Jejak Profesional Ir. Agus, M.Sc., Dari Praktisi Konstruksi hingga Mendidik Insinyur Muda di ITP

- 24 Agustus 2026

Dunia teknik sipil tidak hanya berbicara tentang beton, baja, gambar kerja, atau hitungan struktur. Di balik setiap bangunan yang berdiri kokoh, ada tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan dan kebermanfaatannya. Prinsip inilah yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan Ir. Agus, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., sebagai dosen sekaligus praktisi teknik sipil. Pengalaman profesionalnya dimulai sejak berada di bangku perguruan tinggi dan terus berkembang melalui berbagai proyek strategis. Ia pernah dipercaya menjadi Team Leader manajemen konstruksi, perencana, pengawas, hingga tenaga ahli dalam sejumlah proyek di Sumatera Barat. Rekam jejak tersebut mencakup pembangunan fasilitas pendidikan, pemerintahan, laboratorium, rumah susun, hingga infrastruktur pelayanan publik. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah keterlibatannya dalam pemulihan pascabencana gempa Sumatera Barat. Dalam situasi penuh tekanan, ia bersama tim harus memastikan proses rekonstruksi berjalan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan. Setiap evaluasi struktur menuntut ketelitian tinggi, sebab kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap keamanan masyarakat. Bagi Ir. Agus, pengalaman lapangan tidak berhenti ketika proyek selesai. Pengetahuan yang diperoleh justru menjadi bekal penting untuk dibagikan kepada generasi berikutnya. Selama lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai akademisi, ia memadukan pengalaman sebagai konsultan dengan proses pembelajaran di Institut Teknologi Padang, membentuk mahasiswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu berpikir praktis. Komitmen tersebut berjalan seiring dengan kiprahnya dalam pengembangan profesi. Ia dipercaya sebagai Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung di sejumlah daerah, sekaligus aktif dalam organisasi profesi dan sertifikasi kompetensi. Semangat menghadirkan standar keahlian tersebut menjadi bagian dari karakter pendidikan di Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, yang mendorong mahasiswa memiliki fondasi akademik kuat sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja. Menurut Ir. Agus, menjadi insinyur tidak cukup hanya dengan menguasai rumus. Industri membutuhkan lulusan yang memahami konsep, mampu membaca persoalan, memiliki logika berpikir kuat, serta menjunjung tinggi etika profesi. Karena itu, pendidikan teknik harus mampu melahirkan manusia yang siap menghadapi persoalan nyata, bukan sekadar menyelesaikan soal di ruang kelas. Pesan itu terangkum dalam filosofi yang terus ia pegang: “Mata Guru, Roha Sisian.” Baginya, setiap pengalaman adalah ruang untuk belajar dan setiap keputusan harus dipertimbangkan dengan hati nurani. Sebab sebelum membangun struktur yang tinggi, seorang calon insinyur harus terlebih dahulu membangun dirinya. Setiap bangunan membutuhkan fondasi, begitu pula masa depan. Created By Widia/Humas   ...

Berita Terbaru
Image

Institut Teknologi Padang - Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan kuliah lapangan pada 29-31 Mei 2022 di Pekanbaru, Riau. Sebanyak 28 orang mahasiswa Teknik Mesin ITP angkatan Tahun 2019 akan mengunjungi CV. Mulia Abadi yang didampingi oleh 2 orang dosen pengampu. Dosen Teknik Mesin ITP, Sulaeman, M.T mengatakan kuliah lapangan ini merupakan aplikasi dari mata kuliah kewirausahaan di ITP. “Mahasiswa yang mengikuti kuliah lapangan ini, nantinya akan diwajibkan membuat proposal berbentuk bisnis plan berdasarkan dari pengalaman perjalanan mereka selama kegiatan ini,” kata Sulaeman. Sulaeman menambahkan, pendidikan vokasi ini  juga membuka peluang besar untuk mahasiswa berwirausaha, tidak harus menunggu lapangan pekerjaan, melainkan juga bisa berinovasi untuk membuka lapangan pekerjaan. “Perjalanan ini kami rencanakan 3 hari, selama di Pekanbaru nanti kita juga akan bertemu dengan alumni-alumni ITP yang berkarir di sana,” ujarnya. Ka.Prodi Teknik Mesin Diploma Tiga ITP, Ismet Eka Putra, M.T berharap kegiatan ini juga dapat mengenalkan prodi teknik mesin ke masyarakat luas. “Kegiatan ini merupakan realisasi dari salah satu program kerja prodi, namun harapan kita mudah-mudahan kegiatan juga menjadi salah satu upaya promosi teknik mesin. Selain itu mahasiswa kita juga mendapatkan inspirasi untuk berwirausaha,” imbuhnya. (nad/humas) ...

30 Mei 2022 #kegiatan #mahasiswa #teknik-mesin #webrometric
Image

Institut Teknologi Padang - Program Studi  (Prodi) Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) melaksanakan coaching Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) di Aula Gedung D Lantai II Kampus I ITP Rabu (25/5/2022).Kegiatan yang dibuka oleh Ka.prodi Teknik Informatika Eva Yulianti, M.CS ini dihadiri oleh mahasiswa prodi Teknik Informatika angkatan 2019. Acara ini bertujuan membekali mahasiswa sebelum melaksanakan kerja praktek, selain itu mahasiswa juga diberikan panduan pelaksanaan kerja praktek.(nad/humas) ...

25 Mei 2022 #kegiatan #mahasiswa #webrometric
Image

Institut Teknologi Padang - Institut Teknologi Padang (ITP) mewisuda 134 orang, di Kampus I ITP Jalan Gajah Mada, Nanggalo, Kota Padang. Rektor ITP Dr. Hendri Nofrianto, M.T  mengatakan dengan telah diwisudanya ratusan generasi muda, jangan pernah merasa sekedar mendapatkan ijazah. Tapi para lulusan didorong untuk siap bersaing di pasar global. "Jangan pernah takut gagal. Sesungguhnya kegagalan itu adalah titik awal untuk maju. Apalagi sekarang era digitalisasi berkembang begitu pesat. Nah ini peluang bagi lulusan ITP," katanya, Sabtu (21/5/2022). Selama para ratusan wisudawan itu menempuh pendidikan di ITP, pihak kampus telah berupaya untuk melahirkan insan intelektual yang bermartabat dan berbudaya. "Karena memang ITP berkomitmen soal itu. Lulusan ITP memiliki intelektual," tegasnya. Rektor menyampaikan 134 lulusan yang diwisuda itu terdiri dari lulusan Program Ahli Madya (D3) serta program sarjana (S1). Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan ITP Drs. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd menambahkan sebelumnya pelaksanaan wisuda di ITP dilakukan secara during. Hal ini akibat pandemi COVID-19, sehingga wisudanya harus dilakukan secara during. Dikatakannya, ITP mempunyai komitmen yang tinggi dalam menghasilkan lulusan yang dibutuhkan di masa kini dan masa yang akan datang. Hal tersebut sesuai dengan motto ITP yaitu Berprestasi dan Berkualitas yang ingin mewujudkan visi menjadi World Class University. "Setiap saat ITP harus selalu melakukan kolaborasi dengan dunia kerja dan industri serta melakukan inovasi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi untuk dunia kerja," jelasnya. Beliau menjelaskan, hingga kini memasuki usia yang ke-50 tahun, ITP telah memiliki dua kampus yakni Kampus 1 di Jalan Gajah Mada diperuntukkan untuk Fakultas Teknik dan Magister Teknik Sipil (Pascasarjana). Sedangkan Kampus 2 yang terletak Jl.DPR Air Pacah diperuntukkan untuk Fakultas Vokasi (D3 /Sarjana Terapan) dan Prodi Geodesi. "Khusus di kampus 2 juga telah disediakan asrama mahasiswa yang merupakan Rusunawa lantai 3 bantuan hibah dari Kementerian PUPR yang dapat menampung 160 orang," katanya. (peb/humas) ...

23 Mei 2022 #kegiatan #mahasiswa
Image

Institut Teknologi Padang - Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) memberikan pengenalan produk-produk Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) kepada 90 orang siswa SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang (Sintoga), Selasa (17/5/2022). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung D Kampus I ITP itu merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat Prodi Teknik Informatika ITP terhadap salah satu sekolah mitra ITP. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITP, Firmansyah David, Ph.D  menyambut baik kedatangan Kepala Sekolah, para guru dan siswa prodi Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang. “Kami menyambut baik kegiatan ini, karena SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang bukanlah sekolah yang asing bagi kami. Sekolah ini sudah menjadi mitra ITP sejak lama, sehingga kegiatan serupa juga bukan kali pertama,” kata Firmasyah David saat memberikan sambutan. Ketua Prodi Teknik Informatika ITP, Eva Yulianti, M.Cs menyebutkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menambah pengetahuan dan wawasan kepada para guru dan siswa terkait produk-produk RPL yang merupakan luaran dari matakuliah komputer grafis dan mata kuliah aplikasi teknologi mobile. “Kita juga melibatkan mahasiswa teknik informatika ITP untuk memperkenalkan produk-produk RPL yang terbagi oleh 2 tim,” ujar Eva. Lebih lanjut Eva menjelaskan tim pertama memberikan penjelasan singkat mengenai teknis-teknis di komputer grafis, kemudian menyajikan hasil desain jalan tol yang dibuat menggunakan konsep komputer grafis. Setelah itu, tim kedua memaparkan tentang teknologi Virtual Reality (VR) dan mendemokan beberapa produk hasil penelitian dosen dan mahasiswa terkait augmented reality dan dilanjutkan demo teknologi VR menggunakan oculus camera. Melihat antusias para guru dan siswanya, Kepala SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang, Drs. Busraini  mengapresiasi kegiatan ini yang menjadi salah satu agenda rutin sekolah melakukan kunjungan industri dan perguruan tinggi. “Ini kedua kalinya kami melakukan kunjungan ke ITP. Mengingat kerja sama yang baik antara sekolah dengan ITP, kami kembali lagi,” kata Busraini. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi dengan diwarnai pemberian doorprize bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan.(peb/humas) ...

17 Mei 2022 #fakultas-teknik #kegiatan #mahasiswa #teknik-informatika #webrometric
Image

Institut Teknologi Padang - Mengusung tema Kolaborasi dan Inovasi Riset Teknologi untuk Transformasi Kampus Merdeka, Institut Teknologi Padang (ITP) akan menggelar Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi (SiNaRInT) pada 13 Juli 2022 mendatang.Ketua panitia pelaksana SiNaRInT, Dr. Ade Indra, M.T  mengatakan, dalam seminar yang digelar secara daring ini akan menghadirkan tiga pembicara yang ahli di bidangnya, salah satunya berasal dari ITP sendiri.Ketiga pembicara tersebut yakni:1. Prof. Dr. Ir. Iswandi Imran, M.ASc., Ph.D.Professor, Fakultas Teknik Sipil dan LingkunganInstitut Teknologi Bandung – ITB. Research Interest Concrete Materials and Structure Earthquake Resistance ReinforcedConcrete StructuresCorrosion and Durability of Concrete StructuresStructural Assesment, Repair and RetrofitBridge Structures.2. Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.DProfessor, Bidang Ilmu KomputerKetua APTIKOMAsosiasi Pendidikan Tingggi Ilmu Komputer (APTIKOM) Indonesia.3. Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya,M.ScProfessor, Teknik Mesin – Fakultas TeknikInstitut Teknologi Padang – ITPResearch Interest:– Renewable Energy– Solar Thermal System– Solar Drying System– Solar Cooling System.“Selain tiga pembicara di atas, dalam seminar kali ini juga ada sebelas tema pilihan bagi peserta yang ingin bergabung sebagai presenter dalam seminar ini,” katanya.Adapun topik yang diangkat yakni:1. Riset operasi permodelan dan simulasi2. Manufaktur dan design3. Konversi energi, energi baru dan energi terbarukan.4. Mekanika, mekatronika dan robotika5. Manajemen keselamatan konstruksi6. Rekayasa Material, Material Maju dan Nano Material7. Teknologi Informasi dan Komunikasi8. Mitigasi bencana9. Design dan Rekayasa Konstruksi10. Survey dan Rekayasa Geospasial11. Suistanability dan Green Technology12. Topik lain bidang teknologi dan Rekayasa“Untuk artikel sudah bisa disubmit dari tanggal 21 April – 4 Juni 2022. Setiap presenter akan membayar Rp300 bagi dosen dan Rp150 bagi mahasiswa,” katanya.Untuk periode review dan revisi artikel akan dilaksanakan 21 April – 25 Juni 2022. Batas penyerahan artikel final : 30 Juni 2022 dan pemberitahuan artikel yang diterima : 1 Juli 2022. Sedangkan batas akhir pembayaran : 8 Juli 2022 dan pelaksanaan seminar 13 Juli 2022,” paparnya.Setiap artikel yang diterima akan di publish pada prosiding SiNaRInT ber ISBN.“Untuk artikel terpilih akan diusulkan ke Jurnal Nasional (Sinta), dengan syarat bersedia mengikuti panduan dan ketentuan Jurnal. Untuk artikel bisa di submit di https://sinarint.itp.ac.id,” jelasnya.Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T saat launching seminar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan tersebut.“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan hingga launching kegiatan seminar sampai detik ini.Perjalanan kegiatan ini juga cukup panjang. Perjalanan seminar nasional dimulai dari 2011 sampai hari ini telah melahirkan kurang lebih enam seminar nasional. Ini hal yang mendebarkan bagi kita setelah dua tahun tidak melakukan kegiatan,” katanya di aula kampus I ITP, Kamis, (21/4/2022).Selain itu, Hendri berharap dengan adanya seminar ini, bisa memberikan dampak terbaik bagi dunia industri dan dunia usaha. “Maka berharap setelah seminar ini ada diskusi antara industri dengan pakar pendidikan, sehingga hasil riset tak hanya habis sebatas riset, namun juga memberikan efek dalam menggali potensi daerah,” jelasnya. ...

21 April 2022 #kegiatan #penelitian #publikasi