada
era digital saat ini.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari
General Chair FORTEI-ICEE 2024, Dr. Gede Sukadarmika, S.T., M.Sc., bersama Dekan
Fakultas Teknik Universitas Udayana, Prof. Ir. Linawati, M.Eng.Sc., Ph.D. Dalam
sambutannya, Dr. Gede menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk
mendukung pertumbuhan teknologi semikonduktor yang berkelanjutan, dan menggarisbawahi
pentingnya inovasi semikonduktor sebagai fondasi era digital modern.
“Inovasi semikonduktor adalah denyut
jantung dari teknologi modern, dan lewat forum ini kita berupaya menciptakan
ekosistem riset yang kuat dan berkelanjutan. Kemajuan industri semikonduktor
sangat krusial bagi perkembangan teknologi global, dan Indonesia harus berperan
aktif dalam memimpin inovasi ini ,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan yang dimulai dari
tanggal 24 Oktober hingga 25 Oktober 2024, terdiri dari International
Conference, Workshop Edukasi dan Teknologi, serta Musyawarah Nasional (Munas)
FORTEI 2024 yang turut dihadiri oleh delegasi dari berbagai perguruan tinggi di
Indonesia.
Perwakilan dari Institut Teknologi Padang
(ITP), Andi Muhammad Nur Putra, M.T., hadir sebagai bagian dari delegasi,
membawa aspirasi dan harapan bagi pengembangan riset dan pendidikan Teknik
Elektro di institusinya. Kehadiran delegasi ITP ini menambah warna dalam
diskusi-diskusi penting yang berlangsung, terutama terkait strategi peningkatan
kolaborasi antar institusi pendidikan di Indonesia.
Dalam agenda International Conference, berbagai
sesi panel dalam konferensi menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka di
bidang semikonduktor dari dalam dan luar negeri. Para speaker merupakan pakar-pakar
yang mendalami topik-topik seperti desain inovatif pada perangkat
semikonduktor, perkembangan riset material baru, dan tantangan global terkait
rantai pasokan semikonduktor.
Pada sesi Workshop, para peserta
berkesempatan untuk memperdalam pemahaman tentang teknologi terkini, termasuk
perangkat lunak dan perangkat keras yang relevan dengan dunia pendidikan dan
industri semikonduktor. Workshop ini diharapkan mampu memperlengkapi peserta
dengan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan di institusi mereka
masing-masing.
Hari kedua ditutup dengan agenda penting,
yaitu Musyawarah Nasional FORTEI. Forum ini menjadi wadah bagi para pimpinan program
studi Teknik Elektro di seluruh Indonesia untuk berdiskusi dan menentukan arah
kebijakan FORTEI untuk periode mendatang. Dalam Musyawarah tersebut,
Dr.Eng. Arief Udhiarto, S.T., M.T., terpilih sebagai Ketua FORTEI 2024-2026,
dengan didampingi oleh Wakil Ketua terpilih Prof. Dr. Ing. Faizal Arya Samman
dari Universitas Hasanuddin.
Dedet Candra Riawan, S.T., M.Eng., Ph.D.,
yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua FORTEI 2022-2024, turut hadir dalam
momen serah terima jabatan, menggambarkan keberlanjutan kepemimpinan yang kuat
dalam organisasi ini. Momen penutupan Munas yang penuh makna ini
ditandai dengan foto bersama para pemimpin baru dan lama serta perwakilan dari
jurusan Teknik Elektro se-Indonesia.
Penutupan acara ini membawa semangat baru
bagi para peserta yang hadir, FORTEI-ICEE 2024 di Bali tidak hanya menjadi
konferensi semata, tetapi juga sebuah forum penting yang memperkuat kolaborasi
dan membangkitkan inovasi yang akan membentuk masa depan teknologi Indonesia.
Created By Widia/ Humas
...
Dalam rangka meningkatkan keterampilan para karyawan ITP dalam mengelola dan mengolah data secara lebih efektif dan efisien. Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar pelatihan tentang Visualisasi Data dengan Looker Studio pada Sabtu (26/10) berlangsung di Laboratorium E.2.3 Kampus 1 ITP, dengan dihadiri oleh 22 karyawan dari berbagai unit di lingkungan kampus.Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II ITP, Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM. Dalam sambutannya, Dr. Yusreni mengapresiasi kehadiran narasumber yaitu Nurfiah, S.ST., M.Kom, seorang ahli dalam bidang data analitik. Ia berharap melalui pelatihan ini, para peserta dapat memanfaatkan keterampilan baru yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan produktivitas kerja di lingkungan kampus ITP."Melalui pengelolaan dan visualisasi data yang lebih baik, kita dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan efisien. Dengan demikian, kita berharap dapat memberikan pelayanan terbaik, baik bagi internal kampus maupun masyarakat yang lebih luas," ujar Dr. Yusreni.Pelatihan ini sangat relevan, mengingat data kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengambilan keputusan di dunia pendidikan, terutama dalam menjalankan berbagai program dan kebijakan. Untuk itu, menguasai teknik visualisasi data yang efektif dan efisien menjadi suatu kebutuhan yang penting bagi setiap individu, termasuk para karyawan di ITP.Nurfiah, S.ST., M.Kom sebagai narasumber, dalam sesi materinya menjelaskan tentang pentingnya menggunakan alat bantu visualisasi, yang dapat menyajikan data dalam bentuk yang lebih mudah dipahami, menarik, serta interaktif.Salah satu perangkat yang diperkenalkan dalam pelatihan ini adalah Looker Studio. Sebuah platform yang memungkinkan pengguna untuk membuat laporan data yang dapat diakses secara langsung dan berkelanjutan, tanpa memerlukan keahlian teknis yang mendalam."Salah satu keuntungan besar menggunakan Looker Studio adalah kemampuannya untuk menyajikan data dalam format yang lebih mudah dipahami, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat. Terlebih lagi, alat ini sangat fleksibel dan dapat diakses secara online, memudahkan kolaborasi antar tim dalam mengolah dan berbagi data," ujar Nurfiah.Peserta pelatihan tidak hanya diberikan teori, namun juga kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Dalam sesi praktek, para karyawan ITP diberi kesempatan untuk mengolah dan menyajikan data menggunakan Looker Studio.Dengan bimbingan langsung dari Nurfiah, peserta diajarkan cara membuat dashboard interaktif yang dapat menampilkan data secara real-time. Hal ini diharapkan dapat mempermudah analisis dan mempercepat pengambilan keputusan di setiap unit kerja di ITP.Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya ITP untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kampus. Peningkatan keterampilan dalam bidang pengelolaan dan visualisasi data diharapkan dapat mendukung visi ITP dalam menjadi perguruan tinggi yang berkompeten dan mampu bersaing di dunia pendidikan global.Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para karyawan ITP dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kinerja organisasi secara lebih efisien dan produktif. Serta memberikan kontribusi positif dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan di ITP.Created By Widia/Humas ...