ITP Perluas Kolaborasi dengan BMCKTR Sumbar di Bidang Infrastruktur dan Pengembangan SDM

- 14 Agustus 2026

Kebutuhan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks mendorong pemerintah dan perguruan tinggi memperkuat kolaborasi berbasis keahlian dan riset. Dalam semangat tersebut, Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat bersama jajaran pimpinan akademik. Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study Fajrin, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Sipil Magister Ir. Leli Honesti, Ph.D., serta Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc. Pertemuan diarahkan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dalam bidang infrastruktur, teknologi pemetaan, tata ruang, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Rektor ITP menyampaikan kesiapan kampus dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah melalui kepakaran dosen, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta kompetensi mahasiswa. Potensi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan fisik, pemetaan wilayah, dan penataan ruang yang membutuhkan dukungan teknologi serta sumber daya manusia kompeten.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong agar keilmuan di perguruan tinggi dapat terhubung dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kolaborasi dengan Dinas BMCKTR Sumbar juga membuka peluang penguatan pendidikan bagi aparatur melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil, sehingga peningkatan kualifikasi dapat berjalan seiring dengan aktivitas profesional. Ruang kerja sama juga mencakup pengembangan pengalaman praktis mahasiswa melalui program magang dan praktik kerja di lingkungan Dinas BMCKTR Sumbar. Selain memberikan pemahaman langsung mengenai pelaksanaan pembangunan infrastruktur, skema ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenal proses perencanaan, pengawasan, pemetaan, hingga pengelolaan proyek di lapangan. Kolaborasi tersebut juga dapat mendukung kebutuhan pengembangan kompetensi dan membuka peluang penyerapan lulusan ITP di sektor konstruksi.Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, S.T., M.T., bersama sekretaris dan jajaran menyambut positif kunjungan ITP. Sinergi antara pemerintah dan akademisi dinilai penting untuk mendukung perencanaan infrastruktur yang lebih efisien, pemanfaatan data spasial yang akurat, serta peningkatan kapasitas aparatur dalam menghadapi kebutuhan pembangunan daerah. Sebagai langkah lanjutan, ITP dan Dinas BMCKTR Sumbar sepakat menyiapkan draf Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dokumen tersebut akan menjadi landasan untuk menerjemahkan peluang kolaborasi yang dibahas menjadi program konkret di bidang infrastruktur, pendidikan, riset, magang, serta pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Barat. Created By Widia/Humas   ...

Berita Terbaru
Image

Langkah konkret menghadirkan solusi teknologi tepat guna mulai terlihat melalui perakitan Afro Water Treatment untuk pengolahan air bersih dan modul surya berkapasitas 4 x 550 WP. Hal ini merupakan titik fondasi dari Program Mahasiswa Berdampak yang menitikberatkan pada pemulihan dan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi.    Ketua tim Hafni, S.T., M.T., dan Asnal Effendi, S.T., M.T., secara aktif mengarahkan mahasiswa dalam setiap tahapan pengerjaan. Mulai dari diskusi desain hingga teknis perakitan, para dosen memberikan pendampingan intensif agar proses berjalan sesuai standar akademik dan kebutuhan implementasi lapangan.    Diskusi desain Afro Water Treatment menjadi tahap krusial sebelum masuk proses produksi. Mahasiswa diarahkan untuk menganalisis sistem filtrasi, skema aliran air, serta pemilihan material yang tepat.    Tahap berikutnya berlanjut pada penyusunan rangka utama alat. Rangka dirancang kokoh untuk menopang seluruh sistem filtrasi sekaligus mempertimbangkan efisiensi struktur. Ketelitian menjadi kunci agar instalasi dapat bertahan dalam berbagai kondisi operasional.    Selain fokus pada sistem pengolahan air, perakitan modul surya 4 x 550 WP turut menjadi perhatian utama. Sistem tenaga matahari ini diproyeksikan sebagai sumber energi mandiri untuk mendukung operasional alat. Integrasi teknologi air bersih dan energi terbarukan menjadi keunggulan utama program, menghadirkan solusi ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan.   Hafni menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis dampak nyata. Melalui arahan dan supervisi langsung, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga memahami pentingnya inovasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten menghadirkan pendidikan berbasis solusi nyata.   Created By Widia/Humas     ...

10 Februari 2026 #diktiberdampak #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Gelombang transformasi digital menuntut penguatan literasi teknologi sejak bangku sekolah. Menangkap kebutuhan itu, Program Studi Teknik Elektro terbaik perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat menghadirkan Arduino Innovation Challenge 2026, sebuah lomba inovasi teknologi tingkat SMA se-Sumatera Barat.   Ajang ini dirancang untuk menumbuhkan minat, kompetensi, dan keberanian siswa mengeksplorasi teknologi, khususnya mikrokontroler dan kecerdasan buatan, melalui pendekatan praktik yang relevan dengan kebutuhan masa depan.    Dalam rangka menyukseskan kegiatan tersebut, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah dilibatkan secara aktif untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan ke sekolah-sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian, sekaligus memperluas jangkauan literasi teknologi di tingkat sekolah menengah. Kehadiran mahasiswa di lapangan menjadi bukti nyata peran kampus dalam menggerakkan edukasi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.Peran mahasiswa menjadi sorotan utama, karena mereka menjadi fasilitator pembelajaran yang menjembatani konsep akademik dengan praktik sederhana Arduino. Pendekatan ini memperkuat transfer pengetahuan sekaligus menghadirkan inspirasi sebaya bagi para siswa.   Kegiatan sosialisasi dan pelatihan menjangkau 11 sekolah, yakni SMAN 1 Ranah Batahan, SMAN 2 Bayang, SMAN 1 Solok Selatan, SMAN 2 Mandau, SMAN 1 Kota Solok, SMAN 1 Sungai Beremas Pasaman Barat, SMAN 1 Bonjol, SMAN 1 Hiliran Gumanti Alahan Panjang, SMAN 1 Batang Kapas, SMAN 2 Kota Solok, serta SMAN 1 Rambatan Batusangkar. Jangkauan ini menegaskan komitmen pemerataan literasi teknologi.   Dalam setiap kunjungan, mahasiswa Teknik Elektro memaparkan konsep dasar mikrokontroler Arduino, pemrograman sederhana, hingga contoh penerapan proyek inovatif. Siswa juga dibekali informasi mekanisme lomba, kriteria penilaian, serta peluang pengembangan ide kreatif berbasis teknologi. Metode praktik langsung membuat siswa lebih percaya diri dan antusias mengeksplorasi gagasan inovasi.   Ketua Program Studi Teknik Elektro, Taufal Hidayat, Ph.D, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi pendidikan jangka panjang. Menurutnya, peran mahasiswa sebagai edukator lapangan menjadi nilai tambah program ini.   “Melalui Arduino Innovation Challenge 2026, kami ingin menumbuhkan minat siswa SMA terhadap teknologi dan rekayasa sejak dini, sekaligus menyiapkan talenta yang adaptif terhadap AI,” ujar beliau.    Selain berdampak bagi siswa, program ini juga mengasah kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa KIP Kuliah melalui pendampingan langsung di sekolah. Ke depan, kompetisi ini diharapkan membangun ekosistem inovasi teknologi di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat kontribusi Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat dalam mencetak generasi inovatif dan berdaya saing.   Bagi siswa dan sekolah yang ingin mengambil bagian dalam pengalaman belajar teknologi yang aplikatif dan inspiratif ini, silahkan daftar pada link berikut.   Registrasi Peserta Lomba Inovasi Teknologi SMA 2026    Panduan lengkap pelaksanaan lomba dapat diakses pada link di bawah ya:   Panduan Lomba Inovasi Teknologi SMA 2026.    Created By Widia/Humas     ...

05 Februari 2026 #publikasi #teknik-elektro #webometrics
Image

Kabar membanggakan datang dari dunia publikasi ilmiah bidang teknologi informasi. Jurnal Teknoif Teknik Informatika resmi meningkat peringkat dari SINTA 4 ke SINTA 3, menandai pengakuan nasional atas kualitas pengelolaan, konsistensi penerbitan, serta kontribusi ilmiah yang terus berkembang. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya riset dan publikasi akademik yang kredibel.   Peningkatan peringkat SINTA tersebut bukanlah proses instan, melainkan hasil kerja panjang yang melibatkan tata kelola jurnal yang profesional, proses editorial yang ketat, serta komitmen terhadap etika publikasi ilmiah. Setiap artikel yang diterbitkan melalui tahapan seleksi dan penelaahan sejawat guna memastikan mutu ilmiah dan relevansi terhadap perkembangan teknologi informasi terkini.   Ketua Program Studi Teknik Informatika, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pengelola Jurnal Teknoif. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut dibanggakan. Menurutnya, keberhasilan naik ke SINTA 3 menjadi motivasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas jurnal secara berkelanjutan.   Capaian ini turut memperkuat peran jurnal ilmiah sebagai pilar penting dalam ekosistem akademik. Kehadiran jurnal bereputasi tidak hanya mendorong produktivitas riset, tetapi juga meningkatkan daya saing institusi dalam ranah nasional. Jurnal Teknoif dinilai mampu menjawab tantangan tersebut melalui komitmen pada kualitas dan relevansi keilmuan.   Ke depan, peningkatan peringkat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, Jurnal Teknoif Teknik Informatika diharapkan terus berkembang sebagai media publikasi ilmiah yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam kemajuan teknologi informasi di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten mendorong pengembangan riset dan publikasi ilmiah berkualitas.   Created By Widia/Humas     ...

04 Februari 2026 #dosen #institut-teknologi-padang #penelitian #prestasi #publikasi #teknik-informatika #webometrics
Image

 Keterbukaan terhadap kolaborasi global menjadi kunci penguatan pendidikan vokasi di era industri modern. Semangat tersebut tercermin dalam sambutan hangat Institut Teknologi Padang terhadap kunjungan kemitraan dari Kolej Sei Ryu Sha Malaysia yang dipimpin oleh Ketua Operasi, Dr. Wan Yusoff bin Wan Ismail, pada Selasa (03/02), bertempat di Ruang Sidang Utama Institut Teknologi Padang.  Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Rektor II, Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM, didampingi Dekan Fakultas Vokasi Dr. Fajar Nugroho, M.T. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan kolaboratif, melibatkan dosen Fakultas Vokasi sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik berbasis praktik dan inovasi.  Kunjungan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pendidikan vokasi berdaya saing global, sejalan dengan visi ITP dalam menghadirkan pembelajaran terapan yang relevan dengan kebutuhan industri.  Diskusi menyoroti potensi kerja sama pendidikan vokasi, termasuk pengembangan program bersama, penyelarasan kompetensi, hingga peluang magang industri. Kedua belah pihak sepakat bahwa sinergi internasional diperlukan untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing global, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi industri.  Melalui kolaborasi internasional, ITP menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan vokasi yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik. Sinergi ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, sekaligus memperluas wawasan dosen dalam mengembangkan pembelajaran berbasis industri dan teknologi terkini. Fakultas Vokasi ITP terus menjadi garda terdepan dalam menjembatani dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Berbagai inisiatif penguatan kerja sama internasional dilakukan sebagai upaya memastikan lulusan memiliki kompetensi teknis, karakter profesional, serta daya saing yang relevan di pasar kerja regional maupun global. Kunjungan diakhiri dengan peninjauan Workshop Teknik Mesin sebagai representasi pembelajaran praktik unggulan. Fasilitas ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam menghadirkan pendidikan vokasi berbasis praktik nyata. Melalui kolaborasi berkelanjutan, kampus optimistis dapat terus melahirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi vokasi.  Created By Widia/Humas    ...

04 Februari 2026 #kerja-sama #publikasi #webometrics
Image

Upaya pemulihan pascabanjir di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, terus bergerak melalui sentuhan teknologi tepat guna. Tim Program Mahasiswa Berdampak Institut Teknologi Padang hadir langsung ke lokasi untuk melakukan konsolidasi bersama perangkat kelurahan dan warga pada Rabu (28/01).   Tim yang dipimpin Hafni, S.T., M.T., didampingi Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Aswir Premadi, M.Sc., menggelar dialog terbuka dengan aparatur kelurahan. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas rencana teknis, tetapi juga menggali persoalan yang dihadapi warga pascabencana.    Selain konsolidasi, tim juga melakukan survei titik lokasi yang akan menjadi tempat pengaplikasian teknologi. Observasi dilakukan untuk memastikan instalasi penerangan surya dan sistem pengolahan air bersih dapat berjalan optimal.    Program ini dirancang sebagai solusi terpadu berbasis energi terbarukan. Penerangan tenaga surya diharapkan membantu aktivitas warga pada malam hari, sementara alat pengolahan air bersih menjawab kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Hafni menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam proses perencanaan. Setiap masukan warga menjadi dasar dalam perancangan alat di laboratorium. Menurutnya, teknologi yang dihadirkan harus adaptif terhadap kondisi lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.    Langkah konsolidasi ini menjadi awal perjalanan panjang pemulihan berbasis inovasi. Kolaborasi antara tim akademisi dan masyarakat Gurun Laweh diharapkan melahirkan solusi nyata yang berdampak langsung.    Program Mahasiswa Berdampak ITP diharapkan membawa semangat bahwa teknologi dapat menjadi bagian penting dalam membangun kembali harapan pascabencana.    Created By Widia/Humas     ...

29 Januari 2026 #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics