Di
balik berdirinya infrastruktur penting di Kota Padang, terdapat sosok Ir.
Antonov, ST, MT, IPM, seorang pendidik sekaligus tenaga ahli yang telah
mendedikasikan hidupnya pada bidang ketenagalistrikan. Perannya dalam proyek
instalasi listrik pada pembangunan Kantor Walikota dan DPRD Kota Padang menjadi
salah satu kontribusi nyata yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan
operasional pemerintahan. Tidak
hanya itu, kiprahnya juga mencakup berbagai proyek strategis lain yang
menyentuh kebutuhan masyarakat luas. Mulai dari pengawasan dan perencanaan
sistem MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) untuk fasilitas pendidikan
seperti Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang, hingga proyek
pembangunan rumah susun di Sumatera Barat yang mendukung penyediaan hunian
layak bagi masyarakat. Salah
satu pengalaman yang menonjol adalah keterlibatannya dalam rehabilitasi dan
rekonstruksi pasca gempa bumi Sumatera Barat. Dalam proyek tersebut, beliau
berkontribusi pada perencanaan sistem kelistrikan yang aman dan andal,
memastikan bangunan yang dibangun kembali tidak hanya berfungsi, tetapi juga
lebih tangguh terhadap bencana. Pengalaman
panjangnya di dunia profesional berjalan seiring dengan pengabdiannya sebagai dosen
di Institut Teknologi Padang. Bagi beliau, dunia pendidikan bukan
sekadar tempat mentransfer ilmu, melainkan ruang untuk membentuk karakter
generasi muda. Ia dikenal sebagai sosok yang mencintai profesinya sebagai
pendidik dengan sepenuh hati, menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teknis
tetapi juga bernilai kehidupan. Dalam
setiap kesempatan, beliau selalu menyampaikan pesan sederhana namun kuat kepada
mahasiswa: pentingnya kejujuran dan kerja keras. Baginya, dua nilai tersebut
adalah fondasi utama untuk bertahan dan berkembang di dunia profesional yang
terus berubah. Ke
depan, tantangan sektor energi di Sumatera Barat akan semakin besar. Proyeksi
menunjukkan bahwa kebutuhan daya listrik di wilayah ini akan meningkat hingga
sekitar ±5.564 MW pada tahun 2050. Lonjakan ini berarti hampir tiga kali lipat
dari kondisi saat ini, yang secara langsung akan mendorong peningkatan
kebutuhan tenaga kerja di sektor ketenagalistrikan. Transformasi
energi yang mengarah pada pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) serta
digitalisasi sistem kelistrikan membuka peluang besar bagi generasi muda,
khususnya lulusan teknik. Potensi lapangan kerja diperkirakan mencapai puluhan
ribu hingga tahun 2050, menjadikan sektor ini sebagai salah satu bidang strategis
di masa depan. Dalam
konteks tersebut, peran beliau menjadi semakin relevan. Ia tidak hanya
berkontribusi melalui proyek-proyek yang berdampak bagi masyarakat, tetapi juga
melalui perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan
energi masa depan.
Created
By Widia/Humas ...
Semangat Hari
Kartini 2026 terasa semakin hidup melalui gelaran Kartini Day Challenge yang
diikuti sivitas akademika Institut Teknologi Padang dengan penuh antusias.
Kompetisi ini menjadi wadah menampilkan keindahan busana tradisional sekaligus
ekspresi diri mahasiswa di lingkungan kampus. Berbagai karya foto menarik
menghiasi media sosial dan mencuri perhatian publik luas secara signifikan.
Peserta ditantang mengunggah foto terbaik mengenakan batik atau
busana tradisional dari sudut favorit kampus Institut Teknologi Padang. Tak
hanya individu, peserta juga boleh berkolaborasi bersama dosen, teman, hingga
tenaga kependidikan. Keaslian foto menjadi syarat utama, sehingga setiap karya
benar-benar merepresentasikan kreativitas tanpa sentuhan teknologi kecerdasan
buatan atau manipulasi digital.
Interaksi publik menjadi salah satu indikator penilaian melalui
jumlah like pada Instagram Story resmi Institut Teknologi Padang. Antusiasme
audiens terlihat dari tingginya partisipasi dan dukungan yang diberikan kepada
para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kampanye budaya melalui media sosial
mampu menjangkau lebih banyak kalangan secara efektif dan menarik.Berdasarkan perhitungan jumlah like hingga batas waktu yang
ditentukan, akun @sabilaaa.11 berhasil meraih posisi sebagai pemenang favorit.
Karya yang ditampilkan dinilai mampu memikat perhatian publik dengan visual
yang kuat, estetika menarik, serta pesan budaya yang tersampaikan dengan baik
melalui komposisi foto yang sederhana namun berkarakter.
Sementara itu, penghargaan foto terunik diberikan kepada
@teknikmesin23.itp berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari pimpinan
Institut Teknologi Padang. Kriteria keunikan dinilai dari konsep, kreativitas,
serta keberanian dalam mengeksplorasi ide yang berbeda. Karya ini dinilai mampu
menghadirkan perspektif baru dalam memaknai semangat Kartini masa kini.
Kegiatan ini
tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya
dan kebersamaan civitas akademika. Partisipasi aktif peserta menjadi bukti
bahwa semangat Kartini terus relevan dan menginspirasi generasi muda.
Created By Widia/Humas
...
Semangat
emansipasi kembali menemukan maknanya dalam sosok Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati,
S.T., M.Eng., IPM., yang kini memimpin Institut Teknologi Padang periode
2026–2029. Dalam momentum Hari Kartini, kisahnya menjadi refleksi bahwa
pendidikan membuka jalan setara bagi siapa pun, tanpa memandang gender dan
latar belakang.
Lahir
di Pesisir Selatan pada 1972, perjalanan hidupnya tidak dirancang untuk menjadi
pemimpin kampus. Ia bergabung pada 2001, memulai langkah panjang di dunia
akademik. Sejak 2013 setelah menyelesaikan studi doktoralnya di Toyohashi
University of Technology, ia semakin fokus mengembangkan kapasitas
akademik, hingga akhirnya sukses meraih gelar guru besar pada tahun 2024
melalui dedikasi pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Tidak
ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam pendidikan. Semua punya
peluang yang sama untuk maju, asalkan mau berusaha,” ujar beliau. Pernyataan
tersebut menjadi pesan kunci yang menggambarkan perubahan zaman, di mana akses
pendidikan kini semakin terbuka dan dapat dimanfaatkan untuk masa depan lebih
baik.
Perjalanan
kariernya menunjukkan transformasi nyata. Dari dosen, ia dipercaya menjadi
ketua jurusan, kemudian dekan, hingga menjabat Wakil Rektor I bidang akademik
dan kemahasiswaan. Kini, ia mencatat sejarah sebagai rektor perempuan pertama
sejak 1973, menandai babak baru kepemimpinan di kampus teknik tersebut.
Menurutnya,
dahulu posisi pimpinan kampus identik dengan laki-laki. Namun kini, perempuan
semakin banyak mengambil peran strategis di perguruan tinggi. Di Sumatera
Barat, kiprah perempuan bahkan menjadi kekuatan sosial yang diakui. Tidak ada
lagi batasan, karena kompetensi menjadi ukuran utama dalam menentukan peran.
Di
lingkungan kampus, prinsip kesetaraan telah lama diterapkan. Tidak ada perbedaan
dalam kebijakan maupun aturan. Kehadiran pemimpin perempuan justru memperkuat
pesan bahwa bidang teknik pun terbuka luas. Mahasiswa perempuan kini memiliki
teladan nyata bahwa mereka mampu memimpin dan berprestasi.
Semangat
itu sejalan dengan perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang sejak dulu
memperjuangkan hak perempuan dalam pendidikan. Jika dahulu akses begitu
terbatas, kini peluang terbuka lebar. Tinggal bagaimana generasi muda
memanfaatkannya untuk berkembang, berkarya, dan mencapai posisi tertinggi.
Di
balik semua peran, keseimbangan tetap dijaga. Keluarga yang solid dan tim
kampus yang kompak menjadi fondasi utama. Pesan beliau sederhana namun kuat
“Generasi muda, khususnya perempuan, harus terus bersemangat mengejar
pendidikan, karena di sanalah masa depan dibentuk dan peluang besar menanti
untuk diwujudkan”.
Created
By Widia/Humas ...
Perayaan
Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang diwarnai dengan penyerahan
penghargaan kepada dosen dan karyawan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi,
kinerja, serta kontribusi dalam mendukung kemajuan institusi. Kegiatan ini
menjadi wujud penghargaan terhadap peran strategis sumber daya manusia dalam
menjaga kualitas pendidikan dan pelayanan akademik.
Pemberian
penghargaan tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menghargai kerja
keras dan loyalitas sivitas akademika. Dosen dan tenaga kependidikan yang
menerima apresiasi dinilai telah menunjukkan kinerja unggul serta kontribusi
nyata dalam pengembangan institusi, baik dalam bidang akademik, administrasi,
maupun pelayanan kepada mahasiswa.
Apresiasi
ini juga disertai penghormatan khusus kepada para pencipta Mars Institut
Teknologi Padang yang telah melahirkan karya penuh makna. Mars tersebut tidak
hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga penguat semangat kebersamaan dan
kebanggaan sivitas akademika dalam setiap langkah perjalanan institusi.
Para
pencipta Mars yang menerima penghargaan antara lainFirmansyah David, S.T.,
M.Eng., Ph.D., Dr. Herix Sonata MS, S.T., M.Si., Dr. Ir. Hendri Nofrianto, S.T.,
M.T., IPM., Ir. Antonov, S.T., M.T., IPM., dan Ir. Agus, M.Sc., IPM., ASEAN Eng. Karya mereka
menjadi bagian penting dalam membangun identitas institusi yang kuat dan
berkarakter.
Tak
kalah bermakna, apresiasi juga diberikan kepada pencipta Logo Yayasan
Pendidikan Teknologi Padang, yaitu Dr. Ir. Nofriady Handra, S.T., M.Sc., APEC Eng. dan Umar Hanafi Khalid,
S.Kom. Logo tersebut menjadi representasi visual yang mencerminkan nilai, visi,
serta arah pengembangan institusi ke depan.
Penghargaan
ini menjadi pengingat bahwa setiap karya dan kontribusi memiliki nilai penting
dalam membangun institusi yang unggul. Apresiasi yang diberikan diharapkan
mampu memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi,
dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bersama.
Melalui
rangkaian kegiatan ini, Institut Teknologi Padang menegaskan pentingnya budaya
apresiasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, kolaboratif, serta
berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan di masa depan.
Created By Widia/Humas
...
Momentum
Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang dimaknai sebagai langkah strategis
melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan BPN Provinsi Sumatera Barat.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik
dan institusi pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan
dan teknologi.
Penandatanganan
nota kesepahaman tersebut dilakukan bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi
Sumatera Barat, Teddi Guspriadi, S.SiT., M.Sc.
Kolaborasi ini menjadi tonggak awal dalam membangun kemitraan berkelanjutan
yang berfokus pada pengembangan sektor agraria dan tata ruang yang semakin
kompleks dan dinamis.
Kerja
sama ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia,
khususnya dalam bidang agraria, pemetaan, dan perencanaan wilayah. Sinergi
antara kampus dan lembaga pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan lulusan
yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan
dunia kerja dan pembangunan daerah.
Selain
itu, kolaborasi ini membuka peluang pengembangan riset terapan yang relevan
dengan kebutuhan lapangan. Melalui integrasi keilmuan dan praktik, berbagai inovasi
di bidang tata ruang dan pengelolaan pertanahan diharapkan dapat dihasilkan
untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.
Kemitraan
ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung
kebijakan strategis pemerintah. Peran akademisi dalam memberikan kajian ilmiah,
analisis data, serta solusi berbasis teknologi diharapkan mampu memperkuat
pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan berbasis evidensi.
Dengan
adanya Nota Kesepahaman ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus mengembangkan
kolaborasi dalam berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi
pengembangan wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Langkah
ini sekaligus menegaskan bahwa Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang
tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga momentum untuk memperluas
jejaring strategis dan memperkuat peran institusi dalam pembangunan nasional.
Created By Widia/Humas
...