Vice President PT Sucofindo Kembali ke Almamater, Berbagi Wawasan Industri di Kuliah Umum ITP 2026

- 09 Juli 2026

Dunia industri terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi dan kebutuhan tenaga profesional yang kompeten. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Teknik Institut Teknologi Padang menggelar Kuliah Umum 2026 bertema "Introduction to TIC Service in Oil & Gas, Civil Engineering and Environmental Sectors" sebagai wadah mempertemukan mahasiswa dengan praktisi industri berpengalaman, Kamis (26/06/2026). Kuliah umum menghadirkan Wahyudi Arief, Vice President of Asset and Renewable Energy PT Sucofindo (Persero), Jakarta, yang juga merupakan alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Padang angkatan 2000. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi mahasiswa melalui berbagi pengalaman profesional, wawasan industri, serta peluang karier di sektor Testing, Inspection, and Certification (TIC), Oil & Gas, teknik sipil, hingga lingkungan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., yang hadir bersama jajaran pimpinan kampus. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi lulusan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. "Kuliah umum seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa. Melalui pengalaman langsung dari para praktisi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memahami kebutuhan dunia kerja sehingga mampu mempersiapkan diri menjadi lulusan yang profesional, kompetitif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan," ujar Prof. Maidiawati saat membuka kegiatan. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra industri guna menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran alumni yang telah sukses berkarier di tingkat nasional menjadi bukti bahwa lulusan ITP memiliki daya saing tinggi dan mampu menempati posisi strategis di berbagai sektor industri. Dalam pemaparannya, Wahyudi Arief mengulas peran layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dalam menjamin kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan berbagai proyek di sektor Oil & Gas, konstruksi, serta lingkungan. Ia juga membagikan perjalanan kariernya sejak menempuh pendidikan di ITP hingga dipercaya memimpin bidang Asset and Renewable Energy di PT Sucofindo (Persero), sekaligus memotivasi mahasiswa agar terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika dunia kerja. Kuliah umum tidak hanya menjadi ruang transfer ilmu, tetapi juga membuka kesempatan mahasiswa berdialog langsung dengan alumni yang telah berhasil meniti karier di tingkat nasional. Berbagai pengalaman nyata, mulai dari membangun kompetensi sejak kuliah hingga strategi menghadapi persaingan industri, menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam merancang perjalanan karier profesional mereka. Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng. beserta sivitas akademika menyampaikan apresiasi atas kesediaan Wahyudi Arief kembali ke kampus untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kehadiran alumni sebagai pembicara diharapkan semakin memperkuat hubungan antara kampus dan dunia industri, sekaligus menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun keterampilan profesional. Created By Widia/Humas   ...

Berita Terbaru
Image

Kabar membanggakan datang dari dunia publikasi ilmiah bidang teknologi informasi. Jurnal Teknoif Teknik Informatika resmi meningkat peringkat dari SINTA 4 ke SINTA 3, menandai pengakuan nasional atas kualitas pengelolaan, konsistensi penerbitan, serta kontribusi ilmiah yang terus berkembang. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya riset dan publikasi akademik yang kredibel.   Peningkatan peringkat SINTA tersebut bukanlah proses instan, melainkan hasil kerja panjang yang melibatkan tata kelola jurnal yang profesional, proses editorial yang ketat, serta komitmen terhadap etika publikasi ilmiah. Setiap artikel yang diterbitkan melalui tahapan seleksi dan penelaahan sejawat guna memastikan mutu ilmiah dan relevansi terhadap perkembangan teknologi informasi terkini.   Ketua Program Studi Teknik Informatika, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pengelola Jurnal Teknoif. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut dibanggakan. Menurutnya, keberhasilan naik ke SINTA 3 menjadi motivasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas jurnal secara berkelanjutan.   Capaian ini turut memperkuat peran jurnal ilmiah sebagai pilar penting dalam ekosistem akademik. Kehadiran jurnal bereputasi tidak hanya mendorong produktivitas riset, tetapi juga meningkatkan daya saing institusi dalam ranah nasional. Jurnal Teknoif dinilai mampu menjawab tantangan tersebut melalui komitmen pada kualitas dan relevansi keilmuan.   Ke depan, peningkatan peringkat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, Jurnal Teknoif Teknik Informatika diharapkan terus berkembang sebagai media publikasi ilmiah yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam kemajuan teknologi informasi di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten mendorong pengembangan riset dan publikasi ilmiah berkualitas.   Created By Widia/Humas     ...

04 Februari 2026 #dosen #institut-teknologi-padang #penelitian #prestasi #publikasi #teknik-informatika #webometrics
Image

 Keterbukaan terhadap kolaborasi global menjadi kunci penguatan pendidikan vokasi di era industri modern. Semangat tersebut tercermin dalam sambutan hangat Institut Teknologi Padang terhadap kunjungan kemitraan dari Kolej Sei Ryu Sha Malaysia yang dipimpin oleh Ketua Operasi, Dr. Wan Yusoff bin Wan Ismail, pada Selasa (03/02), bertempat di Ruang Sidang Utama Institut Teknologi Padang.  Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Rektor II, Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM, didampingi Dekan Fakultas Vokasi Dr. Fajar Nugroho, M.T. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan kolaboratif, melibatkan dosen Fakultas Vokasi sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik berbasis praktik dan inovasi.  Kunjungan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pendidikan vokasi berdaya saing global, sejalan dengan visi ITP dalam menghadirkan pembelajaran terapan yang relevan dengan kebutuhan industri.  Diskusi menyoroti potensi kerja sama pendidikan vokasi, termasuk pengembangan program bersama, penyelarasan kompetensi, hingga peluang magang industri. Kedua belah pihak sepakat bahwa sinergi internasional diperlukan untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing global, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi industri.  Melalui kolaborasi internasional, ITP menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan vokasi yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik. Sinergi ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, sekaligus memperluas wawasan dosen dalam mengembangkan pembelajaran berbasis industri dan teknologi terkini. Fakultas Vokasi ITP terus menjadi garda terdepan dalam menjembatani dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Berbagai inisiatif penguatan kerja sama internasional dilakukan sebagai upaya memastikan lulusan memiliki kompetensi teknis, karakter profesional, serta daya saing yang relevan di pasar kerja regional maupun global. Kunjungan diakhiri dengan peninjauan Workshop Teknik Mesin sebagai representasi pembelajaran praktik unggulan. Fasilitas ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam menghadirkan pendidikan vokasi berbasis praktik nyata. Melalui kolaborasi berkelanjutan, kampus optimistis dapat terus melahirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi vokasi.  Created By Widia/Humas    ...

04 Februari 2026 #kerja-sama #publikasi #webometrics
Image

Upaya pemulihan pascabanjir di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, terus bergerak melalui sentuhan teknologi tepat guna. Tim Program Mahasiswa Berdampak Institut Teknologi Padang hadir langsung ke lokasi untuk melakukan konsolidasi bersama perangkat kelurahan dan warga pada Rabu (28/01).   Tim yang dipimpin Hafni, S.T., M.T., didampingi Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Aswir Premadi, M.Sc., menggelar dialog terbuka dengan aparatur kelurahan. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas rencana teknis, tetapi juga menggali persoalan yang dihadapi warga pascabencana.    Selain konsolidasi, tim juga melakukan survei titik lokasi yang akan menjadi tempat pengaplikasian teknologi. Observasi dilakukan untuk memastikan instalasi penerangan surya dan sistem pengolahan air bersih dapat berjalan optimal.    Program ini dirancang sebagai solusi terpadu berbasis energi terbarukan. Penerangan tenaga surya diharapkan membantu aktivitas warga pada malam hari, sementara alat pengolahan air bersih menjawab kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Hafni menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam proses perencanaan. Setiap masukan warga menjadi dasar dalam perancangan alat di laboratorium. Menurutnya, teknologi yang dihadirkan harus adaptif terhadap kondisi lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.    Langkah konsolidasi ini menjadi awal perjalanan panjang pemulihan berbasis inovasi. Kolaborasi antara tim akademisi dan masyarakat Gurun Laweh diharapkan melahirkan solusi nyata yang berdampak langsung.    Program Mahasiswa Berdampak ITP diharapkan membawa semangat bahwa teknologi dapat menjadi bagian penting dalam membangun kembali harapan pascabencana.    Created By Widia/Humas     ...

29 Januari 2026 #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Institut Teknologi Padang melalui keberhasilan meraih pendanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Capaian ini menjadi bukti bahwa ide-ide yang tumbuh di lingkungan akademik mampu menjawab persoalan riil masyarakat secara konkret dan berkelanjutan.    Apresiasi tinggi layak diberikan kepada tim penerima pendanaan yang berhasil merancang pendekatan pemulihan pascabencana berbasis kebutuhan warga. Fokus utama diarahkan pada pemulihan akses air bersih dan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya merespons kondisi darurat, tetapi juga menyiapkan fondasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup warga terdampak.    Tim ini dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T. dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan melibatkan 50 mahasiswa lintas organisasi kemahasiswaan. Seluruh aktivitas mahasiswa dikoordinatori oleh Ade Ryan Mustaqim dari BEM ITP, memastikan sinergi ide, tenaga, dan aksi berjalan terstruktur serta berdampak maksimal.    Keberhasilan meraih hibah ini tidak lepas dari kekuatan konsep yang diusung. Program menghadirkan teknologi pengolahan air bersih dan sistem aquaponic berbasis ekonomi hijau dengan dukungan energi matahari. Inovasi tersebut diproyeksikan menjadi solusi pemulihan pascabencana yang aplikatif, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat.   Pencapaian ini sekaligus menegaskan kualitas sumber daya manusia ITP yang adaptif terhadap tantangan sosial dan lingkungan. Mahasiswa dan dosen tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai problem solver yang menghadirkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat.   Lebih dari sekadar raihan pendanaan, keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melahirkan program-program berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, ITP terus menegaskan komitmennya sebagai kampus yang menghadirkan ilmu, menggerakkan aksi, dan menumbuhkan harapan bagi masa depan yang berkelanjutan.   Created By Widia/Humas     ...

29 Januari 2026 #diktiberdampak #dosen #mahasiswa #prestasi #webometrics
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) menerima kunjungan edukatif dari SMA Plus Golden Madani Kota Solok dalam rangka kegiatan campus visit. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen ITP untuk membuka akses informasi pendidikan tinggi sejak dini, sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik dan budaya kampus kepada calon mahasiswa potensial di bidang sains dan teknologi.   Rombongan terdiri dari satu orang guru pendamping dan enam siswa, yang disambut langsung oleh Pejabat Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., bersama jajaran pimpinan. Penyambutan ini mencerminkan keterbukaan ITP dalam membangun komunikasi dua arah dengan sekolah menengah sebagai mitra strategis pendidikan berkelanjutan.  Kegiatan diawali dengan diskusi dan pengenalan kampus yang memaparkan profil institusi, program studi, serta arah pengembangan ITP. Pada sesi ini, siswa diajak berdialog secara aktif untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, sistem pembelajaran, serta peluang pengembangan kompetensi dan karier lulusan di masa depan.   Selanjutnya, peserta mengikuti campus tour untuk melihat secara langsung fasilitas pendukung pembelajaran. ITP memperkenalkan ruang perkuliahan, sarana akademik, dan lingkungan kampus yang dirancang untuk menunjang proses belajar yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta masyarakat.   Kunjungan berlanjut dengan visiting laboratory, di mana siswa diajak mengenal laboratorium-laboratorium yang menjadi pusat kegiatan praktik dan riset. Melalui sesi ini, ITP memberikan gambaran nyata tentang pembelajaran berbasis praktik, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kompetensi mahasiswa sesuai bidang keilmuan masing-masing.   Melalui kegiatan campus visit ini, ITP berharap siswa SMA Plus Golden Madani memperoleh wawasan dan motivasi dalam merencanakan studi lanjut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya ITP membangun jejaring pendidikan, menumbuhkan minat generasi muda terhadap pendidikan tinggi teknologi, serta menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Created By Widia/Humas   ...

27 Januari 2026 #webometrics