Perkuat Integrasi Pendidikan Tinggi dan Dunia Profesional, Prodi Teknik Lingkungan ITP Gelar Kunjungan Industri ke PDAM Kota Padang

23 Mei 2024
Dalam rangka mempererat integrasi antara pendidikan tinggi dan dunia profesional, Prodi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang melakukan Kunjungan Industri ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, Rabu (22/05). Kunjungan industri ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta memberikan pengalaman praktis tentang sistem pengolahan serta pendistribusian air minum, terutama di Kota Padang. Kedatangan para mahasiswa disambut hangat oleh Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Andri Satria, S.T.,M.T didampingi oleh Manajer SDM PDAM Kota Padang, Alfitra ,S.E., M.M., dan Manajer Distribusi PDAM Kota Padang, Jamaris, A.Md di Ruang Rapat PDAM Kota Padang. Rombongan Tim Prodi Teknik Lingkungan ITP disuguhi makanan dan difasilitasi untuk sharing session bersama Direktur Teknik PDAM Kota Padang. Beliau menyampaikan bahwa menjadi suatu kehormatan bagi PDAM Kota Padang menjadi rujukan kuliah lapangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITP. “Sebelumnya kami mengucapkan selamat datang atas kehadiran Tim Teknik Lingkungan ITP, saat ini kami sebagai Badan Publik senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Termasuk dalam hal memfasilitasi para insan akademik untuk menggali wawasan profesional, terutama di bidang sistem pendistribusian air minum, “ ungkap ia. Beliau juga menuturkan PDAM Kota Padang juga terbuka dalam pelaksanaan program-program kerja sama yang dapat meningkatkan mutu lulusan pendidikan tinggi, seperti Kerja Praktek, Riset Bersama, dan Pengabdian Masyarakat. Hal ini sebagai bentuk implementasi dari MoU yang telah ditandatangani antara ITP dan PDAM Kota Padang. “Saat ini kami berfokus pada peningkatan pelayanan publik, sehingga kami mendorong kolaborasi bersama para akademisi untuk mengembangkan inovasi dalam pengolahan dan pendistribusian air minum. Kerja sama ini juga membuka peluang untuk menyerap Sumber Daya Manusia (SDM) terampil dari Teknik Lingkungan ITP ,” ujar Beliau. Menyambut kesempatan kerja sama yang disampaikan oleh Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si. menuturkan komitmen ia dalam membangun budaya riset mengidentifikasi area kepakaran atau keahlian, terutama dalam pengembangan kapasitas dan kemampuan SDM di bidang lingkungan. “Saya mewakili Prodi Teknik Lingkungan ITP mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan layanan yang diberikan oleh PDAM Kota Padang. Kami sangat mengapresiasi peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh PDAM Kota Padang, semoga dengan adanya kegiatan ini semakin mempererat jalinan kerja sama antara ITP dan PDAM Kota Padang dimasa mendatang ,” ujar ia. Ka. Prodi berharap melalui program kunjungan industri ini membentuk ekosistem yang mendukung peningkatan produktivitas talenta-talenta muda, terutama di bidang lingkungan. Harapannya kunjungan industri ini memberikan pengetahuan dan perspektif baru kepada mahasiswa mengenai sistem pengolahan dan pendistribusian air minum di lapangan. “Harapannya melalui kunjungan industri ini semakin mendorong keselarasan pendidikan tinggi dengan dunia profesional lewat sinkronisasi kurikulum. Sehingga pendidikan tinggi dapat merancang kurikulum, proses pembelajaran, hingga sarana prasarana sesuai dengan kebutuhan industri ,” tutur ia. Agenda sharing session ditutup dengan penyerahan cendera mata antara Direktur Teknik PDAM Kota Padang dengan Ka.Prodi Teknik Lingkungan ITP, disaksikan oleh seluruh peserta yang terdiri dari Tim PDAM Kota Padang, seluruh dosen Teknik Lingkungan ITP, yakni Vina Azatri, M.T., Nelvidawati, M.T.., Nurmeizon Saleh, M.Si., serta 25 mahasiswa Teknik Lingkungan ITP. Dalam kunjungan lapangan, Tim Prodi Teknik Lingkungan ITP didampingi oleh Manajer Distribusi PDAM Kota Padang, Jamaris, A.Md mengunjungi District Metered Area (DMA) Taruko,Kuranji. DMA adalah area yang terisolasi yang memungkinkan untuk melakukan pemantauan jumlah air untuk menganalisis tingkat kehilangan air. Doni Lukman, selaku tim Analisa jaringan PDAM Kota Padang menjelaskan DMA Taruko telah memanfaatkan teknologi pendistribusian air selama 24 jam yang dikenal dengan metode Inline Booster Pump (IBP). Penggunaan IBP bertujuan untuk monitoring debit dan tekanan dalam rangka pengendalian kehilangan air. “Pemanfaatan metode IBP merupakan upaya preventif mengantisipasi tekanan yang tinggi dapat mengakibatkan pipa menjadi pecah, sehingga terjadi kebocoran terutama pada pipa yang memiliki diameter kecil. Monitoring dilakukan secara online karena terdapat sensor dan data logger di input DMA , ” ujar Doni. Setelah mengunjungi lokasi DMA Taruko, rombongan Prodi Teknik Lingkungan ITP diajak mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Intake yang berada di Sungai Guo, Kuranji. Lokasi ini merupakan sumber air bahan bahan baku utama air minum PDAM Kota Padang. Harapannya kunjungan lapangan ini dapat membangun self empowerment di kalangan mahasiswa, sebagai salah satu kompetensi yang dibutuhkan dalam insan profesional masa depan. Selain itu, mahasiswa dapat mempelajari hard competency dan soft competency yang dibutuhkan oleh dunia profesional. Created By Widia/Humas ...

Kunjungi UPTD TPA Air Dingin, Prodi Teknik Lingkungan ITP Kaji Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Controlled landfill

23 Mei 2024
Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang melaksanakan Kunjungan Lapangan ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin Kota Padang, Senin (20/05). Kunjungan Lapangan (Field Visit) ini merupakan langkah strategis Prodi Teknik Lingkungan ITP memberikan pendidikan yang komprehensif bagi mahasiswanya. Mahasiswa Teknik Lingkungan ITP menjalani kuliah lapangan yang menarik dalam rangka mempelajari sistem pengelolaan persampahan. Melalui kunjungan lapangan ini mahasiswa dapat melihat langsung sistem pengelolaan sampah yang digunakan oleh UPTD TPA Air Dingin, yang berada dibawah Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.Kunjungan lapangan ini didampingi oleh Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITP, seluruh dosen Prodi Teknik Lingkungan ITP, dan 25 orang mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan ITP. Rombongan disambut baik oleh Kepala UPTD TPA Air Dingin, Syahrial, S.Sos. bersama staf. Selanjutnya mahasiswa diajak turun ke titik lokasi TPA untuk melihat secara langsung bagaimana proses pengolahan sampah di TPA Air Dingin. Dalam kesempatan ini, Bapak Syahrial menjelaskan tentang inovasi metode pengelolan sampah yang digunakan oleh UPTD TPA Air Dingin, yaitu metode Controlled landfill.“Controlled landfill adalah sistem pengelolaan sampah yang memakai alat berat untuk meratakan dan memadatkan sampah. Setelah dipadatkan, sampah tersebut kemudian akan dilapisi dengan tanah minimal sekali seminggu. Tujuan pelapisan ini adalah mengurangi bau, menekan perkembangbiakan lalat, serta meminimalkan keluarnya gas metana ,” ujar Ka. UPTD TPA Air Dingin. Ia menjelaskan metode Controlled landfill juga punya saluran drainase yang berfungsi mengendalikan aliran air hujan dan saluran untuk air lindi. Air lindi adalah suatu cairan yang dihasilkan dari pemaparan air hujan di timbunan sampah. Dalam kesempatan ini, Ka. Prodi Teknik Lingkungan ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si. mengungkap tujuan dilaksanakannya kunjungan lapangan ini adalah untuk meningkatkan wawasan mahasiswa terhadap konsep sistem pengelolaan sampah yang real di lapangan, selaras dengan materi yang didapatkan diperkuliahan.“Harapannya dengan adanya kunjungan lapangan ini juga memberikan ide bagi bagi dosen untuk melakukan riset di bidang sistem pengelolaan sampah. Lebih lanjut, juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk merancang tugas akhir terkait persampahan, seperti pembuatan biogas dari sisa sampah organik untuk menghasilkan green energy ,” ungkap Ka. Prodi. Ka. Prodi bersama tim Teknik Lingkungan sangat mengapresiasi metode pengelolaan sampah yang diimplementasikan oleh UPTD TPA Air Dingin. Menurutnya, kunci sistem pengelolaan sampah adalah tidak ada genangan air, metode Controlled landfill merupakan metode yang tepat untuk desain sistem pengelolaan sampah di lokasi TPA. “Inovasi ini memberikan dampak positif bagi lingkungan, karena dapat mengurangi polusi tanah dan polusi udara ,” tutupnya.Selaras dengan pernyataan Ka. Prodi Teknik Lingkungan ITP, Vina Azatri, M.T. selaku dosen pengampu mata kuliah sistem pengelolaan persampahan menyampaikan, saat ini UPTD TPA Air Dingin sudah masuk kategori yang baik, karena telah memenuhi beberapa indikator, yakti tidak ada lalat dan tidak ada bau di lokasi TPA. “Hal ini didukung oleh pengelolaan lindi dan Sludge IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah Lumpur) yang baik, serta pengolahan sampah dengan sistem pengomposan. Dengan ditutup dan mempercepat pembusukan nantinya akan berpotensi dialihfungsikan sebagai ruang terbuka hijau ,” terang ia. Diharapkan dengan kunjungan ke UPTD TPA Air Dingin ini, menambah pengetahuan para mahasiswa Teknik Lingkungan tentang inovasi metode sistem pengelolaan sampah dan memunculkan ide penelitian terkait desain sistem pengelolaan sampah Kawasan.   Created By Widia/Humas ...

Bahas Isu Strategis Elektrikal Lintas Negara, Prodi Teknik Elektro ITP Terima Kunjungan Dr. Jafferi Jamaludin dalam Program Visiting Professor

22 Mei 2024
Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Padang menerima Visiting Professor dari Dr. Jafferi Jamaludin yang didampingi oleh salah seorang dosen Teknik Elektro Sarjana ITP, Fauzan Ismail, M. Eng. Sc. Agenda Visiting Professor kali ini dikemas dalam dua kegiatan,  yaitu sesi Sharing Session bersama Dr. Jafferi Jamaludin dan kegiatan Kunjungan Laboratorium (Laboratory Visit) ke Laboratorium Prodi Teknik Elektro ITP.Ketua Prodi Teknik Elektro ITP, Andi Muhammad Nur Putra, M.T., bersama seluruh dosen Prodi Teknik Elektro ITP, dan Kepala Biro Humas, Kerja Sama, Promosi ITP, Anna Syahrani, M.Eng menyambut baik kunjungan Dr. Jafferi Jamaludin di Ruang Rapat Pimpinan ITP pada Selasa (21/05).Dalam sesi Sharing Session, Ka. Prodi Teknik Elektro ITP mengucapkan salam hangat selamat datang dan ucapan terima kasih atas kunjungan Dr. Jafferi Jamaludin ke Prodi Teknik Elektro ITP. Ia menambahkan kegiatan Visiting Professor ini membuktikan komitmen Prodi Teknik Elektro ITP menghadirkan wadah bagi para akademisi untuk membahas isu-isu strategis di bidang keilmuan Teknik Elektro lintas negara.“Kami sangat senang atas kehadiran Dr. Jafferi Jamaludin di ITP, semoga program Visiting Professor ini dapat menjadi salah satu langkah baik dan memberikan dampak positif terhadap ilmu pendidikan di Prodi Teknik Elektro ITP. Harapannya melalui sharing session ini semakin membuka cakrawala pengetahuan kita terkait pendidikan, inovasi, dan teknologi terkini di bidang elektrikal ,” ungkap ia. Acara dilanjutkan dengan Laboratory Visit ke Laboratorium Prodi Teknik Elektro ITP, Dr. Jafferi Jamaludin disambut oleh Kepala UPT Laboratorium Teknik Elektro ITP, Dasman, M.T. Dalam sesi kunjungan laboratorium ini Ka. Lab Teknik Elektro ITP, memperkenalkan profil laboratorium Teknik Elektro ITP sebagai unit penunjang aktivitas akademik yang berfokus pada riset dan pendidikan.Kegiatan Visiting Professor merupakan kegiatan akademis tingkat internasional dengan tujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan yang berwawasan global. Kehadiran Dr. Jafferi Jamaludin dalam kegiatan Visiting Professor ini menandai langkah maju ITP dalam pendidikan dan masalah keilmuan elektrikal. Kegiatan ini menjadi solusi strategis dan dinilai efektif dalam memperkenalkan Teknik Elektro ITP di mata publik mancanegara, dan berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat dipertahankan dan dikembangkan dimasa mendatang. Selanjutnya, Dr. Jafferi Jamaludin bersama rombongan Prodi Teknik Elektro melakukan Laboratory Visit ke Laboratorium Prodi Teknik Elektro Universitas Negeri Padang. Acara ditutup dengan diskusi isu strategis keilmuan elektrikal baik di Indonesia maupun Malaysia dan foto bersama.   Created By Widia/Humas       ...

Berita Lain


  1. Resmi Bergulir, Tahapan Pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029 Dimulai

    Institut Teknologi Padang saat ini tengah membuka pendaftaran Bakal Calon Rektor dan Pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029. Tahapan Pemilihan Rektor ITP ditandai dengan dimulainya tahap penjaringan bakal calon sebagai tahap awal Pilrek ITP.Ir. Wilton Wahab, M.Eng. selaku Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang menjelaskan pelaksanaan Pilrek ITP kali ini meliputi 4 tahapan, yakni tahap penjaringan bakal calon, tahap penyaringan calon, tahap pemilihan calon, serta tahap penetapan dan pelantikan Rektor terpilih Periode 2025-2029.Proses pendaftaran dimulai dari tanggal tanggal 20 Mei hingga 15 Juli 2024, berikut adalah link informasi lini masa tahap pelaksanaan Pemilihan Rektor Institut Teknologi Padang Periode 2025-2029 : https://itp.ac.id/pemilihan-rektor/timeline.Info selengkapnya tentang mekanisme Pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029 dapat diakses daring lewat laman https://itp.ac.id/pemilihan-rektor. ...


  2. Tongkat Estafet Siap Diteruskan, ITP akan Laksanakan Pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029

    Institut Teknologi Padang akan kembali menyelenggarakan Pemilihan Rektor (Pilrek) ITP periode 2025-2029. Bersiap akan hal tersebut, ITP melangsungkan konferensi pers Seleksi Bakal Calon Rektor dan Pemilihan Rektor ITP periode 2025-2029 pada Senin (20/05) bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung D Kampus I ITP. Proses seleksi dimulai dengan periode pendaftaran yang dibuka pada tanggal 20 Mei hingga 15 Juli 2024. “Tahun ini menjadi momen penting bagi Institut Teknologi Padang, pasalnya ITP sebagai perguruan tinggi akan melakukan seleksi bakal calon dan pemilihan calon rektor. Rektor terpilih nantinya akan memimpin dan menjadi garda terdepan ITP selama lima tahun ke depan, dalam mewujudkan visi dan misi ITP menuju World Class University ,” ucap Ir. Wilton Wahab, M.Eng. selaku Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang. Persyaratan Bakal Calon Rektor diatur dalam Peraturan Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Nomor 86/YPTP/ITP/SK/1/IV-2024 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor Institut Teknologi Padang Periode 2025-2029.Wakil Ketua YPTP menerangkan poin utama persyaratan dan kriteria Bakal Calon Rektor ITP periode 2025-2029, diantaranya adalah  belum berusia 60 tahun saat dilantik menjadi rektor, bergelar doktor, memiliki jabatan akademik lektor kepala, pernah menjabat pada manajemen pengelolaan perguruan tinggi, dan mencalonkan diri atau dicalonkan oleh sekurang-kurangnya 5 orang dosen aktif ITP. Di samping persyaratan yang tercantum ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh Bakal Calon Rektor mendatang yakni, memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan manajerial, memiliki wawasan luas mengenai pendidikan tinggi, komitmen pelestarian dan pengembangan nilai dan jati diri ITP, serta memiliki jiwa entrepreneurship. “ITP mengundang seluruh putra putri terbaik bangsa untuk dapat berkontribusi dan memajukan ITP menjadi perguruan tinggi yang Unggul, Inovatif, dan Bermartabat. Rektor terpilih diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dimiliki ITP di masa depan dan berkomitmen menciptakan atmosfer pendidikan tinggi yang humanis dan profesional ,”  paparnya.Dalam forum ini, turut disampaikan tahapan pelaksanaan Bakal Calon Rektor dimulai dari tahap seleksi administrasi, yang dilanjutkan dengan tahap pemilihan 5 Bakal Calon Rektor menjadi Calon Rektor oleh 63 orang pemilih yang merupakan dosen tetap aktif ITP. Selanjutnya tahap seleksi 3 orang Calon Rektor oleh Senat Akademik, kemudian pemilihan dan penetapan Rektor terpilih oleh Pengurus YPTP. Ir. Wilton Wahab, M.Eng menjelaskan, terdapat perubahan proses setelah terpilihnya Rektor ITP Periode 2025-2029, yaitu adanya masa koordinasi antara Rektor terpilih dengan Rektor periode 2020-2024. Serta pembentukan tim oleh Rektor terpilih guna merancang program kerja yang akan dilakukan kedepannya. Memperkuat pernyataan Wakil Ketua YPTP, Ir. Drs. Anrinal, S.E., M.T. selaku Sekretaris YPTP  menegaskan bahwasanya Rektor terpilih harus memenuhi seluruh aspek kriteria yang dirilis. Harapannya, sosok Rektor terpilih akan semakin memacu hasil visi yang optimal dan selaras dengan Statuta ITP menuju World Class University. Hamdi Habdillah, M.Kom selaku sekretaris Panitia Pilrek ITP Periode 2025-2029, menuturkan terdapat sejumlah perubahan pada proses seleksi Bakal Calon Rektor dan Pemilihan Calon Rektor periode kali ini. Salah satunya pada perluasan informasi publik dalam rangka mewujudkan Pemilihan Rektor yang kredibel, adil dan bertanggung jawab.Selain itu, pada konferensi tersebut sekaligus rilisnya website untuk memudahkan terkait informasi Pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029. Pada website pemilihan rektor ITP terdiri dari tahap pelaksanaan, persyaratan Bakal Calon Rektor ITP, dan Kriteria Bakal Calon Rektor ITP. Ia menambahkan kedepan juga akan dilakukan sosialisasi internal kegiatan Pemilihan Rektor ITP. “Mewakili panitia pelaksanaan Pilrek ITP Periode 2025-2029, kami berkomitmen untuk menjaga netralitas, sportifitas, dan memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam Pilrek ITP Periode 2025-2029 ini. Harapannya dengan kontribusi dan partisipasi dari seluruh pihak, ITP akan mendapatkan calon rektor yang baik kedepannya ,” tutup ia. Info selengkapnya tentang mekanisme Pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029 dapat diakses melalui link berikut https://itp.ac.id/pemilihan-rektor.   Created By Widia   ...


  3. Pakar ITP : Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumbar, Alarm Pentingnya Mitigasi Bencana Berkelanjutan

    Pertengahan bulan Mei ini, bencana alam banjir bandang, banjir lahar dingin, dan tanah longsor melanda sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat. Bencana ini dipicu hujan yang mengakibatkan luapan daerah aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi dengan daerah paling terdampak meliputi Kabupaten Agam, Tanah Datar, serta Kota Padang Panjang. Melihat fenomena tersebut Rektor Institut Teknologi Padang sekaligus pakar Teknik Sipil ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, S.T., M.T, IPM menilai intensitas curah hujan yang tinggi serta faktor prakondisi umumnya berkaitan dengan bencana alam yang terjadi. Faktor pemicu seperti erosi, perubahan topografi, perubahan tata guna lahan, dan kondisi geologis dapat menjadi pemicu bencana alam terjadi. “Melansir pernyataan Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Provinsi Sumbar memiliki kondisi geografis yang unik yakni letak geografis Sumbar menghadap Samudera Hindia, terlebih tidak ada zona musim di Sumbar sehingga hampir sepanjang tahun selalu diguyur hujan sedang-lebat ,” ujar ia. Menurut Rektor ITP, faktor hitungan hidrologi, return period atau periode perulangan siklus hujan lebat 50 tahun atau 100 tahun dapat menjadi penyebab terjadinya banjir bandang di Sumatera Barat. Melanjutkan pernyataan tersebut, Rektor ITP mengungkapkan fenomena banjir bandang yang melanda sejumlah daerah dipicu adanya akumulasi air selama hujan yang tertahan di hulu sungai bagian atas. Sehingga, intensitas hujan yang cenderung lebat mengakibatkan desakan yang menjebol bendung atau timbunan endapan batu-batuan ataupun tanah di daerah hulu ke arah hilir. Banjir bandang di Kabupaten Agam melanda tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, dan Kecamatan IV Koto. Limpasan banjir bandang ini menerjang Nagari Bukik Batabuah, Canduang yang mengakibatkan puluhan korban meninggal dunia serta kerugian sosial ekonomi. “Sementara itu, banjir lahar dingin dipicu oleh hujan lebat di sekitar puncak sehingga membawa turun material vulkanis. Material lahar tersebut berasal dari material erupsi Gunung Marapi beberapa waktu lalu yang masih mengendap di lereng bagian atas gunung, material tersebut hanyut terbawa air hujan ke arah hilir hingga menerjang tiga daerah yang berada disekitarnya, “ jelas ia. Selain banjir bandang dan lahar dingin, ia menyebutkan bahwa sejumlah daerah di Sumbar juga mengalami longsor. Kondisi geografis Provinsi Sumbar yang berada pada daerah Megathrust, Sesar Mentawai, dan Sesar Sumatera menyebabkan adanya intensitas gempa-gempa kecil sering terjadi. Gempa-gempa kecil ini menyebabkan getaran, tekanan pada partikel mineral, serta bidang lemah pada massa batuan dan tanah. Hal ini semakin diperparah dengan curah hujan tinggi yang dapat menurunkan kekuatan geser material pembentuk lerengnya. Retakan tersebut dapat menjadi cikal bakal terjadinya longsoran di lereng bukit dan gunung. Longsoran yang terjadi di sejumlah daerah merupakan longsoran aliran bahan rombakan, yang material longsorannya berupa tanah, fragmen batuan, dan bahkan pepohonan yang terbawa oleh air dan menimpa rumah-rumah warga. Tragedi berulang di tempat yang sama ini menjadi refleksi kritis tentang stagnasi upaya pencegahan dan mitigasi bencana di Indonesia. “Mitigasi kebencanaan perlu peran serta berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sektor industri, hingga Masyarakat. Semua elemen harus saling bahu-membahu untuk melakukan penataan tata ruang dengan melakukan pemetaan geologi pada daerah rawan bencana ,“papar beliau. Harapannya kedepan pemerintah dapat meningkatkan program mitigasi guna mengurangi dampak resiko bencana, seperti pengkajian prediksi bencana dan sistem peringatan dini. Pemerintah dapat mengadopsi metode mitigasi bencana yang telah banyak dikembangkan di luar negeri seperti teknologi warning system. “Pada daerah rawan longsor pemerintah juga dapat meningkatkan gaya-gaya yang dapat memberikan “perlawanan” untuk terjadinya longsoran. Salah satunya dengan membangun material pembentuk lereng menjadi semakin kuat, seperti melakukan Grooving Beton pada lereng ,” tutup Rektor. Created By Widia/Humas ...


  4. Tingkatkan Wawasan Teknologi Tata Suara, Prodi TRIL ITP Gelar Seminar Series Gandeng PT. Toa Galva Prima Karya

    Teknologi audio telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa dekade terakhir, mengubah cara kita berinteraksi dengan media, hiburan, dan komunikasi. Menanggapi hal tersebut, Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik (TRIL) Institut Teknologi Padang menggelar acara Seminar Series dengan narasumber dari perusahaan sound system ternama di Indonesia PT. Toa Galva Prima Karya, pada Senin (13/05).Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Prodi TRIL ITP, Asnal Effendi, S.T, M.T dan turut dihadiri oleh President Director PT. Toa Galva Prima Karya, Keisuke Amano, Director PT. Toa Galva Prima Karya, Akinori Miyamura, dan seluruh mahasiswa Prodi TRIL dan Teknik Elektro ITP.Dalam sambutannya, Ka. Prodi TRIL ITP menyampaikan seminar series yang bertajuk “Teknologi Tata Suara Terhadap Kenyamanan Suara Dalam Gedung dan Luar Gedung”, bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa terkait sistem dan konsep tata suara yang baik untuk kenyamanan pendengaran manusia. “Sebelumnya terima kasih kepada tim PT. Toa Galva Prima Karya yang telah hadir di kampus ITP, semoga seminar ini semakin memperkaya pengetahuan mahasiswa terhadap teknologi tata suara. Harapannya ke depan sinergi yang terjalin antara ITP dan PT. Toa Galva Prima Karya dapat membawa kita ke era inovasi teknologi tata suara masa depan ,” ungkap Ka.Prodi TRIL ITP.Di samping itu jejaring kerja sama antara ITP dan PT. Toa Galva Prima dapat semakin mendukung transformasi pendidikan yang link and match dengan industri. Dimana ruang lingkup kerja samanya meliputi program magang industri dan beberapa program kolaborasi lainnya.Acara seminar series yang dimoderatori Ir. Antonov, S.T, M.T, IPM selaku dosen Prodi TRIL ITP, diisi oleh Eddy Pranatala selaku Business Development Manager PT. Toa Galva Prima. Dalam paparannya, Eddy mengawali dengan penyampaian Company Profil dari PT. Toa Galva Prima yang merupakan anak perusahaan Toa Corporation, Japan yang telah berpengalaman di dunia audio sejak tahun 1934.Selaku praktisi audio profesional, Eddy menyampaikan beberapa elemen penting dalam konsep tata suara baik dalam maupun luar gedung. Hal tersebut meliputi jenis perangkat audio sistem, titik penempatan perangkat audio sistem, dan desain ruangan penempatan perangkat audio sistem.“Dalam dunia tata suara ada beberapa riset yang telah dilakukan dan menghasilkan standar serta aturan dalam penggunaan perangkat teknologi audio sistem. Salah satunya adalah aturan masking effect, dimana suara pengeras suara harus lebih tinggi 10 dB dibandingkan suara di lingkungan sekitar pengeras suara itu ditempatkan ,” jelas Eddy.Dalam kesempatan ini Eddy juga menjelaskan berbagai macam jenis-jenis mikrofon dan speaker produksi PT. Toa Galva Prima yang dapat dimanfaatkan publik sebagai perangkat audio sesuai kebutuhan. Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif yang berhadiah doorprize menarik dari tim PT. Toa Galva Prima Karya.Terakhir, acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama peserta acara dengan tim PT. Toa Galva Prima Karya. Harapannya acara seminar series ini dapat membangkitkan minat dan kreatifitas mahasiswa Prodi TRIL dan Teknik Elektro ITP, sehingga bisa menjadi pribadi yang unggul dan berkompeten, terutama di bidang teknologi tata suara. Created By Widia/Humas ...

  5. Siap Taklukan TUN FC 2024, ITP Lepas Kontingen Official Futsal UKO Bawa Nama Sumatera Barat ke Kancah Nasional

    Sebanyak 15 orang Official Tim Futsal Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga Institut Teknologi Padang siap berlaga pada kejuaraan Telkom University National Futsal Championship 2024 yang akan digelar di Jatinangor Futsal Stadium Bandung pada 17 – 26 Mei 2024 mendatang. Tim Official Futsal UKO ITP resmi dilepas oleh Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D di Aula Gedung D ITP, Senin (13/04). Dalam sambutannya Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D memberikan pembekalan dan motivasi bagi tim yang akan bertanding di Bandung. Ia menuturkan Tim Official Futsal UKO ITP telah memiliki serial menang yang cukup sering baik di tingkat Regional, sehingga ini momentum ini menjadi kesempatan bagi  mahasiswa untuk berlaga di tingkat Nasional. “Kegiatan kejuaraan yang diikuti Tim Official Futsal UKO ITP merupakan bagian dari prestasi non-akademik, dimana ini selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang digaungkan oleh Kemendikbud Ristekdikti RI. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen ITP dalam peningkatan prestasi di bidang kemahasiswaan ,” ungkap Wakil Rektor I ITP. Pada kesempatan ini Wakil Rektor I ITP juga menyampaikan semangat kepada para atlet futsal yang menjadi kontingen ITP dan Provinsi Sumatera Barat. Harapannya Tim Official Futsal UKO ITP selalu solid dan menjaga kekompakan, serta para atlet harus menanamkan sikap sportif dan percaya diri sebagai modal untuk memenangkan sebuah pertandingan.“Saya mewakili sivitas akademika ITP mengucapkan selamat dan semangat berjuang bagi rekan-rekan Tim Official Futsal UKO ITP. Semoga rekan-rekan dapat memberikan hasil yang terbaik dan mencapai hasil yang optimal ,” pesan ia. Wakil Rektor I ITP juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai sponsorship dalam mendukung Tim Official Futsal UKO ITP berkompetisi membawa nama baik ITP dan Provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan yang sama, Yudhi selaku Head Group Marketing Bank Nagari Cabang Utama menyampaikan komitmen dari Bank Nagari Cabang Utama dalam rangka mendukung dan menfasilitasi berbagai kegiatan dan prestasi mahasiswa ITP. “Harapannya para kontingen futsal ITP yang akan berlaga di TUN FC 2024 Telkom University membawa kesuksesan dalam pertandingan dan dapat mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat dimata Nasional. Selamat bertanding, tetap semangat, dan jaga kesehatan seluruh anggota tim, semoga perjuangan rekan-rekan mendapatkan hasil yang memuaskan ,” harap ia.   Created By Widia/Humas   ...

ITP Highlight


Menuju World Class University 2040, Institut Teknologi Padang (ITP) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian yang inovatif, dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai salah satu pelopor penerapan program kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ITP juga berkonsentrasi dalam menyiapkan lulusan yang berkompeten di dunia kerja serta memiliki wawasan dan skill yang luas untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan prioritas Institut Teknologi Padang (ITP) dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa, salah satunya melalui penelitian.Dengan melakukan penelitian inovatif secara kontinue, Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil meraih tiga kategori prestasi membanggakan di bidang penelitian dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Mengabdi kepada masyarakat adalah hilirisasi dari penerapan pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Padang (ITP).Mahasiswa dan civitas akademika ITP melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengunjungi langsung lokasi pelaksanaan dan memberikan inovasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut.Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan oleh ITP menjadi salah satu bukti penerapan tri dharma perguruan tinggi yang berasal dari mahasiswa dan dosen ITP dan bermuara ke masyarakat.