Teknik Lingkungan ITP Sosialisasi Peduli Sungai

- 02 November 2022

Program Studi Teknik Lingkungan ITP sarjana, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peduli Sungai Batang Arau Padang. Sosialisasi ini ditujukan kepada sekolah-sekolah yang ada di sepanjang bantaran sungai. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 29 Oktober 2022 ini, terlaksana atas prakarsa berbagai pihak, diantaranya,  German Cooperation, Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH Jerman, Stadt Hildesheim Jerman, Pemerintah Kota Padang, Arbeitkreis Padang, dan pastinya Teknik Lingkungan ITP.Penelitian yang dilakukan oleh Tim ekspedisi Sungai Nusantara dan Walhi Sumbar terhadap Sungai Batang Arau pada tanggal 5 Mei 2022 lalu telah menemukan 410 mikroplastik per 100 liter air sungai. Sungai-sungai yang tercemar oleh mikroplastik dapat mengakibatkan ikan-ikan dan hewan perairan lainnya juga mengandung mikroplastik. Ikan dan hewan yang mengandung zat pencemar jika dikonsumsi oleh manusia dapat mengakibatkan kanker. Michell Rohmann, Expert lingkungan dari GIZ Jerman dan Stadt Hildesheim, dalam kunjungan ke ITP menyampaikan bahwa, Masalah sampah plastik di Kota Padang sangat mengkhawatirkan. Banyak masyarakat yang belum sadar akan bahaya yang dilakukan ketika membuang sampah terutama plastik secara sembarangan. Dan juga, penggunaan plastik yang sangat tinggi di Kota Padang. Pengunaan plastik di benda sehari sehari, agar sudah mulai dikurangi dan kalau bisa tidak digunakan lagi atau disubtitusi dengan bahan yang ramah lingkungan.Kandungan mikroplastik di Sungai Batang Arau disebabkan terjadinya penguraian sampah plastik yang dibuang oleh masyarakat. Masyarakat sudah terbiasa membuang sampah ke sungai tanpa menyadari dampak yang diakibatkan. Sampah plastik yang dibuang ke sungai juga membahayakan ekosistem laut. Banyak ikan-ikan mati karena memakan plastik tersebut. Sungai Batang Harau merupakan hilirisasi di sungai yang ada di Hulu. Akitiftas pembuangan sampah baik yang dimulai dari hulu dan nanti di hilir, membuat sampah tertumpuk di akhir.Pemerintah Kota Padang harus mulai melihat ini sebagai salah satu masalah yang harus dibenahi. Jika dibiarkan secara terus-menerus, bukan hanya kualitas sungai, kualitas lingkungan juga akan berkurang, dan akan berdampak keberbagai aspek kehidupan lainnya. Harus ada tindak lanjut nyata terhadap kondisi lingkungan dalam hal ini baik dari penggunaan plastik, hingga pengolahan sampah plastik. Pada sosialisasi ini juga diberikan simulasi tentang mengembalikan fungsi sungai, dan juga simulasi tentang pengurangan penggunaan Kantong Plastik. Menurut Dr. Herix Sonata, M.Si, salah satu yang juga jadi masalah lingkungan yang ada di Kota Padang, adalah sampah yang tidak terolah. Sampah akan menjadi tidak terkendali jika tidak ada kesadaran dari masyarakat. Sampah yang sudah tertumpuk sebenernya bisa dimanfaatkan untuk beberapa hal, seperti penggunaan untuk EcoBrick, namun masih banyak yang belum tahu bahwa sampah bisa diolah menjadi hal-hal yang bermanfaat kembali kepada masyarakat. Salah satu pemilihan siswa sekolah untuk sosialiasi ini adalah karena siswa merupakan umur yang bisa kita bentuk, baik pengertian dan pemahaman, terkait bahaya sampah plastik, dan pengaruhnya kepada kehidupan. Admi Landri Schluter salah satu tim dari GIZ menyampaikan, sudah saatnya kita agar kita lebih peduli terhadap lingkungan sendiri. karena kita sendiri yang akan menggunakan alam yang ada disekitar kita. Masalah lingkungan bukan masalah yang bisa diselesaikan oleh salah satu pihak saja. Semua elemen masyarakat, dan juga pemerintah kota padang dan juga instansi terkait lainnya, haris bersinergi, bekerja sama dalam mennyelesaikan masalah ini.Yuk! Rawat dan jaga alam !Kamu bisa mulai dengan langkah pengurangan penggunaan terhadap penggunaan plastik. ...

Berita Terbaru

Institut Teknologi Padang - Program Studi  (Prodi) Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) melaksanakan coaching Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) di Aula Gedung D Lantai II Kampus I ITP Rabu (25/5/2022).Kegiatan yang dibuka oleh Ka.prodi Teknik Informatika Eva Yulianti, M.CS ini dihadiri oleh mahasiswa prodi Teknik Informatika angkatan 2019. Acara ini bertujuan membekali mahasiswa sebelum melaksanakan kerja praktek, selain itu mahasiswa juga diberikan panduan pelaksanaan kerja praktek.(nad/humas) ...

25 Mei 2022 #fakultas-teknik #kegiatan #kuliah #mahasiswa #teknik-informatika

Institut Teknologi Padang - Institut Teknologi Padang (ITP) mewisuda 134 orang, di Kampus I ITP Jalan Gajah Mada, Nanggalo, Kota Padang. Rektor ITP Dr. Hendri Nofrianto, M.T  mengatakan dengan telah diwisudanya ratusan generasi muda, jangan pernah merasa sekedar mendapatkan ijazah. Tapi para lulusan didorong untuk siap bersaing di pasar global. "Jangan pernah takut gagal. Sesungguhnya kegagalan itu adalah titik awal untuk maju. Apalagi sekarang era digitalisasi berkembang begitu pesat. Nah ini peluang bagi lulusan ITP," katanya, Sabtu (21/5/2022). Selama para ratusan wisudawan itu menempuh pendidikan di ITP, pihak kampus telah berupaya untuk melahirkan insan intelektual yang bermartabat dan berbudaya. "Karena memang ITP berkomitmen soal itu. Lulusan ITP memiliki intelektual," tegasnya. Rektor menyampaikan 134 lulusan yang diwisuda itu terdiri dari lulusan Program Ahli Madya (D3) serta program sarjana (S1). Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan ITP Drs. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd menambahkan sebelumnya pelaksanaan wisuda di ITP dilakukan secara during. Hal ini akibat pandemi COVID-19, sehingga wisudanya harus dilakukan secara during. Dikatakannya, ITP mempunyai komitmen yang tinggi dalam menghasilkan lulusan yang dibutuhkan di masa kini dan masa yang akan datang. Hal tersebut sesuai dengan motto ITP yaitu Berprestasi dan Berkualitas yang ingin mewujudkan visi menjadi World Class University. "Setiap saat ITP harus selalu melakukan kolaborasi dengan dunia kerja dan industri serta melakukan inovasi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi untuk dunia kerja," jelasnya. Beliau menjelaskan, hingga kini memasuki usia yang ke-50 tahun, ITP telah memiliki dua kampus yakni Kampus 1 di Jalan Gajah Mada diperuntukkan untuk Fakultas Teknik dan Magister Teknik Sipil (Pascasarjana). Sedangkan Kampus 2 yang terletak Jl.DPR Air Pacah diperuntukkan untuk Fakultas Vokasi (D3 /Sarjana Terapan) dan Prodi Geodesi. "Khusus di kampus 2 juga telah disediakan asrama mahasiswa yang merupakan Rusunawa lantai 3 bantuan hibah dari Kementerian PUPR yang dapat menampung 160 orang," katanya. (peb/humas) ...

23 Mei 2022 #kegiatan

Institut Teknologi Padang - Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) memberikan pengenalan produk-produk Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) kepada 90 orang siswa SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang (Sintoga), Selasa (17/5/2022). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung D Kampus I ITP itu merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat Prodi Teknik Informatika ITP terhadap salah satu sekolah mitra ITP. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITP, Firmansyah David, Ph.D  menyambut baik kedatangan Kepala Sekolah, para guru dan siswa prodi Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang. “Kami menyambut baik kegiatan ini, karena SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang bukanlah sekolah yang asing bagi kami. Sekolah ini sudah menjadi mitra ITP sejak lama, sehingga kegiatan serupa juga bukan kali pertama,” kata Firmasyah David saat memberikan sambutan. Ketua Prodi Teknik Informatika ITP, Eva Yulianti, M.Cs menyebutkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menambah pengetahuan dan wawasan kepada para guru dan siswa terkait produk-produk RPL yang merupakan luaran dari matakuliah komputer grafis dan mata kuliah aplikasi teknologi mobile. “Kita juga melibatkan mahasiswa teknik informatika ITP untuk memperkenalkan produk-produk RPL yang terbagi oleh 2 tim,” ujar Eva. Lebih lanjut Eva menjelaskan tim pertama memberikan penjelasan singkat mengenai teknis-teknis di komputer grafis, kemudian menyajikan hasil desain jalan tol yang dibuat menggunakan konsep komputer grafis. Setelah itu, tim kedua memaparkan tentang teknologi Virtual Reality (VR) dan mendemokan beberapa produk hasil penelitian dosen dan mahasiswa terkait augmented reality dan dilanjutkan demo teknologi VR menggunakan oculus camera. Melihat antusias para guru dan siswanya, Kepala SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang, Drs. Busraini  mengapresiasi kegiatan ini yang menjadi salah satu agenda rutin sekolah melakukan kunjungan industri dan perguruan tinggi. “Ini kedua kalinya kami melakukan kunjungan ke ITP. Mengingat kerja sama yang baik antara sekolah dengan ITP, kami kembali lagi,” kata Busraini. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi dengan diwarnai pemberian doorprize bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan.(peb/humas) ...

17 Mei 2022

Institut Teknologi Padang - Mengusung tema Kolaborasi dan Inovasi Riset Teknologi untuk Transformasi Kampus Merdeka, Institut Teknologi Padang (ITP) akan menggelar Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi (SiNaRInT) pada 13 Juli 2022 mendatang.Ketua panitia pelaksana SiNaRInT, Dr. Ade Indra, M.T  mengatakan, dalam seminar yang digelar secara daring ini akan menghadirkan tiga pembicara yang ahli di bidangnya, salah satunya berasal dari ITP sendiri.Ketiga pembicara tersebut yakni:1. Prof. Dr. Ir. Iswandi Imran, M.ASc., Ph.D.Professor, Fakultas Teknik Sipil dan LingkunganInstitut Teknologi Bandung – ITB. Research Interest Concrete Materials and Structure Earthquake Resistance ReinforcedConcrete StructuresCorrosion and Durability of Concrete StructuresStructural Assesment, Repair and RetrofitBridge Structures.2. Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.DProfessor, Bidang Ilmu KomputerKetua APTIKOMAsosiasi Pendidikan Tingggi Ilmu Komputer (APTIKOM) Indonesia.3. Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya,M.ScProfessor, Teknik Mesin – Fakultas TeknikInstitut Teknologi Padang – ITPResearch Interest:– Renewable Energy– Solar Thermal System– Solar Drying System– Solar Cooling System.“Selain tiga pembicara di atas, dalam seminar kali ini juga ada sebelas tema pilihan bagi peserta yang ingin bergabung sebagai presenter dalam seminar ini,” katanya.Adapun topik yang diangkat yakni:1. Riset operasi permodelan dan simulasi2. Manufaktur dan design3. Konversi energi, energi baru dan energi terbarukan.4. Mekanika, mekatronika dan robotika5. Manajemen keselamatan konstruksi6. Rekayasa Material, Material Maju dan Nano Material7. Teknologi Informasi dan Komunikasi8. Mitigasi bencana9. Design dan Rekayasa Konstruksi10. Survey dan Rekayasa Geospasial11. Suistanability dan Green Technology12. Topik lain bidang teknologi dan Rekayasa“Untuk artikel sudah bisa disubmit dari tanggal 21 April – 4 Juni 2022. Setiap presenter akan membayar Rp300 bagi dosen dan Rp150 bagi mahasiswa,” katanya.Untuk periode review dan revisi artikel akan dilaksanakan 21 April – 25 Juni 2022. Batas penyerahan artikel final : 30 Juni 2022 dan pemberitahuan artikel yang diterima : 1 Juli 2022. Sedangkan batas akhir pembayaran : 8 Juli 2022 dan pelaksanaan seminar 13 Juli 2022,” paparnya.Setiap artikel yang diterima akan di publish pada prosiding SiNaRInT ber ISBN.“Untuk artikel terpilih akan diusulkan ke Jurnal Nasional (Sinta), dengan syarat bersedia mengikuti panduan dan ketentuan Jurnal. Untuk artikel bisa di submit di https://sinarint.itp.ac.id,” jelasnya.Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T saat launching seminar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan tersebut.“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan hingga launching kegiatan seminar sampai detik ini.Perjalanan kegiatan ini juga cukup panjang. Perjalanan seminar nasional dimulai dari 2011 sampai hari ini telah melahirkan kurang lebih enam seminar nasional. Ini hal yang mendebarkan bagi kita setelah dua tahun tidak melakukan kegiatan,” katanya di aula kampus I ITP, Kamis, (21/4/2022).Selain itu, Hendri berharap dengan adanya seminar ini, bisa memberikan dampak terbaik bagi dunia industri dan dunia usaha. “Maka berharap setelah seminar ini ada diskusi antara industri dengan pakar pendidikan, sehingga hasil riset tak hanya habis sebatas riset, namun juga memberikan efek dalam menggali potensi daerah,” jelasnya. ...

21 April 2022

Institut Teknologi Padang (ITP) menyiapkan kuota sebanyak 1000 mahasiswa baru dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2022/2023. Jumlah kuota tersebut dialokasikan untuk 3 jalur masuk ITP, yakni 815 untuk jalur reguler, 176 untuk jalur beasiswa KIP Kuliah, dan 9 untuk jalur beasiswa yayasan. Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T mengungkapkan ditetapkannya kuota sebanyak 1000 mahasiswa baru tahun 2022 ini dikarenakan meningkatnya pendaftar mahasiswa baru ITP dalam 2 tahun terakhir. “Alhamdulillah dalam kondisi pandemi 2 tahun terakhir jumlah mahasiswa baru ITP terus meningkat, sehingga tahun ini kita juga optimis meningkatkan kuota 1000 mahasiswa baru,” ungkap Hendri, Rabu (13/4/2022). Lebih lanjut, Rektor menjelaskan kuota 1000 mahasiswa baru ini akan mengisi 9 program studi yang ada ITP, yakni 154 untuk Prodi Teknik Elektro Sarjana, 155 untuk Teknik Mesin Sarjana, 270 untuk Teknik Sipil Sarjana, 127 untuk Teknik Informatika Sarjana, 101 untuk Teknik Geodesi Sarjana, 41 untuk Teknik Lingkungan Sarjana, 51 untuk Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung Diploma 4,,51 untuk Teknologi Rekayasa Instalasi Teknologi D4, dan 50 untuk Teknik Mesin Diploma 3. Selain itu, ITP juga membuka jalur kelas mitra khusus untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan studi dari program diploma tiga ke jenjang sarjana. Calon mahasiswa baru dapat melakukan pendaftaran melalui website spmb.itp.ac.id sampai dengan tanggal 31 Agustus 2022. (Peb/humas)     ...

13 April 2022