Puncak
peringatan Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang digelar melalui Rapat
Senat Luar Biasa dan Orasi Ilmiah pada Rabu,(08/04). Momentum ini menjadi titik
penting dalam rangkaian perayaan yang menegaskan arah pengembangan institusi
menuju pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
Orasi
ilmiah disampaikan oleh Dr. Ir. Hendri Nofrianto, S.T., M.T., IPM. yang
mengangkat tema “Dari Bencana Menuju Ketangguhan”. Dalam paparannya, ia
menekankan pentingnya peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam membangun
ketahanan masyarakat pascabencana, mulai dari mitigasi risiko hingga pemulihan
berkelanjutan.
Gagasan
tersebut menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab
strategis dalam menghadirkan solusi nyata dan memperkuat daya tahan masyarakat
menghadapi tantangan masa depan.
Rapat
Senat Luar Biasa menjadi forum resmi yang sarat makna, tidak hanya sebagai
agenda seremonial, tetapi juga sebagai ruang refleksi institusi. Dalam forum
tersebut, nilai-nilai kebersamaan, integritas, serta komitmen terhadap
pengembangan tridarma perguruan tinggi kembali ditegaskan sebagai fondasi utama
kemajuan institusi.
Momentum
Dies Natalis ke-53 juga menjadi pengingat akan perjalanan panjang institusi
dalam membangun kualitas pendidikan. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi
pijakan untuk melangkah lebih jauh, sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam
pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Partisipasi
aktif sivitas akademika dalam seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan kuatnya
sinergi internal. Kolaborasi yang terbangun menjadi energi positif dalam
menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan responsif
terhadap tantangan global di bidang pendidikan tinggi.
Ucapan
terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia, kolega, dan sivitas akademika
yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Dedikasi bersama tersebut
menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi mampu menghadirkan perayaan yang
bermakna dan memberikan dampak positif bagi institusi.
Dengan
berakhirnya rangkaian Dies Natalis ke-53, optimisme terhadap masa depan semakin
menguat. Institut Teknologi Padang diharapkan terus melangkah maju,
menghadirkan inovasi, serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat,
bangsa, dan dunia pendidikan global.
Created By Widia/Humas
...
Perayaan
Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang menjadi momentum penting dalam
perjalanan panjang dunia pendidikan tinggi, dengan rangkaian kegiatan yang
tidak sekadar seremonial. Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat senat terbuka
sebagai agenda utama, ITP Run, hingga Porseni disiapkan sebagai penanda langkah
maju menghadirkan inovasi dan dedikasi bagi masyarakat luas.
Agenda
Sidang Rapat Senat terbuka akan digelar pada 8 April 2026, pada momen tersebut
juga akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan ATR/BPN Wilayah
Sumatera Barat sebagai langkah str
ategis
dalam memperluas kerja sama kelembagaan dan mendukung pengembangan tridarma
perguruan tinggi secara berkelanjutan.
Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng.,
IPM., menjelaskan bahwa peringatan tahun ini dikemas lebih dinamis dengan
melibatkan partisipasi aktif mahasiswa. Ia menyampaikan hal tersebut dalam
konferensi pers didampingi Wakil Rektor, Firmansyah David, Kepala Biro Humas,
Promosi & PMB, Herix Sonata, Kepala Biro Kerjasama & Tracer Study
Fajrin, Kabag Media Digital & Creative Content Umar Hanafi Khalid, serta
staf publikasi Widia Afrianti.
Salah
satu kegiatan unggulan adalah ITP Run yang terbuka untuk masyarakat luas,
menghadirkan semangat kebersamaan lintas usia dalam suasana kompetitif dan
sehat. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaksi positif antara kampus
dan masyarakat, sekaligus mendorong gaya hidup sehat yang inklusif.
Mengusung tema “Melesat Berdampak Global”, perayaan ini menjadi simbol
optimisme menuju masa depan. Dengan melibatkan sivitas akademika dan
masyarakat, Dies Natalis ke-53 diharapkan mampu memperkuat peran Institut
Teknologi Padang sebagai institusi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di
tingkat nasional maupun internasional.
Selain
itu, kegiatan Porseni menjadi agenda internal yang diikuti sekitar 500
mahasiswa. Berbagai cabang olahraga seperti bola voli, basket, tenis meja, dan
bulutangkis dipertandingkan sebagai bagian dari implementasi mata kuliah olahraga
dan kesenian, yang dirancang untuk membangun karakter serta meningkatkan kerja
sama tim mahasiswa.
Tak
hanya olahraga, lomba seni seperti kompetisi menyanyi dan master of ceremony
turut digelar. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan
ini. Ajang tersebut diharapkan mampu menghidupkan unit kegiatan mahasiswa,
sekaligus menjadi wadah pengembangan kreativitas dan potensi non-akademik di
lingkungan kampus.
Menurut
Prof. Maidiawati, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi
juga menjadi sarana membangun soft skill dan memperkuat suasana akademik yang
lebih hidup. Ia juga menyoroti capaian mahasiswa yang telah berprestasi di
tingkat provinsi hingga nasional, khususnya pada cabang olahraga silat.
Created
By Widia/Humas ...
Seleksi
Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) memang menjadi salah satu jalur favorit
menuju perguruan tinggi impian. Sayangnya, tingginya jumlah pendaftar tidak
sebanding dengan daya tampung yang tersedia. Gagal SNBP bukan berarti peluang
meraih masa depan harus terhenti, ada banyak kampus unggulan yang siap menjadi
tempat terbaik untuk mengembangkan potensi dan melanjutkan pendidikan tinggi.
Di era saat ini, pilihan melanjutkan studi semakin beragam dan terbuka luas.
Kampus swasta berkualitas hadir dengan program unggulan, kurikulum adaptif,
serta peluang pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satunya adalah Institut Teknologi Padang yang saat ini membuka peluang
bagi calon mahasiswa melalui jalur SPMB Gelombang 1.
SPMB
Gelombang 1 di Institut Teknologi Padang telah dibuka dan berlangsung hingga 28
Juni 2026, dengan batas akhir pendaftaran ulang pada 15 Juli 2026. Momentum ini
menjadi kesempatan strategis bagi kamu yang ingin tetap melanjutkan pendidikan
tinggi di bidang teknik dengan kualitas pendidikan yang terarah dan aplikatif.
Sebagai
perguruan tinggi yang memiliki fokus kuat di bidang rekayasa dan teknologi,
Institut Teknologi Padang menghadirkan program studi unggulan seperti Teknik
Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Informatika, Teknik Geodesi hingga
Teknik Lingkungan. Seluruh program dirancang untuk menjawab tantangan industri,
mulai dari pembangunan infrastruktur berkelanjutan hingga pengembangan energi
dan teknologi modern.
Sejalan dengan fokus tersebut, pilihan program studi di Institut Teknologi
Padang tidak hanya berada pada jenjang sarjana, tetapi juga diperkuat melalui
pendidikan vokasi yang lebih aplikatif. Di bawah Fakultas Vokasi, tersedia
program seperti Teknik Mesin Diploma, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan
Gedung Sarjana Terapan, serta Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik Sarjana
Terapan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan dunia kerja secara
langsung.
Keunggulan
lainnya terletak pada pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi
pada teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Mahasiswa dibekali
kemampuan teknis, problem solving, serta pengalaman proyek nyata yang relevan
dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini menjadikan lulusan lebih siap menghadapi
dunia kerja maupun menciptakan inovasi mandiri.
Selain
itu, Institut Teknologi Padang juga memberikan ruang pengembangan diri melalui
berbagai kegiatan kemahasiswaan, riset, serta program pengabdian masyarakat.
Lingkungan akademik yang kolaboratif menjadi wadah bagi mahasiswa untuk tumbuh
tidak hanya secara intelektual, tetapi juga dalam aspek kepemimpinan dan
karakter.
Gagal
SNBP bukanlah akhir dari perjalananmu menuju masa depan yang cerah. Masih
banyak jalan yang bisa ditempuh untuk meraih cita-cita, salah satunya melalui
Institut Teknologi Padang. Dengan keunggulan di bidang teknik, kurikulum yang
adaptif, serta peluang yang terbuka lebar. Yuk, daftar sekarang di spmb.itp.ac.id dan
wujudkan masa depanmu bersama ITP!
Created By Widia/Humas
...
Formasi kepemimpinan kampus semakin
lengkap dengan pelantikan Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
periode 2026–2029. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah
kebijakan akademik dan pembinaan mahasiswa secara berkelanjutan.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada
Rabu, (01/04) bertempat di Aula Gedung D Lantai 2 Kampus I ITP. Agenda
ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan yang
adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi.
Kehadiran Prof. Muhammad Yahya dinilai
sebagai elemen penting dalam menyempurnakan struktur pimpinan kampus. Perannya
diharapkan mampu mendorong akselerasi prestasi akademik serta meningkatkan kualitas
layanan pendidikan dan pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.
Bidang akademik dan kemahasiswaan
memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pengembangan institusi.
Kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran,
tetapi juga pada pembentukan karakter, kompetensi, dan daya saing lulusan.
Melalui kepemimpinan baru ini,
diharapkan lahir berbagai inovasi dalam sistem pembelajaran, penguatan
kolaborasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antarunit
kerja menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Pelantikan ini juga menjadi simbol
komitmen untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih profesional,
responsif, dan berorientasi pada masa depan. Kepemimpinan yang kuat diyakini
mampu mendorong transformasi institusi secara berkelanjutan.
Dengan formasi pimpinan yang semakin
solid, optimisme terhadap masa depan kampus kian menguat. Sinergi yang
terbangun diharapkan mampu membawa institusi menuju capaian yang lebih tinggi
serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Created By Widia/Humas
...
Yayasan Pendidikan Tinggi Padang (YPTP)
resmi melantik Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., sebagai Rektor
Institut Teknologi Padang periode 2026–2029. Acara berlangsung Kamis, 26
Februari 2026, dipimpin Ketua Yayasan Ampri Satyawan, S.E., M.M dihadiri
sivitas akademika, pengurus yayasan, dan berbagai stakeholder.
Beliau menjelaskan pergantian
kepemimpinan dilatarbelakangi pengunduran diri Prof. Ade Indra tertanggal 7
Januari 2026 karena alasan kesehatan yang memerlukan pemulihan optimal. Yayasan
kemudian menerbitkan Surat Keputusan Pemberhentian Dengan Hormat pada 12
Januari 2026.
Prof. Maidiawati, yang sebelumnya
menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, ditetapkan sebagai
Rektor melalui Surat Keputusan Yayasan Nomor 27/VPTP/ITP/SK/1/II/2026
tertanggal 5 Februari 2026, sesuai mekanisme Statuta ITP 2019 dan masukan Senat
Akademik.
Dalam sambutannya, beliau memaparkan
profil Prof. Maidiawati. Ia menjadi rektor ke-10 ITP sekaligus perempuan
pertama yang menjabat posisi tertinggi. Kariernya mencakup Ketua Prodi Teknik
Sipil, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, hingga Wakil Rektor I pada
2025.
Mewakili seluruh sivitas akademika ITP,
beliau menyampaikan apresiasi untuk Prof. Ade Indra atas dedikasi dan
kontribusinya bagi kemajuan ITP, seraya mendoakan kesehatan dan kesembuhannya.
Pergantian ini dianggap penting untuk kesinambungan program pengembangan kampus
menuju World Class University 2040.
Prof. Maidiawati menegaskan komitmen
peningkatan akreditasi prodi, tata kelola institusi, dan pengembangan SDM. Saat
ini 18 dosen bergelar doktor, dengan target 40 persen, termasuk dosen Program
Studi Teknik Geodesi yang tengah menempuh studi doktoral.
Selain itu, Rektor baru menyampaikan
pengembangan kurikulum selaras industri, kerja sama internasional dengan
Malaysia dan Kamboja, student mobility, serta pemetaan prodi baru seperti Data
Science. Mahasiswa ITP juga meraih hibah Program Mahasiswa Berdampak,
memperkuat inovasi kampus.
Created By Widia/Humas
...