Pengembangan
teknologi tepat guna untuk masyarakat pesisir terus diperkuat melalui
kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Prof. Dr. Ir.
Muhammad Yahya, M.Sc., bersama Wali Kota Padang, H. Fadly Amran, B.B.A.,
melakukan kunjungan ke Sentral Pengeringan Ikan di bawah Dinas Perikanan dan
Pangan Kota Padang pada (20/05).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung potensi
pengembangan teknologi pengeringan ikan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pengolahan hasil
perikanan masyarakat pesisir sekaligus mendukung peningkatan ekonomi nelayan
melalui penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Institut Teknologi Padang menghadirkan
inovasi Alat Pengering Rumah Kaca Hemat Energi dan Berkualitas Tinggi berbasis
tenaga surya. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu proses pengeringan
hasil perikanan agar lebih higienis, hemat energi, dan mampu menjaga kualitas
produk meskipun dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc., dikenal sebagai akademisi
yang memiliki fokus penelitian pada Energi Baru dan Terbarukan serta sumber
energi alternatif. Berbagai penelitian yang dikembangkannya diarahkan untuk
menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk implementasi energi terbarukan dalam
proses pengolahan hasil perikanan guna mendukung ekonomi berkelanjutan
masyarakat pesisir.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen Pemerintah
Kota Padang untuk mengoptimalkan UPTD Sentral Pengolahan Perikanan sebagai
pusat pengolahan andal bagi nelayan di pesisir barat Kota Padang. Pemko Padang
juga menggandeng Prof. Yahya dari ITP dalam penerapan teknologi pengolahan yang
tepat guna bagi masyarakat nelayan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut
Teknologi Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang
memberikan dampak langsung bagi masyarakat. ITP siap mendukung program-program
Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui produk inovasi yang mampu
membantu peningkatan kualitas produksi dan daya saing hasil perikanan lokal.
Didukung fasilitas
koperasi nelayan, gudang bahan baku, dan unit pembekuan, optimalisasi Sentral
Pengolahan Perikanan akan dimulai melalui penyelesaian berbagai persoalan
mendasar yang sedang dipetakan pemerintah daerah. Langkah strategis ini
diharapkan mampu memperkuat potensi perikanan sekaligus melahirkan produk
olahan lokal sebagai komoditas unggulan baru Kota Padang.
Created By
Widia/Humas
...
Sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah kembali diperkuat
melalui pertemuan jajaran Pemerintah Kota Padang bersama pimpinan Institut
Teknologi Padang di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang. Pertemuan
tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya
manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri dan perkembangan teknologi masa
depan.
Hadir dalam
kegiatan itu Wali Kota Padang Fadly Amran, Asisten Pemerintahan dan Kesra
Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Kadis
Kominfo Tommy TRD, serta Kabag Kerja Sama Otto Damanik.
Sementara dari pihak ITP hadir Rektor Maidiawati, Wakil Rektor I
Prof. M. Yahya, Wakil Rektor II Prof. Yusreni Warmi, Wakil Rektor III
Firmansyah David, Ph.D., Dekan Fakultas Teknik Dr. Nofriadi Handra, Dekan
Fakultas Vokasi Dr. Fajar Nugroho, dan Kepala Humas Dr. Herix Sonata.Pembahasan
dalam pertemuan mencakup dukungan perguruan tinggi terhadap program unggulan
Pemko Padang, seperti Program Padang Juara, pengembangan UMKM, sektor pertanian
dan perikanan, hingga penguatan riset daerah. Kolaborasi ini menjadi peluang
besar menghadirkan inovasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat
dan pembangunan kota.
Wali Kota
Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting
dalam menciptakan lulusan berkualitas. Karena itu, Pemko Padang terus
memperluas kerja sama pendidikan, baik nasional maupun internasional, guna
mendukung pengembangan SDM unggul yang mampu bersaing di era global dan
mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.
Dalam
kesempatan tersebut, Pemko Padang juga mengajak ITP untuk terlibat dalam
rencana kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di Malaysia. Program ini
diharapkan membuka peluang mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional
serta memperkuat kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri global
saat ini.Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang menegaskan
komitmennya mendukung pembangunan daerah melalui inovasi dan riset. Rektor ITP,
Prof. Dr. Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., menyampaikan bahwa kampus
siap bersinergi bersama Pemko Padang dalam mendukung keberhasilan Program
Padang Juara.
ITP siap
mendukung program-program Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui
produk inovasi, penguatan riset, dan pengembangan teknologi yang bermanfaat
bagi masyarakat. Selain itu, jejaring kerja sama internasional bersama perguruan
tinggi di Malaysia dan Kamboja terus diperkuat guna membuka peluang global bagi
mahasiswa serta sivitas akademika.
Kolaborasi
ini menjadi bukti nyata bahwa ITP terus hadir sebagai kampus inovatif yang
aktif membangun masa depan daerah. Melalui sinergi pendidikan, teknologi, dan
inovasi, ITP optimistis mampu melahirkan lulusan unggul yang siap memberikan
kontribusi nyata bagi Kota Padang dan Indonesia.
Created By Widia/Humas
...
Semangat berbagi inspirasi kembali ditunjukkan Institut Teknologi
Padang melalui kehadiran Rektor ITP, Prof. Dr. Eng. Ir. Maidiawati, S.T.,
M.Eng., IPM., sebagai pembina upacara di SMAN 2 Padang, Senin (18/05). Momen
ini menjadi istimewa karena beliau hadir bukan hanya sebagai rektor, tetapi
juga sebagai alumni SMAN 2 Padang angkatan 1991.
Dalam amanatnya, Prof. Maidiawati memberikan motivasi kepada para
siswa tentang pentingnya memiliki mimpi, rencana hidup, dan semangat juang
dalam meraih masa depan. Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian yang diraihnya
hari ini merupakan hasil proses panjang, kerja keras, serta konsistensi dalam
memperjuangkan cita-cita sejak masa sekolah.Kisah perjuangan menempuh pendidikan magister dan doktor melalui
beasiswa di Jepang menjadi salah satu inspirasi yang paling menyentuh perhatian
siswa. Melalui pengalaman tersebut, Rektor ITP ingin menunjukkan bahwa
kesempatan besar selalu terbuka bagi generasi muda yang memiliki tekad kuat,
disiplin, dan keberanian untuk terus berkembang.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut
Teknologi Padang terus menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang dekat dengan
dunia pendidikan dan generasi muda. Kehadiran Rektor ITP di tengah siswa SMAN 2
Padang menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun motivasi, membuka
wawasan, serta mendorong lahirnya generasi unggul yang siap bersaing di masa
depan.Tidak hanya berbagi motivasi, kegiatan ini juga menjadi ruang
silaturahmi dan kolaborasi pendidikan antara ITP dan SMAN 2 Padang. Dalam
kesempatan tersebut, turut dilakukan audiensi bersama para guru terkait
penguatan literasi riset dan karya ilmiah sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan
serta budaya akademik di lingkungan sekolah.
Suasana penuh nostalgia juga terasa ketika Prof. Maidiawati
berkeliling melihat kondisi sekolah dan menyapa para siswa yang sedang belajar.
Kehangatan interaksi tersebut menjadi bukti bahwa kedekatan alumni dengan
almamater mampu menjadi energi positif untuk menginspirasi generasi penerus
agar terus berani bermimpi besar.
Kepala SMAN 2 Padang, Nuragusman Eka Putra, M.Pd., menyampaikan
harapannya agar sinergi bersama ITP dapat melahirkan generasi cendekia yang
berbudi dan berkarya. Melalui kolaborasi ini, Institut Teknologi Padang terus
menunjukkan komitmennya sebagai kampus modern yang aktif membangun pendidikan,
inovasi, dan sumber daya manusia unggul di Sumatera Barat.
Created By Widia/Humas
...
Pascabanjir
yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada November lalu meninggalkan
berbagai tantangan bagi warga Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota
Padang. Salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan
akses air bersih serta kebutuhan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Solusi
teknologi mulai dihadirkan melalui inovasi pengolahan air bersih dan sistem
aquaponik berbasis ekonomi hijau yang memanfaatkan energi matahari. Teknologi
tersebut secara resmi diserahkan kepada masyarakat Gurun Laweh pada Selasa
(10/3) sebagai bagian dari upaya pemulihan berbasis inovasi yang merupakan
bagian dari Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam
Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra.
Rektor
Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM.,
menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari kepedulian sivitas akademika terhadap
kondisi masyarakat pascabencana. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung
jawab memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, teknologi harus
hadir langsung di tengah masyarakat.
“Kami
sangat mengapresiasi para dosen yang telah berkontribusi menghadirkan solusi
teknologi yang sederhana, ramah lingkungan, dan bisa langsung dimanfaatkan
masyarakat. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi
warga,” ujar Rektor ITP.
Inovasi
teknologi ini dikembangkan oleh tim dosen Institut Teknologi Padang yang
dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Mesin DIII,
bersama Asnal Effendi, S.T., M.T. dari Program Studi Teknologi
Rekayasa Instalasi Listrik Sarjana Terapan Fakultas Vokasi, serta Dr.
Herix Sonata MS, M.Si. dari Program Studi Teknik
Lingkungan Sarjana.
Selain
melibatkan para dosen, program ini juga melibatkan 50 mahasiswa lintas
organisasi kemahasiswaan yang turut terjun langsung dalam kegiatan
pemberdayaan masyarakat. Seluruh aktivitas mahasiswa dikoordinatori oleh Ade
Ryan Mustaqim dari BEM ITP.
Kegiatan
penyerahan inovasi ini turut dihadiri oleh Bapak Jerry Citra, S.Kom dari
Bidang Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah X, serta berbagai unsur pemerintah
dan masyarakat setempat, di antaranya Perangkat desa Pak Pen, dan
perwakilan Kelompok Tani Wardah Nurul Yaqin Mislinda (Bu RT 02 Gurun Laweh).
Melalui
inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih
layak sekaligus memanfaatkan sistem aquaponic sebagai alternatif penguatan
ketahanan pangan keluarga yang ramah lingkungan.
Institut Teknologi Padang berharap inovasi teknologi tepat guna ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Gurun Laweh, tetapi juga dapat menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan lingkungan dan kebencanaan, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Created By Widia/Humas
...
Upaya pemulihan pascabencana memasuki
tahap konkret melalui pemasangan alat pengolahan air bersih untuk sistem
aquaponik di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan yang
berlangsung pada 23–24 Februari 2026 itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan
solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan
lingkungan berbasis inovasi teknologi tepat guna.
Selama dua hari pelaksanaan, tim
memasang modul surya berkapasitas 4 x 550 WP serta baterai 2 x 24V 100Ah guna
mendukung operasional sistem. Infrastruktur energi tersebut dirancang agar
mampu menyuplai kebutuhan listrik secara mandiri.
Teknologi yang diterapkan
mengintegrasikan sistem pengolahan air bersih dengan aquaponik berbasis ekonomi
hijau. Konsep ini memungkinkan pemanfaatan air secara efisien untuk budidaya
sekaligus kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan ramah lingkungan tersebut
diharapkan tidak hanya menjawab persoalan air bersih, tetapi juga membuka
peluang produktivitas ekonomi warga secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Hafni,
S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan partisipasi aktif mahasiswa. Pendampingan
akademik dilakukan secara langsung di lapangan agar proses instalasi berjalan
sesuai standar teknis.
Kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi
kekuatan utama dalam memastikan kualitas dan ketepatan implementasi teknologi.
Sinergi tersebut memperkuat koordinasi teknis maupun pemberdayaan masyarakat
setempat.
Program ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Melalui inovasi energi terbarukan dan sistem air bersih terpadu, inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi kampus dan masyarakat dalam membangun pemulihan yang tangguh, adaptif, serta berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang aktif menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat.
Created By Widia/Humas
...