Seleksi
Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) memang menjadi salah satu jalur favorit
menuju perguruan tinggi impian. Sayangnya, tingginya jumlah pendaftar tidak
sebanding dengan daya tampung yang tersedia. Gagal SNBP bukan berarti peluang
meraih masa depan harus terhenti, ada banyak kampus unggulan yang siap menjadi
tempat terbaik untuk mengembangkan potensi dan melanjutkan pendidikan tinggi.
Di era saat ini, pilihan melanjutkan studi semakin beragam dan terbuka luas.
Kampus swasta berkualitas hadir dengan program unggulan, kurikulum adaptif,
serta peluang pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satunya adalah Institut Teknologi Padang yang saat ini membuka peluang
bagi calon mahasiswa melalui jalur SPMB Gelombang 1.
SPMB
Gelombang 1 di Institut Teknologi Padang telah dibuka dan berlangsung hingga 28
Juni 2026, dengan batas akhir pendaftaran ulang pada 15 Juli 2026. Momentum ini
menjadi kesempatan strategis bagi kamu yang ingin tetap melanjutkan pendidikan
tinggi di bidang teknik dengan kualitas pendidikan yang terarah dan aplikatif.
Sebagai
perguruan tinggi yang memiliki fokus kuat di bidang rekayasa dan teknologi,
Institut Teknologi Padang menghadirkan program studi unggulan seperti Teknik
Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Informatika, Teknik Geodesi hingga
Teknik Lingkungan. Seluruh program dirancang untuk menjawab tantangan industri,
mulai dari pembangunan infrastruktur berkelanjutan hingga pengembangan energi
dan teknologi modern.
Sejalan dengan fokus tersebut, pilihan program studi di Institut Teknologi
Padang tidak hanya berada pada jenjang sarjana, tetapi juga diperkuat melalui
pendidikan vokasi yang lebih aplikatif. Di bawah Fakultas Vokasi, tersedia
program seperti Teknik Mesin Diploma, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan
Gedung Sarjana Terapan, serta Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik Sarjana
Terapan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan dunia kerja secara
langsung.
Keunggulan
lainnya terletak pada pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi
pada teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Mahasiswa dibekali
kemampuan teknis, problem solving, serta pengalaman proyek nyata yang relevan
dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini menjadikan lulusan lebih siap menghadapi
dunia kerja maupun menciptakan inovasi mandiri.
Selain
itu, Institut Teknologi Padang juga memberikan ruang pengembangan diri melalui
berbagai kegiatan kemahasiswaan, riset, serta program pengabdian masyarakat.
Lingkungan akademik yang kolaboratif menjadi wadah bagi mahasiswa untuk tumbuh
tidak hanya secara intelektual, tetapi juga dalam aspek kepemimpinan dan
karakter.
Gagal SNBP bukanlah akhir dari perjalananmu menuju masa depan yang cerah. Masih banyak jalan yang bisa ditempuh untuk meraih cita-cita, salah satunya melalui Institut Teknologi Padang yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat. Dengan keunggulan di bidang teknik, kurikulum yang adaptif, serta peluang yang terbuka lebar, yuk daftar sekarang di spmb.itp.ac.id dan wujudkan masa depanmu bersama ITP!
Created By Widia/Humas
...
Formasi kepemimpinan kampus semakin
lengkap dengan pelantikan Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
periode 2026–2029. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah
kebijakan akademik dan pembinaan mahasiswa secara berkelanjutan.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada
Rabu, (01/04) bertempat di Aula Gedung D Lantai 2 Kampus I ITP. Agenda
ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan yang
adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi.
Kehadiran Prof. Muhammad Yahya dinilai
sebagai elemen penting dalam menyempurnakan struktur pimpinan kampus. Perannya
diharapkan mampu mendorong akselerasi prestasi akademik serta meningkatkan kualitas
layanan pendidikan dan pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.
Bidang akademik dan kemahasiswaan
memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pengembangan institusi.
Kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran,
tetapi juga pada pembentukan karakter, kompetensi, dan daya saing lulusan.
Melalui kepemimpinan baru ini,
diharapkan lahir berbagai inovasi dalam sistem pembelajaran, penguatan
kolaborasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antarunit
kerja menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Pelantikan ini juga menjadi simbol
komitmen untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih profesional,
responsif, dan berorientasi pada masa depan. Kepemimpinan yang kuat diyakini
mampu mendorong transformasi institusi secara berkelanjutan.
Dengan formasi pimpinan yang semakin solid, optimisme terhadap masa depan kampus kian menguat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu membawa Institut Teknologi Padang menuju capaian yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Created By Widia/Humas
...
Yayasan Pendidikan Tinggi Padang (YPTP)
resmi melantik Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., sebagai Rektor
Institut Teknologi Padang periode 2026–2029. Acara berlangsung Kamis, 26
Februari 2026, dipimpin Ketua Yayasan Ampri Satyawan, S.E., M.M dihadiri
sivitas akademika, pengurus yayasan, dan berbagai stakeholder.
Beliau menjelaskan pergantian
kepemimpinan dilatarbelakangi pengunduran diri Prof. Ade Indra tertanggal 7
Januari 2026 karena alasan kesehatan yang memerlukan pemulihan optimal. Yayasan
kemudian menerbitkan Surat Keputusan Pemberhentian Dengan Hormat pada 12
Januari 2026.
Prof. Maidiawati, yang sebelumnya
menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, ditetapkan sebagai
Rektor melalui Surat Keputusan Yayasan Nomor 27/VPTP/ITP/SK/1/II/2026
tertanggal 5 Februari 2026, sesuai mekanisme Statuta ITP 2019 dan masukan Senat
Akademik.
Dalam sambutannya, beliau memaparkan
profil Prof. Maidiawati. Ia menjadi rektor ke-10 ITP sekaligus perempuan
pertama yang menjabat posisi tertinggi. Kariernya mencakup Ketua Prodi Teknik
Sipil, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, hingga Wakil Rektor I pada
2025.
Mewakili seluruh sivitas akademika ITP,
beliau menyampaikan apresiasi untuk Prof. Ade Indra atas dedikasi dan
kontribusinya bagi kemajuan ITP, seraya mendoakan kesehatan dan kesembuhannya.
Pergantian ini dianggap penting untuk kesinambungan program pengembangan kampus
menuju World Class University 2040.
Prof. Maidiawati menegaskan komitmen
peningkatan akreditasi prodi, tata kelola institusi, dan pengembangan SDM. Saat
ini 18 dosen bergelar doktor, dengan target 40 persen, termasuk dosen Program
Studi Teknik Geodesi yang tengah menempuh studi doktoral.
Selain itu, Rektor baru menyampaikan pengembangan kurikulum selaras industri, kerja sama internasional dengan Malaysia dan Kamboja, student mobility, serta pemetaan prodi baru seperti Data Science. Mahasiswa ITP juga meraih hibah Program Mahasiswa Berdampak, memperkuat inovasi kampus, sekaligus menegaskan posisi Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang terus beradaptasi dengan perkembangan global dan kebutuhan industri.
Created By Widia/Humas
...
Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi
Padang resmi mengumumkan rencana pelantikan Rektor Institut Teknologi Padang
periode 2026–2029 yang akan dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Kampus I, Selasa,
24 Februari 2026, sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus penegasan arah
kepemimpinan institusi ke depan.
Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi
Padang, Ampri Satyawan, S.E., M.M menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Keputusan Nomor
27/VPTP/ITP/SK/1/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026, telah ditetapkan Prof.
Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., sebagai Rektor periode 2026–2029.
Ia melanjutkan sisa masa jabatan 2025–2029 yang sebelumnya diemban Prof. Dr.
Ade Indra, S.T., M.T., IPM.
Pergantian kepemimpinan ini dilakukan
menyusul surat pengunduran diri Prof. Ade Indra tertanggal 7 Januari 2026
karena alasan kesehatan. Atas pengunduran diri tersebut, Yayasan menerbitkan
Surat Keputusan Pemberhentian Dengan Hormat Nomor 10/YPTP/ITP/SK/1/I/2026 tertanggal
12 Januari 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya
selama memimpin institusi.
Untuk menjaga stabilitas tata kelola,
Yayasan sebelumnya telah menunjuk Prof. Maidiawati sebagai Pejabat Rektor
melalui Surat Keputusan Nomor 11/YPTP/ITP/SK/1/I/2026 tertanggal 12 Januari
2026. Saat itu, ia masih menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan.
Beliau menegaskan, pengangkatan Rektor
periode 2026–2029 telah melalui mekanisme sesuai Statuta Institut Teknologi
Padang Tahun 2019. Keputusan diambil melalui Rapat Pengurus Yayasan dengan
mempertimbangkan masukan dan pertimbangan Senat Akademik, sehingga seluruh
proses berjalan sesuai prinsip tata kelola yang akuntabel dan transparan.
Yayasan menilai pelantikan ini menjadi
bagian penting dari kesinambungan kepemimpinan dan langkah strategis dalam
menjaga keberlanjutan program pengembangan kampus. Kepemimpinan baru diharapkan
mampu mempercepat capaian visi menuju perguruan tinggi bertaraf internasional
atau World Class University pada 2040.
“Pengurus Yayasan meyakini kepemimpinan Prof. Maidiawati akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Institut Teknologi Padang menuju World Class University 2040,” ujar Beliau. Yayasan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Prof. Ade Indra atas kontribusinya, seraya mendoakan kesehatan serta kesembuhan terbaik baginya, sekaligus menegaskan komitmen Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang terus bergerak menuju daya saing global.
Created By Widia/Humas ...
Gelombang transformasi digital menuntut penguatan
literasi teknologi sejak bangku sekolah. Menangkap kebutuhan itu, Program Studi
Teknik Elektro terbaik perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat menghadirkan Arduino
Innovation Challenge 2026, sebuah lomba inovasi teknologi tingkat SMA
se-Sumatera Barat.
Ajang ini dirancang untuk menumbuhkan minat,
kompetensi, dan keberanian siswa mengeksplorasi teknologi, khususnya
mikrokontroler dan kecerdasan buatan, melalui pendekatan praktik yang relevan
dengan kebutuhan masa depan.
Dalam rangka menyukseskan kegiatan tersebut,
mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah dilibatkan secara aktif untuk melakukan
sosialisasi dan pelatihan ke sekolah-sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari
pembelajaran berbasis pengabdian, sekaligus memperluas jangkauan literasi
teknologi di tingkat sekolah menengah. Kehadiran mahasiswa di lapangan menjadi
bukti nyata peran kampus dalam menggerakkan edukasi teknologi yang inklusif dan
berkelanjutan.Peran mahasiswa menjadi sorotan utama, karena mereka menjadi fasilitator
pembelajaran yang menjembatani konsep akademik dengan praktik sederhana
Arduino. Pendekatan ini memperkuat transfer pengetahuan sekaligus menghadirkan
inspirasi sebaya bagi para siswa.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan menjangkau 11
sekolah, yakni SMAN 1 Ranah Batahan, SMAN 2 Bayang, SMAN 1 Solok Selatan, SMAN
2 Mandau, SMAN 1 Kota Solok, SMAN 1 Sungai Beremas Pasaman Barat, SMAN 1
Bonjol, SMAN 1 Hiliran Gumanti Alahan Panjang, SMAN 1 Batang Kapas, SMAN 2 Kota
Solok, serta SMAN 1 Rambatan Batusangkar. Jangkauan ini menegaskan komitmen
pemerataan literasi teknologi.
Dalam setiap kunjungan, mahasiswa Teknik Elektro
memaparkan konsep dasar mikrokontroler Arduino, pemrograman sederhana, hingga
contoh penerapan proyek inovatif. Siswa juga dibekali informasi mekanisme
lomba, kriteria penilaian, serta peluang pengembangan ide kreatif berbasis
teknologi. Metode praktik langsung membuat siswa lebih percaya diri dan
antusias mengeksplorasi gagasan inovasi.
Ketua Program Studi Teknik Elektro, Taufal Hidayat,
Ph.D, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi pendidikan jangka
panjang. Menurutnya, peran mahasiswa sebagai edukator lapangan menjadi nilai
tambah program ini.
“Melalui Arduino Innovation Challenge 2026, kami
ingin menumbuhkan minat siswa SMA terhadap teknologi dan rekayasa sejak dini,
sekaligus menyiapkan talenta yang adaptif terhadap AI,” ujar beliau.
Selain berdampak bagi siswa, program ini juga mengasah kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa KIP Kuliah melalui pendampingan langsung di sekolah. Ke depan, kompetisi ini diharapkan membangun ekosistem inovasi teknologi di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat kontribusi Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat dalam mencetak generasi inovatif dan berdaya saing.
Bagi siswa dan sekolah yang ingin mengambil bagian
dalam pengalaman belajar teknologi yang aplikatif dan inspiratif ini, silahkan
daftar pada link berikut.
Registrasi Peserta Lomba Inovasi Teknologi SMA 2026
Panduan lengkap pelaksanaan lomba dapat diakses
pada link di bawah ya:
Panduan Lomba Inovasi Teknologi SMA 2026.
Created By Widia/Humas
...