Inovasi pengolahan limbah menjadi energi alternatif mengantarkan mahasiswa Institut Teknologi Padang (ITP) meraih prestasi membanggakan. Tim LIMBRIMAS dari Program Studi Teknik Mesin berhasil meraih juara pertama, dalam ajang Mechanical Creativity (MECREC) 2026 melalui rancangan mesin pencetak briket biomassa berbahan limbah serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) tanpa perekat, Rabu (04/11).Keberhasilan ini menjadi bukti kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi yang berpotensi mendukung pemanfaatan limbah secara produktif. Melalui purwarupa mesin pencetak briket biomassa, Tim LIMBRIMAS mengembangkan inovasi yang menggabungkan rekayasa mesin dan prinsip keberlanjutan, sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber daya yang selama ini belum optimal.Keunggulan inovasi LIMBRIMAS terletak pada pemanfaatan serat TKKS sebagai bahan baku briket biomassa tanpa tambahan perekat. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan teknologi pengolahan limbah yang lebih efisien. Mesin yang dirancang mahasiswa ini menunjukkan bagaimana kreativitas dan penerapan ilmu teknik dapat menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lingkungan dan energi.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Prestasi Tim LIMBRIMAS mencerminkan perkembangan positif budaya riset dan kreativitas mahasiswa, khususnya dalam menghadirkan teknologi yang berorientasi pada keberlanjutan dan pemanfaatan potensi sumber daya lokal.Ajang MECREC 2026 yang diselenggarakan Departemen Teknik Mesin Universitas Andalas menjadi ruang bagi mahasiswa antar perguruan tinggi di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan inovasi dan rekayasa. Keberhasilan meraih juara pertama dalam kompetisi tersebut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa ITP untuk terus mengembangkan gagasan menjadi karya nyata.Capaian gemilang tersebut merupakan buah dedikasi delegasi tangguh Engineer Muda Teknik Mesin, Fakultas Teknik ITP, yang terdiri atas Suci Ramadani (2023110061), Aldi Surya Rifki (2023110044), dan Hafiz Alfazri R (2023110047). Inovasi mesin pencetak briket biomassa ini dikembangkan di bawah bimbingan langsung Dekan Fakultas Teknik ITP, Dr. Ir. Nofriady Handra, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Beliau mengapresiasi capaian membanggakan tersebut. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan potensi mahasiswa dalam mengintegrasikan kompetensi akademik, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi inovasi yang aplikatif. Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen Fakultas Teknik ITP dalam mendukung pengembangan karya inovatif mahasiswa.Keberhasilan Tim LIMBRIMAS juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau melalui pengembangan bahan bakar alternatif berbasis biomassa. Inovasi ini turut mendukung tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta tujuan ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan limbah TKKS menjadi produk bernilai tambah.Created By Widia/Humas ...
Semangat
mengenalkan budaya Indonesia hadir dalam perjalanan empat Engineer Muda Teknik
Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) yang mengikuti program Student Mobility
di Malaysia. Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan
Nafila Febriana Diza mengenakan batik dalam rangka memperingati Hari Batik
Nasional pada 2 Oktober lalu.
Momen
tersebut menjadi bagian dari pengalaman mereka selama menjalani program di
Negeri Jiran. Di tengah aktivitas akademik dan interaksi lintas negara, batik
menjadi simbol identitas budaya Indonesia yang dapat diperkenalkan melalui cara
sederhana, sekaligus menunjukkan kebanggaan mahasiswa terhadap warisan budaya
bangsa.
Selama
mengikuti Student Mobility, keempat mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman
belajar di lingkungan internasional, tetapi juga memperluas pertemanan dan
membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Interaksi
tersebut membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman, mengenal perspektif
baru, serta memahami kehidupan akademik di negara lain.
Pengalaman
di Malaysia juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan
budaya setempat secara langsung. Pertemuan dengan mahasiswa dari latar belakang
berbeda menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi lintas budaya, memperluas
wawasan, serta mengembangkan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan
internasional.
Sebagai
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong mahasiswa agar berani
memperluas pengalaman melalui pembelajaran di luar kampus. Program Student
Mobility menjadi salah satu ruang bagi Engineer Muda untuk mengembangkan
wawasan global, membangun jejaring, dan membawa identitas Indonesia saat
berinteraksi di lingkungan internasional.
Peringatan
Hari Batik Nasional melalui penggunaan batik di Malaysia memperlihatkan bahwa
pengenalan budaya dapat dilakukan melalui tindakan sederhana. Bagi mahasiswa
yang sedang berada di luar negeri, mengenakan batik menjadi cara untuk
menunjukkan apresiasi terhadap warisan budaya sekaligus membuka peluang
percakapan tentang kekayaan tradisi Indonesia.
Perjalanan
Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana
Diza menjadi bagian dari pengalaman berharga dalam program Student Mobility
ITP. Selain memperluas pengetahuan dan relasi, pengalaman ini juga menghadirkan
kesempatan untuk membawa identitas budaya Indonesia ke lingkungan
internasional.
Created By
Widia/Humas
...
Ketekunan dan
semangat juang Muhammad Farel Shandra Farizqi membuahkan hasil membanggakan.
Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) dengan NIM
2025210073 ini berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga judo dalam
ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Prestasi
tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan potensi diri dan
berkompetisi di bidang olahraga.
Pencapaian ini
menjadi kebanggaan tersendiri bagi Farel sekaligus keluarga besar ITP.
Keberhasilannya meraih medali di tingkat provinsi menunjukkan bahwa kehidupan
mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga membuka
ruang untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan di luar perkuliahan.
Sebagai mahasiswa
Teknik Sipil, Farel menjalani peran ganda antara menempuh pendidikan dan
mengembangkan kemampuan di bidang olahraga. Keseimbangan antara kedua aktivitas
tersebut membutuhkan komitmen serta kedisiplinan agar tanggung jawab akademik
tetap berjalan seiring dengan upaya meraih prestasi.Medali perunggu
yang diraih Farel dalam PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 menjadi salah satu
pencapaian yang patut diapresiasi. Kompetisi tingkat provinsi menjadi ruang
bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan dan
persiapan yang telah dijalani.
Prestasi Farel juga
sejalan dengan komitmen Institut Teknologi Padang sebagai Perguruan Tinggi
Terbaik di Sumbar dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Kampus tidak
hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk
bertumbuh, berkarya, dan menorehkan pencapaian melalui berbagai bidang yang
diminati.
Keberhasilan ini
diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus
mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti kompetisi sesuai bidang
masing-masing. Prestasi di bidang olahraga maupun akademik merupakan bagian
dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat untuk terus
meningkatkan kualitas diri.
Capaian Muhammad
Farel Shandra Farizqi di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 menjadi pengingat
bahwa semangat berprestasi dapat tumbuh melalui berbagai jalur. ITP
mengapresiasi pencapaian mahasiswanya dan berharap prestasi tersebut menjadi
langkah awal untuk meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya.
Created By
Widia/Humas
...
Prestasi
membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Padang (ITP).
Rangga Firnando, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, berhasil meraih medali
emas pada cabang olahraga pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi
(PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Capaian gemilang ini menjadi kebanggaan bagi
ITP sekaligus mengukuhkan semangat mahasiswa dalam mengukir prestasi di bidang
olahraga.
Keberhasilan Rangga meraih medali emas menjadi pencapaian istimewa yang
patut diapresiasi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa semangat berkompetisi,
kedisiplinan, dan kerja keras merupakan modal penting untuk mencapai hasil
terbaik. Melalui capaian ini, Rangga turut membawa nama baik almamater dalam
ajang olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan para atlet dari berbagai
daerah di Sumatera Barat.
Pencapaian tersebut juga mencerminkan pentingnya ruang pengembangan
minat dan bakat mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Selain berfokus
pada kegiatan akademik, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan,
membangun karakter, serta mengembangkan potensi di berbagai bidang. Prestasi
Rangga menjadi contoh positif bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan
berani bersaing.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong lahirnya
generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. Keberhasilan mahasiswa
dalam berbagai bidang menjadi bagian penting dari perjalanan institusi dalam
membangun lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan potensi secara
menyeluruh, baik melalui pencapaian akademik maupun kegiatan nonakademik.
Prestasi Rangga Firnando di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 mendapat
apresiasi dari Institut Teknologi Padang. Capaian medali emas ini diharapkan
menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan,
menjaga semangat juang, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menunjukkan
potensi terbaik dalam berbagai kompetisi.
ITP menyampaikan selamat dan sukses kepada Rangga Firnando atas
pencapaian membanggakan tersebut. Prestasi ini menjadi pengingat bahwa kerja
keras dan dedikasi dapat membuka jalan menuju keberhasilan. Semoga pencapaian
Rangga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berkompetisi
secara sportif, dan mengukir prestasi yang membanggakan.
Melalui semangat “ITP Bangga, Prestasi Gemilang!”, Institut Teknologi
Padang berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil peluang,
mengembangkan bakat, dan mengharumkan nama almamater. Keberhasilan Rangga
menjadi salah satu capaian yang patut dirayakan sekaligus penyemangat untuk terus
melahirkan prestasi baru di tingkat regional maupun nasional.
Created By Widia/Humas
...
Peluang
melanjutkan pendidikan tinggi dengan masa studi yang lebih efisien menjadi
salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul. Institut
Teknologi Padang (ITP) memperkenalkan Program Kelas Akselerasi saat mengunjungi
SMK Negeri 05 Padang dalam momentum Parenting Day, Jumat (09/10). Kegiatan ini
menjadi bagian dari komitmen ITP memperluas akses pendidikan teknik.
Dipimpin
Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., kunjungan
tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi
siswa sekolah menengah kejuruan. Program Kelas Akselerasi diperkenalkan sebagai
peluang bagi siswa untuk menempuh pendidikan tinggi melalui skema pembelajaran
yang mendukung percepatan masa studi dan pengembangan kompetensi.
Dalam
pemaparannya, Rektor ITP menekankan pentingnya membangun kesinambungan
pendidikan dari sekolah menengah kejuruan menuju perguruan tinggi. Upaya ini
diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan
potensi akademik dan keterampilan teknis. Kehadiran ITP juga menjadi langkah
positif dalam mendekatkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dan aspirasi calon
mahasiswa.Kepala Biro Humas, Promosi, dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., menjelaskan teknis pelaksanaan dan skema Program Kelas Akselerasi kepada pihak sekolah. Penjelasan ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme program. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai tindak lanjut penjajakan kolaborasi antara kedua institusi.
Sebagai
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus memperkuat perannya dalam
menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengenalan program pendidikan, penguatan
kompetensi, serta penjajakan kolaborasi dengan sekolah. Langkah ini menjadi
bentuk apresiasi terhadap potensi siswa SMK yang siap berkembang dan berdaya
saing.
Turut
hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc.; Wakil Rektor III
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.; Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady
Handra, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; serta Dekan Fakultas Vokasi Dr.
Fajar Nugroho, M.T. Kehadiran pimpinan ITP tersebut memperlihatkan dukungan
lintas unit dalam memperluas sosialisasi program pendidikan kepada calon
mahasiswa.
Kepala SMK
Negeri 5 Padang, Rizka Fauzi Yosfi, S.Pd., S.T., M.Kom., menyambut baik dan
antusias kehadiran Program Kelas Akselerasi yang diperkenalkan ITP. Program ini
dinilai membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang
perguruan tinggi dengan skema masa studi yang lebih efisien. Sambutan positif
tersebut menjadi sinyal baik bagi penguatan kolaborasi pendidikan dalam
mendukung pengembangan potensi dan kompetensi siswa.
Created By Widia/Humas
...