• ITP dan PT Semen Padang Bahas Kolaborasi Produk Lokal dan Inovasi Berdampak bagi Sumbar

- 24 September 2026

Kolaborasi perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu ruang strategis untuk mendorong pembangunan Sumatera Barat. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Tim PT Semen Padang ke Institut Teknologi Padang (ITP) pada Rabu (23/09), dengan pembahasan peluang kerja sama untuk memaksimalkan produk lokal serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM. bersama jajaran pimpinan menyambut peluang tersebut. Beliau menyampaikan kesiapan ITP mendukung program PT Semen Padang sekaligus menjalankan amanat Kementerian melalui kolaborasi lintas sektor. Pertemuan turut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Ampri Satyawan, S.E., M.M., serta Bendahara Yayasan, Donny Hardia, S.IP. Kepala Seksi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang, Edi Fahrizal, S.E., menyampaikan pentingnya menggandeng perguruan tinggi untuk membangun negeri. Menurutnya, kolaborasi dapat diarahkan pada pelaksanaan Tri Dharma, pemberdayaan masyarakat, peningkatan potensi wilayah, serta upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat di Sumatera Barat.Beliau  juga menuturkan bahwa ITP memiliki peluang untuk menjadi trendsetter dalam menghadirkan inovasi lingkungan di lingkungan perguruan tinggi. Salah satunya melalui gagasan kampus zero waste yang tidak hanya menempatkan pengelolaan sampah sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai ruang untuk melahirkan teknologi, inovasi, dan model pengelolaan yang dapat diterapkan secara lebih luas. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi Sumatera Barat. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan bersama industri. Wakil Rektor III, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., mengulas peluang tindak lanjut kerja sama sebelumnya, termasuk riset, kemitraan, pembaruan dokumen kerja sama, peluang studi lanjut bagi karyawan Semen Padang, hingga keterlibatan dalam pengembangan program bersama.Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian ialah isu lingkungan dan tantangan dalam menghadirkan teknologi pengelolaan sampah, khususnya kebutuhan menghadirkan mesin pengolahan sampah anorganik berkapasitas 1 ton per jam. Menjawab tantangan tersebut, ITP siap mengembangkan inovasi melalui karya Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc. Inovasi tersebut diarahkan untuk pengembangan berskala industri dan berpotensi mendukung pengurangan limbah serta penerapan konsep green industry. Potensi kolaborasi juga mencakup bidang Teknik Lingkungan, praktikum laboratorium, serta pengembangan sumber daya manusia. Sales Promotion Officer SIG, Arfan Asmara Putra menyampaikan dukungan terhadap kegiatan praktikum di laboratorium ITP. Sementara itu, Wakil Rektor II, Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM. membahas peluang RPL dan keterlibatan dosen praktisi. Pembahasan turut mencakup peluang kuliah tamu, penerimaan mahasiswa baru Magister Teknik Sipil, serta pengembangan kerja sama lainnya. Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., Kepala Prodi Magister Teknik Sipil, Ir. Leli Honesti, Ph.D., Dekan Fakultas Vokasi, Dr. Fajar Nugroho, M.T., dan Kepala Laboratorium Teknik Sipil Sarjana, Dr. Hamdeni Medriosa, M.T. turut mengikuti diskusi yang dipandu Kepala Biro Layanan Terpadu, Hamdi Habdillah, M.Kom.   Created By Widia/Humas     ...

Berita Terbaru
Image

Institut Teknologi Padang, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X mengunjungi Institut Teknologi Padang (ITP) guna memonitoring seleksi beasiswa KIP Kuliah di lingkungan ITP, Selasa (8/9/2020). Rektor ITP, Ir. Hendri Nofrianto, MT menyambut baik kedatangan tim dari Dirjen Dikti dan LLDikti Wilayah X ke ITP. Hendri mengatakan, proses seleksi beasiswa KIP Kuliah yang dilaksanakan di ITP baik untuk mahasiswa baru dan mahasiswa aktif telah menerapkan prosedur sesuai dengan standar dan buku panduan. “Semua proses seleksi KIP Kuliah baik yang untuk mahasiswa baru dan on going atau mahasiswa aktif, kita semua mengikuti standar. Bahkan kita menambah persyaratan KIP Kuliah yang on going yaitu dengan menambah syarat minimal IPK,” ujar rektor. Disamping itu, Rektor juga mengapresiasi peningkatan kuota KIP Kuliah untuk ITP yang mana untuk tahun 2020, total kuota beasiswa KIP Kuliah di ITP 286. Dari 286 kuota tersebut, 148 diperuntukkan untuk beasiswa KIP Kuliah mahasiswa baru dan 138 untuk beasiswa KIP Kuliah mahasiswa aktif (on going). “Kita sangat berterima kasih dan apresiasi karena kuota kita untuk tahun ini jauh meningkat, yang semula untuk KIP Kuliah atau yang dulu namanya bidikmisi untuk mahasiswa baru, kita hanya dapat kuota 1 mahasiswa per program studi,” imbuhnya. (peb/humas) ...

09 September 2020 #beasiswa
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar webinar dan workshop penyusunan borang akresitasi 9 standar secara virtual, Rabu (2/9/2020). Webinar sekaligus workshop ini mengundang Dosen di Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D sebagai pemateri.   Rektor ITP,  Ir. Hendri Nofrianto, MT dalam sambutannya mengatakan webinar ini guna memberikan pendampingan kepada ITP dalam penyusunan borang akreditasi 9 standar yang tengah dipersiapkan oleh kampus teknik itu.   "Tujuan kita menggelar kegiatan ini adalah untuk mendapatkan masukan dan pendampingan dari pak Lukito bagaimana penyusunan borang akreditasi 9 standar kepada kita, karena kita juga sudah sejak lama menyiapkan ini namun butuh penjabaran lebih jelas dari pak lukito," ujar Rektor.   Workshop yang diikuti oleh 55 dosen ITP itu mengulas tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan dan disusun oleh perguruan tinggi borang akreditasi 9 standar yang sering sekali terabaikan atau kurang tepat sasaran dalam penyusunan seperti penulisan profil perguruan tinggi yang terlalu panjang namun tidak menggambarkan nilai lebih dari perguruan tinggi itu sendiri.   "Sering sekali dalam penulisan profil dan visi, misi, tujuan dan strategi masih belum jelas, masih ngambang sehingga perlu diperbaiki," jelas Lukito saat menyampaikan materinya.   Lebih lanjut lukito menjabarkan, perguruan tinggi masih banyak lemah pada penyusunan komponen-komponen LED.   "Perguruan Tinggi dapat menggunakan panduan dari BAN-PT untuk mulai menyusun dan mengevaluasi diri dalam menyiapkan dokumen akreditasi. Perlu juga diperhatikan bahwa perguruan tinggi jangan hanya menilai LED hanyalah borang akreditasi melainkan LED adalah live document sebagai cermin diri dan mulailah kita mengganti cara pandang tersebut," imbuhnya.   Menurutnya, yang bertanggung jawab pengusulan akreditasi bukanlah pada program studi melainkan di level fakultas yakni dekan.    "Kita ibaratkan dalam sebuah keluarga, prodi adalah anak, sementara fakultas adalah orang tua sehingga bertanggung jawab atas anak atau prodi tadi," pungkasnya.   (Peb/humas) ...

02 September 2020
Image

Tiga Program Studi (Prodi) di Institut Teknologi Padang (ITP) lolos sebagai penerima Program Bantuan Program Studi Menerapkan Kerja Sama Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hal tersebut berdasarkan surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 2087/E2/BP/2020. Dekan Fakultas Teknik ITP, Maidiawati, Dr. Eng mengungkapkan ITP merupakan salah satu perguruan tinggi yang berhasil menerima program bantuan MBKM dengan dana hibah yang akan diterima adalah maksimal Rp60 juta per masing-masing prodi yang lolos. “Alhamdulillah ITP lolos sebagai penerima program bantuan MBKM dari Kemendikbud Dikti dan ada tiga prodi yang berhasil lulus seleksi, yaitu Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Geodesi,” ujar Dekan di Kampus ITP, Selasa (1/9/2020). Selanjutnya, imbuh beliau, ketiga program studi tersebut akan mengikuti bimbingn teknis (bimtek) yang akan digelar oleh Kemendikbud dalam waktu dekat, mengingat waktu pelaksanaan proposal yang cukup singkat yakni lebih kurang 3 bulan kedepan. Maidiawati mengatakan, dalam program kurikulum MBKM tersebut terdapat beberapa luaran yang ditargetkan, yaitu kurikulum yang mengarah kepada kerjasama antara perguruan tinggi dengan industri, kerjasama antar prodi dalam satu perguruan tinggi, kerjasama prodi yang sama dengan beda perguruan tinggi, ataupun kerjasama dengan prodi yang berbeda dengan perguruan tinggi yang beda pula. “Sebenarnya MBKM ini memberikan hak mahasiswa untuk dapat belajar dan mengembangkan diri di luar kampus atau di luar prodi yang diambil oleh mahasiswa tersebut, makanya perguruan tinggi juga harus bekerjasama dengan berbagai pihak,” jelasnya. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa ITP sudah sejak lama mempersiapkan kurikulum yang mengarah kepada MBKM yang dibuktikan dengan adanya sejumlah kerja sama yang telah dijalin oleh ITP dengan berbagai pihak, mulai dari sesama perguruan tinggi, industri, instansi pemerintah bahkan pelaksana di daerah. “Saat ini kita memang sudah menerapkan seperti mahasiswa magang di industri atau instansi pemerintah, namun masih dalam bentuk Kerja Praktek (KP) yang hanya berlansung selama 3 bulan, sementara dari kurikulum MBKM nanti akan diterapkan selama 1 sampai 3 semester,” imbuhnya. Diketahui, ITP merupakan salah satu dari 184 perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil lolos sebagai penerima bantuan program kurikulum MBKM. (Peb/humas)   ...

01 September 2020
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) tengah menyiapkan alat pencuci tangan (hand washer) yang dipesan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Layanan Terpadu (PLT) ITP Hamdi Habdillah, Jumat (28/8/2020). Hamdi menyebutkan, ITP menerima pesanan pembuatan hand washer sebanyak 110 unit dan telah diserahkan sebanyak 22 unit, sementara sisanya akan diserahkan besok. “Awalnya dipesan 104 unit, lalu ditambah menjadi 110 unit. 22 unit sudah kita serahkan dan sekarang lagi finishing sisanya dan besok akan kita serahkan ke Baznas,” kata Hamdi. Ia menjelaskan, pembuatan hand washer ini dilakukan oleh Teknisi, Laboran dan Mahasiswa Teknik Mesin di Workshop Teknik Mesin serta bekerja sama dengan PT. Andalan Tiara Persada (ATP) yang juga merupakan anak usaha dari Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP). “Untuk desain dibantu oleh PT. ATP dan pengerjaannya dilakukan oleh teknisi, laboran dan mahasiswa teknik mesin selama 1 bulan terakhir,” jelasnya. Diketahui, BAZNAS memesan alat pencuci tangan ini untuk disalurkan ke 110 mesjid yang tersebar di setiap kecamatan di Kota Padang pada 31 Agustus 2020. Penyaluran hand washer ini sebagai salah satu upaya BAZNAS dan Pemko Kota Padang dalam mencegah penyebaran virus covid-19 di tempat ibadah.  (peb/humas) ...

28 Agustus 2020
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan kerjasama dengan PT Esri Indonesia. hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman diantara keduanya yang dilakukan secara virtual, Selasa (25/8/2020). Rektor ITP Hendri Nofrianto dan CEO PT Esri Indonesia Achmad Istamar melakukan penandatangan secara virtual bersamaan dengan webinar dengan tema “Pemanfaatan GIS Institusi Pendidikan untuk Mendukung Kota dan Komunitas yang Cerdas,” yang digelar Program Studi Teknik Geodesi ITP. “Kerjasama ini merupakan salah satu action kita atas konsep Mendikbud kita tentang Merdekama dengan Esri Indonesia ini dapat meningkatkan fungsi dan peran kita semua untuk memajukan Indonesia,” ujar Rektor saat memberikan sambutan secara virtual. Hal senada juga diungkapkan oleh CEO Esri Indonesia, Achmad Istamar yang memaparkan tuja Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dimana anatara perguruan tinggi dan DUDI dan pihak-pihak lain harus berkolaborasi. Kita harap kerjasuan dari kolaborasi antara pihaknya dan dan ITP adalah untuk mewujudkan Smart City dan dan dapat memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan melalui ITP. “Kita juga sangat yakin melalui kerjasama dengan ITP, kita bersama dapat mengembangankan potensi sumber daya dan memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat dalam rangka mendukung pembangunan nasional,” kata Achmad Istamar. Kerjasama diantara ITP dan Esri Indonesia berfokus pada penerapan tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. (peb/humas) ...

25 Agustus 2020