Institut Teknologi Padang terus berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi Sumber Daya manusia (SDM) yang berkualitas, sebagai langkah nyata mewujudkan perguruan tinggi yang berkualitas Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM secara resmi melantik 28 orang pejabat struktural di lingkungan ITP Tahun 2024.Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural berlangsung khidmat bertempat di Aula Gedung Kampus I ITP, pada Jumat (12/01). Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang beserta jajarannya, Rektor ITP beserta jajarannya, Ketua Senat ITP beserta anggota, serta undangan lainnya.“Atas nama ITP dan atas nama pribadi saya mengucapkan selamat dan dan sukses atas amanah yang diberikan. Selamat menjalankan tugas, semoga Allah SWT senantiasa mengiringi langkah Bapak dan Ibu dalam menjalankan tugas, mari bersama-sama kita saling bersinergi dan berkolaborasi menuju ITP Unggul, “ ucap Rektor usai melantik para pejabat.Dalam sambutannya Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang telah memberikan dedikasi dan kontribusinya demi kemajuan ITP. Ia menuturkan acara pelantikan ini merupakan momentum bagi ITP untuk semakin berbenah diri dan menyelesaikan program-program kerja sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku.Transformasi organisasi yang tengah dilakukan ITP saat ini merupakan respon terhadap kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan pemerintah. Hal ini merupakan langkah awal yang dilakukan ITP menuju visi World Class University, yaitu pengembangan manajemen dan sistem administrasinya.Di sisi lain, peran aktif mahasiswa juga penting dalam membantu tercapainya prestasi yang lebih tinggi maupun Indikator Kinerja Utama ITP yang ditargetkan. ITP membutuhkan kompetensi dan literasi baru terkait dunia digital guna beradaptasi dengan kondisi dunia pendidikan saat ini.Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Ampri Satyawan, S.E., M.M. menuturkan ini merupakan Era baru ITP untuk saling meningkatkan kerja sama dalam merancang kegiatan dan program kerja yang menghasilkan nilai-nilai kebaikan, serta kemajuan ITP.“Saya optimis Bapak dan Ibu yang saat ini adalah individu-individu berkualitas yang mampu membangun tata kelola akademik dan administrasi ITP menjadi lebih baik kedepannya. Selain itu, semoga dalam menjalankan amanah ini Bapak dan Ibu diberikan kemudahan oleh Allah SWT ,” ungkap ia.Menurutnya, ITP akan mampu mencapai kualitas unggul dengan kerja sama, kerja keras dan niat tulus seluruh sivitas akademika ITP dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di era digital saat ini. Sehingga, dimasa depan ITP tidak hanya berkompetisi di level regional dan nasional, tetapi juga merupakan representasi perguruan tinggi Indonesia untuk kompetisi di level dunia.Dalam rangkaian acara ini juga dilakukan serah terima jabatan pejabat struktural yang diwakili oleh Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana ITP.Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada Pejabat yang telah dilantik oleh Pimpinan ITP, Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang beserta undangan, dan dilanjutkan sesi foto bersama. Created By Widia/Humas ...
Kepala Biro Pusat Layanan Terpadu Institut Teknologi Padang, Hamdi Habdillah, M.Kom bersama Kepala Biro Humas, Kerja Sama, dan Promosi ITP, Anna Syahrani, M. Eng menyambut hangat kedatangan salah seorang Anggota Pramuka Luar Biasa (APLB) penyandang Tuna Rungu Indonesia, Muhammad Rusli di ruang PLT ITP, Kamis (11/01). Kunjungan Rusli ke ITP merupakan rangkaian perjalanan di Kota Padang dan merupakan bagian perjalanan keliling Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jalinan silaturahmi, menambah wawasan, dan pengetahuan tentang keragaman Indonesia, di samping itu misi perjalanan ini dapat mengangkat citra positif Gerakan Pramuka.Rusli selaku Pembina Pramuka Tuna Rungu Kwartir Ranting Makassar menyampaikan ia memulai perjalanan pada 02 Agustus 2015, dan telah berkunjung ke lebih dari 30 Kabupaten atau Kota di seluruh Indonesia dengan mengendai sepeda motor. Dalam kunjungannya, Rusli telah berkunjung ke berbagai lembaga pemerintahan, satuan pendidikan, dan perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Rusli juga memperlihatkan beberapa bukti dokumentasi dan keterangan dari beberapa kantor dan instansi yang pernah dikunjungi. Dialog atau percakapan hanya bisa dilakukan secara tertulis dan sesekali dengan bahasa isyarat menggunakan gerakan tangan. Meskipun begitu, sebagai penyandang tuna rungu juga tuna wicara ia tetap semangat dan selalu menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik. Dari dialog yang terjalin saat diwawancarai secara tertulis oleh Ka. Biro PLT ITP dan Ka. Biro Humas, Kerja Sama, dan Promosi ITP, Rusli menyampaikan di Kota Padang saat ini menginap di Asrama TNI AU Kota Padang dan dalam empat hari ke depan akan berangkat menuju Kota Banda Aceh. Dialog cukup istimewa yang berlangsung kurang lebih 30 menit diakhiri foto bersama dan penyerahan Surat Keterangan dan ucapan selamat sebagai dukungan dari ITP untuk Anggota Pramuka Luar Biasa (APLB) penyandang Tuna Rungu Indonesia. “Terima kasih atas kunjungannya, semoga bapak dapat menyelesaikan perjalanan keliling Indonesia dengan baik, semoga selamat kembali sampai tujuan ,” ujar Ka. Biro PLT ITP. Ka. Biro Humas, Kerja Sama, dan Promosi ITP menuturkan ITP sebagai perguruan tinggi sangat terbuka terhadap seluruh lapisan masyarakat guna memberikan pelayan publik yang inklusif. Ia menambahkan ITP juga terus bersinergi dengan pemerintah dalam peningkatan akses pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas.Created By Widia/Humas ...
Sebagai institusi pendidikan, Institut Teknologi Padang (ITP) memahami urgensi menciptakan kampus yang inklusif dan ramah terhadap kaum rentan adalah wujud perluasan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen ini dibuktikan dengan hadirnya fitur ramah disabilitas pada website PPID ITP sebagai wujud implementasi pelayanan dalam ruang lingkup layanan informasi.Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM menegaskan ITP berada digaris terdepan dalam upaya mengadaptasikan konsep kampus yang inklusif. Instalasi fitur ini sebagai wujud keberpihakan ITP terhadap kaum disabilitas di Indonesia. “ITP sudah inklusif, dengan menerima semua anak terbaik bangsa termasuk mahasiswa yang termasuk dalam kaum rentan. ITP sangat terbuka pada mahasiswa difabel, hal ini dibuktikan dengan tidak ada tindakan diskriminasi yang terjadi pada mahasiswa difabel. Seluruh elemen di lingkungan ITP memberi ruang yang sama kepada seluruh mahasiswa dalam mengakses informasi dan pendidikan ,” ungkap Rektor ITP.Komitmen tersebut juga diperkuat dengan pelayanan informasi publik yang dilengkapi sarana dan prasarana fisik yang ramah kaum rentan, seperti tersedianya informasi prosedur layanan dan jalur khusus disabilitas.Hal senada juga diungkapkan oleh Anna Syahrani, M.Eng selaku Kepala Biro Humas, Kerjasama, dan Promosi ITP, ia menuturkan inovasi ini adalah refleksi kerja ITP dalam rangka penyediaan fasilitas publik yang memberikan ruang bagi disabilitas berbasis digital.“Ini merupakan wajah baru dari website PPID ITP yang kini telah dilengkapi dengan fitur ramah disabilitas yaitu responsive voice dan widget accessibility. Penambahan fitur tersebut merupakan wujud komitmen ITP dalam memenuhi aksesibilitas website untuk mendukung pelayanan informasi bagi kaum rentan disabilitas khususnya tuna netra low vision ,” terangnyaterangnya. Ia menjelaskan fitur Responsive voice merupakan fitur yang dapat mengonversi teks pada website menjadi suara audio secara otomatis. Cara penggunaan fitur ini yakni dengan mengarahkan kursor ke salah satu menu, sub menu, link, dan judul artikel, maka akan terdengar audio secara langsung. Penguna juga bisa menyorot (blok) teks yang ingin dibacakan secara otomatis, responsive voice akan mengubahnya menjadi audio yang dapat langsung didengarkan oleh pengguna.Ka. Biro Humas, Kerjasama, dan Promosi ITP menjelaskan pada halaman website fitur Widget accessibility berada di pojok kanan atas, klik icon disabilitas maka akan muncul berbagai macam fitur kustomisasi tampilan layar. Pengguna dapat mengurangi ketegangan mata dengan memanfaatkan fitur kontras, yang membuat konten lebih mudah dibaca sesuai kebutuhan pengguna.Kemudian fitur kejenuhan dapat digunakan untuk mengubah tampilan warna dengan mengurangi, menambah dan meniadakan saturasi, selanjutnya pengguna juga dapat melakukan kustomisasi pada teks diantaranya mengubah ukuran teks, spasi, tinggi baris, serta perataan teks. Selanjutnya pengguna khususnya penyandang disleksia dapat mengubah font menjadi sederhana dan mudah dibaca.Selanjutnya terdapat berbagai pilihan menu aksesibilitas lainnya sesuai dengan kebutuhan pengguna saat membaca, seperti menandai tautan link, memperbesar ukuran teks dan kursor, menambahkan garis bantu baca, dan lain sebagainya.“ITP sangat bersemangat dan berkomitmen untuk menginvestasikan fasilitas ramah difabel, selain itu penting juga membangun ekosistem yang inklusif antara individu dan komunitas akademik. Hal ini meneguhkan ITP sebagai perguruan tinggi yang mendukung program-program pemerintah uang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan ,” tegas ia.Selamat Hari Braille Sedunia!!!!Created By Widia/Humas ...
Dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan,
kegiatan purna bakti Bapak Yufrizal berlangsung dengan suasana penuh hangat
pada Jumat (29/12) di Institut Teknologi Padang (ITP). Acara yang dihadiri oleh
Rektor ITP, Dr. H. Hendri Nofrianto, M.T., serta jajaran pimpinan, pengurus
Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, pejabat struktural, dosen, dan karyawan
ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh sivitas akademika.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar
perpisahan, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi hikmah. Dengan nuansa yang
penuh kebijaksanaan, acara purna bakti diisi dengan tausiyah yang mengajak
seluruh hadirin untuk merenungkan arti penting masa pensiun.
Rektor ITP, Dr. Hendri Nofrianto, M.T.,
dalam sambutannya menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang tinggi kepada
Bapak Yufrizal. Rektor menuturkan Bapak Yufrizal sendiri, merupakan sosok yang
telah mengabdi dengan dedikasi tinggi dan menjadi contoh nyata bagaimana masa
tua dapat diisi dengan produktivitas dan kebahagiaan.
“Beliau adalah karyawan yang baik,
teladan bagi kita semua. Hal ini menggarisbawahi kontribusi Bapak Yufrizal yang
tidak hanya diukur dari kinerja, tetapi juga dari sikap dan kepribadiannya yang
inspiratif, " ungkap Rektor.
Acara semakin terasa emosional dengan
pemutaran video yang mengabadikan perjalanan karier Bapak Yufrizal di ITP.
Melalui tayangan tersebut, para hadirin diajak mengingat momen-momen berharga,
tawa, dan kerja keras yang telah dilalui bersama. Video ini tidak hanya menjadi
dokumentasi, tetapi juga simbol persahabatan dan kenangan yang akan terus
dikenang.
Penyerahan kenang-kenangan menjadi salah
satu momen puncak dalam acara ini. Dengan penuh haru, Bapak Yufrizal menerima
penghargaan sebagai tanda terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama
ini. Sungguh, ini adalah bentuk apresiasi yang layak bagi seseorang yang telah
mengabdikan dirinya di institut teknik terkemuka di Sumatera Barat ini.
Setelah penyerahan kenang-kenangan, acara
dilanjutkan dengan penyampaian sepatah kata dari rekan kerja. Mereka berbagi
kenangan manis dan pelajaran berharga yang diambil dari sosok Bapak Yufrizal, setiap
kata yang terucap menggambarkan betapa besar pengaruh beliau dalam kehidupan
profesional mereka.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama,
dalam suasana penuh tawa dan canda, para hadirin mengabadikan momen berharga
ini sebagai kenang-kenangan yang tak terlupakan.
Semoga pengalaman dan dedikasi Bapak
Yufrizal menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan memberikan
yang terbaik, tak peduli dimanapun kita berada. Karena sejatinya, masa pensiun
adalah awal dari sebuah babak baru yang penuh dengan potensi dan kesempatan.
Created By Widia/Humas
...
Institut Teknologi Padang (ITP) melalui Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Diploma III menjawab tantangan masalah ketenagakerjaaan di era bonus demografi Indonesia saat ini. Salah satu polemik yang berkembang dalam rangka pembangunan ekonomi nasional adalah kebutuhan tenaga kerja di bidang pengelasan. Juru las professional merupakan tenaga kerja yang sangat dibutuhkan di berbagai industri, mulai dari industri manufaktur, konstruksi, material, pertambangan, oil dan gas, power plant, serta perkapalan. Dengan demikian, percepatan pertumbuhan tenaga kerja pengelasan harus didorong secara maksimal sesuai dengan standar yang berlaku.“Saya mengucapkan terima kasih kepada ITP yang telah menfasilitasi program pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) 3G dengan menghadirkan instruktur praktisi dari Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Padang. Hal ini bertujuan, agar mahasiswa memperoleh ilmu pengetahuan praktis dari sumber belajar yang sudah dikurasi, relevan, dan profesional ,” ucap Ketua Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP, Ismet Eka Putra, S.T., M.T.Ka. Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP menuturkan hal ini selaras dengan visi Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP yaitu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul yang siap terjun di dunia kerja. Dimana melalui program ini mahasiswa tidak hanya mendapatkan ijazah, namun dilengkapi dengan sertifikat kompetensi keahlian yang menjadi nilai tambah bagi mereka sehingga mampu bersaing di dunia kerja.Inovasi ini merupakan langkah nyata komitmen Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memenuhi pasar kerja yang dinamis. Ia menuturkan program ini meningkatkan motivasi dan produktivitas mahasiswa untuk mengasah keterampilan mahasiswa di bidang pengelasan.“Harapannya seluruh mahasiswa yang terlibat dalam program pelatihan pengelasan SMAW 3G perdana ini mampu menguasai kompetensi keahlian yang telah diberikan dan berhasil mendapatkan sertifikat kompetensi di bidang pengelasan. Di sisi lain, semoga program pelatihan keterampilan ini dapat terus berlanjut, sehingga talenta-talenta muda yang lahir dari ITP adalah generasi unggul yang adaptif dan berintegritas , “ tutur ia.Dalam kesempatan yang sama, Hafni, M.T selaku dosen pengampu mata kuliah teknik pengelasan mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini yang telah menfasilitasi mahasiswa agar memiliki keterampilan spesifik dalam bidang pengelasan. Program pelatihan pengelasan SMAW 3G, memberikan modal bagi mahasiswa agar menjadi tenaga siap pakai di pasar kerja.Dalam program pelatihan perdana ini, mahasiswa yang terlibat adalah sebanyak 24 peserta yang dibagi dalam dua kelompok kerja. Pelatihan ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama 240 Jam Pertemuan atau setara 24 hari kerja.Ia menjelaskan dalam teknik pengelasan ada beberapa kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa, diantaranya menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan hidup (K3L), Mengelas plat posisi mendatar atau flat horizontal dengan proses las busur manual, Mengelas dengan posisi 3G, Membuat laporan, dan Melakukan perhitungan dasar teknik.Ia menekankan mahasiswa untuk terus mengasah keterampilannya di bidang pengelasan, sehingga pada saat mahasiswa terjun kelapangan mahasiswa dapat mengimplementasi keterampilan mereka didukung dengan sertifikat kompetensi dari lembaga terakreditasi. Hal ini membuktikan bahwa kurikulum Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP telah terintegrasi dengan dunia industri.Hal senada diungkapkan oleh Agusten selaku instruktur weilding dari BPVP Padang, ia menjelaskan pada program pelatihan SMAW 3G ini mahasiswa difokuskan pada kompetensi SMAW sesuai dengan tren kebutuhan juru las saat ini. Ia menambahkan pada akhir pertemuan mahasiswa akan diperkenalkan pada alat kompetensi keahlian bidang pengelasan lainnya, yaitu Gas Tungsten Arc Welding (GTAW), Gas metal arc welding (GMAW), dan Oksigen Asetilen Welding (OAW). Created By Widia/Humas ...