Dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan,
kegiatan purna bakti Bapak Yufrizal berlangsung dengan suasana penuh hangat
pada Jumat (29/12) di Institut Teknologi Padang (ITP). Acara yang dihadiri oleh
Rektor ITP, Dr. H. Hendri Nofrianto, M.T., serta jajaran pimpinan, pengurus
Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, pejabat struktural, dosen, dan karyawan
ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh sivitas akademika.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar
perpisahan, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi hikmah. Dengan nuansa yang
penuh kebijaksanaan, acara purna bakti diisi dengan tausiyah yang mengajak
seluruh hadirin untuk merenungkan arti penting masa pensiun.
Rektor ITP, Dr. Hendri Nofrianto, M.T.,
dalam sambutannya menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang tinggi kepada
Bapak Yufrizal. Rektor menuturkan Bapak Yufrizal sendiri, merupakan sosok yang
telah mengabdi dengan dedikasi tinggi dan menjadi contoh nyata bagaimana masa
tua dapat diisi dengan produktivitas dan kebahagiaan.
“Beliau adalah karyawan yang baik,
teladan bagi kita semua. Hal ini menggarisbawahi kontribusi Bapak Yufrizal yang
tidak hanya diukur dari kinerja, tetapi juga dari sikap dan kepribadiannya yang
inspiratif, " ungkap Rektor.
Acara semakin terasa emosional dengan
pemutaran video yang mengabadikan perjalanan karier Bapak Yufrizal di ITP.
Melalui tayangan tersebut, para hadirin diajak mengingat momen-momen berharga,
tawa, dan kerja keras yang telah dilalui bersama. Video ini tidak hanya menjadi
dokumentasi, tetapi juga simbol persahabatan dan kenangan yang akan terus
dikenang.
Penyerahan kenang-kenangan menjadi salah
satu momen puncak dalam acara ini. Dengan penuh haru, Bapak Yufrizal menerima
penghargaan sebagai tanda terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama
ini. Sungguh, ini adalah bentuk apresiasi yang layak bagi seseorang yang telah
mengabdikan dirinya di institut teknik terkemuka di Sumatera Barat ini.
Setelah penyerahan kenang-kenangan, acara
dilanjutkan dengan penyampaian sepatah kata dari rekan kerja. Mereka berbagi
kenangan manis dan pelajaran berharga yang diambil dari sosok Bapak Yufrizal, setiap
kata yang terucap menggambarkan betapa besar pengaruh beliau dalam kehidupan
profesional mereka.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama,
dalam suasana penuh tawa dan canda, para hadirin mengabadikan momen berharga
ini sebagai kenang-kenangan yang tak terlupakan.
Semoga pengalaman dan dedikasi Bapak
Yufrizal menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan memberikan
yang terbaik, tak peduli dimanapun kita berada. Karena sejatinya, masa pensiun
adalah awal dari sebuah babak baru yang penuh dengan potensi dan kesempatan.
Created By Widia/Humas
...
Institut Teknologi Padang (ITP) melalui Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Diploma III menjawab tantangan masalah ketenagakerjaaan di era bonus demografi Indonesia saat ini. Salah satu polemik yang berkembang dalam rangka pembangunan ekonomi nasional adalah kebutuhan tenaga kerja di bidang pengelasan. Juru las professional merupakan tenaga kerja yang sangat dibutuhkan di berbagai industri, mulai dari industri manufaktur, konstruksi, material, pertambangan, oil dan gas, power plant, serta perkapalan. Dengan demikian, percepatan pertumbuhan tenaga kerja pengelasan harus didorong secara maksimal sesuai dengan standar yang berlaku.“Saya mengucapkan terima kasih kepada ITP yang telah menfasilitasi program pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) 3G dengan menghadirkan instruktur praktisi dari Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Padang. Hal ini bertujuan, agar mahasiswa memperoleh ilmu pengetahuan praktis dari sumber belajar yang sudah dikurasi, relevan, dan profesional ,” ucap Ketua Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP, Ismet Eka Putra, S.T., M.T.Ka. Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP menuturkan hal ini selaras dengan visi Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP yaitu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul yang siap terjun di dunia kerja. Dimana melalui program ini mahasiswa tidak hanya mendapatkan ijazah, namun dilengkapi dengan sertifikat kompetensi keahlian yang menjadi nilai tambah bagi mereka sehingga mampu bersaing di dunia kerja.Inovasi ini merupakan langkah nyata komitmen Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memenuhi pasar kerja yang dinamis. Ia menuturkan program ini meningkatkan motivasi dan produktivitas mahasiswa untuk mengasah keterampilan mahasiswa di bidang pengelasan.“Harapannya seluruh mahasiswa yang terlibat dalam program pelatihan pengelasan SMAW 3G perdana ini mampu menguasai kompetensi keahlian yang telah diberikan dan berhasil mendapatkan sertifikat kompetensi di bidang pengelasan. Di sisi lain, semoga program pelatihan keterampilan ini dapat terus berlanjut, sehingga talenta-talenta muda yang lahir dari ITP adalah generasi unggul yang adaptif dan berintegritas , “ tutur ia.Dalam kesempatan yang sama, Hafni, M.T selaku dosen pengampu mata kuliah teknik pengelasan mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini yang telah menfasilitasi mahasiswa agar memiliki keterampilan spesifik dalam bidang pengelasan. Program pelatihan pengelasan SMAW 3G, memberikan modal bagi mahasiswa agar menjadi tenaga siap pakai di pasar kerja.Dalam program pelatihan perdana ini, mahasiswa yang terlibat adalah sebanyak 24 peserta yang dibagi dalam dua kelompok kerja. Pelatihan ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama 240 Jam Pertemuan atau setara 24 hari kerja.Ia menjelaskan dalam teknik pengelasan ada beberapa kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa, diantaranya menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan hidup (K3L), Mengelas plat posisi mendatar atau flat horizontal dengan proses las busur manual, Mengelas dengan posisi 3G, Membuat laporan, dan Melakukan perhitungan dasar teknik.Ia menekankan mahasiswa untuk terus mengasah keterampilannya di bidang pengelasan, sehingga pada saat mahasiswa terjun kelapangan mahasiswa dapat mengimplementasi keterampilan mereka didukung dengan sertifikat kompetensi dari lembaga terakreditasi. Hal ini membuktikan bahwa kurikulum Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP telah terintegrasi dengan dunia industri.Hal senada diungkapkan oleh Agusten selaku instruktur weilding dari BPVP Padang, ia menjelaskan pada program pelatihan SMAW 3G ini mahasiswa difokuskan pada kompetensi SMAW sesuai dengan tren kebutuhan juru las saat ini. Ia menambahkan pada akhir pertemuan mahasiswa akan diperkenalkan pada alat kompetensi keahlian bidang pengelasan lainnya, yaitu Gas Tungsten Arc Welding (GTAW), Gas metal arc welding (GMAW), dan Oksigen Asetilen Welding (OAW). Created By Widia/Humas ...
Institut Teknologi Padang (ITP) mengadakan acara temu orang tua Mahasiswa Baru Angkatan 2023 ITP Tahun Akademik 2023/2024 dalam rangka merajut komunikasi dan koordinasi dalam membangun sistem pendidikan di ITP yang sinergis. Acara temu orang tua berlangsung selama dua hari yaitu pada 18 hingga 19 Desember 2023 bertempat di Aula Gedung D Kampus 1 ITP dengan tujuan memperkenalkan lingkungan kampus kepada orang tua dan wali mahasiswa baru. Dalam sambutannya, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM, Rektor ITP, mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua dan wali mahasiswa baru atas kepercayaan yang telah diberikan kepada ITP, sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada para orang tua yang telah berhasil mengantar putra/putrinya memasuki proses pendidikan di ITP.Rektor menyampaikan kehadiran para orang tua memiliki arti penting bagi mahasiswa. Hal tersebut memberikan dorongan sekaligus menunjukkan kesungguhan bahwa pendidikan menjadi salah satu hal sangat penting untuk masa depan mahasiswa.“Kami percaya pendidikan bukan hanya tugas tunggal dari institusi pendidikan tinggi, tapi peran bapak/ibu semuanya sangat diperlukan dan diharapkan terus konsisten sepanjang perjalanan anak-anak menempuh pendidikan di ITP ,” ujar Rektor.Rektor berharap para orang tua ikut mengawasi putra/putrinya agar dapat belajar secara maksimal selama studi di ITP. Mahasiswa ITP diharapkan bukan hanya menjadi insan yang cerdas namun juga memiliki soft skills, beretika sosial serta berkebudayaan Indonesia dengan karakter jati diri ITP.Dengan berbagai fasilitas yang disediakan ITP, Rektor juga berpesan agar mahasiswa baru ITP dapat mengikuti proses pembelajaran di kampus secara luas. Bukan hanya aktif studi di kampus namun juga ikut dalam ekstra kurikuler maupun kompetisi yang diikuti oleh ITP. Selama ini, ITP telah menorehkan berbagai prestasi baik di tingkat Regional maupun Nasional.“Mahasiswa harus mampu bertanggung jawab atas proses studinya, disamping itu mahasiswa juga harus termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran yang lebih luas. Harapannya kedepan lulusan ITP dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan Pembangunan Nasional, “ pesan Rektor.Hadir dalam temu orang tua mahasiswa baru Wakil Rektor 1 ITP, Firmansyah David, Ph.D., Wakil Rektor II, Yusreni Warmi, Dr. Eng., Dekan Fakultas Teknik ITP, Prof. Dr. Maidiawati, S.T., M.Eng., Dekan Fakultas Vokasi ITP, Mulyati, M.T., seluruh Ketua Program Studi di lingkungan ITP, dan Kepala Biro Humas, Kerjasama, dan Promosi ITP, Anna Syahrani, M. Eng. Acara ini memberikan kesempatan berharga bagi orang tua dan wali mahasiswa baru untuk berinteraksi dengan pihak ITP, memahami lingkungan tempat anak-anak mereka menempuh pendidikan. Diharapakan bahwa kegiatan ini berdampak positif terhadap pembentukan lingkungan akademis yang berbudaya dan inklusif di ITP. Created By Widia/ Humas ...
Institut Teknologi Padang (ITP) baru saja
menggelar rapat kerja strategis yang membahas Indeks Kinerja Utama (IKU)
perguruan tinggi pada Kamis (21/12) di Aula Gedung D Kampus I ITP. Acara yang
dimoderatori oleh Wenda Nofera, M.Sc, dihadiri oleh Rektor ITP, Dr. H. Hendri
Nofrianto, M.T, serta jajaran pimpinan dan pejabat struktural lainnya.
Dalam pemaparannya, Wenda Nofera
menekankan pentingnya mengukur dampak dari berbagai kegiatan dan program di
ITP. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merumuskan langkah-langkah
konkret dalam meningkatkan kinerja institusi. Penekanan pada hasil yang konkret
menjadi landasan dalam pengembangan strategi ITP ke depan.
“Fokus kita saat ini adalah bagaimana
kinerja dari kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata, bukan
sekadar mengacu pada parameter IKU yang ada,” ungkapnya.
Beliau menjelaskan bahwa setiap perguruan
tinggi memiliki strategi yang berbeda dalam pelaporan IKU, dan ITP berkomitmen
untuk memaksimalkan pengerjaan di semua indikator yang ditetapkan. Kolaborasi
antara semua elemen di ITP sangat diperlukan agar bisa mencapai tujuan yang
lebih baik.
Dalam kesempatan ini, Wenda juga
memaparkan Road Map ITP 2024/2025 yang diharapkan dapat menciptakan budaya mutu
berbasiskan local genius. Harapannya ITP dapat menciptakan lingkungan
pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mengakar pada kearifan
lokal dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
"Salah satu fokus utama dari Road
Map ini adalah peningkatan kualitas publikasi. Kami menargetkan agar lebih
banyak penelitian di ITP terbit di jurnal nasional dan internasional yang
terakreditasi, serta, menekankan pentingnya visibilitas dan reputasi ITP di
kalangan akademik global.
” ungkap ia.
Rektor ITP, Dr. H. Hendri Nofrianto, M.T,
memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Beliau percaya bahwa dengan
mengikuti rencana yang jelas dan terarah, ITP mewujudkan visi misi ITP sebagai
perguruan tinggi unggul.
Rapat ini juga menjadi ajang bagi para
peserta untuk berbagi ide dan pengalaman terkait pengembangan IKU. Melalui
rapat kerja ini, ITP menunjukkan keseriusannya dalam membangun institusi yang
lebih berkualitas.
Pencapaian IKU yang optimal bukan hanya
menjadi target, tetapi juga sebagai indikator bahwa ITP sedang bergerak menuju
arah yang benar. Dengan memfokuskan perhatian pada pengukuran dampak dan budaya
mutu, ITP berharap dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan
zaman.
Dengan adanya upaya ini, ITP berkomitmen
untuk menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat lokal,
tetapi juga memiliki pengaruh di kancah nasional dan internasional. Rapat kerja
ini menjadi momentum penting dalam perjalanan ITP menuju masa depan yang lebih
cerah dan berdaya saing.
Created By Widia/Humas
...
Institut Teknologi Padang (ITP) menyelenggarakan pelepasan purna tugas salah satu dosen dari Program Studi Teknik Sipil, Ir. Ahmad Refi, M.T., kegiatan pelepasan ini dibalut dalam rasa kekeluargaan dan diisi dengan wirid pengajian yang disampaikan oleh Ustadz H. Khaidir Jumin Al Imami. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat (15/12) bertempat di Aula Gedung D Kampus 1 ITP dan dihadiri oleh sivitas akademika ITP.Hadir Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP), Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd., Ketua Pengurus YPTP, Ampri Satyawan, S.E., M.M., Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM., Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D., Wakil Rektor II, Yusreni Warmi, Dr. Eng., dan Dekan Fakultas Teknik ITP, Prof. Dr. Maidiawati, S.T., M.Eng.Dalam sambutannya, Rektor ITP menyatakan rasa terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan oleh Ir. Ahmad Refi, M.T. dengan mendharma baktikan ilmu dan waktunya untuk ITP. “Ini adalah momentum yang istimewa, secara resmi Ir. Ahmad Refi, M.T., telah menyelesaikan masa purna tugasnyanya di ITP. Saya mewakili keluarga besar sivitas akademika ITP memohon maaf jika selama bergaul ada perkataan atau sikap yang kurang berkenan kepada Ir. Ahmad Refi, M.T, “ ungkap Rektor ITP.Rektor menuturkan Ir. Ahmad Refi, M.T merupakan sosok yang sangat lekat dengan ITP, beliau merupakan alumni ATP yang kemudian mengabdikan diri menjadi dosen dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Pengabdian Ir. Ahmad Refi, M.T tidak bisa diganti dengan apapun, beliau memberikan kesan yang sangat baik kepada semua orang baik dalam profesionalitas kerja maupun dalam pergaulan di lingkungan ITP.Selanjutnya adalah penyampaian kata sambutan dari Ketua Pengurus YPTP, ia menyampaikan purna tugas bukanlah akhir dari sebuah perjalanan dalam berkarya, justru perjalanan setelah purna tugas menjadi tolak ukur sebagai dosen dalam pengabdian kemasyarakat seutuhnya. Ia menyampaikan agar tetap menjaga silaturahmi antar sesama agar persaudaraan tetap terjalin erat.Sesi kata sambutan ditutup dengan sambutan dari Ketua Pembina YPTP, ia menyampaikan kesan terhadap sosok Ir. Ahmad Refi, M.T yang memasuki masa purna tugasnya. Bagi beliau sosok Ir. Ahmad Refi, M.T merupakan sosok yang selalu bekerja dengan ikhlas dan menanamkan rasa dalam pengabdiannya selama puluhan tahun, ia berharap ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen lainnya.Dalam kesempatan ini, Ustadz H, Khaidir Jumin Al Imami menyampaikan tausyiah tentang bagaimana menghadapi masa purna bakti dalam islam. Ia menuturkan ini adalah kesempatan yang baru bagi Ir. Ahmad Refi, M.T untuk dapat berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya Ir. Ahmad Refi, M.T telah memberikan ilmu yang bermanfaat dan diamalkan oleh mahasiswa di berbagai bidang.Suasana haru dan syahdu semakin terasa, pada saat Ir. Ahmad Refi, M.T memberikan kata sambutan, dimana beliau merasa terharu atas apresiasi yang diberikan oleh ITP dan YPTP. Beliau berpesan bagi dosen-dosen muda untuk tetap semangat, kompak, rukun, dan professional untuk kemajuan dan kejayaan ITP.Dalam kesempatan ini Ketua YPTP bersama Rektor ITP didampingi oleh Ketua Pembina YPTP menyerahkan SK dan cenderamata kenang-kenangan kepada Ir. Ahmad Refi, M.T.Terimakasih atas dedikasi dan pengabdiannya Bapak Ir. Ahmad Refi, M.T.Created By Widia/ Humas ...