Kuliah Tamu Prodi Teknik Informatika ITP Kaji Solusi Perancangan Software yang Berkualitas dan Adaptif bersama System Engineer Privy ID

13 Juni 2024
Profesi di bidang teknologi digital kian menarik bagi masyarakat Indonesia, minat generasi muda untuk meningkatkan diri lewat pendidikan dan pelatihan digital juga semakin tinggi. Oleh karena itu, Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Padang menggelar Kuliah Tamu dengan mengundang praktisi teknologi digital, M. Herwindra Berlian pada Kamis (13/06) secara daring melalui Zoom Meeting.Acara kuliah tamu dibuka langsung oleh Ketua Prodi Teknik Informatika ITP, Eva Yulianti, M.Cs, dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih atas kesediaan narasumber memberikan cakrawala pengetahuan praktis di dunia industri saat ini kepada para mahasiswa. “Kuliah tamu ini bertujuan untuk mengembangkan iklim pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif bagi mahasiswa Prodi Teknik Informatika ITP. Dengan menghadirkan praktisi, maka para mahasiswa mendapatkan pembelajaran aplikatif tentang keilmuan teknologi digital di skala dunia profesional ,” ungkap ia.Beliau juga menekankan eratnya kaitan antara teknologi dan Prodi Teknik Informatika, serta pentingnya kolaborasi antara dunia akademis dan praktis. Ketua Prodi juga menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi dari narasumber ahli. Memasuki acara utama yakni kuliah tamu yang dipandu oleh dosen pengampu mata kuliah Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Informatika ITP, Dede Wira Trise Putra, M.Kom. Pada awal sesi diperkenalkan profil narasumber, M. Herwindra Berlian seorang System Engineer dari Privy ID yang sudah berpengalaman di bidang Information Technologi, khususnya merupakan pakar Agile Software Development Practices.Pada kuliah tamu kali ini ia menyampaikan mengenai Practical Agile and DevOps in Industry. Agile merupakan pendekatan iteratif untuk mendukung project management dan software development yang berfokus pada kolaborasi, customer feedback, dan Kemampuan mengambil keputusan dengan cepat. “Metode Agile Development membantu tim developer merumuskan rancangan produk perangkat lunak yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Saat ini Agile dan DevOps telah banyak digunakan oleh Big Company Industri Teknologi Digital di Indonesia dan Global, “ jelas ia. Herwin menyampaikan bahwa untuk terjun di bidang teknologi digital, mahasiswa harus mengasah kemampuan dan wawasan yang selalu berkembang di dunia teknologi yang dinamis. Ia menambahkan mahasiswa disarankan untuk mengambil sertifikasi keahlian dan membangun portofolio sejak di bangku kuliah.“Saya berharap pengetahuan yang saya bagikan dalam kuliah tamu ini dapat membantu mahasiswa mencapai aspirasi karir baik di bidang DevOps, backend, frontend, dan bidang teknologi digital lainnya ,” tutup ia. Penyampaian narasumber yang atraktif dan komunikatif sehingga berhasil memikat perhatian dan membangun antusias para mahasiswa. Sehingga acara berlangsung menarik, dibuktikan dengan antusiasme mahasiswa peserta kuliah tamu yang mengajukan beberapa pertanyaan dan diskusi singkat.   Created By Widia/Humas   ...

Torehkan Prestasi Gemilang, Bayu Raih Juara Pertama di Ajang Kompetisi Ink dan Pixel 2024

13 Juni 2024
Kabar membanggakan kembali datang dari Mahasiswa Prodi Teknik Informatika Institut Teknologi Padang, Muhammad Maulana Bayu dalam ajang Kompetisi Ink dan Pixel 2024. Kali ini, Bayu berhasil menjadi jawara pada ajang Kompetisi Ink dan Pixel 2024, yang merupakan bagian dari rangkaian acara HMSI Event 2024 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Andalas. Sukses menaklukan peserta lainnya, Bayu menjelaskan bahwa karya desain poster yang mengantarkan menjadi pemuncak adalah poster yang bertajuk “Dampak Baik AI di Dunia Entrepreneurship”. Dalam karya poster ini bayu mengilustrasikan perbedaan antara Entrepreneurship Modern dengan Entrepreneurship Konvensional. “Senang dan bangga bisa mewakili ITP dalam ajang kompetisi ini, melalui ajang kompetisi ini saya mendapatkan berbagai pengalaman dan dapat membangun jejaring relasi baru dengan mahasiswa HMSI Unand. Hal ini bertujuan untuk mempererat sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan organisasi HMTI ITP kedepannya ,” ungkap Bayu. Dalam membuatkan karya poster pada ajang ini, bayu membutuhkan waktu dua hari mengulik informasi dan referensi yang akan menjadi materi poster. Bayu juga memanfaatkan bantuan teknologi-teknologi digital terkini yang menunjang perancangan karya posternya. Menyambung penuturannya, bayu menjelaskan bahwa dalam membuat karya poster ini ia berfokus pada informasi keterbacaan melalui visual. Dimana sasarannya adalah saat publik melihat desain poster yang ditampilkannya, publik sudah dapat menangkap informasi yang disampaikan melalui visualisasi objek. “Menurut saya di dalam dunia art creative design jam terbang adalah poin utamanya, semakin sering ia mengasah kemampuan desainnya maka semakin ia paham cara menghasilkan desain yang baik. Selain itu, penting juga bergabung dan berkonsultasi bersama komunitas art creative desain, “ tutur Bayu. Lebih lanjut, mahasiswa asal Jambi ini mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertamanya mengikuti dan berhasil meraih juara pertama pada ajang kompetisi desain poster. Sebelumnya pada November 2023 lalu, Bayu juga berhasil meraih prestasi sebagai juara 1 dalam lomba UI/UX Design Challenge yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Padang. “Dalam membuat sebuah karya harus dari hati, merancang karya harus sesuai dengan minat dan passion kita masing-masing. Tidak cukup lagi mahasiswa hanya berkutat di kampus, sekadar mendapat indeks prestasi kumulatif bagus, tetapi harus ditunjang dengan mencari pengalaman guna membantu kita memasuki dunia kerja yang dinamis, “ ujar ia. Bagi Bayu manajemen waktu adalah sendi penting dalam kehidupan, setiap hari bayu menulis kegiatan-kegiatan apa yang akan dilakukan tiap harinya. Agar setiap pekerjaan tercapai seluruhnya bayu memakai rumus “Kerjakan tugas besok itu hari ini dan kerjakan tugas hari ini sekarang, “. Terakhir, Bayu mengatakan dengan adanya pencapaian prestasi ini semakin memotivasi dirinya untuk mengikuti lomba-lomba dalam bidang serupa. Bayu juga berharap, agar mahasiswa mau mengeksplor potensi dirinya dan berkarya apapun bidangnya.   Created By Widia/Humas  ...

ITP Gulirkan Seleksi Penerima Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024, Komitmen Ikut Mencerdaskan Anak Bangsa

11 Juni 2024
Institut Teknologi Padang terus mengukuhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang mendukung tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Sebagai bentuk langkah proaktif ITP mewujudkan visi tersebut, ITP meluncurkan program penerimaan Beasiswa Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) ITP Tahun 2024. Peluang beasiswa ini terbuka bagi seluruh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan jenjang S1, Diploma 3, atau Diploma 4 di ITP yang memiliki keterbatasan ekenomi. Program Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024 bertujuan untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan secara finansial untuk melanjutkan pendidikan. Harapannya dengan adanya program ini akan mencetak talenta-talenta teknokrat unggul Indonesia dari ITP. Pendaftaran program beasiswa dibuka dari tanggal 11 Juni hingga 21 Juni 2024, bagi Mahasiswa/i ITP yang berminat, silahkan melengkapi berkas persyaratan pada laman pendaftaran di bawah ini :Link Pendaftaran Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024Link Pendaftaran Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024Pengumuman Seleksi Penerimaan Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024Created By Widia/Humas ...

Berita Lain


  1. Menuju Pembangunan Berkelanjutan, Fakultas Vokasi ITP Gandeng Kelurahan Bungo Pasang Rancang Desa Binaan Berbasis Pendekatan Multi-Sektoral

    Sebagai institusi yang menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Institut Teknologi Padang melalui Fakultas Vokasi ITP menyelenggarakan penjajakan kerja sama dengan pemerintah Kelurahan Bungo Pasang, dalam kerangka pengabdian kepada masyarakat melalui program Desa Binaan. Program ini merupakan langkah strategis Fakultas Vokasi ITP dalam membantu masyarakat menyelesaikan masalah mereka melalui pendekatan multisektoral. Kunjungan yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Vokasi ITP, Mulyati, M.T., diterima oleh Marianis selaku Kasi Tata Pemerintahan Kelurahan Bungo Pasang yang didampingi Adi Yaman selaku salah satu Staf Pemerintahan Kelurahan Bungo Pasang, di Kantor Kelurahan Bungo Pasang, Jumat (07/06). Dalam kegiatan kunjungan ini, Dekan Dekan Fakultas Vokasi ITP turut didampingi oleh Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik, Asnal Effendi, S.T., M.T., Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung, Misbah, M.T., dan staf Biro Humas, Kerja Sama, dan Promosi ITP, Elsa Indah Sari, S.Kom. Pada sesi diskusi, kedua belah pihak membicarakan potensi kegiatan kerja sama yang akan dilaksanakan baik di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan peluang kerja sama lainnya. Marianis menyambut baik jalinan kerja sama dengan ITP, ia menyampaikan apresiasi besar terkait gagasan ITP dalam menumbuhkan kawasan binaan. Ia mengatakan dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada, Kelurahan Bunga Pasang memiliki tantangan melaksanakan pembangunan, sehingga butuh sinergi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.“Saya yakin ITP adalah perguruan tinggi yang sangat inovatif dan berkualitas, dan ini adalah kerja sama yang bukan saja baik, tetapi juga mulia karena membawa dampak langsung kepada masyarakat. Selain itu program desa binaan ini juga membangun keunggulan kompetitif Kelurahan Bunga Pasang dalam hal penerapan dan pengaplikasian teknologi “ ungkap ia. Lebih lanjut, Dekan Fakultas Vokasi ITP menyampaikan bahkan ITP secara aktif dan berkelanjutan senantiasa ikut serta dalam memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat. Ia menambahkan Program Desa Binaan ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi mereka dengan memfasilitasi akses warga ke informasi dan pengetahuan.Ia menuturkan program ini memberdayakan masyarakat desa untuk mengoptimalkan potensi mereka untuk memanfaatkan sumber dayanya. Sebagai instansi pendidikan, ITP mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berdasarkan penerapan Teknologi Tepat Guna dengan mengutamakan Sains, Teknologi, Seni, dan Budaya. “Perguruan Tinggi juga bertanggung jawab dan berperan penting dalam menyelesaikan berbagai masalah yang muncul di masyarakat. Oleh karena itu, melalui Program Desa Binaan ini ITP merancang program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di  Kelurahan Bunga Pasang, “ tutur ia.Harapannya jalinan kerja sama ini dapat mendukung pembangunan dan pelayanan di Kelurahan Bungo Pasang. Serta kedepannya, ITP akan merancang Program Desa Binaan menjadi potensi tumbuh dari research university menjadi innovative university, agar semua potensi ITP yang relevan dengan isu strategis di masyarakat dapat dimanfaatkan untuk berkreasi dan berinovasi.   Created By Widia/Humas           ...


  2. Daftar PMB ITP Lebih Cepat, Biaya Daftar Ulang Lebih Hemat

    Institut Teknologi Padang (ITP) kembali membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2024/2025. Bagi calon mahasiswa baru ITP yang mendaftar pada gelombang pertama (sekarang hingga 28 juni 2024) berkesempatan mendapatkan diskon pendaftaran ulang sebesar Rp 1 juta. Perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Teknologi Padang ini menawarkan pendidikan berkualitas unggulan bagi para mahasiswanya, baik dari aspek sarana prasarana, tenaga dosen, dan kurikulum yang terintegrasi dengan dunia profesional. Tersedia juga diskon istimewa bagi calon mahasiswa yang merupakan anak kandung alumni yaitu diskon pendaftaran ulang sebesar Rp 500 ribu. Selain itu, bagi calon mahasiswa yang berdomisili sekitar Nanggalo dan Koto Tangah juga tersedia diskon menarik berupa diskon daftar ulang sebesar Rp 500 ribu, dimana diskon tidak berlaku kelipatan. Bagi calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2024/2025 dapat mendaftar ke ITP dengan memanfaatkan beragam diskon pendaftaran yang ditawarkan, serta memperhatikan periode waktu dan jalur pendaftaran. Untuk pendaftaran dapat dilakukan secara online dengan mengakses laman spmb.itp.ac.id. Institut Teknologi Padang juga memberikan kemudahan kepada calon mahasiswa saat membayar biaya kuliah, yakni calon mahasiswa dapat membayar biaya kuliah dalam 3 kali pembayaran. Pilihan pembayaran sudah tersedia di sistem yang sudah disiapkan saat melakukan pendaftaran ulang, sehingga memudahkan para calon mahasiswa. Lebih lanjut, selain kemudahan dalam proses pendaftaran dan pembayaran UKT. Seleksi calon mahasiswa baru jalur reguler lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat diambil dari nilai rata-rata rapor semester 5 di kelas XII. Hal ini membuktikan komitmen ITP dalam memberikan akses layanan pendidikan terjangkau, unggul, dan berkualitas. ITP memiliki 10 Program Studi unggulan yang dapat dipilih calon mahasiswa sesuai dengan minat dan bakat mereka. ITP juga memiliki dua lokasi kampus, yakni Kampus I di Jalan Gajah Mada, Kandis Nanggalo dan kampus II di Jalan DPR By Pass, Kelurahan Aia Pacah, Koto Tangah Padang. Dengan visi menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional atau “World Class University” pada tahun 2040, ITP telah dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi teknik favorit dan unggulan di wilayah Sumatera. Prestasi-prestasi gemilang telah diraih hingga dari dari tingkat daerah, regional, bahkan hingga tingkat nasional. Bagi calon mahasiswa yang menginginkan pendidikan yang berkualitas dengan kurikulum yang terintegrasi dengan dunia industri dan pendidikan karakter, ITP bisa jadi pilihan. Created By Widia/Humas     ...


  3. Siap Menyongsong Era Konstruksi Digital, Talenta Engineer Muda Teknik Sipil ITP Gelar Pelatihan Teknologi BIM Bersama Pakar Nasional

    Dalam rangka memulai gerakan kesadaran digitalisasi sebagai sendi dan cara kerja baru dunia konstruksi, Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang menyelenggarakan Pelatihan Building Information  Modeling (BIM) Pemodelan Konstruksi Jalan bersama pakar BIM Nasional. Kegiatan ini digelar secara luring selama dua hari dimulai dari tanggal 01 hingga 02 Juni 2024 bertempat di Aula Gedung D Kampus I ITP.Dalam sambutannya Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T, IPM menyampaikan di era globalisasi transformasi digital menjadi kunci utama dalam memacu perkembangan berbagai sektor industri, termasuk industri konstruksi. Teknologi Aplikasi BIM merupakan sistem atau teknologi yang revolusioner dalam dunia konstruksi, saat ini teknologi BIM telah mulai digunakan pada proyek-proyek strategis yang ada di Indonesia. “Dalam pelatihan ini mahasiswa akan mempelajari pemodelan konstruksi jalan secara 3 dimensi yang sekaligus dapat menghasilkan volume konstruksi jalan secara akurat dan aktual, “ ungkap Rektor ITP.Dengan mengundang pakar BIM Nasional, Bhima Dhanardono, ST.,M.Eng., pelatihan ini bertujuan mendorong pengembangan kualitas dan peningkatan keterampilan mahasiswa terutama di bidang konstruksi digital. “BIM merupakan salah satu teknologi di bidang AEC (Architecture, Engineering and Construction) yang mampu mengintegrasikan seluruh informasi di dalam proyek pembangunan dalam model 3 dimensi yang komprehensif. Hal itu dilakukan dengan pemodelan dinamis dan real time tiga dimensi dengan memanfaatkan sistem berbasis data, “ ujar ia.Lebih lanjut Instruktur BIM dari Powerindo Training ini menjelaskan pengaplikasian teknologi BIM memberikan kemampuan untuk menggabungkan data dari berbagai disiplin ilmu. Sehingga membantu para profesional konstruksi untuk bekerja lebih efisien, efektif, terintegrasi, dan meminimalisir kecelakaan kerja. Pelatihan ini memfokuskan peserta pada pembuatan model struktur 3D dengan menggunakan Software Autodesk Civil 3D, salah satu software BIM spesialis infrastruktur yang umum digunakan oleh Badan Usaha Jasa Konstruksi.  Pada pelatihan ini peserta juga belajar bagaimana menghasilkan Bill of Quantity (BoQ) dan Design Engineering Detail (DED) dari model BIM yang mereka buat. Ini adalah keterampilan penting yang akan membantu peserta menjadi lebih kompeten di dunia konstruksi. Penguasaan keterampilan Teknologi BIM di tingkat mahasiswa merupakan bentuk komitmen Prodi Teknik Sipil ITP yang secara aktif mendukung percepatan transfer skills. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong lahirnya talenta-talenta unggul yang menguasai teknologi dan konstruksi, khususnya SDM profesional yang kompeten dalam menguasai teknologi BIM. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat mempercepat persiapan mahasiswa untuk menjadi tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi dunia konstruksi yang semakin modern dan canggih. Serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi bersama menciptakan masa depan industri konstruksi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.   Created By Widia/Humas ITP   ...


  4. Prodi Teknik Geodesi ITP Gelar Kuliah Tamu Mengupas Pentingnya Informasi Geospasial di Abad ke 21 bersama Pakar dari ITB

    Dalam rangka implementasi jalinan kerja sama antara Institut Teknologi Padang dan Institut Teknologi Bandung, Prodi Teknik Geodesi ITP menyelenggarakan Kuliah Tamu yang bertajuk “Peran Teknik Geodesi dan Geomatika dalam penelitian dan pendidikan tinggi di Indonesia, pada Kamis (30/05) bertempat di Aula Gedung D ITP. Pelaksanaan Kuliah Tamu ini merupakan bagian dari rangkaian Hibah Program Kompetensi Kampus Merdeka (PKKM) yang diraih oleh Prodi Teknik Geodesi ITP.Dalam sambutannya, Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, S.T., M.T, IPM mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran para narasumber ke ITP. Beliau juga berpesan agar mahasiswa Teknik Geodesi ITP memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu dari para pakar guna meningkat wawasan akademik, terutama di bidang teknologi geospasial. “Pelaksanaan Kuliah Tamu ini bertujuan mengasah pemahaman akademik mahasiswa di bidang geospasial. Sebagaimana kita ketahui bersama perkembangan teknologi informasi geospasial sangat pesat dalam beberapa kurun waktu terakhir, sehingga penting bagi mahasiswa untuk memperkuat pengetahuan akademik dan softskill nya agar bisa berdaya saing di dunia profesional ,” ujar ia. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa data geospasial merupakan salah satu elemen penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Sehingga, talenta Teknik Geodesi yang terampil sangat dibutuhkan untuk menyajikan data informasi geospasial yang akurat, valid, dan terkini. “Dalam kurun waktu 22 tahun sebagai salah satu Prodi termuda di ITP, Prodi Teknik Geodesi ITP telah mengukir berbagai prestasi yang membanggakan. Yang terbaru, Prodi Teknik Geodesi ITP berhasil lulus Tahun Kedua pada Hibah Pendanaan PKKM dari Kemendikbud Ristekdikti RI. Harapannya mahasiswa dapat meningkatkan potensi diri melalui program magang industri dan Student Exchange ,” ungkap Rektor.Acara dilanjutkan dengan serah terima dokumen kerja sama dari Rektor ITP kepada Dr. Ir. Dina Anggreni Sarsito, S.T., M.Si selaku perwakilan dari Teknik Geodesi dan Geomatika ITB. Kemudian dilakukan penyerahan cinderamata antara kedua belah pihak. Selanjutnya, acara memasuki agenda utama yaitu penyampaian materi oleh narasumber yang merupakan dosen dan pakar dari Teknik Geodesi dan Geomatika ITB. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Ir. Dina Anggreni Sarsito, S.T., M.Si, beliau menjelaskan tentang pengaruh gerakan tektonik terhadap struktur bumi.Gerakan tektonik adalah proses gerakan kerak bumi yang menyebabkan tinggi rendahnya permukaan bumi. Gerakan tektonik bisa mempengaruhi permukaan bumi karena gerakan tersebut menimbulkan retakan, lipatan, lekukan, dan patahan. “Gerakan tektonik secara konvergen dapat menimbulkan dampak-dampak pada permukaan bumi, diantaranya ialah terbentuknya palung samudera, terbentuknya gunung berapi, dan lain-lain. Hal ini berpengaruh pada penampakan permukaan bumi yang lebih dinamis ,” jelas ia.Materi kedua dilanjutkan oleh Brian Bramanto, Ph.D, dimana ia menjelaskan tentang Konsep dan Aplikasi Gaya Berat dalam bidang kebumian. Pada awal penyampaiannya, ia menjelaskan tentang tiga pilar Geodesi, yaitu Penentuan Posisi, Gaya Berat (Geoid), dan Variasi terhadap Waktu.Dalam paparannya, ia menuturkan Gaya Berat (Geoid) adalah resultan dari gaya gravitasi Bumi dan gaya sentrifugal. Geoid adalah bidang ekipotensial yang paling berhimpit dengan MSL (Mean Sea Level). Geoid menggantikan MSL sebagai datum vertikal karena MSL dipengaruhi oleh faktor lokal seperti pengaruh meteorologi, oseanografi, hidrologi, dan astronomik. Dalam acara yang dipandu oleh salah seorang dosen Teknik Geodesi ITP, Ilham Armi, M.T dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dengan narasumber. Mahasiswa terlihat sangat antusias dalam menerima, menimba, dan menabung ilmu dari kedua narasumber.Harapan melalui Kuliah Tamu ini mahasiswa dapat memperdalam pengetahuan mereka mengenai struktur muka bumi dan konsep Gaya Berat. Selain itu, Kuliah Tamu ini juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan wawasannya tentang teknologi informasi data geospasial terkini. Created By Widia/Humas ...

  5. Perkuat Integrasi Pendidikan Tinggi dan Dunia Profesional, Prodi Teknik Lingkungan ITP Gelar Kunjungan Industri ke PDAM Kota Padang

    Dalam rangka mempererat integrasi antara pendidikan tinggi dan dunia profesional, Prodi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang melakukan Kunjungan Industri ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, Rabu (22/05). Kunjungan industri ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta memberikan pengalaman praktis tentang sistem pengolahan serta pendistribusian air minum, terutama di Kota Padang. Kedatangan para mahasiswa disambut hangat oleh Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Andri Satria, S.T.,M.T didampingi oleh Manajer SDM PDAM Kota Padang, Alfitra ,S.E., M.M., dan Manajer Distribusi PDAM Kota Padang, Jamaris, A.Md di Ruang Rapat PDAM Kota Padang. Rombongan Tim Prodi Teknik Lingkungan ITP disuguhi makanan dan difasilitasi untuk sharing session bersama Direktur Teknik PDAM Kota Padang. Beliau menyampaikan bahwa menjadi suatu kehormatan bagi PDAM Kota Padang menjadi rujukan kuliah lapangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITP. “Sebelumnya kami mengucapkan selamat datang atas kehadiran Tim Teknik Lingkungan ITP, saat ini kami sebagai Badan Publik senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Termasuk dalam hal memfasilitasi para insan akademik untuk menggali wawasan profesional, terutama di bidang sistem pendistribusian air minum, “ ungkap ia. Beliau juga menuturkan PDAM Kota Padang juga terbuka dalam pelaksanaan program-program kerja sama yang dapat meningkatkan mutu lulusan pendidikan tinggi, seperti Kerja Praktek, Riset Bersama, dan Pengabdian Masyarakat. Hal ini sebagai bentuk implementasi dari MoU yang telah ditandatangani antara ITP dan PDAM Kota Padang. “Saat ini kami berfokus pada peningkatan pelayanan publik, sehingga kami mendorong kolaborasi bersama para akademisi untuk mengembangkan inovasi dalam pengolahan dan pendistribusian air minum. Kerja sama ini juga membuka peluang untuk menyerap Sumber Daya Manusia (SDM) terampil dari Teknik Lingkungan ITP ,” ujar Beliau. Menyambut kesempatan kerja sama yang disampaikan oleh Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si. menuturkan komitmen ia dalam membangun budaya riset mengidentifikasi area kepakaran atau keahlian, terutama dalam pengembangan kapasitas dan kemampuan SDM di bidang lingkungan. “Saya mewakili Prodi Teknik Lingkungan ITP mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan layanan yang diberikan oleh PDAM Kota Padang. Kami sangat mengapresiasi peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh PDAM Kota Padang, semoga dengan adanya kegiatan ini semakin mempererat jalinan kerja sama antara ITP dan PDAM Kota Padang dimasa mendatang ,” ujar ia. Ka. Prodi berharap melalui program kunjungan industri ini membentuk ekosistem yang mendukung peningkatan produktivitas talenta-talenta muda, terutama di bidang lingkungan. Harapannya kunjungan industri ini memberikan pengetahuan dan perspektif baru kepada mahasiswa mengenai sistem pengolahan dan pendistribusian air minum di lapangan. “Harapannya melalui kunjungan industri ini semakin mendorong keselarasan pendidikan tinggi dengan dunia profesional lewat sinkronisasi kurikulum. Sehingga pendidikan tinggi dapat merancang kurikulum, proses pembelajaran, hingga sarana prasarana sesuai dengan kebutuhan industri ,” tutur ia. Agenda sharing session ditutup dengan penyerahan cendera mata antara Direktur Teknik PDAM Kota Padang dengan Ka.Prodi Teknik Lingkungan ITP, disaksikan oleh seluruh peserta yang terdiri dari Tim PDAM Kota Padang, seluruh dosen Teknik Lingkungan ITP, yakni Vina Azatri, M.T., Nelvidawati, M.T.., Nurmeizon Saleh, M.Si., serta 25 mahasiswa Teknik Lingkungan ITP. Dalam kunjungan lapangan, Tim Prodi Teknik Lingkungan ITP didampingi oleh Manajer Distribusi PDAM Kota Padang, Jamaris, A.Md mengunjungi District Metered Area (DMA) Taruko,Kuranji. DMA adalah area yang terisolasi yang memungkinkan untuk melakukan pemantauan jumlah air untuk menganalisis tingkat kehilangan air. Doni Lukman, selaku tim Analisa jaringan PDAM Kota Padang menjelaskan DMA Taruko telah memanfaatkan teknologi pendistribusian air selama 24 jam yang dikenal dengan metode Inline Booster Pump (IBP). Penggunaan IBP bertujuan untuk monitoring debit dan tekanan dalam rangka pengendalian kehilangan air. “Pemanfaatan metode IBP merupakan upaya preventif mengantisipasi tekanan yang tinggi dapat mengakibatkan pipa menjadi pecah, sehingga terjadi kebocoran terutama pada pipa yang memiliki diameter kecil. Monitoring dilakukan secara online karena terdapat sensor dan data logger di input DMA , ” ujar Doni. Setelah mengunjungi lokasi DMA Taruko, rombongan Prodi Teknik Lingkungan ITP diajak mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Intake yang berada di Sungai Guo, Kuranji. Lokasi ini merupakan sumber air bahan bahan baku utama air minum PDAM Kota Padang. Harapannya kunjungan lapangan ini dapat membangun self empowerment di kalangan mahasiswa, sebagai salah satu kompetensi yang dibutuhkan dalam insan profesional masa depan. Selain itu, mahasiswa dapat mempelajari hard competency dan soft competency yang dibutuhkan oleh dunia profesional. Created By Widia/Humas ...

ITP Highlight


Menuju World Class University 2040, Institut Teknologi Padang (ITP) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian yang inovatif, dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai salah satu pelopor penerapan program kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ITP juga berkonsentrasi dalam menyiapkan lulusan yang berkompeten di dunia kerja serta memiliki wawasan dan skill yang luas untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan prioritas Institut Teknologi Padang (ITP) dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa, salah satunya melalui penelitian.Dengan melakukan penelitian inovatif secara kontinue, Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil meraih tiga kategori prestasi membanggakan di bidang penelitian dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Mengabdi kepada masyarakat adalah hilirisasi dari penerapan pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Padang (ITP).Mahasiswa dan civitas akademika ITP melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengunjungi langsung lokasi pelaksanaan dan memberikan inovasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut.Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan oleh ITP menjadi salah satu bukti penerapan tri dharma perguruan tinggi yang berasal dari mahasiswa dan dosen ITP dan bermuara ke masyarakat.