ITP Gelar Pengukuhan Guru Besar Prof. Maidiawati dalam Rangkaian Dies Natalis ke 51, Perkuat Kontribusi dan Kualitas Pendidikan Sumbar

Dies Natalis ke 51 akan menjadi momentum yang istimewa bagi Institut Teknologi Padang, karena bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ITP ke 51 secara resmi ITP akan menggelar Rapat Senat Luar Biasa sekaligus pengukuhan Guru Besar Kedua ITP, yakni  Prof. Dr. Maidiawati, S.T, M. Eng. Pengukuhan Guru Besar ini menjadi bukti nyata komitmen ITP bertransformasi menuju perguruan tinggi unggul dan berwawasan global. Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T selaku ketua pelaksana Dies Natalis ITP ke 51 mengatakan seremonial pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Maidiawati, S.T, M. Eng merupakan puncak dari rangkaian Dies Natalis ITP ke 51 yang akan digelar pada Rabu (21/02) bertempat di Aula Gedung D Kampus I ITP. Mengusung tema “Bertumbuh Akademis, Berkembang Profesional”, Dies Natalis ITP ke 51 siap berkontribusi nyata untuk Indonesia. Semangat ini berkobar lewat serangkaian acara Dies Natalis yang dibuka dengan Agenda Employee Day dibalut dalam kegiatan “ITP Sport Day”. Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (15/02) bertempat di Kampus I ITP, Rektor ITP Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM mengungkap rasa bangga atas capaian Prof. Maidiawati yang mampu meraih gelar Profesor dalam waktu yang relatif singkat. Menurutnya ini merupakan langkah progresif dalam rangka menggaungkan nama ITP ditengah masyarakat.“Penambahan Guru Besar di ITP merupakan kado terindah dalam perayaan Dies Natalis ITP ke 51 ini, harapannya dengan adanya penambahan Guru Besar ini semakin memperkuat kualitas ITP menjadi perguruan tinggi pencetak teknokrat yang unggul dan mampu bersaing di tingkat Nasional dan Internasional ,” ungkap Rektor. Lebih lanjut, Rektor berharap seremonial pengukuhan Guru Besar dapat meningkatkan citra positif ITP dimata publik dan memberikan dorongan bagi transformasi pendidikan di Sumatera Barat dan Indonesia. Selain itu, acara pengukuhan ini bertujuan memberikan motivasi untuk lahirnya Guru Besar rumpun keilmuan lain di lingkungan ITP. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Maidiawati, S.T, M. Eng mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh ITP. Menurutnya capaian jenjang jabatan akademik tertinggi dosen ini merupakan hasil yang yang tidak mudah untuk dicapai. “Gelar Guru Besar ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dicapai, dibutuhkan keuletan yang tinggi dan usaha yang lebih untuk senantiasa berkarya. Capaian ini tidak terlepas dari uluran tangan Allah SWT dan sivitas akademika ITP ,” ujar Prof. Maidiawati. Lulusan Program Magister dan Doktoral Toyohashi University Of Technology Japan ini diangkat sebagai Guru Besar di bidang Struktur Beton Bertulang dan Dinding Masonry yang merupakan fokus riset penelitian beliau. Konferensi pers turut dihadiri oleh Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D dan Wakil Rektor II, Yusreni Warmi, Dr. Eng. Created By Widia/Humas ...

15 Februari 2024 Akademik

ITP Gelar Rapat Kerja 2024, Wujudkan Tata Kelola Perguruan Tinggi Berbasis Good University Governance

Dalam rangka koordinasi awal dalam pengelolaan rancangan program kerja dan anggaran, Insitut Teknologi Padang menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2024 bertajuk “Good University Governance” bertempat di Aula Gedung D Kampus I ITP. Rapat kerja merupakan kegiatan sebagai wujud pengendalian dan peningkatan dari proses Tri Dharma yang telah dilaksanakan dan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal yang diterapkan ITP sebagai output dari budaya mutu.Rapat kerja ini berlangsung selama dua hari terhitung sejak tanggal 5 Februari hingga 6 Februari 2024 yang diikuti para pimpinan dilingkungan ITP, yakni Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang beserta anggota, Rektor beserta jajaran Wakil Rektor, Ketua Senat beserta anggota, Dekan Fakultas Teknik ITP, Dekan Fakultas Vokasi ITP, Ketua Program Studi, dan pejabat struktural di lingkungan ITP. Dalam penyampaian arahannya , Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP), Ampri Satyawan, S.E., M.M. menyampaikan bahwa perkembangan dan perubahan dunia sangat pesat dan kompetitif. Oleh karena itu perlu sistem, struktur, dan budaya peguruan tinggi yang fleksibel dan adaptif dalam rangka membangun sistem pengendalian internal serta manajemen resiko yang handal, terukur, dan terarah. Ia menuturkan rapat ini bertujuan untuk membangun sinergi dan konsistensi, bahkan lompatan tentang pencapaian target prioritas dan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi seluruh sivitas akademika ITP. Rancangan program kerja berdasar pada prinsip-prinsip dasar good university governance yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian, dan kesetaraan. “Harapannya koordinasi rencana kerja lintas unit kerja dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi beserta sumber daya pendukungnya dapat meningkatkan posisi daya saing kampus semakin kuat, konsisten, dan berkesinambungan. Selanjutnya pengelolaan sumber daya dan manajemen resiko yang lebih efektif dan efektif, serta peningkatan capaian nilai dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan , “ ujar Ketua Pengurus YPTP. Dalam pelaksanaan rapat kerja tahunan ini setiap unit kerja akan memaparkan usulan program kerja tahun 2024 masing-masing dan kemudian akan diberikan tanggapan maupun masukan dari Pengurus YPTP, Senat Akademik, Pimpinan ITP serta seluruh peserta rapat kerja. Selanjutnya dilakukan peninjauan terhadap usulan program kerja unit kerja dan memberikan masukan terkait relevansi dan efektivitas program kerja yang diusulkan. Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM. dalam paparannya mengatakan kualitas proses belajar mengajar dan pendidikan yang menjadi tolok ukur utama perguruan tinggi, menjadi perhatian utama dalam mengelola manajemen pendidikan di ITP. Ia meyakini bahwa kualitas pendidikan yang baik, akan terlihat dari kualitas alumni yang terserap dalam dunia kerja. “Rapat kerja ini merupakan langkah ITP dalam merumuskan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, terintegrasi, dan holistik. Rancangan program kerja yang disusun berdasar pada rencana strategis ITP dalam menghadapi tantangan dan peluang potensial yang akan dihadapi ITP dimasa depan, “ ungkap Rektor. Rektor mengharapkan perencanaan dan penganggaran yang dilakukan akan sesuai dengan kegiatan yang menjadi prioritas untuk mendukung sasaran atau indikator kinerja baik Indikator Kinerja Utama (IKU). Hal ini dibahas guna menunjang tercapainya iklim akademik yang ekselen. “Dengan adanya rapat kerja ini diharapkan arah pengembangan ITP akan berjalan dalam satu koridor sesuai dengan visi dan misi ITP menuju perguruan tinggi bertaraf internasional ,” tutup Rektor. Created By Widia/Humas ...

06 Februari 2024 Akademik

Pelantikan Pengurus MPM-KM ITP Masa Bakti 2023-2024, Rektor Ajak Mahasiswa Wujudkan Perguruan Tinggi Berkualitas unggul dan Berwawasan Global

Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM., secara resmi melantik pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (MPM-KM) Institut Teknologi Padang (ITP) masa bakti 2023-2024. Pengurus MPM-KM ITP diajak untuk bersama-sama mewujudkan ITP sebagai perguruan tinggi berkualitas unggul dan berwawasan global. Pelantikan diselenggarakan secara langsung di Aula Gedung D Kampus I ITP, disaksikan oleh Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D., dan Kepala Unit BIKMA, Alumni, dan Pusat Karir ITP, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T. Selaras dengan visi ITP tema yang diusung dalam pelaksanaan pelantikan dan serah terima pengurus MPM-KM ITP ini adalah “Revitalisasi Organisasi Demi Mewujudkan Kepemimpinan yang berintegritas”.Pelantikan ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipandu oleh Rektor dan diikuti seluruh pengurus MPM-KM ITP masa bakti 2023-2024, berdasarkan Surat Keputusan Rektor mengangkat Yudha Khairul Anami sebagai ketua Pengurus MPM-KM ITP terpilih. MPM-KM ITP merupakan lembaga organisasi kemahasiswaan yang berfungsi sebagai perwakilan mahasiswa, untuk menampung dan menyalurkan aspirasi.“Terima kasih kepada pengurus masa bakti 2022-2023 atas dedikasi dan kerja keras yang telah menggaungkan organisasi baik ditingkat regional hingga ke tingkat nasional. Saya mengimbau agar setelah pelantikan ini pengurus MPM-KM ITP segera merancang program kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah ditentukan ,” ungkap Rektor.Tujuan dari pelantikan ini adalah legalitas kepengurusan MPM-KM ITP, mewujudkan organisasi mahasiswa yang terorganisir, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan menjalin serta menumbuhkan semangat kepada pengurus MPM-KM ITP.Terakhir Rektor mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus MPM-KM ITP masa bakti 2023-2024, diharapkan amanah serta mampu menjalankan tugas sebaik-baiknya. Harapannya pengurus MPM-KM ITP dapat merancang program kerja yang mampu mengembangkan minat, bakat, dan potensi mahasiswa.“Dalam menjalankan roda kepengurusan kedepan, saya mengajak pengurus MPM-KM ITP masa bakti 2023-2024 untuk bersama-sama meningkatkan mutu kualitas mahasiswa. Saya selaku pimpinan sangat terbuka untuk berdiskusi secara langsung terkait program inovatif dan unggulan yang dirancang oleh MPM-KM ITP ,” ujar Rektor.Ketua Pengurus MPM-KM ITP masa bakti 2023-2024, Yudha Khairul Anami menyatakan siap berkolaborasi dengan jajaran pimpinan ITP untuk bersama-sama mewujudkan ITP Unggul. Dalam kepemimpinannya, ia merancang program unggulan, yaitu respons and Action.Program ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan pelatihan kepemimpinan dan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh perangkat di lingkungan ITP, sehingga mampu meningkatkan daya saing ITP kedepannya.“Terima kasih atas kepercayaannya kepada saya dan rekan-rekan pengurus MPM-KM ITP masa bakti 2023-2024. Saya berharap semoga sivitas akademika ITP dapat berkontribusi aktif dan bersinergi guna mencapai perguruan tinggi yang berkualitas unggul. Created By Widia/Humas ...

02 Februari 2024 Akademik

Dua Mahasiswa ITP Lulus Program Magang Generasi Bertalenta FHCI BUMN Tahun 2024, Bersaing dengan Ribuan Mahasiswa se- Indonesia

Dua orang Mahasiswa Institut Teknologi Padang, yaitu Zhafran Zuhairi Yodi Putra dari Program Studi Teknik Mesin dan Jihan Rofifah dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik ITP, dinyatakan lulus seleksi dalam Program Magang Generasi Bertalenta (Magenta) Batch 2 Tahun 2024. Kedua mahasiswa tersebut berhasil lulus dari ribuan mahasiswa yang mendaftar dari berbagai perguruan tinggi Unggulan di Indonesia dan luar negeri.   Berdasarkan pengumuman Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Zhafran dan Jihan berhasil diterima magang di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Provinsi Sumatera Barat yaitu PT. Semen Padang.   Program Magang Generasi Bertalenta (Magenta) merupakan salah satu program FHCI yang bertujuan untuk memberikan pengayaan wawasan dan keterampilan mahasiswa, untuk mempersiapkan dan menciptakan SDM Indonesia Unggul terutama dalam menghadapi persaingan global melalui link and match kurikulum industri dan Perguruan Tinggi. Kedua mahasiswa hadir didampingi Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT. dalam acara pembukaan Program Magang Magenta Batch 2 Tahun 2024 yang diselenggarakan Departemen SDM dan Umum PT. Semen Padang pada Kamis (01/02) bertempat di Club House PT. Semen Padang.   “Saya merasa bangga sekali dan mengapresiasi inisiatif dari kedua mahasiswa ini, mereka sebagai generasi muda berani keluar dari zona nyaman mereka dan berhasil meningkatkan citra ITP dimata publik. Dengan keluar dari zona nyaman, mereka menemukan ruang ekspresi dan pengalaman belajar yang nyata di dunia kerja, hal ini akan menempa mereka untuk beradaptasi dan mengasah softskills mereka , ” ungkap Rektor. Rektor menuturkan potensi dan kapabilitas mahasiswa ITP telah ditunjukkan dalam rangkaian proses rekruitmen yang diselenggarakan oleh pihak FHCI BUMN. Hal ini membuktikan bahwa mutu dan kualitas mahasiswa ITP telah mampu bersaing dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia.Mahasiswa yang diterima ini akan melaksanakan magang bersertifikat selama 6 dan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. Banyak fasilitas yang didapatkan bagi mahasiswa yang magang, diantaranya, mendapatkan sertifikat industri dan atau sertifikat kompetensi, mendapatkan uang saku bulanan dari BUMN tempat magang, menambah relasi dan networking dalam perusahaan BUMN tempat magang. Rektor mengatakan, generasi muda ITP perlu senantiasa berfikir positif dan optimis dalam melihat dunia. Kualitas mahasiswa ITP yang potensial harus didorong dengan iklim dan atmosfir lingkungan pendidikan yang menyenangkan. Pendidikan yang menyenangkan dan memberikan ruang ekpresi kepada mahasiswa untuk berpendapat dan berekspresi membantu siswa menjadi sosok yang memiliki growth mindset. Dengan prinsip ini mahasiswa memiliki motivasi dan keinginan yang kuat untuk berprestasi, tidak mudah menyerah, dan senantiasa berusaha jika mendapat tantangan sulit. Pendidikan seharusnya menegaskan dan memperkaya kemampuan berfikir kritis dan logis, salah salah satunya adalah pendidikan dengan pendekatan mengajar dengan cara berdialog dan tukar pikiran. Ini adalah etos yang hendak dikembangkan dan dihormati serta diakomodasi baik oleh sivitas akademika maupun mahasiwa.“Saya percaya mahasiswa mampu menjaga nama baik ITP, manfaatkan momentum ini untuk menunjukkan nilai dan karakter ITP. Harapannya saya mahasiswa peserta program Magenta dapat memberikan yang terbaik demi kemajuan dan pengembangan institusi pendidikan kearah lebih baik , “ pesan Rektor.   Created By Widia/Humas   ...

02 Februari 2024 Akademik

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Usung Rebound Spirit, Gulirkan Era Baru ITP yang Adaptif dan Profesional

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP), Ampri Satyawan, S.E., M.M. menggaungkan semangat baru yakni “Rebound Spirit” saat menyampaikan sambutan, dalam rangkaian kegiatan penyampaian laporan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan ITP Tahun 2023 pada Rabu (31/01) bertempat di Aula Gedung D ITP. Rebound Spirit merupakan semangat bangkit melejit dan gerakan multisektor yang bertujuan membawa Institut Teknologi Padang menjadi perguruan tinggi yang adaptif dan profesional. Ketua Pengurus YPTP menularkan semangat Rebound Spirit yang terdiri dari tiga pilar, yakni komitmen, kapabilitas, dan kapital. Dalam paparannya, Ketua Pengurus YPTP menyampaikan tata kelola dan penerapan manajemen dalam organisasi sangat penting dilakukan guna tercapainya tujuan organisasi. Pada pilar pertama komitmen, yaitu mentalitas pemahaman yang berisi perencanaan dimana kunci penetapan sasaran harus terukur, terarah, dan bermakna, selanjutnya dalam aspek regulasi seluruh pedoman bertujuan untuk mencapai sasaran yang memenuhi norma komprehensif dan bernilai tambah. Sehingga pada tahap refleksi menimbulkan citra positif bagi ITP. Pada pilar Kapabilitas,menggambarkan rancangan metoda yang telah selaras dengan statuta ITP dan rencana strategis ITP menuju visi World Class University. Menurutnya dalam Grand Desain program kerja harus memuat upaya pengendalian internal dan mitigasi agar program kerja yang dilaksanakan tidak melanggar regulasi yang ada. Strategi mitigasi adalah upaya inovatif dalam pengelolaan institusi, dimana menyusun alternatif pilihan strategi yang selaras dengan perkembangan era digitalisasi. Langkah ini merefleksikan rancangan program kerja yang terukur, efektif, dan fleksibel. Sehingga pada pilar Kapital instrument kepuasan, kesejahteraan, dan jaminan hari tua dapat terlaksana. Beberapa ruang dan budaya mitigasi akan dilakukan ITP mulai dari program kerja Tahun 2024 yaitu optimalisasi ICT, optimalisasi pemanfaatan aset, diversifikasi program, dan peningkatan peran alumni dan mahasiswa.“Tiga pilar inilah yang menjadi pijakan utama mewarnai rangkaian program kerja yang akan diselenggarakan ITP kedepannya. Dalam rangka mendorong percepatan era baru ITP yang lebih baik, tiga pilar ini didukung oleh enam variabel fokus utama penyelenggaraan Rebound Spririt ,” ujar ia. Ketua Pengurus YPTP mengatakan, enam variabel ini merupakan sasaran utama dalam peningkatan kualitas dan pengembangan kapasitas institusi perguruan tinggi. Ia menambahkan enam variabel yang menjadi fokus utama penyelenggaraan Rebound Spirit yaitu determinasi, solidaritas, kelincahan, jaringan, sumberdaya, dan kontrol. “Semangat Rebound Spirit perlu kita kobarkan agar kita tetap optimis terhadap peningkatan pengelolaan perguruan tinggi. Semangat Rebound Spirit ini bertujuan merajut harmoni dengan mengajak simpul-simpul sivitas akademika ITP untuk bergerak bersama menyatukan pemahaman guna mencapai sasaran utama ,” ungkap ia. Menurut Ketua Pengurus YPTP, budaya penjaminan mutu diharapkan dapat menggambarkan proses kegiatan program kerja, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hasil (output dan outcome) dan evaluasi kegiatan. Hal ini merupakan aspek penting untuk mengetahui dan mengukur kinerja, masalah, dan capaian dari setiap kegiatan. Terakhir, Ketua Pengurus YPTP mengucapkan rasa kagum dan bangga atas komitmen dan kinerja Rektor ITP serta jajarannya, yang telah menyelenggarakan berbagai program dan melakukan berbagai langkah inovatif dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang adaptif dan profesional. Created By Widia/Humas ...

01 Februari 2024 Akademik