Fauzan Ismail, Ph.D, Dosen Teknik Elektro ITP Kembangkan Teknologi Listrik Cerdas Berbasis Energi Terbarukan

- 28 Agustus 2026

Kebutuhan energi yang semakin besar menuntut sistem kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga efisien dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Tantangan tersebut menjadi ruang riset bagi Fauzan Ismail, Ph.D, dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Padang, yang mengembangkan teknologi listrik cerdas untuk mendukung sistem energi berkelanjutan. Ketertarikan Fauzan Ismail terhadap dunia teknik tumbuh sejak bangku SMP dan SMA. Minat tersebut semakin kuat ketika menempuh S1 Teknik Elektro di Universitas Andalas dan dipercaya menjadi Asisten Laboratorium Kendali. Pengalaman di laboratorium menjadi titik awal yang membentuk rasa ingin tahu, budaya eksplorasi, dan ketertarikannya terhadap dunia penelitian. Perjalanan akademiknya kemudian berkembang ke tingkat internasional. Pada 2011, beliau menyelesaikan pendidikan Electrical Engineering di Universiti Malaya, Malaysia, sebelum meraih gelar PhD pada 2024 di UM Power Energy Dedicated Advanced Centre, Universiti Malaya. Saat ini, beliau melanjutkan kiprah riset sebagai Postdoctoral Research Fellow dengan fokus pada inverter berteknologi Gallium Nitride (GaN).Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian yang menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Salah satu fokus riset Fauzan Ismail adalah elektronika daya, sistem kendali, smart grid, serta pemanfaatan semikonduktor GaN untuk menciptakan sistem konversi energi yang lebih efisien dan stabil. Penelitian beliau juga diarahkan pada pengembangan teknologi mikroinverter berbasis fotovoltaik. Teknologi ini memungkinkan energi dari panel surya dikonversi secara lebih efisien untuk kemudian disalurkan ke jaringan listrik secara stabil. Riset tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem energi yang lebih adaptif sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan. Dedikasi terhadap riset turut mengantarkan Fauzan Ismail dipercaya memimpin berbagai hibah penelitian nasional serta menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi, termasuk IEEE Access. Bagi beliau, penelitian bukan sekadar menghasilkan publikasi, melainkan proses untuk menghadirkan solusi teknologi yang dapat menjawab persoalan efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan energi. Perjalanan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa inovasi lahir dari rasa ingin tahu yang terus dipelihara. Fauzan Ismail mendorong generasi muda untuk berani memulai riset dari persoalan sederhana, membangun kebiasaan membaca dan berpikir kritis, serta menjadikan kegagalan eksperimen sebagai bagian dari proses belajar. Dari ruang riset, teknologi listrik cerdas terus dikembangkan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Created By Widia/Humas ...

Berita Terbaru
Image

Kebutuhan energi yang semakin besar menuntut sistem kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga efisien dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Tantangan tersebut menjadi ruang riset bagi Fauzan Ismail, Ph.D, dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Padang, yang mengembangkan teknologi listrik cerdas untuk mendukung sistem energi berkelanjutan. Ketertarikan Fauzan Ismail terhadap dunia teknik tumbuh sejak bangku SMP dan SMA. Minat tersebut semakin kuat ketika menempuh S1 Teknik Elektro di Universitas Andalas dan dipercaya menjadi Asisten Laboratorium Kendali. Pengalaman di laboratorium menjadi titik awal yang membentuk rasa ingin tahu, budaya eksplorasi, dan ketertarikannya terhadap dunia penelitian. Perjalanan akademiknya kemudian berkembang ke tingkat internasional. Pada 2011, beliau menyelesaikan pendidikan Electrical Engineering di Universiti Malaya, Malaysia, sebelum meraih gelar PhD pada 2024 di UM Power Energy Dedicated Advanced Centre, Universiti Malaya. Saat ini, beliau melanjutkan kiprah riset sebagai Postdoctoral Research Fellow dengan fokus pada inverter berteknologi Gallium Nitride (GaN).Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian yang menjawab kebutuhan teknologi masa depan. Salah satu fokus riset Fauzan Ismail adalah elektronika daya, sistem kendali, smart grid, serta pemanfaatan semikonduktor GaN untuk menciptakan sistem konversi energi yang lebih efisien dan stabil. Penelitian beliau juga diarahkan pada pengembangan teknologi mikroinverter berbasis fotovoltaik. Teknologi ini memungkinkan energi dari panel surya dikonversi secara lebih efisien untuk kemudian disalurkan ke jaringan listrik secara stabil. Riset tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem energi yang lebih adaptif sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan. Dedikasi terhadap riset turut mengantarkan Fauzan Ismail dipercaya memimpin berbagai hibah penelitian nasional serta menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi, termasuk IEEE Access. Bagi beliau, penelitian bukan sekadar menghasilkan publikasi, melainkan proses untuk menghadirkan solusi teknologi yang dapat menjawab persoalan efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan energi. Perjalanan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa inovasi lahir dari rasa ingin tahu yang terus dipelihara. Fauzan Ismail mendorong generasi muda untuk berani memulai riset dari persoalan sederhana, membangun kebiasaan membaca dan berpikir kritis, serta menjadikan kegagalan eksperimen sebagai bagian dari proses belajar. Dari ruang riset, teknologi listrik cerdas terus dikembangkan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Created By Widia/Humas ...

28 Agustus 2026 #dosen #fakultas-teknik #publikasi #teknik-elektro #webometrics
Image

Penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah terus menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjawab tantangan lingkungan. Pada Rabu (26/08), Institut Teknologi Padang melakukan kunjungan kemitraan ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat untuk membahas peluang kerja sama strategis dan pengembangan kapasitas aparatur. Delegasi ITP dipimpin Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Marketing, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., didampingi Kepala Biro Humas, Kerja Sama, dan PMB, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Vina Azatri, M.T., serta Staf Publikasi, Widia Afrianti, S.Si. Kehadiran tim menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan ITP. Rombongan ITP disambut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, S.Hut., M.H., didampingi Kepala Bidang Tata Lingkungan, Andi Irawan, S.T., M.T. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas berbagai potensi sinergi yang dapat dikembangkan antara ITP dan DLH Sumbar, khususnya dalam bidang lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia.Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah peluang studi lanjut bagi aparatur sipil negara di lingkungan DLH Sumbar. ITP memperkenalkan kesempatan peningkatan kualifikasi akademik melalui program pendidikan yang relevan, sehingga ASN dapat mengembangkan kompetensi dan kapasitas profesional untuk mendukung pelaksanaan tugas di bidang lingkungan. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan dengan kompetensi akademik. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong penguatan sumber daya manusia sekaligus membuka peluang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menjawab persoalan lingkungan daerah. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Program Studi Teknik Lingkungan ITP dalam mendukung kebutuhan sektor lingkungan. Melalui kolaborasi yang terarah, perguruan tinggi dapat berperan dalam pengembangan pengetahuan, peningkatan kompetensi aparatur, serta menghadirkan gagasan dan solusi yang relevan dengan tantangan pengelolaan lingkungan.Tidak hanya berdiskusi di ruang pertemuan, delegasi ITP juga diajak melihat secara langsung sejumlah program pengelolaan sampah yang dikembangkan DLH Provinsi Sumatera Barat. Beberapa di antaranya berupa pengolahan sampah menggunakan komposter serta budidaya maggot. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai upaya pengurangan dan pemanfaatan sampah dari sumbernya. Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan antara ITP dan DLH Sumbar, khususnya dalam pengembangan teknologi dan inovasi pengelolaan lingkungan. Praktik pengelolaan sampah yang telah dikembangkan dapat menjadi referensi untuk memperkuat riset, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan teknologi tepat guna yang relevan dengan kebutuhan daerah.   Created By Widia/Humas   ...

26 Agustus 2026 #fakultas-teknik #kerja-sama #publikasi #teknik-lingkungan #webometrics
Image

Dunia teknik sipil tidak hanya berbicara tentang beton, baja, gambar kerja, atau hitungan struktur. Di balik setiap bangunan yang berdiri kokoh, ada tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan kebermanfaatannya. Prinsip inilah yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan Ir. Agus, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., sebagai dosen sekaligus praktisi teknik sipil. Pengalaman profesionalnya dimulai sejak berada di bangku perguruan tinggi dan terus berkembang melalui berbagai proyek strategis. Ia pernah dipercaya menjadi Team Leader manajemen konstruksi, perencana, pengawas, hingga tenaga ahli dalam sejumlah proyek di Sumatera Barat. Rekam jejak tersebut mencakup pembangunan fasilitas pendidikan, pemerintahan, laboratorium, rumah susun, hingga infrastruktur pelayanan publik. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah keterlibatannya dalam pemulihan pascabencana gempa Sumatera Barat. Dalam situasi penuh tekanan, ia bersama tim harus memastikan proses rekonstruksi berjalan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan. Setiap evaluasi struktur menuntut ketelitian tinggi, sebab kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap keamanan masyarakat. Bagi Ir. Agus, pengalaman lapangan tidak berhenti ketika proyek selesai. Pengetahuan yang diperoleh justru menjadi bekal penting untuk dibagikan kepada generasi berikutnya. Selama lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai akademisi, ia memadukan pengalaman sebagai konsultan dengan proses pembelajaran di Institut Teknologi Padang, membentuk mahasiswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu berpikir praktis. Komitmen tersebut berjalan seiring dengan kiprahnya dalam pengembangan profesi. Ia dipercaya sebagai Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung di sejumlah daerah, sekaligus aktif dalam organisasi profesi dan sertifikasi kompetensi. Semangat menghadirkan standar keahlian tersebut menjadi bagian dari karakter pendidikan di Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, yang mendorong mahasiswa memiliki fondasi akademik kuat sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja. Menurut Ir. Agus, menjadi insinyur tidak cukup hanya dengan menguasai rumus. Industri membutuhkan lulusan yang memahami konsep, mampu membaca persoalan, memiliki logika berpikir kuat, serta menjunjung tinggi etika profesi. Karena itu, pendidikan teknik harus mampu melahirkan manusia yang siap menghadapi persoalan nyata, bukan sekadar menyelesaikan soal di ruang kelas. Pesan itu terangkum dalam filosofi yang terus ia pegang: “Mata Guru, Roha Sisian.” Baginya, setiap pengalaman adalah ruang untuk belajar dan setiap keputusan harus dipertimbangkan dengan hati nurani. Sebab sebelum membangun struktur yang tinggi, seorang calon insinyur harus terlebih dahulu membangun dirinya. Setiap bangunan membutuhkan fondasi, begitu pula masa depan. Created By Widia/Humas   ...

24 Agustus 2026 #dosen #fakultas-teknik #publikasi #teknik-sipil #webometrics
Image

Penguatan kemitraan antarlembaga pendidikan menjadi langkah penting untuk memperluas manfaat akademik dan menjawab kebutuhan dunia industri. Pada Jumat (21/8/2026), delegasi Institut Teknologi Padang melakukan kunjungan kemitraan ke Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang untuk membahas peluang kerja sama strategis antara kedua institusi. Delegasi ITP dipimpin Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM, ASEAN. Eng., APEC Eng., didampingi Kepala Biro Humas, Kerja Sama, dan PMB, Dr. Herix Sonata MS, M.Si. Turut hadir Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Vina Azatri, M.T., serta dua dosen Teknik Lingkungan, Nurmeizon Saleh, M.Si., dan Ir. Nelvidawati, M.T. Rombongan ITP disambut oleh Direktur Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang, Dr. Isra Mouludi, M.Kom., beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka sebagai ruang untuk bertukar gagasan sekaligus membahas peluang pengembangan kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi. Pembahasan kerja sama strategis tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan tinggi di Kota Padang. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat membuka ruang pengembangan kegiatan akademik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta berbagai program lain yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan industri. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus membangun kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan dan dunia industri. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen ITP untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif, memperluas jejaring akademik, serta mendorong terciptanya peluang kolaborasi yang berdampak bagi mahasiswa dan masyarakat. Kunjungan kemitraan ini juga menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai kompetensi yang dimiliki kedua institusi. Dengan latar belakang pendidikan teknologi dan keteknikan, peluang sinergi dapat dikembangkan melalui program yang mendukung pembelajaran, pengembangan keilmuan, serta peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja. Pertemuan ITP dan Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. Sinergi antarlembaga pendidikan diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan teknologi di Sumatera Barat sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, industri, dan masyarakat. Created By Widia/Humas   ...

21 Agustus 2026 #fakultas-teknik #kerja-sama #publikasi #teknik-lingkungan #webometrics
Image

Hubungan internasional Institut Teknologi Padang (ITP) kembali memasuki babak baru. Dalam rangkaian Program ITP Goes to Asia, Fakultas Teknik ITP dan INTI International University Malaysia resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia, Selasa (18/08). Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik ITP, Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM, ASEAN. Eng., APEC Eng., bersama Dean of Faculty of Engineering and Quantity Surveying INTI International University, Assoc. Prof. Ir. Dr. Chuah Keng Hoo. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik ITP di tingkat internasional.Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Marketing ITP, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Dr. Siti Khadijah Mohd Nasrah selaku Regional Head di International Relations and Collaborations Centre (IRCC) INTI International University. Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan akademik kedua institusi, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Diskusi yang berlangsung juga membahas implementasi program student mobility, pertukaran pelajar, serta kerja sama riset lintas negara. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan berdaya saing global. Melalui kemitraan dengan INTI International University, mahasiswa dan dosen memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi akademik dalam lingkungan internasasional.Momentum ini juga menjadi awal perjalanan empat mahasiswa Teknik Sipil ITP yang mengikuti Program ITP Goes to Asia, yakni Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza. Selama berada di Malaysia, mereka akan mengikuti kegiatan akademik, memperluas wawasan budaya, serta membangun jejaring bersama mahasiswa internasional. Kolaborasi yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan berkembang menjadi berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. Pertukaran pelajar, riset bersama, hingga pengembangan inovasi menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi ITP sebagai kampus yang aktif berkolaborasi di tingkat global. Melalui Program ITP Goes to Asia 2026, Institut Teknologi Padang kembali menegaskan visinya untuk mencetak engineer yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif internasional, kemampuan adaptasi lintas budaya, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin terhubung secara global. Created By Widia/Humas   ...

18 Agustus 2026 #diktiberdampak #fakultas-teknik #internasional #kerja-sama #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-sipil #webometrics