Peluang
melanjutkan pendidikan tinggi dengan masa studi yang lebih efisien menjadi
salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul. Institut
Teknologi Padang (ITP) memperkenalkan Program Kelas Akselerasi saat mengunjungi
SMK Negeri 05 Padang dalam momentum Parenting Day, Jumat (09/10). Kegiatan ini
menjadi bagian dari komitmen ITP memperluas akses pendidikan teknik.
Dipimpin
Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., kunjungan
tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi
siswa sekolah menengah kejuruan. Program Kelas Akselerasi diperkenalkan sebagai
peluang bagi siswa untuk menempuh pendidikan tinggi melalui skema pembelajaran
yang mendukung percepatan masa studi dan pengembangan kompetensi.
Dalam
pemaparannya, Rektor ITP menekankan pentingnya membangun kesinambungan
pendidikan dari sekolah menengah kejuruan menuju perguruan tinggi. Upaya ini
diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan
potensi akademik dan keterampilan teknis. Kehadiran ITP juga menjadi langkah
positif dalam mendekatkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dan aspirasi calon
mahasiswa.Kepala Biro Humas, Promosi, dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., menjelaskan teknis pelaksanaan dan skema Program Kelas Akselerasi kepada pihak sekolah. Penjelasan ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme program. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai tindak lanjut penjajakan kolaborasi antara kedua institusi.
Sebagai
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus memperkuat perannya dalam
menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengenalan program pendidikan, penguatan
kompetensi, serta penjajakan kolaborasi dengan sekolah. Langkah ini menjadi
bentuk apresiasi terhadap potensi siswa SMK yang siap berkembang dan berdaya
saing.
Turut
hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc.; Wakil Rektor III
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.; Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady
Handra, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; serta Dekan Fakultas Vokasi Dr.
Fajar Nugroho, M.T. Kehadiran pimpinan ITP tersebut memperlihatkan dukungan
lintas unit dalam memperluas sosialisasi program pendidikan kepada calon
mahasiswa.
Kepala SMK
Negeri 5 Padang, Rizka Fauzi Yosfi, S.Pd., S.T., M.Kom., menyambut baik dan
antusias kehadiran Program Kelas Akselerasi yang diperkenalkan ITP. Program ini
dinilai membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang
perguruan tinggi dengan skema masa studi yang lebih efisien. Sambutan positif
tersebut menjadi sinyal baik bagi penguatan kolaborasi pendidikan dalam
mendukung pengembangan potensi dan kompetensi siswa.
Created By Widia/Humas
...
Penguatan
jejaring internasional menjadi salah satu langkah strategis Institut Teknologi
Padang dalam memperluas kesempatan akademik bagi sivitas akademika. Semangat
tersebut mengemuka saat ITP menerima kunjungan resmi delegasi Universiti
Malaysia Perlis (UniMAP) pada Rabu (29/07). Pertemuan berlangsung dalam suasana
akademik yang hangat dengan agenda membahas peluang kolaborasi kedua institusi.
Kunjungan
tersebut menjadi momentum bagi ITP untuk memperkenalkan potensi dan lingkungan
akademik kepada delegasi UniMAP. Rombongan dipimpin Vice Chancellor UniMAP,
Dato’ Prof. Ts. Dr. Zaliman Sauli, bersama Bursar Rusdi Puteh, Associate
Professor Dr. Rozyanty Rahman selaku Director of Postgraduate Studies Centre,
serta Associate Professor Dr. Mohammad Faridun Naim Tajuddin.Dalam pertemuan
tersebut, ITP bersama UniMAP mendiskusikan sejumlah peluang kerja sama yang
berpotensi dikembangkan ke depan. Salah satunya berkaitan dengan pendidikan
pascasarjana, termasuk peluang penguatan promosi program dan pengembangan akses
akademik bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman pendidikan dengan
perspektif internasional.Peluang
pengembangan program dual degree juga menjadi salah satu topik yang dibahas.
Skema tersebut dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan
pengalaman akademik di dua institusi sekaligus. Bagi ITP, penjajakan ini
menjadi peluang untuk memperluas pilihan pembelajaran dan pengalaman
internasional yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.
Pembahasan juga
mencakup peluang mobilitas dosen dan mahasiswa antara ITP dan UniMAP. Program
mobilitas diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman
akademik, serta budaya antara kedua institusi. Kolaborasi ini sekaligus membuka
ruang bagi sivitas akademika ITP untuk membangun jejaring yang lebih luas di
tingkat regional.Upaya memperluas
kerja sama internasional tersebut menjadi bagian dari komitmen ITP sebagai
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan peluang pendidikan yang
semakin terbuka dan berorientasi global. Kemitraan dengan institusi pendidikan
tinggi di Malaysia menjadi salah satu langkah untuk memperkuat eksistensi ITP
dalam jejaring akademik internasional sekaligus memberikan manfaat lebih luas
bagi sivitas akademika.
Kunjungan UniMAP
menjadi awal yang positif bagi ITP untuk mengeksplorasi berbagai bentuk
kolaborasi yang dapat diwujudkan bersama. Mulai dari pendidikan pascasarjana,
dual degree, promosi program, hingga mobilitas dosen dan mahasiswa, peluang
tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan yang lebih konkret
demi memperkuat kerja sama akademik Indonesia-Malaysia.
Created By Widia/Humas
...
Pengalaman
belajar di dunia industri menjadi bagian penting dalam memperkaya pemahaman
mahasiswa terhadap persoalan lingkungan. Hal tersebut dilakukan mahasiswa
Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang melalui kunjungan
industri ke PT Semen Padang, Selasa (07/07). Kegiatan ini menjadi bagian pembelajaran
yang menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik di lapangan.
Kunjungan
tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Pencemaran Udara dan
Kebisingan, Teknologi Pengendalian Pencemaran Udara dan Kebisingan, serta
Pengelolaan Limbah Industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh
kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknologi dan sistem
pengelolaan lingkungan dalam kegiatan industri, khususnya pada sektor produksi
semen.
Tim Teknik
Lingkungan ITP dalam kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Program Studi
Teknik Lingkungan, Vina Azatri, M.T. Kehadiran dosen dan mahasiswa di
lingkungan industri menjadi momentum untuk memperkuat pembelajaran berbasis
pengalaman. Mahasiswa dapat mengamati langsung berbagai proses sekaligus
memahami tantangan pengelolaan lingkungan yang dihadapi industri.
Salah satu
materi yang menjadi perhatian mahasiswa adalah proses produksi semen,
pengelolaan limbah industri, serta penerapan Alternative Fuel and Raw Material
(AFR). Materi tersebut disampaikan oleh Mustaqim Nasra, M.T., Senior Manager
AFR PT Semen Padang. Pemaparan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AFR
dalam mendukung pengelolaan material dan operasional industri yang lebih
berkelanjutan.
Interaksi
langsung dengan praktisi industri memberikan perspektif berbeda bagi mahasiswa
dalam memahami pengendalian pencemaran udara dan kebisingan. Konsep yang
sebelumnya dipelajari secara teoritis di ruang kelas dapat dikaitkan dengan
kondisi nyata di lapangan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk
membangun kompetensi mahasiswa sebagai calon profesional di bidang lingkungan.
Kegiatan
pembelajaran di dunia industri juga memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan
dunia kerja. Kolaborasi dengan industri membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk
mengenal teknologi, standar operasional, tantangan lingkungan, serta kompetensi
yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan sektor industri.
Kunjungan
industri ke PT Semen Padang diharapkan menjadi pengalaman akademik yang
memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa. Program Studi Teknik
Lingkungan ITP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang
atas sambutan hangat, kesempatan belajar, serta pengetahuan yang telah
dibagikan. Sinergi pendidikan dan industri diharapkan terus berkembang untuk
mencetak lulusan berkompeten dan berwawasan lingkungan.
Created By Widia/Humas
...
Persoalan limbah
dan kebutuhan material ramah lingkungan terus menjadi tantangan yang
membutuhkan solusi berbasis teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Program
Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang menghadirkan ruang belajar
langsung bersama pakar melalui Kuliah Tamu bertema teknologi pengolahan limbah
dan material biodegradable pada Rabu (01/07).
Mengangkat tema
“Teknologi Pengolahan Limbah dan Material Biodegradable: Inovasi Karet Alam dan
Bioplastik untuk Lingkungan Berkelanjutan”, kegiatan ini dibuka oleh Ketua
Program Studi Teknik Lingkungan ITP, Vina Azatri, M.T. Pembukaan tersebut
menandai dimulainya forum akademik yang dirancang untuk memperluas wawasan
peserta mengenai inovasi teknologi ramah lingkungan.
Kuliah tamu
menghadirkan Dr.Eng. Feerzet Achmad, S.T., M.T., Dosen Program Studi Teknik
Kimia Institut Teknologi Sumatera (ITERA), sebagai narasumber. Pengalaman dan
perspektif yang dibagikan memberikan gambaran kepada peserta mengenai bagaimana
ilmu pengetahuan dapat dikembangkan menjadi teknologi yang lebih adaptif,
khususnya dalam pemanfaatan material berbasis sumber daya alam dan pengembangan
material biodegradable.Karet alam dan
bioplastik menjadi bagian penting dalam pembahasan karena keduanya menawarkan
peluang pengembangan material yang lebih ramah lingkungan. Peserta diajak
melihat potensi inovasi dari sisi teknologi, sekaligus memahami tantangan dalam
penerapannya. Pendekatan tersebut memperkaya proses pembelajaran dengan
menghubungkan teori perkuliahan dan kebutuhan nyata di lapangan.
Kegiatan ini
juga memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam
menghadirkan pembelajaran yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Kehadiran praktisi maupun akademisi dari perguruan tinggi lain
menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif mahasiswa sekaligus membangun
budaya akademik yang mendorong inovasi dan kolaborasi lintas institusi.Bagi mahasiswa
Teknik Lingkungan, forum semacam ini menjadi bekal penting untuk memahami bahwa
persoalan lingkungan membutuhkan pendekatan multidisiplin dan solusi yang
inovatif. Pengetahuan mengenai teknologi pengolahan limbah serta material
biodegradable dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan gagasan baru yang memiliki
manfaat bagi industri, masyarakat, maupun keberlanjutan ekosistem.
Melalui Kuliah
Tamu tersebut, semangat kolaborasi dan inovasi diharapkan terus tumbuh di
lingkungan akademik. Pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi menjadi
langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan
lingkungan. Dari ruang kelas hingga dunia nyata, teknologi diharapkan hadir
bukan sekadar sebagai solusi, tetapi sebagai bagian dari masa depan yang
berkelanjutan.
Created By
Widia/Humas
...
Teknologi
pencahayaan kini berkembang jauh melampaui fungsi penerangan. Efisiensi energi
dan kebutuhan menciptakan lingkungan cerdas mendorong lahirnya berbagai inovasi
di bidang tersebut. Perkembangan ini menjadi fokus Kuliah Umum Program Studi
Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik, Fakultas Vokasi ITP, yang digelar Kamis
(11/06).
Mengusung tema
“Inovasi Teknologi Pencahayaan untuk Mendukung Efisiensi Energi dan Smart
Environment”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas
wawasan mengenai perkembangan teknologi pencahayaan modern. Materi yang
disampaikan memberikan gambaran tentang bagaimana inovasi kelistrikan dapat
mendukung penggunaan energi yang lebih efisien sekaligus menciptakan lingkungan
yang berkelanjutan.
Tidak hanya memperoleh
teori dari ruang akademik, mahasiswa juga mendapatkan perspektif langsung dari
praktisi industri. Kehadiran profesional dari dunia industri memberikan
kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi pencahayaan
berdasarkan pengalaman dan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus mengenal
kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan sektor
ketenagalistrikan.Kuliah umum
menghadirkan dua narasumber profesional, yakni Imron Arifianto dari PT Signify
Commercial Indonesia dan Kentrick Pranoto dari Schneider Indonesia. Keduanya
berbagi pengalaman serta wawasan mengenai perkembangan teknologi dan
penerapannya. Kehadiran praktisi industri memperkaya pemahaman mahasiswa
tentang inovasi yang tengah berkembang dalam dunia kelistrikan.
Pembahasan
mengenai efisiensi energi menjadi semakin relevan seiring meningkatnya
kebutuhan terhadap sistem kelistrikan yang cerdas dan berkelanjutan. Mahasiswa
diajak melihat bahwa teknologi pencahayaan memiliki peran strategis dalam
membangun smart environment. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi
bekal dalam mengembangkan solusi kelistrikan yang adaptif terhadap kebutuhan
masa depan.Kegiatan ini
sekaligus memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar
dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan
kebutuhan dunia industri. Kolaborasi akademik dengan praktisi menjadi bagian
penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki wawasan, keterampilan,
serta kesiapan menghadapi tantangan profesional setelah menyelesaikan
pendidikan.
Melalui kuliah
umum ini, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik
diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi dan mengikuti
perkembangan teknologi pencahayaan. Pertukaran pengalaman bersama praktisi
menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih maju, sekaligus memperkuat
kesiapan generasi muda dalam menghadirkan inovasi kelistrikan yang efisien dan
berkelanjutan.
Created By Widia/Humas
...