• Mahasiswa ITP Raih Perunggu Judo PORPROV Sumbar 2026, Farel Buktikan Semangat Juang

13 Oktober 2026
Image
Ketekunan dan semangat juang Muhammad Farel Shandra Farizqi membuahkan hasil membanggakan. Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) dengan NIM 2025210073 ini berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga judo dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan potensi diri dan berkompetisi di bidang olahraga. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Farel sekaligus keluarga besar ITP. Keberhasilannya meraih medali di tingkat provinsi menunjukkan bahwa kehidupan mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga membuka ruang untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan di luar perkuliahan. Sebagai mahasiswa Teknik Sipil, Farel menjalani peran ganda antara menempuh pendidikan dan mengembangkan kemampuan di bidang olahraga. Keseimbangan antara kedua aktivitas tersebut membutuhkan komitmen serta kedisiplinan agar tanggung jawab akademik tetap berjalan seiring dengan upaya meraih prestasi.Medali perunggu yang diraih Farel dalam PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 menjadi salah satu pencapaian yang patut diapresiasi. Kompetisi tingkat provinsi menjadi ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan dan persiapan yang telah dijalani. Prestasi Farel juga sejalan dengan komitmen Institut Teknologi Padang sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk bertumbuh, berkarya, dan menorehkan pencapaian melalui berbagai bidang yang diminati. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti kompetisi sesuai bidang masing-masing. Prestasi di bidang olahraga maupun akademik merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri. Capaian Muhammad Farel Shandra Farizqi di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 menjadi pengingat bahwa semangat berprestasi dapat tumbuh melalui berbagai jalur. ITP mengapresiasi pencapaian mahasiswanya dan berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal untuk meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya.     Created By Widia/Humas   ...

• Medali Emas Untuk ITP, Rangga Firnando Torehkan Prestasi di Cabang Pencak Silat PORPROV XVI Sumbar 2026

12 Oktober 2026
Image
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Padang (ITP). Rangga Firnando, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Capaian gemilang ini menjadi kebanggaan bagi ITP sekaligus mengukuhkan semangat mahasiswa dalam mengukir prestasi di bidang olahraga. Keberhasilan Rangga meraih medali emas menjadi pencapaian istimewa yang patut diapresiasi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa semangat berkompetisi, kedisiplinan, dan kerja keras merupakan modal penting untuk mencapai hasil terbaik. Melalui capaian ini, Rangga turut membawa nama baik almamater dalam ajang olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan para atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Pencapaian tersebut juga mencerminkan pentingnya ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Selain berfokus pada kegiatan akademik, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, serta mengembangkan potensi di berbagai bidang. Prestasi Rangga menjadi contoh positif bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan berani bersaing.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. Keberhasilan mahasiswa dalam berbagai bidang menjadi bagian penting dari perjalanan institusi dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan potensi secara menyeluruh, baik melalui pencapaian akademik maupun kegiatan nonakademik. Prestasi Rangga Firnando di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 mendapat apresiasi dari Institut Teknologi Padang. Capaian medali emas ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat juang, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaik dalam berbagai kompetisi. ITP menyampaikan selamat dan sukses kepada Rangga Firnando atas pencapaian membanggakan tersebut. Prestasi ini menjadi pengingat bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membuka jalan menuju keberhasilan. Semoga pencapaian Rangga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berkompetisi secara sportif, dan mengukir prestasi yang membanggakan. Melalui semangat “ITP Bangga, Prestasi Gemilang!”, Institut Teknologi Padang berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil peluang, mengembangkan bakat, dan mengharumkan nama almamater. Keberhasilan Rangga menjadi salah satu capaian yang patut dirayakan sekaligus penyemangat untuk terus melahirkan prestasi baru di tingkat regional maupun nasional. Created By Widia/Humas   ...

• Buka Peluang Studi Lebih Cepat, ITP Perkenalkan Kelas Akselerasi pada Parenting Day SMKN 5 Padang

09 Oktober 2026
Image
Peluang melanjutkan pendidikan tinggi dengan masa studi yang lebih efisien menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul. Institut Teknologi Padang (ITP) memperkenalkan Program Kelas Akselerasi saat mengunjungi SMK Negeri 05 Padang dalam momentum Parenting Day, Jumat (09/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen ITP memperluas akses pendidikan teknik. Dipimpin Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., kunjungan tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan. Program Kelas Akselerasi diperkenalkan sebagai peluang bagi siswa untuk menempuh pendidikan tinggi melalui skema pembelajaran yang mendukung percepatan masa studi dan pengembangan kompetensi. Dalam pemaparannya, Rektor ITP menekankan pentingnya membangun kesinambungan pendidikan dari sekolah menengah kejuruan menuju perguruan tinggi. Upaya ini diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademik dan keterampilan teknis. Kehadiran ITP juga menjadi langkah positif dalam mendekatkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dan aspirasi calon mahasiswa.Kepala Biro Humas, Promosi, dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., menjelaskan teknis pelaksanaan dan skema Program Kelas Akselerasi kepada pihak sekolah. Penjelasan ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme program. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai tindak lanjut penjajakan kolaborasi antara kedua institusi. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus memperkuat perannya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengenalan program pendidikan, penguatan kompetensi, serta penjajakan kolaborasi dengan sekolah. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi terhadap potensi siswa SMK yang siap berkembang dan berdaya saing. Turut hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc.; Wakil Rektor III Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.; Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; serta Dekan Fakultas Vokasi Dr. Fajar Nugroho, M.T. Kehadiran pimpinan ITP tersebut memperlihatkan dukungan lintas unit dalam memperluas sosialisasi program pendidikan kepada calon mahasiswa. Kepala SMK Negeri 5 Padang, Rizka Fauzi Yosfi, S.Pd., S.T., M.Kom., menyambut baik dan antusias kehadiran Program Kelas Akselerasi yang diperkenalkan ITP. Program ini dinilai membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan skema masa studi yang lebih efisien. Sambutan positif tersebut menjadi sinyal baik bagi penguatan kolaborasi pendidikan dalam mendukung pengembangan potensi dan kompetensi siswa.   Created By Widia/Humas   ...

Berita Lain


  1. ITP Catat Progres Nyata Pemanfaatan Hibah Drone ATR/BPN, 1.008 Hektare Lahan Sumbar Dipetakan

    Institut Teknologi Padang (ITP) menunjukkan progres positif dalam pemanfaatan hibah peralatan survei dan pemetaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Capaian tersebut dipaparkan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Alat Perguruan Tinggi, Kamis (01/10), di Ruang Sidang Utama ITP. Melalui Tim Teknik Geodesi yang dipimpin Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana ITP, Dwi Arini, M.T. bersama jajaran dosen Geodesi, kampus mengoptimalkan pemanfaatan drone DJI Mavic 3 Enterprise untuk mendukung pembelajaran, riset geospasial, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan progres pemanfaatan alat dengan cakupan pemetaan mencapai 1.008 hektar di berbagai wilayah Sumatera Barat. Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi ITP dalam menyediakan data dasar pertanahan sekaligus mendukung percepatan pemetaan tata ruang wilayah. Optimalisasi peralatan hibah juga diarahkan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dan dosen melalui kegiatan survei, pemetaan, penelitian, serta pengembangan data geospasial yang relevan dengan kebutuhan daerah.Dalam monev, Tim Teknik Geodesi ITP turut mendapat apresiasi dari assessor yakni Yuliantoro, S.T. atas optimalisasi pemanfaatan peralatan hibah. Penggunaan drone tidak hanya diarahkan untuk kegiatan akademik, tetapi juga mendukung riset geospasial dan pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini menunjukkan progres pemanfaatan fasilitas untuk menghasilkan keluaran yang memiliki manfaat nyata. Program hibah yang diinisiasi Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembuatan peta foto udara atau orthophoto nasional. Selain memastikan alat bernilai tinggi dimanfaatkan secara optimal, program ini turut memperkuat keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam membangun kompetensi survei pertanahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.Hadir langsung Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang, Ditjen SPPR, Teddi Guspriadi, S.SiT., M.Sc., yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi ITP dalam membantu pemetaan wilayah Sumatera Barat. Ia turut didampingi Muhammad Syahril, S.SiT., M.H., Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Barat. Dari jajaran ITP, Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC Eng., mengapresiasi kinerja Tim Teknik Geodesi dalam memanfaatkan hibah tersebut. Rektor juga mengarahkan agar fasilitas hibah tidak berhenti pada pemanfaatan operasional, tetapi dikembangkan menjadi riset yang menghasilkan inovasi dan dampak lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Sumbar. Created By Widia/Humas ...


  2. PKKMB ITP 2026: Teknik Sipil Kenalkan Dunia Perkuliahan hingga Prospek Karier Engineer Muda

    Memasuki dunia perguruan tinggi bukan sekadar mengenal ruang kelas dan jadwal perkuliahan. Mahasiswa baru Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) diajak memahami lebih jauh lingkungan akademik, karakter keilmuan, hingga peluang masa depan sebagai engineer melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ITP 2026. Dipimpin Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana, Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc., bersama jajaran dosen dan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan identitas dan keunggulan program studi. Mahasiswa baru mendapatkan gambaran sejarah, visi dan misi, struktur organisasi, tenaga pendidik, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Lebih dari sekadar pengenalan, mahasiswa baru juga dibekali pemahaman mengenai sistem akademik yang akan menjadi bagian penting selama menempuh pendidikan. Materi mencakup kurikulum, struktur mata kuliah, sistem SKS, KRS dan KHS, peran Dosen Pembimbing Akademik, aturan kehadiran, mekanisme evaluasi, hingga sistem penilaian dan pencapaian IP/IPK. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, pengenalan praktikum, kegiatan laboratorium, serta fasilitas pembelajaran Teknik Sipil menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan akademik sejak awal perkuliahan. Pada sesi berikutnya, mahasiswa baru diajak melihat lebih dekat kompetensi yang perlu dimiliki untuk menjadi lulusan Teknik Sipil yang siap menghadapi dunia profesional. Pembahasan mencakup bidang pekerjaan, peluang karier, kompetensi pendukung, sertifikasi, hingga gambaran perjalanan alumni yang dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam merancang masa depan. Rangkaian pengenalan tersebut sekaligus menunjukkan progres positif Prodi Teknik Sipil ITP dalam menyiapkan mahasiswa sejak langkah pertama mereka di perguruan tinggi. Pendampingan dosen, keterlibatan himpunan mahasiswa, pengenalan fasilitas, serta pemahaman terhadap kebutuhan industri menjadi fondasi agar mahasiswa mampu berkembang secara akademik maupun profesional. Dengan bekal tersebut, PKKMB ITP 2026 tidak berhenti sebagai agenda penyambutan mahasiswa baru. Bagi Teknik Sipil, kegiatan ini menjadi titik awal membangun karakter Engineer Muda yang memahami bidang keilmuannya, mengenali potensi diri, serta memiliki arah untuk mengembangkan kompetensi dan berkontribusi melalui profesi di masa mendatang.   Created By Widia/ Humas   ...


  3. Hadir sebagai Narasumber, Ir. Anisya, M. Kom Bagikan Strategi Membangun dan Menumbuhkan Jurnal Ilmiah di Lingkungan LLDIKTI Wilayah X

    Pengelolaan jurnal ilmiah tidak berhenti pada terbitnya artikel. Di balik setiap edisi, terdapat tata kelola, alur editorial, sumber daya manusia, infrastruktur, hingga kebijakan yang menentukan keberlanjutan jurnal. Hal tersebut menjadi fokus Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasional dan Internasional yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah X, Rabu (30/09), di Hotel Mercure Padang. Kegiatan yang diikuti pengelola jurnal dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah X, mencakup Sumatera Barat dan Jambi, ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola jurnal ilmiah. Salah satu pembicara yang hadir adalah Ir. Anisya, M. Kom, dosen Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP).Dalam kegiatan tersebut, Ir. Anisya membawakan materi bertajuk “Membangun Jurnal Ilmiah dari Nol: Fondasi, Tata Kelola, SDM, Infrastruktur, OJS, dan Kebijakan Editorial”. Materi ini mengajak peserta melihat pengelolaan jurnal secara lebih menyeluruh, bukan hanya dari sisi penerbitan, tetapi juga bagaimana membangun sistem yang mampu menjaga kualitas publikasi secara konsisten. Salah satu perhatian utama yang dibahas adalah pentingnya menjaga workflow editorial melalui Open Journal Systems (OJS) secara konsisten. Setiap tahapan perlu memiliki alur yang jelas, mulai dari penerimaan naskah, proses review, pengelolaan editor, hingga penerbitan. Konsistensi tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas hasil penelitian dari setiap penulis atau author secara berkelanjutan. Selain workflow, pengelola jurnal juga perlu memahami fondasi kelembagaan dan infrastruktur, termasuk surat keputusan, publisher, domain, cloud atau hosting, ISSN, DOI, email, serta OJS. Pemahaman terhadap struktur organisasi, pembagian peran, pemilihan editor dan reviewer, serta keberlanjutan sumber daya manusia turut menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola jurnal yang kuat.Sebagai keluaran pembelajaran, kegiatan ini menghasilkan blueprint pengelolaan jurnal yang dapat menjadi acuan implementasi di perguruan tinggi. Blueprint tersebut merangkum kebutuhan, tahapan, serta fondasi pengelolaan jurnal, sehingga peserta memiliki gambaran lebih terarah untuk membangun sistem pengelolaan yang transparan, konsisten, terukur, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan institusi. Penguatan kapasitas pengelola jurnal menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem penelitian yang berkualitas. Bagi Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, pengelolaan jurnal yang tertata bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi juga ruang untuk memastikan karya ilmiah dikelola secara profesional, mudah ditelusuri, dan memiliki peluang berkembang menuju visibilitas yang lebih luas. Created By Widia/Humas ...


  4. ITP dan Dinas SDA Bina Konstruksi Sumbar Buka Ruang Kerja Sama Pendidikan dan Peningkatan Kompetensi

    kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat. Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan audiensi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat pada Selasa, (29/09). Pertemuan ini membahas peluang kemitraan strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Rombongan ITP diterima langsung oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, Rifda Suriani, S.T., S.P., beserta jajaran. Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembahasan awal mengenai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan daerah, khususnya pada sektor sumber daya air dan infrastruktur. Rektor ITP Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi Wakil Rektor III Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study Dr. Fajrin, M.Si., membahas sejumlah peluang kerja sama akademik. Pembahasan mencakup penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengelolaan sumber daya air, infrastruktur kebencanaan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang kolaborasi yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan pembangunan di lapangan. Salah satu peluang yang mendapat perhatian ialah program magang dan kerja praktik mahasiswa, terutama pada bidang teknik sipil, sumber daya air, serta bidang keteknikan lain yang relevan dengan kebutuhan Dinas SDA dan Bina Konstruksi Sumbar. Selain penguatan pengalaman mahasiswa, kedua pihak juga melihat peluang pengembangan riset dan kajian teknis untuk mendukung efektivitas program pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan kajian berbasis persoalan aktual sekaligus memberikan kontribusi melalui rekomendasi dan inovasi yang bermanfaat.Dalam audiensi tersebut, Dinas SDA dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat menyambut baik peluang program magang, kerja praktik, serta penelitian mahasiswa ITP yang berfokus pada keahlian teknik sipil, sumber daya air, dan bidang teknik terkait. Kedua pihak selanjutnya sepakat menindaklanjuti pembahasan melalui penyusunan draf Nota Kesepahaman (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS). Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua Program Studi Teknik Sipil Magister ITP Ir. Leli Honesti, Ph.D., Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc., Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana Dwi Arini, M.T., Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Sarjana Vina Azatri, M.T., serta Staf Biro Kerja Sama dan Tracer Study Yolanda Wulandari, M.T. Kehadiran lintas program studi ini memperlihatkan luasnya potensi keilmuan ITP untuk dikolaborasikan dalam pembangunan daerah. Created By Widia/Humas   ...

  5. Pengalaman Lintas Budaya dan Jejaring Global, Warnai Perjalanan Student Mobility Engineer Muda Teknik Sipil ITP di Malaysia

    Memasuki minggu keenam program Student Mobility di Malaysia, empat Engineer Muda Teknik Sipil ITP terus memperluas pengalaman di Negeri Jiran. Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza tidak hanya mengikuti kegiatan akademik, tetapi juga berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Selama mengikuti program di INTI International University, Malaysia, para mahasiswa ITP terlibat dalam proses pembelajaran bersama mahasiswa lokal dan internasional. Lingkungan akademik yang interaktif dan multikultural memberi pengalaman baru bagi mahasiswa untuk beradaptasi, bertukar perspektif, sekaligus mengenal pola pembelajaran dalam suasana pendidikan tinggi yang lebih beragam. Pengalaman selama Student Mobility menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa untuk melihat dunia akademik dari perspektif yang lebih luas. Interaksi dengan mahasiswa lintas negara juga membuka ruang bagi mereka untuk membangun relasi, mengenal lingkungan dan budaya setempat, serta memahami keberagaman yang menjadi bagian dari pengalaman belajar di luar negeri.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong mahasiswa mendapatkan pengalaman yang tidak berhenti di ruang kelas. Program Student Mobility menjadi salah satu ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan lingkungan akademik internasional, sekaligus memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, adaptasi, dan jejaring global. Bagi keempat Engineer Muda Teknik Sipil tersebut, mengikuti Student Mobility bukan sekadar menjalani aktivitas perkuliahan di Malaysia. Pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa lokal dan internasional menjadi kesempatan untuk memperluas cara pandang terhadap dinamika global, termasuk perkembangan ekonomi dan bisnis yang dapat menjadi bagian dari wawasan mahasiswa menghadapi dunia profesional.Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini juga menjadi bagian dari langkah ITP mendorong internasionalisasi pendidikan. Pengalaman belajar lintas negara memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan baru, membangun koneksi internasional, serta mengembangkan kesiapan menghadapi dunia yang semakin terhubung dan membutuhkan kemampuan beradaptasi. Memasuki pekan keenam, perjalanan Student Mobility di INTI International University terus menjadi pengalaman berharga bagi Engineer Muda Teknik Sipil ITP. Selain memperkaya pengalaman akademik, program ini menjadi ruang untuk membangun relasi dan wawasan global, sekaligus menyiapkan mahasiswa agar mampu berkembang di tengah masyarakat internasional yang dinamis. Created By Widia/Humas   ...

ITP Highlight


pendidikan
Menuju World Class University 2040, Institut Teknologi Padang (ITP) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian yang inovatif, dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai salah satu pelopor penerapan program kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ITP juga berkonsentrasi dalam menyiapkan lulusan yang berkompeten di dunia kerja serta memiliki wawasan dan skill yang luas untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Penelitian
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan prioritas Institut Teknologi Padang (ITP) dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa, salah satunya melalui penelitian.Dengan melakukan penelitian inovatif secara kontinue, Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil meraih tiga kategori prestasi membanggakan di bidang penelitian dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Pengabdian Masyarakat
Mengabdi kepada masyarakat adalah hilirisasi dari penerapan pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Padang (ITP).Mahasiswa dan civitas akademika ITP melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengunjungi langsung lokasi pelaksanaan dan memberikan inovasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut.Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan oleh ITP menjadi salah satu bukti penerapan tri dharma perguruan tinggi yang berasal dari mahasiswa dan dosen ITP dan bermuara ke masyarakat.