Ir. Wilton Wahab, M. Eng, Insinyur Senior ITP di Garis Depan Proyek Strategis Sumbar

- 10 Agustus 2026

Pengalaman panjang di tengah proyek infrastruktur membuat sosok Ir. Wilton Wahab, M.Eng., IPM, memahami bahwa teknik sipil bukan sekadar hitungan, melainkan soal keselamatan dan kepercayaan. Alumni Institut Teknologi Padang ini menapaki berbagai proyek strategis Sumatera Barat, dari pembangunan fasilitas publik hingga penanganan darurat bencana yang menuntut ketelitian profesional yang beragam.Jejak profesional beliau terbentuk sejak menyelesaikan S1 Teknik Sipil di ITP pada 1994, yang saat itu dikenal sebagai STTP. Ia kemudian melanjutkan S2 Teknik Sipil bidang Transportasi di University of Technology Malaysia pada 2001. Kini, perjalanan akademiknya berlanjut melalui studi doktoral Teknik Sipil di Universitas Andalas, memperkuat kompetensi keilmuannya terus.Berbagai proyek strategis pernah dipercayakan kepada beliau, mulai dari pembangunan fasilitas kesehatan, perencanaan jalan dan jembatan, hingga manajemen konstruksi. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa profesi insinyur tidak sekadar berkutat dengan hitungan, tetapi menyangkut kualitas, keselamatan, dan kepentingan masyarakat.Beliau juga terlibat dalam penanganan darurat bencana banjir bandang lahar dingin dan longsor pada ruas Padang Panjang–Sicincin, yang menuntut ketelitian, kecepatan mengambil keputusan, serta kemampuan menghadapi kondisi lapangan ekstrem.Salah satu pengalaman paling menantang terjadi saat beliau terlibat dalam penanganan darurat bencana banjir bandang lahar dingin dan longsor pada ruas Padang Panjang–Sicincin, yang menuntut ketelitian, kecepatan mengambil keputusan, serta kemampuan menghadapi kondisi lapangan ekstrem. Ketika akses jalan kembali aman dan dapat dilalui masyarakat, bagi beliau, keberhasilan pekerjaan bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan bentuk pengabdian nyata.Pengalaman di lapangan kemudian dibawa beliau ke ruang akademik. Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar beliau tidak hanya berbagi teori, tetapi juga menghadirkan realitas proyek kepada mahasiswa. Pengalaman menghadapi persoalan konstruksi, menjaga kualitas pekerjaan, dan mengutamakan keselamatan menjadi bekal berharga bagi calon engineer.Beliau menekankan bahwa dunia teknik sipil membutuhkan pribadi yang jujur, teliti, berintegritas, dan tidak takut menghadapi tantangan di lapangan. Menurutnya, kompetensi profesional juga perlu diperkuat melalui sertifikasi. Beliau tercatat memiliki sertifikasi Ahli Utama Jenjang 9 pada bidang Manajemen Konstruksi dan Teknik Jalan, serta lisensi sebagai Asesor Kompetensi BNSP. Lebih dari sekadar membangun infrastruktur, perjalanan beliau menunjukkan bagaimana seorang engineer dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jalan yang kembali berfungsi, fasilitas publik yang berdiri kokoh, hingga pengalaman yang diwariskan kepada mahasiswa menjadi bagian dari pengabdian. Dari lapangan menuju ruang kelas, ilmu terus dibagikan untuk menyiapkan generasi engineer masa depan.Created By Widia/Humas ...

Berita Terbaru
Image

Institut Teknologi Padang, Meskipun Sumatra Barat (Sumbar) tengah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tidak menghalangi Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar tausiah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriyah. Namun, tausiah itu dilaksanakan sesuai prosedur PSBB, yaitu digelar secara daring. Bertindak sebagai penceramah ustadz Ismet Eka Putra,ST, MT dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika ITP. Setidaknya 59 orang mengikuti tausiah tersebut. Sementara itu, Ketua Yayasan ITP Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras mengatakan, melaksanakan tausiah dalam menyambut Ramadan sudah menjadi tradisi tahunan di kampus teknik tersebut. "Tausiah dalam menyambut Ramadan ini sudah menjadi tradisi di ITP, tahuan ini kita adakan secara daring," ujar Beliau. Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT mengungkapkan, dengan menggelar tausiah daring tersebut tidak mengurangi silaturrahim antar sesama keluarga ITP dan kualitas menyambut bulan suci ini. "Kita menyambut Ramadhan melalui kebersamaan secara daring, tidak mengurangi kualitas ibadah kita," imbuh Rektor. Hendri juga mengajak keluarga besar ITP memanjatkan doa kepada Allah agar pandemi ini segera berakhir dan bisa kembali beraktivitas seperti semula. "Mari kita sama-sama berdoa semoga dengan keberkahan Ramadhan pandemi ini cepat berlalu," harapnya. Sementara Utadz Ismet mengimbau agar kita tetap bahagia dalam menyambut bulan Ramadhan, meskipun di tengah pandemi corona. "Walau dalam kondisi apapun kita harus tetap bahagia menyambut bulan suci Ramadhan," kata Ismet. Ismet juga mengajak agar seluruh sivitas akademika ITP dapat memanfaatkan keistimewaan Bulan Ramadhan dengan memperbanyak membaca Al-Quran, terlebih saat ini sedang dalam keadaan work from home atau bekerja dari rumah. "Ramadhan banyak membawa keberkahan, semoga kita bisa menggapai titel taqwa disisi Allah," ujarnya. Selain itu, Ustadz ismet juga memberikan tausiah tentang bagaimana persiapan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan.  "Yang perlu kita persiapkan dalam menyambut bulan ramadhan agar dapat meningkatkan ketaqwaan kita, yakni persiapan ruhiyah atau hati dan jiwa, kedua persiapan jasadiyah atau fisik, ketiga tsaqofiyah atau ilmu, kemudian maliyah atau harga agar beramal/bersekah," jelasnya. Seperti tausiah pada umumnya, tausiah daring ini pun disertai sesi tanya jawab dan ditutup dengan membaca doa dan saling bermaaf-maafan meskipun hanya dari layar monitor masing-masing. (peb/humas) ...

23 April 2020
Image

Institut Teknologi Padang, Pandemi corona memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas, termasuk proses perkuliahan yang saat ini pada umumnya menerapkan prakitk belajar di rumah. Institut Teknologi Padang (ITP), salah satu kampus yang menerapkan demikian. Para mahasiswa tetap mengikuti perkuliahan yang dilangsungkan secara daring. Meski demikian, masih ada beberapa mahasiswa yang tidak pulang ke kampung halamannya, alias memilih menetap di rumah kos di Padang. Atas hal itu, pihak kampus berinisitif memberikan bantuan kepada mahasiswa yang notabene anak kos tidak pulang ke kampung. Hari ini, Jumat (10/4/2020), setidaknya 83 mahasiswa mendapatkan bantuan sembako dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat ini. "ITP memberikan bantuan sembako kepada 83 mahasiswa yang masih menetap di kos nya di Padang," ujar Rektor ITP Hendri Nofrianto. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dari seluruh sivitas ITP dan alumni. "Paket sembako yang diberikan seperti beras, gula, telur, minyak goreng, mie instan, teh dan  susu kaleng dengan total nilai Rp100 ribu," lanjutnya. Dengan adanya bantuan tersebut, imbuh Hendri, akan bisa meringankan mahasiswa yang jauh dari orang tua di tengah wabah corona ini. "Bantuan ini untuk membantu meringankan beban mahasiswa selama masa darurat pandemi," ujarnya. (peb/humas) ...

10 April 2020
Image

Institut Teknologi Padang, Sejak merebaknya wabah corona, Institut Teknologi Padang (ITP) sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat telah menerapkan belajar dari rumah. Perkuliahan dilangsungkan dengan sistem daring. Selain kegiatan perkuliahan, seminar proposal, bimbingan skripsi, bimbingan laporan kerja praktik serta pelayanan customer service pada Pusat Layanan Terpadu (PLT) juga dilakukan secara online. Dosen Teknik Geodesi ITP, Dwi Arini menjelaskan bahwa jurusannya telah melaksanakan sidang proposal skripsi secara daring dan semuanya berjalan dengan baik. Dalam sidang yang dilakukan secara online tersebut terdapat tiga orang dosen penguji dan seorang mahasiswa. "Subtansinya sama dengan sidang proposal konvensional, cuman ini bedanya kita lakukan secara online," ujar Arini, Senin (6/4/2020). Dalam seminar proposal tersebut, ujarnya, terbagi dalam tiga sesi. Setiap sesi memakan waktu selama 40 menit. Dimana sesi satu diperuntukkan untuk presentasi oleh mahasiswa, selanjutnya sesi tanya jawab selama 40 menit, dan terakhir keputusan dari dosen penguji. "Kita melakukan sidang proposal online ini melalui aplikasi Zoom, sejauh ini tidak ada kendala," imbuhnya. Sementara sistem penilainnya, tidak ada bedanya dengan seminar tatap muka, dimana sudah ada ketentuannya dalam petunjuk teknis yang berlaku mengenai pembelajaran jarak jauh. "Soal penilaian, tidak akan ada bedanya dengan sidang tatap muka," ujarnya. Sementara itu, Rektor ITP Hendri Nofrianto mengungkapkan bahwa seminar daring ini juga sudah terlaksana pada jurusan lain, seperti Teknik Sipil, Teknik Informatika, dan sebagainya. Menurutnya, seminar online ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya dalam mendukung anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai wabah corona (Covid-19). "Sebelumnya kita juga sudah melaksanakan kuliah daring, ITP siap dalam upaya mencegah atau mengantisipasi merebaknya penularan Covid-19," ujarnya. Disamping itu, kampus teknik yang tengah menuju World Class University (WCU) ini pun terus meningkatkan kualitas perkuliahan sistem daring dengan menerbitkan panduan perkuliahan daring bagi seluruh dosen di lingkungan ITP. (peb/humas) ...

06 April 2020
Image

Pada hari Minggu 29 Maret 2015, ITP mengadakan acara ITP Fun Bike sekaligus acara penutup dari rangkaian Dies Natalis ITP ke-42. Diikuti oleh ribuan peserta  mencapai 1.429 orang terdiri dari komunitas Biker di Kota Padang maupun luar kota padang. Acara diawali dengan pelepasan Balon ke udara oleh Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc  dan Ketua DPRD Sumatera Barat  Ir. H. Hendra Irwan Rahim. dan Acara pelepasan Peserta ITP Funbike oleh Rektor Institut Teknologi Padang Ir. Hendri Nofrianto,MT. dan Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP) Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd.  Acara ini dibanjiri banyak hadiah doorprize yang disediakan oleh sponsor. Dengan Hadiah Utama Dua Unit Sepeda Motor. ...

30 Maret 2020 #publikasi
Image

Institut Teknologi Padang, Sebagai langkah antisipatif pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), sivitas akademika Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan aksi berih-bersih dan penyemprotan disinfektan di lingkungan kampus ITP, Jumat pagi (20/3/2020). Aksi jumat bersih ini melibatkan dosen, karyawan dan sejumlah stakeholder terkait dari Kecamatan Nanggalo dan Dinas Kominfo Padang. Wakil Rektor I ITP Firmansyah David, P.hD mengatakan, kegiatan Jumat Bersih ini dilakukan berdasarkan hasil rapat Perguruan Tinggi dengan Kecamatan Nanggalo mengingat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kecamatan Nanggalo cukup tinggi. “Jadi kita Perguruan Tinggi di wilayah Kecatamatan Nanggalo rapat dengan Bapak Camat kemarin (19/3/2020) di Kantor Camat Nanggalo, dan hasil rapatnya kita melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan kampus,” kata Firman. “Maka dari itu kita kemarin langsung keluarkan imbuan untuk melakukan kegiatan Jumat Bersih hari ini untuk melakukan penyemprotan disinfektan,” imbuhnya. Penyemprotan disinfektan difokuskan pada benda-benda yang sering disentuh banyak orang, contohnya handle pintu, tangga, serta alat kerja lain yang digunakan bersama. Selanjutnya kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan juga dilanjutkan ke masjid yang berada di sekitar kampus yang sering digunakan oleh banyak warga. Sebelumnya Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT telah mengeluarkan edaran terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona yang mengalihkan kegiatan perkuliahan tatap muka menjadi kuliah daring, sehingga mahasiswa tidak harus datang ke kampus. (peb/humas) ...

21 Maret 2020