Student Mobility di Malaysia, Engineer Muda Teknik Sipil ITP Aktif di INTI World Physioday 2026

18 September 2026
Image
Pengalaman internasional kembali mewarnai perjalanan empat Engineer Muda Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) selama mengikuti program di Malaysia. Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza turut ambil bagian dalam INTI World Physioday (IWPD) 15.0 yang berlangsung pada 1 hingga 2 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk berinteraksi langsung dalam agenda internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang. Keempat Engineer Muda ITP turut mengikuti sejumlah assessment yang diselenggarakan panitia. Aktivitas ini memberikan pengalaman baru sekaligus mendorong mereka untuk berani berpartisipasi dalam kegiatan berskala internasional. Keterlibatan dalam IWPD15.0 juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan beradaptasi di lingkungan baru. Mengikuti assessment bersama peserta lainnya membuat mereka dapat merasakan atmosfer kegiatan internasional secara langsung, sekaligus memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan individu dari latar belakang yang beragam.Tidak hanya mengikuti agenda kegiatan, keempat mahasiswa juga terlibat aktif dalam aktivitas pembelajaran di kelas. Mereka belajar bersama teman-teman internasional lainnya, sehingga pengalaman akademik yang dijalani selama berada di Malaysia semakin beragam. Interaksi tersebut membuka ruang pertukaran pengalaman dan memperluas pertemanan lintas negara. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di lingkungan internasional. Program seperti ini menjadi kesempatan bagi Engineer Muda untuk mengenal suasana pembelajaran yang berbeda, membangun relasi, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan adaptasi di tengah lingkungan global.Bagi Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza, keterlibatan dalam IWPD15.0 menjadi bagian dari perjalanan mereka selama mengikuti program di Malaysia. Pengalaman di luar kelas berjalan beriringan dengan aktivitas akademik, menghadirkan cerita baru yang memperkaya proses pembelajaran sebagai mahasiswa Teknik Sipil. Perjalanan student mobility tersebut masih terus berlangsung. Setelah mengikuti kegiatan internasional dan berinteraksi bersama mahasiswa dari berbagai negara, para Engineer Muda ITP memiliki kesempatan untuk terus memperluas pengalaman selama berada di Malaysia. Setiap aktivitas menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan diri, jejaring, dan kesiapan menghadapi lingkungan profesional yang semakin global.     Created By Widia/Humas   ...

Hari Terakhir PKKMB ITP 2026 Ditutup Penuh Kebersamaan, Saatnya Engineer Muda Memulai Perjalanan Baru

17 September 2026
Image
Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Teknologi Padang (ITP) 2026 akhirnya sampai di penghujung cerita pada Kamis (17/09). Sejak pagi hingga sore, para Engineer Muda tetap menunjukkan energi terbaik, mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan pembekalan, kreativitas, hiburan, serta kebersamaan. Hari terakhir dibuka dengan sesi Minat Bakat dan ITP Berkaroke. Suasana kegiatan membuktikan bahwa calon Engineer Muda ITP tidak hanya memiliki ketertarikan pada teknologi dan bidang teknik, tetapi juga menyimpan beragam talenta. Panggung menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk tampil percaya diri, menunjukkan kreativitas, sekaligus menikmati momen bersama teman-teman seperjuangan. Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Anti Kekerasan di Perguruan Tinggi dan LGBT yang disampaikan Hj. Eva Yenita, M.Kes. Materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembekalan mahasiswa baru sebelum memasuki kehidupan perkuliahan. Berbagai pengetahuan yang diberikan diharapkan menjadi bekal dalam membangun lingkungan kampus yang aman dan saling menghargai. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP juga menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk membangun karakter dan pengalaman sosial selama berada di lingkungan kampus. Semangat tersebut terasa melalui rangkaian yel-yel, games, dan pemutaran video. Tawa, teriakan, serta kekompakan mahasiswa baru membuat suasana hari terakhir semakin meriah dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan semakin hangat ketika para Engineer Muda mengikuti berbagai permainan dan aktivitas bersama. Momen tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan setelah tiga hari pembekalan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat pertemanan. Wajah-wajah yang sebelumnya masih asing perlahan menjadi teman baru yang akan menemani perjalanan akademik di kampus. Sebagai penutup, hadiah diberikan kepada para pemenang berbagai rangkaian kegiatan PKKMB 2026. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas semangat, kreativitas, dan partisipasi mahasiswa baru selama kegiatan berlangsung. Tepuk tangan dan kegembiraan pun menutup rangkaian PKKMB dengan suasana hangat, meninggalkan kesan yang akan menjadi bagian dari cerita awal mereka di kampus. Tiga hari PKKMB ITP 2026 telah selesai, tetapi perjalanan para Engineer Muda baru saja dimulai. Dari mengenal kampus, menyerap ilmu, menunjukkan bakat, hingga membangun pertemanan, semuanya menjadi bekal menuju kehidupan perkuliahan. Selamat datang, Engineer Muda ITP 2026. Your Time, Your Move! Saatnya memulai, berkarya, dan berdampak. Created By Widia/Humas ...

PKKMB ITP 2026 Hari Kedua, Engineer Muda Kenali Akademik, Hima, hingga Literasi Keuangan

16 September 2026
Image
Setelah melewati hari pertama dengan berbagai pembekalan, mahasiswa baru Institut Teknologi Padang (ITP) mulai memasuki tahap berikutnya dalam rangkaian PKKMB 2026 pada Rabu (16/09). Hari kedua menjadi momentum bagi para Engineer Muda untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik, program studi, organisasi mahasiswa, hingga berbagai fasilitas pendukung selama menjalani perkuliahan. Pembekalan diawali dengan Pengenalan Sistem Informasi Akademik yang disampaikan Kepala BLT ITP, Hamdi Habdillah, M.Kom. Materi ini memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai sistem informasi yang akan digunakan dalam mendukung aktivitas akademik. Pemahaman tersebut menjadi bekal awal agar mahasiswa lebih siap mengikuti berbagai proses perkuliahan secara digital. Selanjutnya, mahasiswa baru berkenalan lebih dekat dengan program studi masing-masing melalui sesi pengenalan yang disampaikan tim program studi. Tidak hanya mengenal bidang keilmuan, para Engineer Muda juga diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa (Hima) sebagai wadah untuk berinteraksi, mengembangkan potensi, serta membangun pengalaman selama berada di lingkungan kampus.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik, tetapi juga mendorong pemahaman mengenai pengelolaan kehidupan mahasiswa. Hal tersebut tercermin melalui materi penguatan literasi keuangan dan kesejahteraan mahasiswa yang disampaikan Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM. Pembekalan kemudian berlanjut pada pengenalan organisasi mahasiswa dan Kampus Berdampak yang melibatkan MPM, BEM, serta UKM. Mahasiswa baru mendapatkan gambaran mengenai berbagai ruang partisipasi di kampus, mulai dari organisasi hingga kegiatan pengembangan minat dan bakat. Kehadiran organisasi menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa di luar aktivitas perkuliahan. Beragam materi yang diberikan pada hari kedua membuat suasana PKKMB semakin hidup. Mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi baru, tetapi juga mulai mengenal teman seperjuangan, lingkungan akademik, program studi, serta berbagai aktivitas yang dapat diikuti selama menjadi mahasiswa. Perlahan, fase “maba baru loading” mulai berganti menjadi mahasiswa yang semakin siap beradaptasi. Day 2 COMPLETE! Rangkaian PKKMB ITP 2026 terus menjadi ruang bagi para Engineer Muda untuk mengenal kampus, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menjalani perjalanan akademik. Dengan semakin banyak ilmu, cerita, dan wajah baru yang hadir, langkah menuju kehidupan perkuliahan pun semakin dekat. Saatnya terus upgrade dan bergerak bersama. Created By Widia/HumasTop of Form     Bottom of Form     ...

Berita Lain


  1. PKKMB ITP 2026 Resmi Dimulai, Engineer Muda Didorong Siap Hadapi Era Digital dan Berkarya

    Langkah baru para mahasiswa baru Institut Teknologi Padang (ITP) resmi dimulai melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 pada Selasa (15/09). Suasana hari pertama dipenuhi semangat dan antusiasme, ditandai penyambutan pimpinan kampus hingga penyematan jas almamater dan tanda peserta kepada para Engineer Muda. Sambutan Rektor ITP Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM. menjadi bagian penting dalam membuka rangkaian kegiatan. Penyambutan mahasiswa baru semakin istimewa dengan arahan Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Ampri Satyawan, S.E., M.M. Keduanya memberikan pesan awal bagi mahasiswa dalam memulai perjalanan akademik di lingkungan perguruan tinggi.Penyematan jas almamater dan tanda peserta menjadi simbol dimulainya perjalanan para mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar kampus. Di balik riuh semangat hari pertama, para Engineer Muda juga mengikuti berbagai sesi pembekalan dengan serius. Setiap materi menjadi bekal untuk memahami kehidupan kampus sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Materi pertama menghadirkan AKP Undra Putra, S.H., M.H. dari Ditlantas Polda Sumbar yang memberikan penguatan mengenai jiwa nasionalisme dan bela negara. Sesi berikutnya dilanjutkan Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D. melalui materi Perguruan Tinggi di Era Digital, yang mengajak mahasiswa memahami peluang di tengah perkembangan teknologi. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP juga menempatkan pengembangan karakter sebagai bagian penting dalam perjalanan mahasiswa. Pesan tersebut disampaikan Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc. melalui materi Pengembangan Karakter Mahasiswa. Karakter menjadi fondasi penting bagi Engineer Muda untuk berkembang, berkarya, dan menghadapi dunia profesional.Rangkaian hari pertama PKKMB ITP 2026 tidak hanya menjadi momen perkenalan dengan lingkungan kampus, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai, wawasan, dan semangat sejak awal. Para mahasiswa baru diajak melihat masa perkuliahan sebagai perjalanan untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan kontribusi nyata di tengah perkembangan zaman. Dengan semangat “Your Time, Your Move”, perjalanan baru para Engineer Muda resmi dimulai. Saatnya memanfaatkan kesempatan, menciptakan karya terbaik, dan menghadirkan dampak bagi lingkungan sekitar. Hari pertama PKKMB menjadi langkah awal menuju pengalaman akademik dan kehidupan kampus yang akan membentuk cerita baru mereka di ITP.     Created By Widia/Humas   ...


  2. 4 Mahasiswa Teknik Sipil ITP Jalani Student Mobility di Malaysia, Bangun Persahabatan Lintas Negara

    Memasuki minggu kedua di Malaysia, empat Engineer Muda Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) mulai merasakan pengalaman yang lebih luas selama mengikuti program student mobility. Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza tidak hanya menjalani aktivitas akademik, tetapi juga membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Pengalaman tersebut terlihat ketika keempat mahasiswa berkesempatan menyaksikan agenda balap di Sirkuit Internasional PETRONAS Sepang, Malaysia. Momen ini menjadi pengalaman menarik di tengah perjalanan mereka di Negeri Jiran. Selain menikmati suasana kompetisi, kegiatan tersebut membuka kesempatan untuk mengenal lingkungan dan pengalaman baru di luar aktivitas akademik. Tidak berhenti di sirkuit, interaksi bersama mahasiswa dari berbagai latar belakang juga terbangun melalui kegiatan olahraga. Keempat Engineer Muda ITP mengikuti permainan mini soccer bersama teman-teman dari INI dan perguruan tinggi global lainnya. Suasana santai tersebut menjadi ruang untuk memperluas pertemanan sekaligus membangun komunikasi lintas budaya.Bagi mahasiswa, pengalaman seperti ini menjadi bagian dari proses belajar yang tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi memberikan kesempatan untuk bertukar cerita, mengenal kebiasaan berbeda, serta membangun jejaring. Relasi yang terjalin dapat menjadi pengalaman berharga selama mengikuti program di Malaysia. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui berbagai program pengembangan jejaring global. Kehadiran empat mahasiswa Teknik Sipil di Malaysia menjadi bagian dari perjalanan Engineer Muda dalam mengenal lingkungan akademik dan sosial yang lebih beragam.Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza kini memasuki fase yang semakin berwarna dalam perjalanan mereka di Malaysia. Setelah sebelumnya beradaptasi dengan lingkungan baru, mereka mulai membangun hubungan yang lebih luas bersama teman-teman dari institusi dan negara berbeda melalui berbagai aktivitas bersama. Perjalanan minggu kedua ini menjadi bagian dari cerita student mobility yang tidak hanya tentang akademik, tetapi juga persahabatan dan pengalaman lintas budaya. Dari menyaksikan agenda balap di Sepang hingga bermain mini soccer bersama mahasiswa global, keempat Engineer Muda ITP terus mengumpulkan pengalaman yang menjadi bekal untuk perjalanan akademik dan profesional mereka ke depan.   Created By Widia/Humas ...


  3. Gandeng Pemkot Pariaman, ITP Jajaki Kemitraan Pendidikan untuk Pengembangan SDM Unggul Daerah

    Upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi aparatur dan masyarakat menjadi salah satu agenda dalam audiensi Institut Teknologi Padang bersama Pemerintah Kota Pariaman, Selasa (01/09). Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama strategis, khususnya kemitraan Program Pascasarjana serta Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Delegasi ITP terdiri atas Wakil Rektor III, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Sipil Pascasarjana, Ir. Leli Honesti, Ph.D., serta Staf Publikasi, Widia Afrianti, S.Si. Audiensi turut diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pariaman.Rombongan ITP disambut langsung Wali Kota Pariaman Yota Balad, S.STP., M.Si., di rumah dinas Wali Kota. Pertemuan turut dihadiri Leni selaku Kabag Pemerintahan, Fajriani selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, S.E. Diskusi berlangsung membahas peluang kolaborasi pendidikan dan penguatan SDM. Gayung bersambut, rencana tersebut memiliki keterkaitan dengan program Pemerintah Kota Pariaman, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana. Program ini membuka ruang kolaborasi yang potensial untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi. Sinergi dengan perguruan tinggi dapat menjadi salah satu penguat dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pariaman. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang kemitraan dengan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Program Pascasarjana dan RPL menjadi bagian dari peluang yang dapat dimanfaatkan aparatur maupun tenaga profesional untuk melanjutkan pendidikan sesuai pengalaman dan kebutuhan pengembangan karier.Agenda kemudian dilanjutkan ke Balai Kota Pariaman. Di lokasi tersebut, delegasi ITP disambut Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, S.AP. Pertemuan lanjutan menjadi ruang untuk memperdalam pembahasan sekaligus menyamakan langkah mengenai bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan antara ITP dan Pemerintah Kota Pariaman. Audiensi ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret antara kedua pihak. Rencana tindak lanjut akan diarahkan pada penyusunan bentuk kemitraan yang sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Kota Pariaman, termasuk penguatan pendidikan dan pengembangan SDM melalui Program Pascasarjana serta Rekognisi Pembelajaran Lampau. Created By Widia/Humas   ...


  4. Kerja Sama Industri Berdampak, ITP Melaju ke Final Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026

    Upaya memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri membawa Institut Teknologi Padang (ITP) melangkah ke panggung nasional. ITP dipercaya mewakili LLDIKTI Wilayah X dalam Final Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026 pada kategori Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Industri Paling Berdampak. Kesempatan tersebut diwujudkan melalui sesi penilaian wawancara yang berlangsung pada Sabtu (30/08). Dalam tahapan ini, ITP berhadapan langsung dengan tim juri untuk mengonfirmasi berbagai informasi yang telah dituangkan dalam proposal pengajuan Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026. Tim ITP dipimpin Wakil Rektor III, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study, Fajrin, M.Si., serta Staf Publikasi ITP, Widia Afrianti, S.Si. Ketiganya mengikuti sesi tanya jawab dengan juri sebagai bagian dari proses penilaian kategori kerja sama industri paling berdampak.Sesi wawancara berlangsung selama 10 menit tanpa agenda presentasi dari pimpinan perguruan tinggi. Tim juri mengajukan sejumlah pertanyaan sekaligus meminta konfirmasi terhadap proposal yang telah dikirimkan sebelumnya. Perguruan tinggi peserta juga diminta menyiapkan data pendukung untuk memperkuat informasi dan capaian yang tercantum dalam proposal. Bagi Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, keterlibatan dalam ajang nasional tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bagaimana kerja sama perguruan tinggi dan industri dapat diarahkan pada dampak yang lebih luas. Kolaborasi tidak hanya dipandang sebagai hubungan kelembagaan, tetapi juga sebagai instrumen untuk menghadirkan manfaat bagi pendidikan, mahasiswa, masyarakat, dan dunia kerja.Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026 sendiri diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai ruang untuk mendorong perguruan tinggi mengimplementasikan konsep Kampus Berdampak. Ajang tersebut sekaligus menjadi wadah pertukaran lesson learned dan best practices dalam pengelolaan serta pengembangan kerja sama perguruan tinggi. Keikutsertaan ITP dalam final nasional ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus memperkuat kualitas kerja sama dan memperluas dampaknya. Kesempatan mewakili LLDIKTI Wilayah X sekaligus membawa nama Ranah Minang ke tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri, dengan harapan seluruh proses yang telah dilalui dapat memberikan hasil terbaik bagi ITP. Created By Widia/Humas ...

  5. Kembali Tembus Panggung Riset Nasional, Prof. Ade Indra Bawa Inovasi Bone Scaffold untuk Implan Tulang

    Kebutuhan akan teknologi implan tulang yang semakin aman dan sesuai kebutuhan medis mendorong lahirnya berbagai inovasi material biomaterial. Prof. Dr. Ade Indra, S.T., M.T., IPM., berhasil terpilih dalam Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 BRIN melalui penelitian pengembangan metode baru pembuatan bone scaffold komposit PMMA/HA untuk aplikasi cancellous bone implants. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan bone scaffold atau perancah tulang berbahan komposit PMMA/HA. Material ini diarahkan untuk aplikasi cancellous bone implants, yakni implan yang digunakan pada bagian tulang berstruktur berongga. Pengembangan metode baru pembuatan menjadi fokus penting penelitian untuk menghasilkan produk yang memiliki potensi mendukung kebutuhan teknologi implan tulang. Melalui penelitian ini, pengembangan material tidak berhenti pada pemilihan bahan, tetapi diarahkan pada proses pembuatan produk bone scaffold komposit. Kombinasi PMMA dan HA menjadi bagian utama inovasi yang dikaji Prof. Ade Indra untuk menghasilkan pendekatan baru dalam pengembangan material implan tulang. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus memperluas kontribusinya melalui penguatan penelitian dan inovasi. Keterlibatan dosen dalam Program RIIM BRIN menjadi salah satu indikator bahwa ekosistem riset perguruan tinggi terus diarahkan untuk menghasilkan gagasan yang memiliki nilai strategis, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas bidang keilmuan. Program RIIM BRIN sendiri menjadi salah satu wadah penting dalam mendorong penelitian inovatif yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. Melalui program ini, penelitian Prof. Ade Indra diharapkan dapat memberikan landasan bagi pengembangan lebih lanjut teknologi bone scaffold komposit PMMA/HA serta memperkuat kapasitas riset biomaterial di Indonesia. Pencapaian tersebut menjadi momentum bagi sivitas akademika ITP untuk semakin aktif menghasilkan riset yang kompetitif dan relevan dengan tantangan masa depan. Pengembangan bone scaffold komposit PMMA/HA menunjukkan bahwa inovasi perguruan tinggi dapat hadir dari berbagai disiplin, sekaligus membuka peluang lahirnya teknologi baru yang mendukung kemajuan kesehatan dan kemandirian teknologi nasional. Created By Widia/Humas ...

ITP Highlight


pendidikan
Menuju World Class University 2040, Institut Teknologi Padang (ITP) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian yang inovatif, dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai salah satu pelopor penerapan program kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ITP juga berkonsentrasi dalam menyiapkan lulusan yang berkompeten di dunia kerja serta memiliki wawasan dan skill yang luas untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Penelitian
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan prioritas Institut Teknologi Padang (ITP) dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa, salah satunya melalui penelitian.Dengan melakukan penelitian inovatif secara kontinue, Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil meraih tiga kategori prestasi membanggakan di bidang penelitian dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Pengabdian Masyarakat
Mengabdi kepada masyarakat adalah hilirisasi dari penerapan pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Padang (ITP).Mahasiswa dan civitas akademika ITP melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengunjungi langsung lokasi pelaksanaan dan memberikan inovasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut.Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan oleh ITP menjadi salah satu bukti penerapan tri dharma perguruan tinggi yang berasal dari mahasiswa dan dosen ITP dan bermuara ke masyarakat.