Semangat
olahraga dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan ITP Run 2026 yang digelar pada
Minggu (21/06) di lingkungan Kampus Institut Teknologi Padang. Kegiatan ini
menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Institut Teknologi Padang ke-53
sekaligus momentum mempererat silaturahmi bersama sivitas akademika, alumni,
dan masyarakat Kota Padang.Sejak pagi,
kampus dipenuhi antusiasme para peserta yang hadir mengikuti ajang lari dengan
penuh energi positif. ITP Run 2026 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga,
tetapi juga wadah kebersamaan yang menghadirkan suasana hangat antara keluarga
besar ITP dan masyarakat luas.Rangkaian
kegiatan yang dikoordinasikan oleh Afif Zirwan, M.Kom., ini menghadirkan
pengalaman olahraga yang dikemas dengan suasana kampus aktif dan modern. Mulai
dari persiapan peserta, jalur perlombaan, hingga dukungan berbagai pihak menjadi
bagian penting dalam kesuksesan pelaksanaan ITP Run 2026.Dari garis start
hingga garis finish, setiap langkah peserta menghadirkan cerita perjuangan dan
semangat tersendiri. Berlari bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga
keberanian untuk memulai perjalanan, menjaga konsistensi, dan menyelesaikan
tantangan bersama dengan penuh semangat.Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar,
Institut Teknologi Padang terus tumbuh menjadi bagian dari perjalanan kemajuan
daerah. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan sivitas akademika, alumni,
dan masyarakat, ITP menghadirkan ruang kolaborasi yang membawa semangat bahwa
Sumbar bangga punya ITP sebagai kampus yang terus berkarya, berinovasi, dan
memberi kontribusi nyata.Kesuksesan ITP
Run 2026 tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari para runners,
panitia, sponsor, hingga berbagai elemen yang ikut berkontribusi. Kolaborasi
tersebut menjadi kunci terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan menghadirkan
pengalaman berkesan bagi seluruh peserta.Institut
Teknologi Padang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta
yang telah menjadi bagian dari ITP Run 2026. Panitia juga menyampaikan
permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun
kesalahan, serta berharap semangat kebersamaan ini terus berlanjut pada
kegiatan berikutnya. Created By Widia/Humas
...
Semangat
hidup sehat dan sport tourism semakin terasa menjelang pelaksanaan ITP Run 2026
yang akan digelar pada Minggu, 21 Juni 2026. Event lari resmi dalam rangka Dies
Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang ini diproyeksikan menjadi salah satu
ajang olahraga bergengsi yang memadukan semangat kebugaran, networking, dan
atmosfer kampus modern.
Tidak
sekadar menjadi agenda olahraga, ITP Run 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi
antara dunia pendidikan, masyarakat, dan komunitas olahraga. Peserta nantinya
tidak hanya menikmati pengalaman berlari, tetapi juga merasakan suasana kampus
yang aktif, inovatif, dan penuh semangat generasi muda yang produktif serta
kreatif di Kota Padang.
Persiapan
pelaksanaan terus dimatangkan melalui konsolidasi lintas pihak, termasuk
pembahasan teknis rute bersama Satlantas Polresta Padang yang berlangsung pada
Selasa, (11/06), di Ruang Sidang Utama ITP. Pertemuan tersebut dihadiri
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Pengelolaan Sumber Daya, Prof. Dr.Eng. Ir.
Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Marketing,
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta jajaran panitia Dies Natalis ITP
ke-53.
Ketua
Pelaksana Dies Natalis ITP ke-53, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., bersama
Koordinator ITP Run 2026, Afif Zirwan, M.Kom., turut hadir dalam pembahasan
tersebut. Koordinasi ini menjadi langkah penting guna memastikan keamanan,
kenyamanan, dan kelancaran jalannya event yang diperkirakan akan diikuti
ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah.
Dukungan
penuh juga datang dari Kepala Unit Brigade Motor (BM) Satlantas Polresta Padang,
Ipda Andes Junaidi. Ia menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap
pelaksanaan ITP Run 2026. Menurutnya, event seperti ini tidak hanya mendorong
gaya hidup sehat, tetapi juga mampu memperkuat hubungan positif antara kampus
dan masyarakat luas.
Sebagai
salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga
membangun ekosistem kampus yang aktif dan kolaboratif. ITP Run 2026 menjadi
bukti nyata komitmen kampus dalam menghadirkan kegiatan inspiratif yang
berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat.
Dengan dukungan Satlantas Polresta
Padang serta persiapan yang terus dimatangkan, ITP Run 2026 diyakini akan
menjadi momentum besar yang menyatukan semangat olahraga, edukasi, dan
kebersamaan. Event ini sekaligus memperkuat citra kampus sebagai institusi
modern yang aktif membangun koneksi, gaya hidup sehat, dan pengalaman positif
bagi masyarakat luas.
Created By Widia/Humas ...
Semangat Hari Kartini 2026 terasa semakin hidup
melalui gelaran Kartini Day Challenge yang diikuti sivitas akademika Institut
Teknologi Padang dengan penuh antusias. Sebagai salah satu perguruan tinggi
terbaik di Sumatera Barat, Institut Teknologi Padang terus mendorong mahasiswa
untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam
mengekspresikan nilai budaya dan kreativitas di lingkungan kampus. Kompetisi
ini menjadi wadah menampilkan keindahan busana tradisional sekaligus ekspresi
diri mahasiswa. Berbagai karya foto menarik menghiasi media sosial dan mencuri
perhatian publik secara luas.
Peserta ditantang mengunggah foto terbaik mengenakan batik atau
busana tradisional dari sudut favorit kampus Institut Teknologi Padang. Tak
hanya individu, peserta juga boleh berkolaborasi bersama dosen, teman, hingga
tenaga kependidikan. Keaslian foto menjadi syarat utama, sehingga setiap karya
benar-benar merepresentasikan kreativitas tanpa sentuhan teknologi kecerdasan
buatan atau manipulasi digital.
Interaksi publik menjadi salah satu indikator penilaian melalui
jumlah like pada Instagram Story resmi Institut Teknologi Padang. Antusiasme
audiens terlihat dari tingginya partisipasi dan dukungan yang diberikan kepada
para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kampanye budaya melalui media sosial
mampu menjangkau lebih banyak kalangan secara efektif dan menarik.Berdasarkan perhitungan jumlah like hingga batas waktu yang
ditentukan, akun @sabilaaa.11 berhasil meraih posisi sebagai pemenang favorit.
Karya yang ditampilkan dinilai mampu memikat perhatian publik dengan visual
yang kuat, estetika menarik, serta pesan budaya yang tersampaikan dengan baik
melalui komposisi foto yang sederhana namun berkarakter.
Sementara itu, penghargaan foto terunik diberikan kepada
@teknikmesin23.itp berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari pimpinan
Institut Teknologi Padang. Kriteria keunikan dinilai dari konsep, kreativitas,
serta keberanian dalam mengeksplorasi ide yang berbeda. Karya ini dinilai mampu
menghadirkan perspektif baru dalam memaknai semangat Kartini masa kini.
Kegiatan ini
tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya
dan kebersamaan civitas akademika. Partisipasi aktif peserta menjadi bukti
bahwa semangat Kartini terus relevan dan menginspirasi generasi muda.
Created By Widia/Humas
...
Semangat
emansipasi kembali menemukan maknanya dalam sosok Maidiawati, yang kini
memimpin Institut Teknologi Padang periode 2026–2029. Di bawah kepemimpinannya,
kampus yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera
Barat ini terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang
inklusif dan berkualitas. Dalam momentum Hari Kartini, kisahnya menjadi
refleksi bahwa pendidikan membuka jalan setara bagi siapa pun, tanpa memandang
gender dan latar belakang.
Lahir
di Pesisir Selatan pada 1972, perjalanan hidupnya tidak dirancang untuk menjadi
pemimpin kampus. Ia bergabung pada 2001, memulai langkah panjang di dunia
akademik. Sejak 2013 setelah menyelesaikan studi doktoralnya di Toyohashi
University of Technology, ia semakin fokus mengembangkan kapasitas
akademik, hingga akhirnya sukses meraih gelar guru besar pada tahun 2024
melalui dedikasi pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Tidak
ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam pendidikan. Semua punya
peluang yang sama untuk maju, asalkan mau berusaha,” ujar beliau. Pernyataan
tersebut menjadi pesan kunci yang menggambarkan perubahan zaman, di mana akses
pendidikan kini semakin terbuka dan dapat dimanfaatkan untuk masa depan lebih
baik.
Perjalanan
kariernya menunjukkan transformasi nyata. Dari dosen, ia dipercaya menjadi
ketua jurusan, kemudian dekan, hingga menjabat Wakil Rektor I bidang akademik
dan kemahasiswaan. Kini, ia mencatat sejarah sebagai rektor perempuan pertama
sejak 1973, menandai babak baru kepemimpinan di kampus teknik tersebut.
Menurutnya,
dahulu posisi pimpinan kampus identik dengan laki-laki. Namun kini, perempuan
semakin banyak mengambil peran strategis di perguruan tinggi. Di Sumatera
Barat, kiprah perempuan bahkan menjadi kekuatan sosial yang diakui. Tidak ada
lagi batasan, karena kompetensi menjadi ukuran utama dalam menentukan peran.
Di
lingkungan kampus, prinsip kesetaraan telah lama diterapkan. Tidak ada perbedaan
dalam kebijakan maupun aturan. Kehadiran pemimpin perempuan justru memperkuat
pesan bahwa bidang teknik pun terbuka luas. Mahasiswa perempuan kini memiliki
teladan nyata bahwa mereka mampu memimpin dan berprestasi.
Semangat
itu sejalan dengan perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang sejak dulu
memperjuangkan hak perempuan dalam pendidikan. Jika dahulu akses begitu
terbatas, kini peluang terbuka lebar. Tinggal bagaimana generasi muda
memanfaatkannya untuk berkembang, berkarya, dan mencapai posisi tertinggi.
Di
balik semua peran, keseimbangan tetap dijaga. Keluarga yang solid dan tim
kampus yang kompak menjadi fondasi utama. Pesan beliau sederhana namun kuat
“Generasi muda, khususnya perempuan, harus terus bersemangat mengejar
pendidikan, karena di sanalah masa depan dibentuk dan peluang besar menanti
untuk diwujudkan”.
Created
By Widia/Humas ...
Dalam upaya memperkuat peran kehumasan di era
digital, Institut Teknologi Padang (ITP) turut berpartisipasi dalam kegiatan
Sosialisasi Anugerah Humas Diktiristek Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh
LLDIKTI Wilayah X Senin, (14/07). Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi
perguruan tinggi dalam memahami pentingnya tata kelola informasi publik dan
optimalisasi citra institusi di tengah lanskap digital yang terus berkembang.
Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdhalisma, S.H.,
M.Pd., menekankan pentingnya menjadikan humas sebagai jembatan antara institusi
dan masyarakat. Dalam paparannya, ia menyebut bahwa kepercayaan publik adalah
aset penting perguruan tinggi, dan humas memiliki peran sentral dalam
membangunnya secara sistemik, transparan, dan konsisten, terutama melalui kanal
digital yang kredibel.
Berlangsung di bawah koordinasi langsung
LLDIKTI Wilayah X, sosialisasi ini dihadiri oleh lebih dari 50 perwakilan
perguruan tinggi dari Sumatera Barat dan Jambi. Diskusi difokuskan pada
peningkatan kapasitas pengelolaan komunikasi publik, khususnya dalam menyusun
laporan kehumasan yang efektif serta pemahaman teknis terhadap kriteria
penilaian Anugerah Humas Diktiristek tahun 2025.
Sosialisasi ini juga membedah tantangan baru
humas kampus dalam menghadapi era digitalisasi. Para peserta dibekali strategi
komunikasi digital, optimalisasi media sosial, hingga teknik penulisan siaran
pers dan storytelling institusi. Tujuannya jelas: menjadikan humas kampus
sebagai garda depan dalam memperkuat branding dan reputasi lembaga di mata
publik.
Melalui keikutsertaan ini, ITP berkomitmen
untuk meningkatkan kapasitas SDM kehumasan, mengembangkan kanal digital yang
efektif seperti media sosial dan situs web, serta menjalin sinergi dengan media
massa dan komunitas.
Komitmen tersebut tercermin dalam berbagai
langkah konkret, seperti penguatan tim humas, pengembangan website kampus,
integrasi kanal media sosial, serta produksi konten kreatif yang informatif.
Dalam era disrupsi digital, ITP menyadari bahwa reputasi kampus bukan hanya
dibentuk dari prestasi akademik, tetapi juga dari bagaimana informasi itu
dikemas dan disampaikan kepada publik.
Selain itu, partisipasi dalam Anugerah Humas
Diktiristek mendorong ITP untuk membangun indikator kinerja kehumasan yang
terukur. Mulai dari engagement rate media sosial, kualitas rilis media, hingga
efektivitas komunikasi krisis menjadi bagian penting dalam evaluasi internal
yang sedang dikembangkan bersama unit terkait di bawah biro humas dan kerja
sama kampus.
Tak hanya soal data dan strategi, kegiatan ini
juga membangun semangat kolaborasi antarhumas kampus di wilayah LLDIKTI X.
Peserta diberi ruang untuk bertukar pengalaman, membahas best practice, hingga
merumuskan pendekatan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik perguruan
tinggi masing-masing, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional.
Created By Widia/Humas ...