Pengalaman
belajar di dunia industri menjadi bagian penting dalam memperkaya pemahaman
mahasiswa terhadap persoalan lingkungan. Hal tersebut dilakukan mahasiswa
Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang melalui kunjungan
industri ke PT Semen Padang, Selasa (07/07). Kegiatan ini menjadi bagian pembelajaran
yang menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik di lapangan.
Kunjungan
tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Pencemaran Udara dan
Kebisingan, Teknologi Pengendalian Pencemaran Udara dan Kebisingan, serta
Pengelolaan Limbah Industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh
kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknologi dan sistem
pengelolaan lingkungan dalam kegiatan industri, khususnya pada sektor produksi
semen.
Tim Teknik
Lingkungan ITP dalam kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Program Studi
Teknik Lingkungan, Vina Azatri, M.T. Kehadiran dosen dan mahasiswa di
lingkungan industri menjadi momentum untuk memperkuat pembelajaran berbasis
pengalaman. Mahasiswa dapat mengamati langsung berbagai proses sekaligus
memahami tantangan pengelolaan lingkungan yang dihadapi industri.
Salah satu
materi yang menjadi perhatian mahasiswa adalah proses produksi semen,
pengelolaan limbah industri, serta penerapan Alternative Fuel and Raw Material
(AFR). Materi tersebut disampaikan oleh Mustaqim Nasra, M.T., Senior Manager
AFR PT Semen Padang. Pemaparan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AFR
dalam mendukung pengelolaan material dan operasional industri yang lebih
berkelanjutan.
Interaksi
langsung dengan praktisi industri memberikan perspektif berbeda bagi mahasiswa
dalam memahami pengendalian pencemaran udara dan kebisingan. Konsep yang
sebelumnya dipelajari secara teoritis di ruang kelas dapat dikaitkan dengan
kondisi nyata di lapangan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk
membangun kompetensi mahasiswa sebagai calon profesional di bidang lingkungan.
Kegiatan
pembelajaran di dunia industri juga memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan
dunia kerja. Kolaborasi dengan industri membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk
mengenal teknologi, standar operasional, tantangan lingkungan, serta kompetensi
yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan sektor industri.
Kunjungan
industri ke PT Semen Padang diharapkan menjadi pengalaman akademik yang
memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa. Program Studi Teknik
Lingkungan ITP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang
atas sambutan hangat, kesempatan belajar, serta pengetahuan yang telah
dibagikan. Sinergi pendidikan dan industri diharapkan terus berkembang untuk
mencetak lulusan berkompeten dan berwawasan lingkungan.
Created By Widia/Humas
...
Persoalan limbah
dan kebutuhan material ramah lingkungan terus menjadi tantangan yang
membutuhkan solusi berbasis teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Program
Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang menghadirkan ruang belajar
langsung bersama pakar melalui Kuliah Tamu bertema teknologi pengolahan limbah
dan material biodegradable pada Rabu (01/07).
Mengangkat tema
“Teknologi Pengolahan Limbah dan Material Biodegradable: Inovasi Karet Alam dan
Bioplastik untuk Lingkungan Berkelanjutan”, kegiatan ini dibuka oleh Ketua
Program Studi Teknik Lingkungan ITP, Vina Azatri, M.T. Pembukaan tersebut
menandai dimulainya forum akademik yang dirancang untuk memperluas wawasan
peserta mengenai inovasi teknologi ramah lingkungan.
Kuliah tamu
menghadirkan Dr.Eng. Feerzet Achmad, S.T., M.T., Dosen Program Studi Teknik
Kimia Institut Teknologi Sumatera (ITERA), sebagai narasumber. Pengalaman dan
perspektif yang dibagikan memberikan gambaran kepada peserta mengenai bagaimana
ilmu pengetahuan dapat dikembangkan menjadi teknologi yang lebih adaptif,
khususnya dalam pemanfaatan material berbasis sumber daya alam dan pengembangan
material biodegradable.Karet alam dan
bioplastik menjadi bagian penting dalam pembahasan karena keduanya menawarkan
peluang pengembangan material yang lebih ramah lingkungan. Peserta diajak
melihat potensi inovasi dari sisi teknologi, sekaligus memahami tantangan dalam
penerapannya. Pendekatan tersebut memperkaya proses pembelajaran dengan
menghubungkan teori perkuliahan dan kebutuhan nyata di lapangan.
Kegiatan ini
juga memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam
menghadirkan pembelajaran yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Kehadiran praktisi maupun akademisi dari perguruan tinggi lain
menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif mahasiswa sekaligus membangun
budaya akademik yang mendorong inovasi dan kolaborasi lintas institusi.Bagi mahasiswa
Teknik Lingkungan, forum semacam ini menjadi bekal penting untuk memahami bahwa
persoalan lingkungan membutuhkan pendekatan multidisiplin dan solusi yang
inovatif. Pengetahuan mengenai teknologi pengolahan limbah serta material
biodegradable dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan gagasan baru yang memiliki
manfaat bagi industri, masyarakat, maupun keberlanjutan ekosistem.
Melalui Kuliah
Tamu tersebut, semangat kolaborasi dan inovasi diharapkan terus tumbuh di
lingkungan akademik. Pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi menjadi
langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan
lingkungan. Dari ruang kelas hingga dunia nyata, teknologi diharapkan hadir
bukan sekadar sebagai solusi, tetapi sebagai bagian dari masa depan yang
berkelanjutan.
Created By
Widia/Humas
...
Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi salah satu
kunci menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Berangkat dari
semangat tersebut, dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Institut
Teknologi Padang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Masjid
Al-Furqan, Muara Penjalinan, Pasia Nan Tigo, Kota Padang, Sabtu (27/06).
Kegiatan ini menghadirkan penerapan tempat sampah terpilah sebagai
media edukasi untuk mengenalkan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber.
Melalui pendekatan yang sederhana dan aplikatif, masyarakat diajak memahami
perbedaan jenis sampah organik dan anorganik serta manfaatnya bagi kebersihan
lingkungan dan pengelolaan sampah yang lebih efektif.Selain pemasangan fasilitas, dosen dan mahasiswa juga memberikan
edukasi mengenai kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkungan masjid dipilih sebagai pusat edukasi karena menjadi ruang berkumpul
masyarakat sekaligus memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya peduli
lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Barat, Institut
Teknologi Padang terus mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
melalui berbagai kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat langsung kepada
masyarakat. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi kampus dalam mendukung
pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui edukasi dan aksi sederhana yang
mudah diterapkan.
Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat,
kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa pengelolaan sampah
dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Pemilahan sampah dari sumber tidak hanya
membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi
melalui proses daur ulang dan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
Pengabdian
kepada masyarakat ini menegaskan komitmen Institut Teknologi Padang dalam
menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan melalui ilmu pengetahuan
dan inovasi. Dari langkah sederhana seperti memilah sampah, ITP berharap dapat
menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih
bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Created By Widia/Humas
...
Institut Teknologi Padang (ITP)
kembali mencatatkan prestasi pada ajang Anugerah dan Rapat Kerja LLDIKTI
Wilayah X Tahun 2026 yang berlangsung Kamis (25/06). Berdasarkan Pelaporan
Kinerja Tahun 2025, ITP berhasil meraih lima penghargaan sebagai bentuk
apresiasi atas capaian, inovasi, serta pengelolaan perguruan tinggi.
Penghargaan
pertama yang diraih adalah PTS dengan Jumlah Judul dan
Dana Lolos Pendanaan Program Hilirisasi Terbanyak. Apresiasi
ini menjadi bukti keberhasilan ITP dalam mendorong penelitian dosen agar tidak
berhenti pada tahap riset, tetapi dikembangkan menjadi karya yang memiliki
manfaat dan nilai bagi masyarakat.Selanjutnya, ITP
memperoleh Penghargaan
Kinerja Pelaporan Kerja Sama PTS ke Aplikasi Lapkerma Terbaik.
Capaian ini menunjukkan konsistensi kampus dalam membangun dan mengelola kerja
sama secara terstruktur, baik dengan pemerintah, industri, maupun berbagai
mitra strategis untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagai salah
satu Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
berkomitmen menghadirkan tata kelola kampus yang profesional dan adaptif.
Komitmen tersebut juga tercermin melalui penghargaan Silver Winner Kategori
Pengelolaan Media Sosial PTS Terbaik yang menilai kemampuan
perguruan tinggi dalam menyampaikan informasi secara kreatif, cepat, dan
transparan.Tidak hanya
bidang komunikasi digital, ITP juga mendapatkan Gold Winner Kategori
Pengelolaan Laman PTS Terbaik. Penghargaan ini menjadi
apresiasi terhadap pengelolaan website kampus sebagai sumber informasi resmi
yang mendukung keterbukaan informasi, pelayanan publik, serta penyebaran
berbagai capaian akademik dan kelembagaan.
Penghargaan
kelima yang berhasil diraih yaitu Silver Winner Kategori
Keterbukaan Publik PTS Provinsi Sumatera Barat Terbaik. Capaian
ini memperlihatkan keseriusan ITP dalam menerapkan prinsip transparansi dan
menyediakan informasi yang mudah diakses oleh mahasiswa, masyarakat, serta
seluruh pemangku kepentingan.
Penghargaan
tersebut diterima langsung oleh Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T.,
M.Eng., IPM., didampingi Bendahara Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Donny
Hardia, S.IP. Prestasi ini menjadi hasil kerja bersama seluruh sivitas
akademika dalam membawa ITP terus berkembang, berinovasi, dan memberikan
kontribusi nyata bagi pendidikan di Sumatera Barat.
Melalui apresiasi yang diberikan LLDIKTI Wilayah X,
ITP terus terdorong untuk menghadirkan inovasi baru dan memperkuat kontribusi
bagi dunia pendidikan. Ke depan, ITP berkomitmen melanjutkan langkah sebagai
kampus teknologi yang terus berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi
masyarakat.
Created By Widia/Humas
...
Hilirisasi
inovasi perguruan tinggi menjadi langkah penting agar hasil riset tidak
berhenti di ruang akademik, tetapi dapat menjawab kebutuhan dunia industri.
Langkah tersebut dilakukan Institut Teknologi Padang (ITP) melalui kunjungan ke
PT Kunango Jantan pada Senin (22/06). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari
pelaksanaan Kuliah Industri Program Studi Teknik Mesin DIII ITP, sekaligus
menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi teknologi yang berpotensi
diaplikasikan di dunia industri.
Dipimpin Dekan Fakultas Vokasi Dr. Fajar Nugroho, M.T., tim ITP
turut didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. M. Yahya, M.Sc., Ketua Program
Studi Teknik Mesin DIII Dr. Dedi Wardianto, Ketua Program Studi Teknologi
Rekayasa Instalasi Listrik Aswir Premadi, M.Sc., dosen Teknik Mesin DIII
Sulaiman, M.T., serta staf publikasi Widia Afrianti, S.Si. Kehadiran tim
tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pembelajaran
vokasi, inovasi teknologi, dan kebutuhan industri.Kedatangan rombongan disambut langsung Direktur Utama PT Kunango
Jantan Group, H. Asril, S.H., bersama jajaran perusahaan di ruang pertemuan PT
Kunango Jantan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membuka pembicaraan
lebih jauh mengenai potensi pemanfaatan inovasi teknologi ITP sekaligus peluang
kolaborasi yang memiliki relevansi dengan kebutuhan industri.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah teknologi
pengering hasil ciptaan Prof. Yahya. Inovasi tersebut diperkenalkan sebagai
bagian dari produk teknologi ITP yang memiliki peluang untuk dihilirisasi.
Pembahasan diarahkan pada kemungkinan pengembangan dan pengaplikasian teknologi
agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik produk PT Kunango
Jantan.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong
agar kompetensi akademik dan hasil inovasi memiliki ruang penerapan yang lebih
luas. Tindak lanjut Kuliah Industri ini tidak hanya memperluas pengalaman
mahasiswa terhadap dunia kerja, tetapi juga membuka peluang agar interaksi
dengan industri berkembang menjadi kolaborasi yang menghasilkan penerapan
teknologi secara nyata.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas skema kerja
sama dan peluang pengaplikasian inovasi sesuai kebutuhan PT Kunango Jantan.
Pembicaraan kemudian mengarah pada rencana tindak lanjut berupa penandatanganan
Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan untuk mengembangkan
kolaborasi secara lebih terarah dan berkelanjutan.Usai diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke area
pabrik PT Kunango Jantan. Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi tim ITP
untuk melihat secara langsung aktivitas dan lingkungan industri, sekaligus
memperoleh gambaran mengenai kebutuhan teknologi di lapangan. Pengalaman
tersebut menjadi masukan penting bagi pengembangan inovasi, pembelajaran
vokasi, serta penyusunan bentuk kerja sama berikutnya antara ITP dan PT Kunango
Jantan.
Dengan demikian, Kuliah
Industri Teknik Mesin DIII ITP tidak berhenti pada kegiatan kunjungan dan
pembelajaran lapangan. Kegiatan tersebut berlanjut menjadi ruang penjajakan
hilirisasi inovasi dan penguatan kemitraan dengan industri, sehingga hubungan
perguruan tinggi dan dunia usaha dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi
pengembangan teknologi dan sumber daya manusia.
Created By Widia/Humas ...