Pengalaman
panjang di tengah proyek infrastruktur membuat sosok Ir. Wilton Wahab, M.Eng.,
IPM, memahami bahwa teknik sipil bukan sekadar hitungan, melainkan soal
keselamatan dan kepercayaan. Alumni Institut Teknologi Padang ini menapaki
berbagai proyek strategis Sumatera Barat, dari pembangunan fasilitas publik
hingga penanganan darurat bencana yang menuntut ketelitian profesional yang
beragam.Jejak
profesional beliau terbentuk sejak menyelesaikan S1 Teknik Sipil di ITP pada
1994, yang saat itu dikenal sebagai STTP. Ia kemudian melanjutkan S2 Teknik
Sipil bidang Transportasi di University of Technology Malaysia pada 2001. Kini,
perjalanan akademiknya berlanjut melalui studi doktoral Teknik Sipil di
Universitas Andalas, memperkuat kompetensi keilmuannya terus.Berbagai
proyek strategis pernah dipercayakan kepada beliau, mulai dari pembangunan
fasilitas kesehatan, perencanaan jalan dan jembatan, hingga manajemen
konstruksi. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa profesi insinyur tidak
sekadar berkutat dengan hitungan, tetapi menyangkut kualitas, keselamatan, dan
kepentingan masyarakat.Beliau
juga terlibat dalam penanganan darurat bencana banjir bandang lahar dingin dan
longsor pada ruas Padang Panjang–Sicincin, yang menuntut ketelitian, kecepatan
mengambil keputusan, serta kemampuan menghadapi kondisi lapangan ekstrem.Salah
satu pengalaman paling menantang terjadi saat beliau terlibat dalam penanganan darurat
bencana banjir bandang lahar dingin dan longsor pada ruas Padang
Panjang–Sicincin, yang menuntut ketelitian, kecepatan mengambil keputusan,
serta kemampuan menghadapi kondisi lapangan ekstrem. Ketika akses jalan kembali
aman dan dapat dilalui masyarakat, bagi beliau, keberhasilan pekerjaan bukan sekadar
pencapaian teknis, melainkan bentuk pengabdian nyata.Pengalaman
di lapangan kemudian dibawa beliau ke ruang akademik. Sebagai bagian dari
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar beliau tidak hanya berbagi teori, tetapi
juga menghadirkan realitas proyek kepada mahasiswa. Pengalaman menghadapi
persoalan konstruksi, menjaga kualitas pekerjaan, dan mengutamakan keselamatan
menjadi bekal berharga bagi calon engineer.Beliau
menekankan bahwa dunia teknik sipil membutuhkan pribadi yang jujur, teliti,
berintegritas, dan tidak takut menghadapi tantangan di lapangan. Menurutnya,
kompetensi profesional juga perlu diperkuat melalui sertifikasi. Beliau
tercatat memiliki sertifikasi Ahli Utama Jenjang 9 pada bidang Manajemen
Konstruksi dan Teknik Jalan, serta lisensi sebagai Asesor Kompetensi BNSP.
Lebih dari
sekadar membangun infrastruktur, perjalanan beliau menunjukkan bagaimana
seorang engineer dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jalan yang
kembali berfungsi, fasilitas publik yang berdiri kokoh, hingga pengalaman yang
diwariskan kepada mahasiswa menjadi bagian dari pengabdian. Dari lapangan
menuju ruang kelas, ilmu terus dibagikan untuk menyiapkan generasi engineer
masa depan.Created By
Widia/Humas ...
Dunia industri
terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi dan kebutuhan tenaga
profesional yang kompeten. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Teknik
Institut Teknologi Padang menggelar Kuliah Umum 2026 bertema "Introduction to TIC Service in Oil & Gas, Civil
Engineering and Environmental Sectors" sebagai wadah
mempertemukan mahasiswa dengan praktisi industri berpengalaman, Kamis
(26/06/2026).
Kuliah umum menghadirkan Wahyudi Arief, Vice President of Asset
and Renewable Energy PT Sucofindo (Persero), Jakarta, yang juga merupakan
alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Padang angkatan 2000. Kehadirannya
menjadi inspirasi bagi mahasiswa melalui berbagi pengalaman profesional,
wawasan industri, serta peluang karier di sektor Testing,
Inspection, and Certification (TIC), Oil
& Gas, teknik sipil, hingga lingkungan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Institut
Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng.
Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., yang hadir bersama
jajaran pimpinan kampus. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa kolaborasi
antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi bagian penting dalam
meningkatkan kompetensi lulusan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar
kerja yang terus berkembang.
"Kuliah umum seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat
berharga bagi mahasiswa. Melalui pengalaman langsung dari para praktisi,
mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memahami
kebutuhan dunia kerja sehingga mampu mempersiapkan diri menjadi lulusan yang
profesional, kompetitif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan," ujar
Prof. Maidiawati saat membuka kegiatan.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi
Padang terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra industri guna
menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kehadiran alumni yang telah sukses berkarier di tingkat nasional menjadi bukti
bahwa lulusan ITP memiliki daya saing tinggi dan mampu menempati posisi
strategis di berbagai sektor industri.
Dalam pemaparannya, Wahyudi Arief mengulas peran layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dalam
menjamin kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan berbagai proyek di sektor Oil & Gas, konstruksi, serta lingkungan. Ia juga
membagikan perjalanan kariernya sejak menempuh pendidikan di ITP hingga
dipercaya memimpin bidang Asset and Renewable Energy di PT Sucofindo (Persero),
sekaligus memotivasi mahasiswa agar terus meningkatkan kompetensi, integritas,
dan kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika dunia kerja.
Kuliah umum tidak hanya
menjadi ruang transfer ilmu, tetapi juga membuka kesempatan mahasiswa berdialog
langsung dengan alumni yang telah berhasil meniti karier di tingkat nasional.
Berbagai pengalaman nyata, mulai dari membangun kompetensi sejak kuliah hingga
strategi menghadapi persaingan industri, menjadi bekal berharga bagi mahasiswa
dalam merancang perjalanan karier profesional mereka.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN.
Eng, APEC Eng. beserta sivitas akademika menyampaikan apresiasi atas kesediaan
Wahyudi Arief kembali ke kampus untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Kehadiran alumni sebagai pembicara diharapkan semakin memperkuat hubungan
antara kampus dan dunia industri, sekaligus menumbuhkan motivasi mahasiswa
untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun keterampilan profesional.
Created By Widia/Humas
...
Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi salah satu
kunci menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Berangkat dari
semangat tersebut, dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Institut
Teknologi Padang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Masjid
Al-Furqan, Muara Penjalinan, Pasia Nan Tigo, Kota Padang, Sabtu (27/06).
Kegiatan ini menghadirkan penerapan tempat sampah terpilah sebagai
media edukasi untuk mengenalkan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber.
Melalui pendekatan yang sederhana dan aplikatif, masyarakat diajak memahami
perbedaan jenis sampah organik dan anorganik serta manfaatnya bagi kebersihan
lingkungan dan pengelolaan sampah yang lebih efektif.Selain pemasangan fasilitas, dosen dan mahasiswa juga memberikan
edukasi mengenai kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkungan masjid dipilih sebagai pusat edukasi karena menjadi ruang berkumpul
masyarakat sekaligus memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya peduli
lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Barat, Institut
Teknologi Padang terus mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
melalui berbagai kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat langsung kepada
masyarakat. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi kampus dalam mendukung
pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui edukasi dan aksi sederhana yang
mudah diterapkan.
Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat,
kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa pengelolaan sampah
dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Pemilahan sampah dari sumber tidak hanya
membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi
melalui proses daur ulang dan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
Pengabdian
kepada masyarakat ini menegaskan komitmen Institut Teknologi Padang dalam
menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan melalui ilmu pengetahuan
dan inovasi. Dari langkah sederhana seperti memilah sampah, ITP berharap dapat
menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih
bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Created By Widia/Humas
...
Pengalaman di dunia industri
menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Melalui
kunjungan industri ke PT Kunango Jantan pada Kamis (18/06/2026), mahasiswa
Program Studi D3 Teknik Mesin Institut Teknologi Padang memperoleh kesempatan
melihat secara langsung proses produksi, penerapan teknologi mesin, serta
budaya kerja di lingkungan industri manufaktur.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Program Studi D3 Teknik Mesin,
Dr. Dedi Wardianto, didampingi dosen Sulaiman, M.T. Selama kunjungan, mahasiswa
diajak mengenal berbagai tahapan operasional industri, mulai dari proses
produksi, penggunaan mesin, hingga penerapan standar keselamatan kerja yang
menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas produk dan efisiensi proses
manufaktur.Tidak hanya mengamati proses kerja, mahasiswa juga berdiskusi
langsung dengan pihak perusahaan mengenai tantangan yang dihadapi industri saat
ini. Interaksi tersebut memberikan gambaran nyata tentang kompetensi yang
dibutuhkan dunia kerja, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai
perkembangan teknologi yang diterapkan di sektor manufaktur.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Barat,
Institut Teknologi Padang terus menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan
teori di ruang kuliah dengan praktik di dunia industri. Kunjungan industri
menjadi salah satu strategi kampus dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman
lapangan sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia
profesional.Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami bahwa ilmu
keteknikan tidak hanya dipelajari melalui buku dan laboratorium, tetapi juga
harus diuji dalam kondisi nyata di lapangan. Pengalaman tersebut membentuk cara
berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, serta meningkatkan kepercayaan
diri sebagai calon engineer yang siap menghadapi tantangan industri.
Kunjungan
industri ini menjadi wujud komitmen Institut Teknologi Padang dalam menghasilkan
lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Sinergi antara kampus dan
dunia industri diharapkan terus berkembang sehingga mahasiswa memperoleh
pengalaman belajar yang lebih komprehensif serta mampu menjawab kebutuhan
tenaga kerja profesional di era industri yang semakin kompetitif.
Created By Widia/Humas
...
Mengelola jaringan digital yang
menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Sumatera bukanlah tanggung jawab
kecil. Imam Raddha Tanjung, S.T., CCNA, MTCNA, NRS1, alumni Teknik Informatika
Institut Teknologi Padang angkatan 2012, kini dipercaya sebagai Team Leader
Pemeliharaan Business to Business (B2B), Sub Bidang Operasi Pemeliharaan dan
Asset PLN Icon Plus Strategic Business Unit (SBU) Sumatera Bagian Tengah.
Dalam perannya tersebut, Imam
bertanggung jawab memastikan keandalan jaringan backbone Sumatera bagian
tengah, termasuk pengelolaan infrastruktur kabel fiber optik hingga
konektivitas internet internasional. Perjalanan karier tersebut menjadi bukti
bahwa kompetensi, pengalaman, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan
menjadi kunci menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.Jauh sebelum berada di posisi
strategis saat ini, Imam telah membangun ketertarikan terhadap dunia teknologi
sejak usia muda. Ia mulai mengenal komputer, jaringan, dan sistem digital
melalui pengalaman sederhana yang kemudian menjadi dasar kuat dalam membangun
kemampuan profesional di bidang networking dan infrastruktur teknologi.
Saat menempuh pendidikan di
Teknik Informatika ITP, Imam terus mengasah kemampuan akademik dan praktik.
Pada semester dua, ia dipercaya menjadi asisten dosen mata kuliah Algoritma
Pemrograman. Kesempatan tersebut menjadi titik penting yang membentuk pola
pikirnya untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Perjalanan akademiknya semakin
berkembang ketika mengenal dunia jaringan komputer, server, hingga Mikrotik.
Dari pengalaman tersebut, Imam melihat peluang besar dalam bidang Network
Engineer dan mulai memperkuat kemampuan melalui berbagai pembelajaran tambahan
hingga mengikuti sertifikasi internasional Cisco dan Mikrotik.Sebagai salah satu Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus berkomitmen
mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia
kerja. Dukungan dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta lingkungan akademik
yang aktif menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif dan
profesional.
Bagi Imam, keberhasilan di dunia
industri tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga kemampuan untuk terus
berkembang, memiliki semangat belajar, dan membangun karakter. Ia berharap
mahasiswa saat ini berani meningkatkan skill, memanfaatkan peluang, serta
mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Created By Widia/Humas
...