Upaya menghadirkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan
masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi Institut Teknologi Padang bersama
Pemerintah Kota Padang. Setelah kunjungan lapangan ke Sentral Pengeringan Ikan
Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang pada (20/05), sinergi ini kembali
dilanjutkan melalui pertemuan strategis di kampus ITP.Pertemuan
yang berlangsung pada Rabu (10/06) di Ruang Rapat Pimpinan ITP tersebut menjadi
ruang diskusi untuk membahas pengembangan teknologi tepat guna di sektor perikanan.
Kolaborasi ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi daerah melalui riset,
inovasi, serta penerapan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi
masyarakat.Rombongan ITP
dipimpin oleh Rektor Institut Teknologi Padang Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati,
S.T., M.Eng., IPM., bersama Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc., Prof. Dr.Eng.
Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., dan Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.
Kehadiran jajaran pimpinan ITP menunjukkan komitmen institusi dalam membangun
kolaborasi strategis berbasis riset dan kebutuhan daerah.Turut
mendampingi Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si.,
Kepala Bagian Media Digital & Creative Content Umar Hanafi Khalid, S.Kom.,
Staf Publikasi Widia Afrianti, S.Si., serta Staf LPPM ITP Monica Fitria, S.Kom.
Tim ini hadir untuk mendukung keberlanjutan kerja sama sekaligus memastikan
hasil inovasi dapat dikomunikasikan secara luas.Dalam
kesempatan tersebut, Prof. Yahya menjelaskan hasil pemetaan lapangan yang telah
dilakukan bersama tim peneliti. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam
memahami kondisi nyata sektor perikanan Kota Padang, sekaligus mengidentifikasi
peluang penerapan teknologi pengering ikan berbasis energi terbarukan yang
lebih efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan.Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
mendorong riset yang tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi mampu hadir
menjadi solusi bagi masyarakat. Salah satu inovasi yang dikembangkan tim Prof.
Yahya adalah alat pengering ikan berbasis tenaga surya yang dirancang untuk
mendukung produktivitas masyarakat pesisir.Setelah
kegiatan diskusi, tim Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang juga diajak
mengunjungi Workshop Teknik Mesin ITP untuk melihat secara langsung berbagai
pengembangan teknologi yang telah dirancang oleh tim peneliti. Kunjungan ini
menjadi kesempatan untuk memperkenalkan proses pengembangan alat, mulai dari
tahap riset, perancangan, hingga implementasi teknologi tepat guna.Dari Dinas
Perikanan dan Pangan Kota Padang hadir Kepala Dinas Alfiadi, S.Sos., M.M.,
Kepala Sub Bagian Umum Wiwi Nelza, S.T., M.T., Kepala Bidang Perikanan Budidaya
Eva Susanti, S.Pt., M.Si., Teguh Firmansyah, S.Si., dari Bidang Perikanan
Tangkap, serta Putri Garnet Endo Mahata, S.Pi., dari Bidang Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Perikanan.Dari sesi
diskusi dan kunjungan tersebut, terlihat bahwa ruang kolaborasi antara ITP dan
Pemerintah Kota Padang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sinergi ini
tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi, tetapi juga mencakup hilirisasi
hasil riset, pendampingan kelompok nelayan, hingga pengembangan inovasi yang
mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan.ITP siap
mendukung program-program Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui
produk inovasi, pengembangan teknologi, dan kolaborasi riset yang memberikan
manfaat luas. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil
perikanan, mendorong ekonomi masyarakat, serta menghadirkan solusi berbasis
teknologi bagi pembangunan daerah.Melalui
kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, inovasi lokal terus diarahkan
menjadi kekuatan pembangunan Kota Padang. Kerja sama ini menjadi langkah nyata
dalam menghadirkan teknologi aplikatif, meningkatkan daya saing daerah,
sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan
masyarakat.Created By Widia/Humas
...
Pengembangan
teknologi tepat guna untuk masyarakat pesisir terus diperkuat melalui
kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Prof. Dr. Ir.
Muhammad Yahya, M.Sc., bersama Wali Kota Padang, H. Fadly Amran, B.B.A.,
melakukan kunjungan ke Sentral Pengeringan Ikan di bawah Dinas Perikanan dan
Pangan Kota Padang pada (20/05).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung potensi
pengembangan teknologi pengeringan ikan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pengolahan hasil
perikanan masyarakat pesisir sekaligus mendukung peningkatan ekonomi nelayan
melalui penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Institut Teknologi Padang menghadirkan
inovasi Alat Pengering Rumah Kaca Hemat Energi dan Berkualitas Tinggi berbasis
tenaga surya. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu proses pengeringan
hasil perikanan agar lebih higienis, hemat energi, dan mampu menjaga kualitas
produk meskipun dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc., dikenal sebagai akademisi
yang memiliki fokus penelitian pada Energi Baru dan Terbarukan serta sumber
energi alternatif. Berbagai penelitian yang dikembangkannya diarahkan untuk
menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk implementasi energi terbarukan dalam
proses pengolahan hasil perikanan guna mendukung ekonomi berkelanjutan
masyarakat pesisir.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen Pemerintah
Kota Padang untuk mengoptimalkan UPTD Sentral Pengolahan Perikanan sebagai
pusat pengolahan andal bagi nelayan di pesisir barat Kota Padang. Pemko Padang
juga menggandeng Prof. Yahya dari ITP dalam penerapan teknologi pengolahan yang
tepat guna bagi masyarakat nelayan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut
Teknologi Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang
memberikan dampak langsung bagi masyarakat. ITP siap mendukung program-program
Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui produk inovasi yang mampu
membantu peningkatan kualitas produksi dan daya saing hasil perikanan lokal.
Didukung fasilitas
koperasi nelayan, gudang bahan baku, dan unit pembekuan, optimalisasi Sentral
Pengolahan Perikanan akan dimulai melalui penyelesaian berbagai persoalan
mendasar yang sedang dipetakan pemerintah daerah. Langkah strategis ini
diharapkan mampu memperkuat potensi perikanan sekaligus melahirkan produk
olahan lokal sebagai komoditas unggulan baru Kota Padang.
Created By
Widia/Humas
...
Sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah kembali diperkuat
melalui pertemuan jajaran Pemerintah Kota Padang bersama pimpinan Institut
Teknologi Padang di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang. Pertemuan
tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya
manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri dan perkembangan teknologi masa
depan.
Hadir dalam
kegiatan itu Wali Kota Padang Fadly Amran, Asisten Pemerintahan dan Kesra
Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Kadis
Kominfo Tommy TRD, serta Kabag Kerja Sama Otto Damanik.
Sementara dari pihak ITP hadir Rektor Maidiawati, Wakil Rektor I
Prof. M. Yahya, Wakil Rektor II Prof. Yusreni Warmi, Wakil Rektor III
Firmansyah David, Ph.D., Dekan Fakultas Teknik Dr. Nofriadi Handra, Dekan
Fakultas Vokasi Dr. Fajar Nugroho, dan Kepala Humas Dr. Herix Sonata.Pembahasan
dalam pertemuan mencakup dukungan perguruan tinggi terhadap program unggulan
Pemko Padang, seperti Program Padang Juara, pengembangan UMKM, sektor pertanian
dan perikanan, hingga penguatan riset daerah. Kolaborasi ini menjadi peluang
besar menghadirkan inovasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat
dan pembangunan kota.
Wali Kota
Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting
dalam menciptakan lulusan berkualitas. Karena itu, Pemko Padang terus
memperluas kerja sama pendidikan, baik nasional maupun internasional, guna
mendukung pengembangan SDM unggul yang mampu bersaing di era global dan
mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.
Dalam
kesempatan tersebut, Pemko Padang juga mengajak ITP untuk terlibat dalam
rencana kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di Malaysia. Program ini
diharapkan membuka peluang mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional
serta memperkuat kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri global
saat ini.Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang menegaskan
komitmennya mendukung pembangunan daerah melalui inovasi dan riset. Rektor ITP,
Prof. Dr. Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., menyampaikan bahwa kampus
siap bersinergi bersama Pemko Padang dalam mendukung keberhasilan Program
Padang Juara.
ITP siap
mendukung program-program Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui
produk inovasi, penguatan riset, dan pengembangan teknologi yang bermanfaat
bagi masyarakat. Selain itu, jejaring kerja sama internasional bersama perguruan
tinggi di Malaysia dan Kamboja terus diperkuat guna membuka peluang global bagi
mahasiswa serta sivitas akademika.
Kolaborasi
ini menjadi bukti nyata bahwa ITP terus hadir sebagai kampus inovatif yang
aktif membangun masa depan daerah. Melalui sinergi pendidikan, teknologi, dan
inovasi, ITP optimistis mampu melahirkan lulusan unggul yang siap memberikan
kontribusi nyata bagi Kota Padang dan Indonesia.
Created By Widia/Humas
...
Penguatan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di
lingkungan perguruan tinggi terus menjadi perhatian serius. Hal ini diwujudkan
melalui langkah konkret pasca penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)
bersama Kemenkum Sumbar, yang kini ditindaklanjuti dengan pengembangan Sentra
HAKI sebagai pusat layanan dan pendampingan karya akademik dosen.
Kepala LPPM
Institut Teknologi Padang, Mastariyanto Perdana, M.Eng, dalam wawancara
menyampaikan bahwa HAKI merupakan bentuk penghargaan atas seluruh luaran dosen.
Menurutnya, hasil penelitian, pengajaran, hingga pengabdian kepada masyarakat
harus diakui secara hukum melalui sistem Kementerian Hukum agar memiliki nilai
perlindungan yang jelas.
Ia
menjelaskan bahwa keberadaan Sentra HAKI menjadi solusi percepatan dalam proses
pengajuan hak cipta, paten, hingga publikasi ilmiah. Dengan adanya kerja sama
bersama Kemenkum Sumbar, proses administrasi menjadi lebih efektif, sekaligus
memberikan kepastian hukum terhadap karya yang dihasilkan sivitas akademika.
Lebih lanjut,
Mastariyanto menekankan bahwa Sentra HAKI tidak hanya sebatas pengurusan paten
atau buku, tetapi membuka wawasan baru bagi dosen. Seluruh luaran Tri Dharma
Perguruan Tinggi dapat di-“HAKI”-kan, sehingga setiap karya memiliki peluang
untuk diakui secara hukum dan dimanfaatkan lebih luas.
Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
mendorong peningkatan jumlah HAKI sebagai bagian dari strategi institusi.
Menurutnya, semakin banyak karya yang terdaftar, maka semakin besar peluang
kampus untuk dilirik industri serta memperluas jejaring kerja sama riset di
tingkat nasional.
Dari sisi
dosen, Sentra HAKI memberikan dampak signifikan terhadap pemenuhan kinerja.
Karya yang telah terdaftar tidak hanya meningkatkan nilai akademik, tetapi juga
berpotensi untuk dikomersialisasikan, sehingga mampu menambah income serta
mempercepat proses kenaikan jabatan fungsional dosen secara berkelanjutan.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah HAKI berkontribusi
langsung terhadap akreditasi institusi. Dengan dukungan penuh dari Kemenkum
Sumbar, ITP optimistis mampu memperkuat posisi sebagai kampus inovatif, di mana
karya dosen tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu tampil di
panggung nasional. Hal ini turut diperkuat dengan peran Anisya, M.Kom, sebagai
Ketua Sentra HAKI ITP dalam mendorong percepatan serta penguatan pengelolaan
kekayaan intelektual di lingkungan kampus.
Created By Widia/Humas ...
Momentum peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia Tahun 2026
dimanfaatkan sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas institusi
dalam pengelolaan inovasi. Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama
digelar pada Senin, (27/04) bertempat di Aula Lantai 3 Gedung LLDIKTI Wilayah
X, bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Barat
(Sumbar).
Dalam forum
tersebut, Institut Teknologi Padang tampil sebagai salah satu institusi yang
menunjukkan keseriusan tinggi dalam penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual.
Kehadiran Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi
Kepala LPPM Mastariyanto Perdana, M.Eng., menjadi simbol komitmen kuat
institusi terhadap perlindungan dan pengelolaan inovasi.
Penandatanganan
Perjanjian Kerja Sama tentang Pelindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual
menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola hasil riset. Kesepakatan
ini diarahkan untuk membangun sinergi lintas pihak dalam menciptakan sistem
yang mampu melindungi, mengelola, serta mengoptimalkan nilai ekonomi dari karya
intelektual.Secara tegas,
ITP menegaskan komitmennya dalam membangun kerja sama yang produktif, efektif
dan sinergis sebagai fondasi utama pengembangan inovasi berkelanjutan. Komitmen
ini tidak hanya menjadi pernyataan formal, tetapi diwujudkan melalui
keterlibatan aktif dalam kolaborasi strategis yang mendorong peningkatan
kualitas riset dan daya saing institusi.Ketua
pelaksana kegiatan, Lista Widyastuti, SH, MH, dalam laporannya menekankan bahwa
kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar memperkuat kolaborasi lintas
sektor. Ia menyebutkan pentingnya pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual di
perguruan tinggi guna memperkuat perlindungan dan pemanfaatan hasil penelitian
secara optimal.
“Melalui
kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya Sentra Kekayaan
Intelektual di perguruan tinggi, meningkatkan perlindungan hasil riset, serta
memperkuat koordinasi antara Kemenkum, LLDIKTI, dan PTS,” ujar Lista dalam
sambutannya di hadapan peserta kegiatan tersebut.
Lebih dari
sekadar perlindungan hukum, Kekayaan Intelektual kini dipandang sebagai
instrumen penting dalam hilirisasi dan komersialisasi inovasi. Dengan sinergi
yang semakin kuat, termasuk peran aktif ITP, diharapkan lahir inovasi unggul
yang tidak hanya terlindungi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi
masyarakat dan dunia industri, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar.
Created By Widia/Humas ...