kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat. Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan audiensi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat pada Selasa, (29/09). Pertemuan ini membahas peluang kemitraan strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Rombongan ITP diterima langsung oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, Rifda Suriani, S.T., S.P., beserta jajaran. Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembahasan awal mengenai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan daerah, khususnya pada sektor sumber daya air dan infrastruktur. Rektor ITP Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi Wakil Rektor III Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study Dr. Fajrin, M.Si., membahas sejumlah peluang kerja sama akademik. Pembahasan mencakup penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengelolaan sumber daya air, infrastruktur kebencanaan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang kolaborasi yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan pembangunan di lapangan. Salah satu peluang yang mendapat perhatian ialah program magang dan kerja praktik mahasiswa, terutama pada bidang teknik sipil, sumber daya air, serta bidang keteknikan lain yang relevan dengan kebutuhan Dinas SDA dan Bina Konstruksi Sumbar. Selain penguatan pengalaman mahasiswa, kedua pihak juga melihat peluang pengembangan riset dan kajian teknis untuk mendukung efektivitas program pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan kajian berbasis persoalan aktual sekaligus memberikan kontribusi melalui rekomendasi dan inovasi yang bermanfaat.Dalam audiensi tersebut, Dinas SDA dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat menyambut baik peluang program magang, kerja praktik, serta penelitian mahasiswa ITP yang berfokus pada keahlian teknik sipil, sumber daya air, dan bidang teknik terkait. Kedua pihak selanjutnya sepakat menindaklanjuti pembahasan melalui penyusunan draf Nota Kesepahaman (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS). Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua Program Studi Teknik Sipil Magister ITP Ir. Leli Honesti, Ph.D., Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc., Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana Dwi Arini, M.T., Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Sarjana Vina Azatri, M.T., serta Staf Biro Kerja Sama dan Tracer Study Yolanda Wulandari, M.T. Kehadiran lintas program studi ini memperlihatkan luasnya potensi keilmuan ITP untuk dikolaborasikan dalam pembangunan daerah. Created By Widia/Humas ...