Institut Teknologi Padang Gelar Seleksi Penerima Beasiswa Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) ITP tahun 2024

- 27 Maret 2024

Institut Teknologi Padang menyediakan beasiswa bagi mahasiswanya yang kini tengah mengeyam pendidikan S1, Diploma 3, atau Diploma 4 dan memiliki keterbatasan ekonomi. Program beasiswa BAZIS ITP merupakan kegiatan sosial masyarakat kemasyarakatan berupa penyaluran zakat kepada para penerima zakat (mustahik).Beasiswa BAZIS ITP merupakan program yang bertujuan membangkitkan motivasi mahasiswa agar menjadi generasi muda bangsa berkualitas dan berprestasi. Bantuan biaya pendidikan ini merupakan bentuk dukungan BAZIS ITP terhadap dunia pendidikan terutama pendidikan tinggi di Indonesia.Setiap tahunnya, ITP menyediakan beasiswa bagi mahasiswa internalnya. Oleh karena itu, calon mahasiswa yang ingin berkuliah di ITP pun mempunyai kesempatan yang sama untuk meraih beasiswa pada periode berikutnya.Keunggulan dari program beasiswa BAZIS ITP adalah program ini memberikan pengembangan potensi diri melalui pelatihan keterampilan agar semakin memperkaya softskill maupun hardskill. Hal ini bertujuan guna mempersiapkan para penerima beasiswa menjadi generasi yang adaptif dan profesional.Dengan mendudukung pengembangan akademik dan softskill para penerima beasiswa tentu dapat mempersiapkan para penerima beasiswa menjadi calon pemimpin bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur, unggul, dan berdaya saing. Bagi mahasiswa yang tertarik, bisa segera daftar pada link di bawah ini :Formulir Seleksi Penerimaan Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024 ...

Berita Terbaru

Institut Teknologi Padang menyediakan beasiswa bagi mahasiswanya yang kini tengah mengeyam pendidikan S1, Diploma 3, atau Diploma 4 dan memiliki keterbatasan ekonomi. Program beasiswa BAZIS ITP merupakan kegiatan sosial masyarakat kemasyarakatan berupa penyaluran zakat kepada para penerima zakat (mustahik).Beasiswa BAZIS ITP merupakan program yang bertujuan membangkitkan motivasi mahasiswa agar menjadi generasi muda bangsa berkualitas dan berprestasi. Bantuan biaya pendidikan ini merupakan bentuk dukungan BAZIS ITP terhadap dunia pendidikan terutama pendidikan tinggi di Indonesia.Setiap tahunnya, ITP menyediakan beasiswa bagi mahasiswa internalnya. Oleh karena itu, calon mahasiswa yang ingin berkuliah di ITP pun mempunyai kesempatan yang sama untuk meraih beasiswa pada periode berikutnya.Keunggulan dari program beasiswa BAZIS ITP adalah program ini memberikan pengembangan potensi diri melalui pelatihan keterampilan agar semakin memperkaya softskill maupun hardskill. Hal ini bertujuan guna mempersiapkan para penerima beasiswa menjadi generasi yang adaptif dan profesional.Dengan mendudukung pengembangan akademik dan softskill para penerima beasiswa tentu dapat mempersiapkan para penerima beasiswa menjadi calon pemimpin bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur, unggul, dan berdaya saing. Bagi mahasiswa yang tertarik, bisa segera daftar pada link di bawah ini :Formulir Seleksi Penerimaan Beasiswa BAZIS ITP Tahun 2024 ...

27 Maret 2024

Bulan Ramadhan identik dengan ibadah dan amalan-amalan mulia, sebagai seorang muslim yang cerdas tentu akan menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan produktivitas. Ramadhan sebagai bulan pendidikan, melatih kita untuk meningkatkan kualitas ibadah dan membentuk kita untuk menjadi pribadi yang lebih produktif. Sejatinya bulan Ramadhan bukan menjadi halangan bagi mahasiswa untuk berkegiatan akademik dan kemahasiswaan. Salah satu keutamaan di bulan suci Ramadhan adalah mengisinya dengan memperbanyak melakukan kegiatan positif seperti aktivitas akademik dan kegiatan sosial lainnya, termasuk bagi mahasiswa Institut Teknologi Padang yang tetap berkegiatan produktif selama bulan Ramadhan. Seperti yang dilakukan oleh Zurliliani mahasiswa Teknik Geodesi ITP Angkatan 2021 yang mengisi aktivitas di bulan suci ini dengan mengerjakan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa tahun akhir. Dikatakan lili panggilan akrabnya, tahun ini merupakan Ramadhan keempatnya berada di Padang dan jauh dari keluarga. Menurut lili menjalani aktivitas akademik selama bulan Ramadhan justru membuatnya semakin semangat dalam menjalankan aktivitas. Lingkungan pertemanan, kampus, dan peran orangtua yang suportif memacu lili untuk semangat berjuang demi masa depan. “Tips tetap semangat beraktivitas selama bulan Ramadhan adalah pintar dalam manajemen waktu, semuanya harus seimbang antara pendidikan maupun sosial. Sebagai mahasiswa Prodi Teknik Geodesi yang banyak kegiatan praktek, maka wajib untuk sahur dan rajin konsumsi vitamin ,” ujar lili. Meski demikian, banyak diantara mahasiswa yang baru pertama kali menjalani puasa jauh dari rumah. Hal tersebut tentu menimbulkan beragam pengalaman bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa dari luar kota yang menetap di Padang.Salah satunya Fitri Yanti Mahasiswa Teknik Informatika ITP Angkatan 2023, Fitri mengatakan ini adalah kali pertama ia berpuasa Ramadhan di Padang, hal ini tentu saja menjadi pengalaman baru baginya. Menurut Fitri ibadah puasa di bulan Ramadhan bukanlah hambatan bagi kita untuk melaksanakan aktivitas seperti biasa. “Kunci utamanya adalah adaptasi dengan produktivitas serta jam berkegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Menurut saya semuanya akan terasa mudah jika kita berniat ikhlas melakukannya karena ibadah ,” ucap Fitri. Lebih lanjut, Fitri menyebutkan kualitas puasa adalah dengan tetap produktif di bulan suci Ramadhan, sehingga setelah puasa kita mendapatkan beberapa manfaat seperti lebih disiplin mengatur waktu, lebih fokus berkarya, tidak mudah stress, bekerja lebih efektif dan mampu mengendalikan diri. Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T, IPM mengatakan aktivitas akademik saat bulan suci Ramadhan mendorong aktivitas kemahasiswaan kembali menggeliat. Semangat ini seharusnya didukung dengan program pembelajaran yang relevan, ia menjelaskan dalam rangka trasnformasi pendidikan dosen harus mendesain proses pembelajaran yang mendorong partisipasi mahasiswa. “Pendidikan yang menyenangkan dan memberi ruang ekspresi kepada peserta didik membantu mahasiswa menjadi sosok yang memiliki growth mindset. Dimana setiap mahasiswa terpacu untuk memiliki motivasi dan keinginan yang kuat untuk berprestasi, tidak mudah menyerah, serta senantiasa berusaha menghadapi berbagai tantangan yang sulit, “ ungkap Rektor. Created By Widia ...

25 Maret 2024

Dalam rangka mempererat hubungan antar organisasi kampus, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Keluarga Mahasiswa (HMTI-KM) Institut Teknologi Padang menerima kunjungan lembaga dari Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) Universitas Andalas pada Minggu (24/03) bertempat di Aula Gedung D Kampus I ITP. Surya Ridhoni Saputra, Ketua HMTI KM ITP menjelaskan tujuan dilakukannya kunjungan himpunan ini adalah untuk menambah bekal dan wawasan terkait keorganisasian di tingkat mahasiswa, meningkatkan pengetahuan antar himpunan mengenai profil dan aktivitas mahasiswa, serta bertukar pengalaman antar himpunan selama periode kepengurusan. Dhoni menyebutkan kegiatan kunjungan himpunan ini merupakan kali pertama yang digelar dengan agenda Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus HMTI KM ITP sebanyak 33 anggota dan pengurus HMSI Unand sebanyak 47 anggota. Adapun agenda pertama dimulai dengan sambutan antar ketua himpunan dengan diikuti pemaparan secara umum mengenai divisi dan program kerja yang dimiliki masing-masing divisi. Acara dilanjutkan dengan acara utama yaitu FGD untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dengan divisi yang memiliki tupoksi yang serupa. Lebih lanjut, Muhammad Maulana Bayu selaku Koordinator Divisi Kominfo HMTI KM ITP mengatakan melalui FGD ini banyak wawasan dan informasi yang didapatkan oleh para pengurus dalam bentuk program kerja maupun rancangan upaya peningkatan kinerja organisasi. Sesi FGD dimanfaatkan untuk sharing session terkait program kerja yang dilakukan masing-masing divisi secara lebih mendalam. Bayu menuturkan tindak lanjut dari kegiatan FGD ini adalah FGD bersama Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas) Wilayah II. Dimana Konekin yang merupakan divisi media HMTI KM ITP mengundang divisi media himpunan yang berada di bawah Permikomnas Wilayah II. Acara ini diselenggarakan sebagai upaya menjalin silaturahmi antara Himpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional. Setelah berdiskusi, acara dilanjutkan dengan saling bertukar cerita, membuat konten tiktok bersama, dan saling bertukar sosial media sehingga jalinan persaudaraan antar HMTI KM ITP dan HMSI Unand terasa sangat dekat. Created By Widia/Humas ...

24 Maret 2024

Institut Teknologi Padang terus berkomitmen meningkatkan peran perguruan tinggi dalam menyukseskan program-program strategis nasional, salah satunya dalam bidang survei dan pemetaan. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Aula Prona Lantai 7 Gedung Kementerian ATR/BPN, Kamis (21/03).Ditandatangani bersama dengan 8 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITP ditunjuk sebagai salah satu institusi pendidikan yang dinilai sukses berkontribusi aktif dalam target pengembangan potensi riset di Indonesia.Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T, IPM didampingi oleh salah seorang dosen ITP, Fajrin, M.Si mengungkapkan visi ITP dalam mencetak talenta geospasial unggulan dan mendukung masa depan ekosistem informasi geospasial di Indonesia sejalan dengan program strategis Kementerian ATR/BPN, yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). “ITP senantiasa bertekad untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan tata kelola pertanahan di Indonesia. Bagi ITP, adanya Nota Kesepahaman ini dapat menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa dalam ruang lingkup survei dan pemetaan pertanahan dan ruang ,” ujar Rektor. Keselarasan pengembangan riset oleh ITP bersama kementerian ATR/BPN diharapkan dapat menjawab tantangan pendidikan nasional. Integrasi pengembangan riset data geospasial juga diharapkan dapat memantapkan karir lulusan berdasarkan program Leadership, Enrichment, dan Development (LEAD) yang melibatkan mentor profesional kepada para mahasiswa.   Penandatangan dilakukan oleh Rektor ITP dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Dr. Ir. Suyus Windayana, M.App.Sc. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh Sekjen Kementerian ATR/BPN didampingi oleh Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Ir. Virgo Eresta Jaya, M. eng., Sc. kepada ITP, dan sebaliknya Rektor ITP juga menyerahkan cinderamata dari ITP. Sekjen Kementerian ATR/BPN, Dr. Ir. Suyus Windayana, M.App.Sc. menyampaikan bahwa penandatangan Nota Kesepahaman merupakan langkah nyata mendukung percepatan program PTSL guna tercapainya seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar, terpetakan, dan bersertifikat. Sehingga menjamin kepastian hukum hak atas tanah dan membuka akses pengembangan sosial ekonomi masyarakat. Pada kesempatan ini Sekjen Kementerian ATR/BPN juga menjelaskan dalam mendorong keberhasilan tugas dan fungsi kementerian ATR/BPN dalam hal ini program PTSL juga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi baik dengan lembaga pemerintah, Dunia Usaha Dunia Industri, masyarakat, tokoh masyarakat, dan tidak kalah penting yaitu perguruan tinggi. Menurut Sekjen Kementerian ATR/BPN, terintegrasinya sistem kerja sama dengan perguruan tinggi melalui Program Studi Teknik Geodesi yang mendukung tujuan nasional ditargetkan akan lebih sinergis dalam pengentasan masalah redistribusi lahan dan tata kelola tanah. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Secara umum Dr. Suyus menerangkan dalam rangka peningkatan tata kelola SDM, Kementerian ATR/BPN akan meracang program kerja sama antara SDM perguruan tinggi dan SDM kantor pertanahan. Dimana para pakar dan akademisi akan melakukan kajian akademis menyajikan data faktual terkait pengukuran tanah, pemetaan tanah dan sebagainya. Dalam kesempatan ini Sekjen Kementerian ATR/BPN juga menyampaikan bahwa kementerian ATR/BPN tengah menjalankan transformasi digital. Salah satu inovasi yang telah dilakukan oleh kementerian adalah pemanfaatan teknologi drone dan merancang berbagai pengolahan data pertanahan yang berbasis teknologi terkini. Turut hadir dalam kesempatan ini, Sekretaris Direktorat Jenderal SPPR, Fitriyani Hasibuan, Direktur Pengukuran dan Pemetaan dasar pertanahan dan ruang, Herjon CM Pangabean, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN, serta para perwakilan Rektor Universitas/Institut terkait. Created By Widia Humas ...

21 Maret 2024

Bulan Ramadhan merupakan bulan spesial yang dinanti oleh seluruh umat muslim di dunia, momen-momen disaat bulan suci Ramadhan akan selalu melekat di dalam diri seorang muslim. Selain identik dengan aktivitas keagamaan, Ramadhan juga lekat dengan sejumlah tradisi budaya masyarakat yang salah satunya terkait dengan kegiatan berbuka puasa. Salah satu tradisi khas bulan puasa yang erat kaitannya dengan umat muslim di Indonesia adalah momen ngabuburit bersama teman atau kerabat sambil menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Tradisi ngabuburit dapat bervariasi tergantung pada lokasi, budaya, dan preferensi individu. Beragam kegiatan ngabuburit menghiasi momentum Ramadhan, mulai dari kegiatan mengunjungi taman-taman kota, mencari jajanan takjil, hingga berkumpul bersama kerabat masih kerap dilakukan. Tradisi berburu takjil masih menjadi aktivitas favorit masyarakat saat Ramadhan, berburu berbagai makanan dan minuman khas Ramadhan menjadi kegiatan yang seru dan menyenangkan bagi berbagai lapisan masyarakat. Fenomena ini sejalan dengan hasil survei pada Instagram resmi Institut Teknologi Padang (@itppadang) Ramadhan 1445 H, yang menyatakan tradisi berburu takjil menempati posisi pertama kegiatan ngabuburit selama Ramadhan. Sebanyak 34 % responden memilih tradisi berburu takjil sebagai pilihan kegiatan ngabuburit menjelang berbuka puasa. Seiring dengan perkembangan teknologi, tradisi ngabuburit juga bertransformasi. Tidak hanya terbatas dengan kegiatan luring, kini teknologi internet juga menyediakan beragam pilihan untuk menunggu waktu berbuka puasa secara daring, mulai dari bermain game online hingga menonton televisi, film, dan series. Tidak heran jika banyak generasi muda memilih untuk menghabiskan waktu jelang berbuka puasa dengan bermain game online dan tontonan di media berbasis internet. Aktivitas daring menjadi kegiatan kedua paling banyak dilakukan responden saat ngabuburit setelah kegiatan berburu takjil. Sebanyak 25% responden memilih opsi bermain game online dan disusul 8% responden memilih opsi menonton film, series, atau tontonan berbasis internet di rumah. Dalam zaman yang semakin modern, aktivitas daring menjadi alternatif pilihan kegiatan tanpa mengurangi makna, esensi, dan semarak ngabuburit yang telah berlangsung selama ini. Secara keseluruhan, ngabuburit merupakan aspek penting Ramadhan bagi umat muslim di Indonesia, dimana ngabuburit dapat menjadi momen bersosialisasi dan menggelar aktivitas sosial dan keagamaan jelang berbuka puasa. Created By Widia/Humas ...

20 Maret 2024