Image

ITP Gelar Seleksi Wilayah ONMIPA 2026, Dorong Talenta Muda di Bidang Sains dan Matematika

Institut Teknologi Padang (ITP) turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Seleksi Wilayah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026 tingkat regional yang dilaksanakan di masing-masing perguruan tinggi yang telah ditetapkan. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium E.2.2 ITP pada 5 hingga 6 Mei 2026. Pelaksanaan ONMIPA 2026 menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan budaya akademik, kompetisi ilmiah, serta pengembangan potensi mahasiswa di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. ITP berperan sebagai institusi pelaksana kegiatan tingkat wilayah dengan menyediakan fasilitas dan lingkungan akademik yang mendukung jalannya seleksi. Pada hari pertama seleksi, peserta mengikuti bidang keilmuan yang meliputi Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. Berdasarkan berita acara pelaksanaan, kegiatan berjalan di Laboratorium E.2.2 ITP dengan pengawasan dari Ir. Nelvidawati, M.T. yang bertugas pada seluruh bidang seleksi. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendukung berbagai kegiatan akademik yang mendorong lahirnya mahasiswa unggul. Keterlibatan ITP dalam ONMIPA menjadi wujud kontribusi kampus dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang kompetitif dan berorientasi prestasi. Memasuki hari kedua pelaksanaan, rangkaian seleksi kembali berlangsung dengan bidang yang sama. Peserta mengikuti proses kompetisi ilmiah dengan pendampingan dan pengawasan sesuai standar pelaksanaan kegiatan, sehingga seluruh tahapan dapat berjalan secara tertib dan lancar. Melalui penyelenggaraan seleksi tingkat regional di lingkungan perguruan tinggi masing-masing, ONMIPA menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta memperluas pengalaman akademik. Kegiatan ini juga memperkuat jejaring antarperguruan tinggi dalam pengembangan talenta muda. Partisipasi ITP dalam ONMIPA 2026 menjadi langkah nyata kampus dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan ilmiah nasional. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, ITP terus menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.     Created By Widia/Humas   ...
06 Mei 2026 #diktiberdampak #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Mahasiswa Teknik Sipil ITP Dapatkan Pengalaman Industri, Melalui Observasi Proyek Infrastruktur Nasional Lembah Anai

Pembelajaran teknik tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di dunia konstruksi. Mahasiswa Teknik Sipil Institut Teknologi Padang mengikuti kunjungan lapangan ke Proyek Penanganan Jalan Lembah Anai pada Selasa (28/04) sebagai bagian dari penguatan kompetensi praktis calon engineer muda. Didampingi Ir. Wilton Wahab, M.Eng., Yunus Abdurrasyid, M.T., serta Kepala Program Studi Teknik Sipil Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc., mahasiswa mendapatkan kesempatan melihat langsung proses pembangunan infrastruktur. Kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata untuk memahami tantangan, metode kerja, hingga penerapan teknologi konstruksi di lapangan. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengamati proyek, tetapi juga merasakan pengalaman memahami bagaimana jalan, struktur, dan solusi teknis dirancang dalam kondisi sebenarnya. Tim dari Hutama Karya Infrastruktur turut memberikan pendampingan, menjelaskan kondisi lapangan, serta memaparkan progres pelaksanaan proyek secara langsung.Kegiatan lapangan ini menjadi bagian dari upaya Institut Teknologi Padang dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik sekaligus pemahaman industri. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong pembelajaran berbasis praktik agar mahasiswa siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Melalui pendekatan pembelajaran yang menghubungkan teori dan praktik, mahasiswa Teknik Sipil ITP semakin memahami peran seorang engineer dalam pembangunan infrastruktur. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan analisis, kreativitas, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan konstruksi di masa depan.Komitmen ITP dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak juga diwujudkan melalui berbagai program inovasi dan kolaborasi. ITP siap mendukung program-program Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui produk inovasi, riset terapan, dan kontribusi akademik yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat mencetak engineer muda berkualitas, ITP terus memperkuat hubungan antara kampus dan dunia industri. Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa tidak hanya belajar membangun infrastruktur, tetapi juga dipersiapkan menjadi generasi profesional yang mampu memberikan solusi bagi pembangunan daerah dan nasional. Created By Widia/Humas ...
28 April 2026 #diktiberdampak #kerja-sama #pendidikan #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics
Image

Monev Hibah Program Mahasiswa Berdampak, ITP Pastikan Capaian Kegiatan Berjalan Optimal

Upaya menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Mahasiswa Berdampak. Kegiatan hibah bertema Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra ini dilaksanakan pada Jumat (24/04) bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Gedung D, Kampus I Institut Teknologi Padang. Kegiatan tersebut mengangkat inovasi bertajuk “Teknologi Pengolahan Air Bersih dan Aquaponic Berbasis Ekonomi Hijau dengan Energi Matahari”. Program ini menjadi bentuk kontribusi akademik dalam menghadirkan solusi teknologi ramah lingkungan untuk membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaan monev, Ketua Tim Hibah Hafni, S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T., mempresentasikan perkembangan program dan capaian kegiatan. Keduanya didampingi Kepala LPPM Institut Teknologi Padang, Mastariyanto Perdana, M.Eng., sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan hibah berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata. Proses evaluasi dilakukan oleh dua asesor, yaitu Prof. Dr. Rika Ampuh Hadiguna, S.T., M.T., Guru Besar Departemen Teknik Industri Universitas Andalas, serta Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc., Guru Besar Teknik Mesin ITP. Tim asesor melakukan validasi dan verifikasi terhadap dokumen, pelaksanaan kegiatan, serta luaran yang dihasilkan dari program tersebut. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendorong inovasi mahasiswa dan dosen agar mampu menjawab persoalan masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata komitmen ITP dalam mengembangkan teknologi terapan yang menggabungkan energi terbarukan, pemberdayaan masyarakat, dan konsep ekonomi hijau. Setelah proses evaluasi, tim monev melanjutkan kegiatan dengan kunjungan lapangan ke lokasi penerapan teknologi di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan tersebut turut didampingi staf LPPM Monica Fitria, S.Kom., Staf Publikasi Widia Afrianti, S.Si., serta dua mahasiswa Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik yang terlibat dalam implementasi program. Melalui kegiatan hibah ini, ITP terus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Pengembangan teknologi air bersih dan aquaponik berbasis energi matahari diharapkan menjadi langkah strategis dalam pemulihan pascabencana sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Created By Widia/Humas   ...
24 April 2026 #diktiberdampak #dosen #kerja-sama #penelitian #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics
Image

Pemulihan Pascabanjir, ITP Serahkan Inovasi Teknologi Air Bersih dan Aquaponik Ramah Lingkungan

Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada November lalu meninggalkan berbagai tantangan bagi warga Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses air bersih serta kebutuhan memperkuat ketahanan pangan keluarga.    Solusi teknologi mulai dihadirkan melalui inovasi pengolahan air bersih dan sistem aquaponik berbasis ekonomi hijau yang memanfaatkan energi matahari. Teknologi tersebut secara resmi diserahkan kepada masyarakat Gurun Laweh pada Selasa (10/3) sebagai bagian dari upaya pemulihan berbasis inovasi yang merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra.   Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari kepedulian sivitas akademika terhadap kondisi masyarakat pascabencana. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, teknologi harus hadir langsung di tengah masyarakat.    “Kami sangat mengapresiasi para dosen yang telah berkontribusi menghadirkan solusi teknologi yang sederhana, ramah lingkungan, dan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Rektor ITP.   Inovasi teknologi ini dikembangkan oleh tim dosen Institut Teknologi Padang yang dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Mesin DIII, bersama Asnal Effendi, S.T., M.T. dari Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik Sarjana Terapan Fakultas Vokasi, serta Dr. Herix Sonata MS, M.Si. dari Program Studi Teknik Lingkungan Sarjana.   Selain melibatkan para dosen, program ini juga melibatkan 50 mahasiswa lintas organisasi kemahasiswaan yang turut terjun langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Seluruh aktivitas mahasiswa dikoordinatori oleh Ade Ryan Mustaqim dari BEM ITP.   Kegiatan penyerahan inovasi ini turut dihadiri oleh Bapak Jerry Citra, S.Kom dari Bidang Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah X, serta berbagai unsur pemerintah dan masyarakat setempat, di antaranya Perangkat desa Pak Pen, dan perwakilan Kelompok Tani Wardah Nurul Yaqin Mislinda (Bu RT 02 Gurun Laweh).   Melalui inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih layak sekaligus memanfaatkan sistem aquaponic sebagai alternatif penguatan ketahanan pangan keluarga yang ramah lingkungan.   Institut Teknologi Padang berharap inovasi teknologi tepat guna ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Gurun Laweh, tetapi juga dapat menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan lingkungan dan kebencanaan, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Created By Widia/Humas     ...
11 Maret 2026 #diktiberdampak #dosen #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Inovasi Air Bersih Berbasis Energi Surya Terpasang di Nanggalo , ITP Dorong Ekonomi Hijau Pascabencana

Upaya pemulihan pascabencana memasuki tahap konkret melalui pemasangan alat pengolahan air bersih untuk sistem aquaponik di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Februari 2026 itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis inovasi teknologi tepat guna.    Selama dua hari pelaksanaan, tim memasang modul surya berkapasitas 4 x 550 WP serta baterai 2 x 24V 100Ah guna mendukung operasional sistem. Infrastruktur energi tersebut dirancang agar mampu menyuplai kebutuhan listrik secara mandiri.    Teknologi yang diterapkan mengintegrasikan sistem pengolahan air bersih dengan aquaponik berbasis ekonomi hijau. Konsep ini memungkinkan pemanfaatan air secara efisien untuk budidaya sekaligus kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan ramah lingkungan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab persoalan air bersih, tetapi juga membuka peluang produktivitas ekonomi warga secara berkelanjutan.    Pelaksanaan kegiatan melibatkan Hafni, S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan partisipasi aktif mahasiswa. Pendampingan akademik dilakukan secara langsung di lapangan agar proses instalasi berjalan sesuai standar teknis.    Kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi kekuatan utama dalam memastikan kualitas dan ketepatan implementasi teknologi. Sinergi tersebut memperkuat koordinasi teknis maupun pemberdayaan masyarakat setempat.    Program ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Melalui inovasi energi terbarukan dan sistem air bersih terpadu, inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi kampus dan masyarakat dalam membangun pemulihan yang tangguh, adaptif, serta berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang aktif menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat.   Created By Widia/Humas     ...
25 Februari 2026 #diktiberdampak #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics