Image

Buka Peluang Akademik Internasional, ITP dan UniMAP Malaysia Jajaki Dual Degree hingga Student Mobility

Penguatan jejaring internasional menjadi salah satu langkah strategis Institut Teknologi Padang dalam memperluas kesempatan akademik bagi sivitas akademika. Semangat tersebut mengemuka saat ITP menerima kunjungan resmi delegasi Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) pada Rabu (29/07). Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang hangat dengan agenda membahas peluang kolaborasi kedua institusi. Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi ITP untuk memperkenalkan potensi dan lingkungan akademik kepada delegasi UniMAP. Rombongan dipimpin Vice Chancellor UniMAP, Dato’ Prof. Ts. Dr. Zaliman Sauli, bersama Bursar Rusdi Puteh, Associate Professor Dr. Rozyanty Rahman selaku Director of Postgraduate Studies Centre, serta Associate Professor Dr. Mohammad Faridun Naim Tajuddin.Dalam pertemuan tersebut, ITP bersama UniMAP mendiskusikan sejumlah peluang kerja sama yang berpotensi dikembangkan ke depan. Salah satunya berkaitan dengan pendidikan pascasarjana, termasuk peluang penguatan promosi program dan pengembangan akses akademik bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman pendidikan dengan perspektif internasional.Peluang pengembangan program dual degree juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Skema tersebut dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik di dua institusi sekaligus. Bagi ITP, penjajakan ini menjadi peluang untuk memperluas pilihan pembelajaran dan pengalaman internasional yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Pembahasan juga mencakup peluang mobilitas dosen dan mahasiswa antara ITP dan UniMAP. Program mobilitas diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman akademik, serta budaya antara kedua institusi. Kolaborasi ini sekaligus membuka ruang bagi sivitas akademika ITP untuk membangun jejaring yang lebih luas di tingkat regional.Upaya memperluas kerja sama internasional tersebut menjadi bagian dari komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan peluang pendidikan yang semakin terbuka dan berorientasi global. Kemitraan dengan institusi pendidikan tinggi di Malaysia menjadi salah satu langkah untuk memperkuat eksistensi ITP dalam jejaring akademik internasional sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi sivitas akademika. Kunjungan UniMAP menjadi awal yang positif bagi ITP untuk mengeksplorasi berbagai bentuk kolaborasi yang dapat diwujudkan bersama. Mulai dari pendidikan pascasarjana, dual degree, promosi program, hingga mobilitas dosen dan mahasiswa, peluang tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan yang lebih konkret demi memperkuat kerja sama akademik Indonesia-Malaysia. Created By Widia/Humas   ...
29 Juli 2026 #diktiberdampak #internasional #kerja-sama #pendidikan #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics
Image

Mahasiswa Teknik Lingkungan ITP Kunjungi PT Semen Padang, Pelajari Pengendalian Pencemaran dan Limbah Industri

Pengalaman belajar di dunia industri menjadi bagian penting dalam memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap persoalan lingkungan. Hal tersebut dilakukan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang melalui kunjungan industri ke PT Semen Padang, Selasa (07/07). Kegiatan ini menjadi bagian pembelajaran yang menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik di lapangan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Pencemaran Udara dan Kebisingan, Teknologi Pengendalian Pencemaran Udara dan Kebisingan, serta Pengelolaan Limbah Industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknologi dan sistem pengelolaan lingkungan dalam kegiatan industri, khususnya pada sektor produksi semen. Tim Teknik Lingkungan ITP dalam kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Vina Azatri, M.T. Kehadiran dosen dan mahasiswa di lingkungan industri menjadi momentum untuk memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa dapat mengamati langsung berbagai proses sekaligus memahami tantangan pengelolaan lingkungan yang dihadapi industri. Salah satu materi yang menjadi perhatian mahasiswa adalah proses produksi semen, pengelolaan limbah industri, serta penerapan Alternative Fuel and Raw Material (AFR). Materi tersebut disampaikan oleh Mustaqim Nasra, M.T., Senior Manager AFR PT Semen Padang. Pemaparan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AFR dalam mendukung pengelolaan material dan operasional industri yang lebih berkelanjutan. Interaksi langsung dengan praktisi industri memberikan perspektif berbeda bagi mahasiswa dalam memahami pengendalian pencemaran udara dan kebisingan. Konsep yang sebelumnya dipelajari secara teoritis di ruang kelas dapat dikaitkan dengan kondisi nyata di lapangan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk membangun kompetensi mahasiswa sebagai calon profesional di bidang lingkungan. Kegiatan pembelajaran di dunia industri juga memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi dengan industri membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal teknologi, standar operasional, tantangan lingkungan, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan sektor industri. Kunjungan industri ke PT Semen Padang diharapkan menjadi pengalaman akademik yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa. Program Studi Teknik Lingkungan ITP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas sambutan hangat, kesempatan belajar, serta pengetahuan yang telah dibagikan. Sinergi pendidikan dan industri diharapkan terus berkembang untuk mencetak lulusan berkompeten dan berwawasan lingkungan. Created By Widia/Humas   ...
07 Juli 2026 #diktiberdampak #kerja-sama #pendidikan #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-lingkungan #webometrics
Image

Teknik Lingkungan ITP Gelar Kuliah Tamu Bahas Inovasi Karet Alam dan Bioplastik untuk Lingkungan Berkelanjutan

Persoalan limbah dan kebutuhan material ramah lingkungan terus menjadi tantangan yang membutuhkan solusi berbasis teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang menghadirkan ruang belajar langsung bersama pakar melalui Kuliah Tamu bertema teknologi pengolahan limbah dan material biodegradable pada Rabu (01/07). Mengangkat tema “Teknologi Pengolahan Limbah dan Material Biodegradable: Inovasi Karet Alam dan Bioplastik untuk Lingkungan Berkelanjutan”, kegiatan ini dibuka oleh Ketua Program Studi Teknik Lingkungan ITP, Vina Azatri, M.T. Pembukaan tersebut menandai dimulainya forum akademik yang dirancang untuk memperluas wawasan peserta mengenai inovasi teknologi ramah lingkungan. Kuliah tamu menghadirkan Dr.Eng. Feerzet Achmad, S.T., M.T., Dosen Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Sumatera (ITERA), sebagai narasumber. Pengalaman dan perspektif yang dibagikan memberikan gambaran kepada peserta mengenai bagaimana ilmu pengetahuan dapat dikembangkan menjadi teknologi yang lebih adaptif, khususnya dalam pemanfaatan material berbasis sumber daya alam dan pengembangan material biodegradable.Karet alam dan bioplastik menjadi bagian penting dalam pembahasan karena keduanya menawarkan peluang pengembangan material yang lebih ramah lingkungan. Peserta diajak melihat potensi inovasi dari sisi teknologi, sekaligus memahami tantangan dalam penerapannya. Pendekatan tersebut memperkaya proses pembelajaran dengan menghubungkan teori perkuliahan dan kebutuhan nyata di lapangan. Kegiatan ini juga memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan pembelajaran yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kehadiran praktisi maupun akademisi dari perguruan tinggi lain menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif mahasiswa sekaligus membangun budaya akademik yang mendorong inovasi dan kolaborasi lintas institusi.Bagi mahasiswa Teknik Lingkungan, forum semacam ini menjadi bekal penting untuk memahami bahwa persoalan lingkungan membutuhkan pendekatan multidisiplin dan solusi yang inovatif. Pengetahuan mengenai teknologi pengolahan limbah serta material biodegradable dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan gagasan baru yang memiliki manfaat bagi industri, masyarakat, maupun keberlanjutan ekosistem. Melalui Kuliah Tamu tersebut, semangat kolaborasi dan inovasi diharapkan terus tumbuh di lingkungan akademik. Pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan lingkungan. Dari ruang kelas hingga dunia nyata, teknologi diharapkan hadir bukan sekadar sebagai solusi, tetapi sebagai bagian dari masa depan yang berkelanjutan.   Created By Widia/Humas   ...
01 Juli 2026 #diktiberdampak #pendidikan #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-lingkungan #webometrics
Image

Belajar Langsung dari Praktisi Industri, Kuliah Umum Fakultas Vokasi ITP Bahas Teknologi Pencahayaan hingga Smart Environment

Teknologi pencahayaan kini berkembang jauh melampaui fungsi penerangan. Efisiensi energi dan kebutuhan menciptakan lingkungan cerdas mendorong lahirnya berbagai inovasi di bidang tersebut. Perkembangan ini menjadi fokus Kuliah Umum Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik, Fakultas Vokasi ITP, yang digelar Kamis (11/06). Mengusung tema “Inovasi Teknologi Pencahayaan untuk Mendukung Efisiensi Energi dan Smart Environment”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi pencahayaan modern. Materi yang disampaikan memberikan gambaran tentang bagaimana inovasi kelistrikan dapat mendukung penggunaan energi yang lebih efisien sekaligus menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Tidak hanya memperoleh teori dari ruang akademik, mahasiswa juga mendapatkan perspektif langsung dari praktisi industri. Kehadiran profesional dari dunia industri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi pencahayaan berdasarkan pengalaman dan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus mengenal kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan sektor ketenagalistrikan.Kuliah umum menghadirkan dua narasumber profesional, yakni Imron Arifianto dari PT Signify Commercial Indonesia dan Kentrick Pranoto dari Schneider Indonesia. Keduanya berbagi pengalaman serta wawasan mengenai perkembangan teknologi dan penerapannya. Kehadiran praktisi industri memperkaya pemahaman mahasiswa tentang inovasi yang tengah berkembang dalam dunia kelistrikan. Pembahasan mengenai efisiensi energi menjadi semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sistem kelistrikan yang cerdas dan berkelanjutan. Mahasiswa diajak melihat bahwa teknologi pencahayaan memiliki peran strategis dalam membangun smart environment. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan solusi kelistrikan yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri. Kolaborasi akademik dengan praktisi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki wawasan, keterampilan, serta kesiapan menghadapi tantangan profesional setelah menyelesaikan pendidikan. Melalui kuliah umum ini, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi dan mengikuti perkembangan teknologi pencahayaan. Pertukaran pengalaman bersama praktisi menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih maju, sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda dalam menghadirkan inovasi kelistrikan yang efisien dan berkelanjutan.   Created By Widia/Humas     ...
11 Juni 2026 #diktiberdampak #fakultas-vokasi #kerja-sama #pendidikan #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics
Image

Sentra HAKI ITP Jadi Langkah Strategis, Tindak Lanjut PKS Bersama Kemenkum Sumbar

Penguatan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di lingkungan perguruan tinggi terus menjadi perhatian serius. Hal ini diwujudkan melalui langkah konkret pasca penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kemenkum Sumbar, yang kini ditindaklanjuti dengan pengembangan Sentra HAKI sebagai pusat layanan dan pendampingan karya akademik dosen. Kepala LPPM Institut Teknologi Padang, Mastariyanto Perdana, M.Eng, dalam wawancara menyampaikan bahwa HAKI merupakan bentuk penghargaan atas seluruh luaran dosen. Menurutnya, hasil penelitian, pengajaran, hingga pengabdian kepada masyarakat harus diakui secara hukum melalui sistem Kementerian Hukum agar memiliki nilai perlindungan yang jelas. Ia menjelaskan bahwa keberadaan Sentra HAKI menjadi solusi percepatan dalam proses pengajuan hak cipta, paten, hingga publikasi ilmiah. Dengan adanya kerja sama bersama Kemenkum Sumbar, proses administrasi menjadi lebih efektif, sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap karya yang dihasilkan sivitas akademika. Lebih lanjut, Mastariyanto menekankan bahwa Sentra HAKI tidak hanya sebatas pengurusan paten atau buku, tetapi membuka wawasan baru bagi dosen. Seluruh luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat di-“HAKI”-kan, sehingga setiap karya memiliki peluang untuk diakui secara hukum dan dimanfaatkan lebih luas. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendorong peningkatan jumlah HAKI sebagai bagian dari strategi institusi. Menurutnya, semakin banyak karya yang terdaftar, maka semakin besar peluang kampus untuk dilirik industri serta memperluas jejaring kerja sama riset di tingkat nasional. Dari sisi dosen, Sentra HAKI memberikan dampak signifikan terhadap pemenuhan kinerja. Karya yang telah terdaftar tidak hanya meningkatkan nilai akademik, tetapi juga berpotensi untuk dikomersialisasikan, sehingga mampu menambah income serta mempercepat proses kenaikan jabatan fungsional dosen secara berkelanjutan. Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah HAKI berkontribusi langsung terhadap akreditasi institusi. Dengan dukungan penuh dari Kemenkum Sumbar, ITP optimistis mampu memperkuat posisi sebagai kampus inovatif, di mana karya dosen tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu tampil di panggung nasional. Hal ini turut diperkuat dengan peran Anisya, M.Kom, sebagai Ketua Sentra HAKI ITP dalam mendorong percepatan serta penguatan pengelolaan kekayaan intelektual di lingkungan kampus. Created By Widia/Humas ...
06 Mei 2026 #pendidikan #penelitian #pengabdian-masyarakat #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics