Kreativitas
dan semangat generasi muda dalam bidang teknologi terlihat dalam ajang Grand Final Lomba Inovasi Arduino Challenge
Teknik Elektro ITP 2026 yang berlangsung pada Kamis
(04/06) di Aula Kampus I Institut Teknologi Padang. Kegiatan ini menjadi
wadah bagi pelajar untuk menghadirkan ide, inovasi, dan solusi berbasis
teknologi.Melalui kompetisi ini, para peserta ditantang mengembangkan
berbagai karya menggunakan teknologi Arduino sebagai bentuk penerapan ilmu
elektronika dan pemrograman. Setiap tim menampilkan kemampuan terbaik dalam
merancang produk inovatif yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam
kehidupan sehari-hari.Ajang Arduino Challenge Teknik Elektro ITP 2026 berhasil
mempertemukan berbagai sekolah dengan semangat yang sama dalam menciptakan
generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kompetisi ini juga
menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk meningkatkan kreativitas, kerja
sama tim, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut
Teknologi Padang terus berkomitmen mendorong perkembangan teknologi sejak dini
melalui berbagai kegiatan akademik dan kompetisi inovasi. Melalui kegiatan ini,
ITP menghadirkan kesempatan bagi pelajar untuk mengenal dunia rekayasa dan
teknologi lebih dekat.Pada babak final, dewan juri menetapkan SMKN 2 Solok sebagai Juara
1, disusul SMTI Padang sebagai Juara 2, dan SMA N 2 Bayang sebagai Juara 3.
Selain itu, SMA N 2 Bayang berhasil meraih Juara Favorit Instagram berdasarkan
jumlah interaksi terbanyak, sementara SMTI Padang menjadi Juara Favorit Live
YouTube ITP.Keberhasilan para peserta menjadi gambaran bahwa potensi generasi
muda di bidang teknologi terus berkembang. Dukungan guru pembimbing, panitia,
serta seluruh pihak yang terlibat turut menjadi bagian penting dalam
menciptakan kompetisi yang inspiratif dan memberikan pengalaman berharga bagi
peserta.Melalui Arduino Challenge Teknik Elektro ITP 2026, semangat
inovasi terus tumbuh di kalangan pelajar Sumatera Barat. ITP berharap kegiatan
ini menjadi langkah awal bagi lahirnya talenta teknologi masa depan yang mampu
berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan bangsa.Created By
Widia/Humas
...
Semangat
hidup sehat dan sport tourism semakin terasa menjelang pelaksanaan ITP Run 2026
yang akan digelar pada Minggu, 21 Juni 2026. Event lari resmi dalam rangka Dies
Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang ini diproyeksikan menjadi salah satu
ajang olahraga bergengsi yang memadukan semangat kebugaran, networking, dan
atmosfer kampus modern.
Tidak
sekadar menjadi agenda olahraga, ITP Run 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi
antara dunia pendidikan, masyarakat, dan komunitas olahraga. Peserta nantinya
tidak hanya menikmati pengalaman berlari, tetapi juga merasakan suasana kampus
yang aktif, inovatif, dan penuh semangat generasi muda yang produktif serta
kreatif di Kota Padang.
Persiapan
pelaksanaan terus dimatangkan melalui konsolidasi lintas pihak, termasuk
pembahasan teknis rute bersama Satlantas Polresta Padang yang berlangsung pada
Selasa, (11/06), di Ruang Sidang Utama ITP. Pertemuan tersebut dihadiri
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Pengelolaan Sumber Daya, Prof. Dr.Eng. Ir.
Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Marketing,
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta jajaran panitia Dies Natalis ITP
ke-53.
Ketua
Pelaksana Dies Natalis ITP ke-53, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., bersama
Koordinator ITP Run 2026, Afif Zirwan, M.Kom., turut hadir dalam pembahasan
tersebut. Koordinasi ini menjadi langkah penting guna memastikan keamanan,
kenyamanan, dan kelancaran jalannya event yang diperkirakan akan diikuti
ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah.
Dukungan
penuh juga datang dari Kepala Unit Brigade Motor (BM) Satlantas Polresta Padang,
Ipda Andes Junaidi. Ia menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap
pelaksanaan ITP Run 2026. Menurutnya, event seperti ini tidak hanya mendorong
gaya hidup sehat, tetapi juga mampu memperkuat hubungan positif antara kampus
dan masyarakat luas.
Sebagai
salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga
membangun ekosistem kampus yang aktif dan kolaboratif. ITP Run 2026 menjadi
bukti nyata komitmen kampus dalam menghadirkan kegiatan inspiratif yang
berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat.
Dengan dukungan Satlantas Polresta
Padang serta persiapan yang terus dimatangkan, ITP Run 2026 diyakini akan
menjadi momentum besar yang menyatukan semangat olahraga, edukasi, dan
kebersamaan. Event ini sekaligus memperkuat citra kampus sebagai institusi
modern yang aktif membangun koneksi, gaya hidup sehat, dan pengalaman positif
bagi masyarakat luas.
Created By Widia/Humas ...
Momentum peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia Tahun 2026
dimanfaatkan sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas institusi
dalam pengelolaan inovasi. Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama
digelar pada Senin, (27/04) bertempat di Aula Lantai 3 Gedung LLDIKTI Wilayah
X, bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Barat
(Sumbar).
Dalam forum
tersebut, Institut Teknologi Padang tampil sebagai salah satu institusi yang
menunjukkan keseriusan tinggi dalam penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual.
Kehadiran Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi
Kepala LPPM Mastariyanto Perdana, M.Eng., menjadi simbol komitmen kuat
institusi terhadap perlindungan dan pengelolaan inovasi.
Penandatanganan
Perjanjian Kerja Sama tentang Pelindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual
menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola hasil riset. Kesepakatan
ini diarahkan untuk membangun sinergi lintas pihak dalam menciptakan sistem
yang mampu melindungi, mengelola, serta mengoptimalkan nilai ekonomi dari karya
intelektual.Secara tegas,
ITP menegaskan komitmennya dalam membangun kerja sama yang produktif, efektif
dan sinergis sebagai fondasi utama pengembangan inovasi berkelanjutan. Komitmen
ini tidak hanya menjadi pernyataan formal, tetapi diwujudkan melalui
keterlibatan aktif dalam kolaborasi strategis yang mendorong peningkatan
kualitas riset dan daya saing institusi.Ketua
pelaksana kegiatan, Lista Widyastuti, SH, MH, dalam laporannya menekankan bahwa
kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar memperkuat kolaborasi lintas
sektor. Ia menyebutkan pentingnya pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual di
perguruan tinggi guna memperkuat perlindungan dan pemanfaatan hasil penelitian
secara optimal.
“Melalui
kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya Sentra Kekayaan
Intelektual di perguruan tinggi, meningkatkan perlindungan hasil riset, serta
memperkuat koordinasi antara Kemenkum, LLDIKTI, dan PTS,” ujar Lista dalam
sambutannya di hadapan peserta kegiatan tersebut.
Lebih dari
sekadar perlindungan hukum, Kekayaan Intelektual kini dipandang sebagai
instrumen penting dalam hilirisasi dan komersialisasi inovasi. Dengan sinergi
yang semakin kuat, termasuk peran aktif ITP, diharapkan lahir inovasi unggul
yang tidak hanya terlindungi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi
masyarakat dan dunia industri, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar.
Created By Widia/Humas ...
Di
balik berdirinya infrastruktur penting di Kota Padang, terdapat sosok Ir.
Antonov, ST, MT, IPM, seorang pendidik sekaligus tenaga ahli yang telah
mendedikasikan hidupnya pada bidang ketenagalistrikan. Perannya dalam proyek
instalasi listrik pada pembangunan Kantor Walikota dan DPRD Kota Padang menjadi
salah satu kontribusi nyata yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan
operasional pemerintahan. Tidak
hanya itu, kiprahnya juga mencakup berbagai proyek strategis lain yang
menyentuh kebutuhan masyarakat luas. Mulai dari pengawasan dan perencanaan
sistem MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) untuk fasilitas pendidikan
seperti Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang, hingga proyek
pembangunan rumah susun di Sumatera Barat yang mendukung penyediaan hunian
layak bagi masyarakat. Salah
satu pengalaman yang menonjol adalah keterlibatannya dalam rehabilitasi dan
rekonstruksi pasca gempa bumi Sumatera Barat. Dalam proyek tersebut, beliau
berkontribusi pada perencanaan sistem kelistrikan yang aman dan andal,
memastikan bangunan yang dibangun kembali tidak hanya berfungsi, tetapi juga
lebih tangguh terhadap bencana. Pengalaman panjangnya di dunia
profesional berjalan seiring dengan pengabdiannya sebagai dosen di Institut Teknologi Padang, yang dikenal sebagai
salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat dalam pengembangan
pendidikan berbasis teknologi dan rekayasa. Bagi beliau, dunia pendidikan bukan
sekadar tempat mentransfer ilmu, melainkan ruang untuk membentuk karakter
generasi muda. Ia dikenal sebagai sosok yang mencintai profesinya sebagai
pendidik dengan sepenuh hati, menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teknis
tetapi juga bernilai kehidupan. Dalam
setiap kesempatan, beliau selalu menyampaikan pesan sederhana namun kuat kepada
mahasiswa: pentingnya kejujuran dan kerja keras. Baginya, dua nilai tersebut
adalah fondasi utama untuk bertahan dan berkembang di dunia profesional yang
terus berubah. Ke
depan, tantangan sektor energi di Sumatera Barat akan semakin besar. Proyeksi
menunjukkan bahwa kebutuhan daya listrik di wilayah ini akan meningkat hingga
sekitar ±5.564 MW pada tahun 2050. Lonjakan ini berarti hampir tiga kali lipat
dari kondisi saat ini, yang secara langsung akan mendorong peningkatan
kebutuhan tenaga kerja di sektor ketenagalistrikan. Transformasi
energi yang mengarah pada pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) serta
digitalisasi sistem kelistrikan membuka peluang besar bagi generasi muda,
khususnya lulusan teknik. Potensi lapangan kerja diperkirakan mencapai puluhan
ribu hingga tahun 2050, menjadikan sektor ini sebagai salah satu bidang strategis
di masa depan. Dalam
konteks tersebut, peran beliau menjadi semakin relevan. Ia tidak hanya
berkontribusi melalui proyek-proyek yang berdampak bagi masyarakat, tetapi juga
melalui perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan
energi masa depan.
Created
By Widia/Humas ...
Semangat Hari Kartini 2026 terasa semakin hidup
melalui gelaran Kartini Day Challenge yang diikuti sivitas akademika Institut
Teknologi Padang dengan penuh antusias. Sebagai salah satu perguruan tinggi
terbaik di Sumatera Barat, Institut Teknologi Padang terus mendorong mahasiswa
untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam
mengekspresikan nilai budaya dan kreativitas di lingkungan kampus. Kompetisi
ini menjadi wadah menampilkan keindahan busana tradisional sekaligus ekspresi
diri mahasiswa. Berbagai karya foto menarik menghiasi media sosial dan mencuri
perhatian publik secara luas.
Peserta ditantang mengunggah foto terbaik mengenakan batik atau
busana tradisional dari sudut favorit kampus Institut Teknologi Padang. Tak
hanya individu, peserta juga boleh berkolaborasi bersama dosen, teman, hingga
tenaga kependidikan. Keaslian foto menjadi syarat utama, sehingga setiap karya
benar-benar merepresentasikan kreativitas tanpa sentuhan teknologi kecerdasan
buatan atau manipulasi digital.
Interaksi publik menjadi salah satu indikator penilaian melalui
jumlah like pada Instagram Story resmi Institut Teknologi Padang. Antusiasme
audiens terlihat dari tingginya partisipasi dan dukungan yang diberikan kepada
para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kampanye budaya melalui media sosial
mampu menjangkau lebih banyak kalangan secara efektif dan menarik.Berdasarkan perhitungan jumlah like hingga batas waktu yang
ditentukan, akun @sabilaaa.11 berhasil meraih posisi sebagai pemenang favorit.
Karya yang ditampilkan dinilai mampu memikat perhatian publik dengan visual
yang kuat, estetika menarik, serta pesan budaya yang tersampaikan dengan baik
melalui komposisi foto yang sederhana namun berkarakter.
Sementara itu, penghargaan foto terunik diberikan kepada
@teknikmesin23.itp berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari pimpinan
Institut Teknologi Padang. Kriteria keunikan dinilai dari konsep, kreativitas,
serta keberanian dalam mengeksplorasi ide yang berbeda. Karya ini dinilai mampu
menghadirkan perspektif baru dalam memaknai semangat Kartini masa kini.
Kegiatan ini
tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya
dan kebersamaan civitas akademika. Partisipasi aktif peserta menjadi bukti
bahwa semangat Kartini terus relevan dan menginspirasi generasi muda.
Created By Widia/Humas
...