Penguatan budaya mutu menjadi langkah penting dalam memastikan peningkatan kualitas perguruan tinggi berjalan secara konsisten. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop PPEPP yang digelar Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) pada 7 hingga 9 Juli 2026 di Ruang Sidang Utama. Kegiatan mengangkat tema “Penguatan Implementasi PPEPP dalam Mewujudkan Budaya Mutu Berkelanjutan di ITP”.
Workshop ini
menjadi ruang strategis untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Penetapan,
Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) sebagai siklus
utama dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal. Penerapan siklus tersebut
diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi menjadi bagian dari
proses peningkatan kualitas yang dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan dipandu Ketua LPMI, Dr. Quinoza Guvil, M.Si., CIIQA, yang mengarahkan jalannya workshop agar peserta dapat memahami pentingnya penerapan PPEPP dalam berbagai proses pengelolaan institusi. Forum ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarunit dalam membangun sistem mutu yang lebih efektif.

Workshop turut menghadirkan Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., bersama jajaran pimpinan. Kehadiran pimpinan menunjukkan dukungan terhadap penguatan sistem penjaminan mutu sebagai bagian integral dari tata kelola perguruan tinggi. Kolaborasi pimpinan dan unit kerja menjadi faktor penting dalam memastikan budaya mutu tumbuh secara menyeluruh.
Implementasi PPEPP memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan berjalan berdasarkan standar yang telah ditetapkan, kemudian dievaluasi untuk menemukan ruang perbaikan. Hasil evaluasi selanjutnya menjadi dasar pengendalian dan peningkatan. Dengan pola tersebut, mutu tidak dipandang sebagai tujuan sesaat, melainkan proses yang terus bergerak mengikuti kebutuhan institusi.

Langkah penguatan mutu ini menjadi bagian dari upaya ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Budaya mutu yang kuat diharapkan mampu mendorong setiap unsur sivitas akademika untuk memiliki kesadaran terhadap standar, kinerja, evaluasi, serta perbaikan berkelanjutan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Melalui Workshop
PPEPP selama tiga hari tersebut, LPMI mendorong terciptanya pemahaman yang
semakin kuat mengenai pentingnya penjaminan mutu sebagai budaya bersama.
Implementasi yang konsisten diharapkan mampu memperkuat tata kelola,
meningkatkan kinerja setiap unit, serta memastikan seluruh proses akademik dan
nonakademik terus berkembang menuju standar mutu yang lebih baik.
Created By
Widia/Humas