Kolaborasi ITPeduli dan Kitabisa Perkuat Tanggul Darurat Sawah Liek, Harapan Warga Kembali Menguat

- 19 Januari 2026

Momentum penting tercipta di bantaran Sungai Batang Kandis, Sawah Liek, saat dilakukan proses serah terima pekerjaan dinding saluran sebagai bagian dari penanganan darurat pascabanjir bandang. Kegiatan ini menandai berakhirnya tahap awal penguatan infrastruktur sementara yang bertujuan melindungi warga dari ancaman banjir susulan serta memulihkan rasa aman di kawasan terdampak.   Serah terima pekerjaan dinding saluran tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, M.Pd. (Rajo Mangkuto). Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap inisiatif kolaboratif yang digerakkan oleh ITPeduli bersama Kitabisa.com dan berbagai pihak lainnya dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat Sawah Liek.Pekerjaan dinding saluran ini dirancang sebagai konstruksi tanggul sementara dengan peningkatan volume timbunan hingga setara badan jalan. Upaya tersebut berfungsi menahan aliran air sungai dan meminimalkan potensi kerusakan lanjutan. Meski bersifat darurat, pengerjaan dilakukan dengan pendekatan teknis yang mempertimbangkan keselamatan warga dan keberlanjutan lingkungan sekitar.   Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci terwujudnya pekerjaan ini. ITPeduli bersama Kitabisa.com melalui Salamsetara Foundation menggandeng sivitas akademika Institut Teknologi Padang, dosen, relawan, serta dukungan alat berat ekskavator dari PT Nindya Karya. Partisipasi aktif warga RW 03 Kelurahan Kampung Olo turut memperkuat semangat gotong royong di lapangan.   Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara perguruan tinggi, platform kemanusiaan, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh penanganan bencana yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan riil warga terdampak.   Lebih dari sekadar serah terima fisik bangunan, momen ini menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat Sawah Liek. Dinding saluran yang telah dibangun bukan hanya pelindung dari aliran air, tetapi juga penanda bahwa kepedulian dan kerja bersama mampu menguatkan kembali kehidupan warga pascabencana. Created By Widia/Humas     ...

Berita Terbaru

Institut Teknologi Padang, Monitoring dan Evaluasi (Monev) program Center of Excellence (CoE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Institut Teknologi Padang (ITP) digelar secara luring di Aula Gedung D Kampus I ITP, Jumat (17/12/2021). Monev CoE MBKM tersebut merupakan monev untuk seluruh perguruan tinggi di wilayah Sumatera Barat yang menerima hibah program CoE MBKM. Monev yang dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dijten Belmawa Diktiristek) menghadirkan 15 orang tim untuk melakukan evaluasi terhadap tiga perguruan tinggi yakni, ITP, Universitas Bung Hatta (UBH), Universitas Andalas (Unand).Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D mengatakan Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Program Sarjana dan Teknik Mesin Program Sarjana ITP sebagai prodi yang menerima hibah program CoE menyampaikan progres kegiatan yang telah dilaksanakan masing-masing prodi tersebut kepada tim CoE Ditjen Belmawa Diktiristek.“Agenda monev ini, prodi teknik informatika dan teknik mesin ITP juga menyampaikan hal-hal apa saja menjadi hambatan dalam pelaksanaan kegiatan CoE, ya evaluasilah begitu,” ujar Firman.Meski demikian, Firman menyebutkan hal-hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan program CoE tidak menyurutkan semangat tim masing-masing prodi untuk tetap melaksanakan kegiatan. “Ya pastinya kalau kita melakukan kegiatan ada hambatan, kendala-kendala kecil itu biasa. Hasil monev ini nantinya akan menjadi rekomendasi kita untuk berbenah juga dalam meningkatkan hal-hal yang kurang dalam pelaksanaan kegiatan,” imbuhnya. (peb/humas) ...

17 Desember 2021 #fakultas-teknik #mbkm #teknik-informatika #teknik-mesin

Institut Teknologi Padang (ITP) dinobatkan sebagai perguruan tinggi “Informatif” dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Barat 2021 di Novotel Bukittinggi, Senin (6/12/2021). Dalam penghargaan keterbukaan informasi publik tahun 2021 ini, ITP menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang mendapat peringkat “Informatif” dari KI Sumbar. Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T mengungkapkan peningkatan progres keterbukaan informasi publik ITP setiap tahunnya sejak tahun 2019. “Tahun kemarin kita menerima penghargaan menuju informatif, dan tahun ini alhamdulillah kita sudah dinobatkan Informatif dari KI Sumbar,” ungkap Rektor. Terdapat 3 perguruan tinggi yang mendapat peringkat “Informatif” dari KI Sumbar pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Barat 2021 ini, yakni Politeknik Negeri Padang, Institut Teknologi Padang, dan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik diberikan kepada Badan Publik yang telah menunjukkan komitmen dalam melaksanakan keterbukaan informasi di badan publiknya berdasarkan hasil kegiatan monitoring dan evaluasi. Hadir juga dalam acara ini Wakil Gubernur Sumater Barat Audy Joinaldi dan seluruh badan publik di Sumbar yang menjadi nominator penghargaan. (peb) ...

06 Desember 2021 #ppid

Institut Teknologi Padang – “Orang tua adalah sosok yang mencintai anaknya dari jauh maupun dekat, kepeduliannya pasti akan membuahkan hasil, dan hasilnya bisa seperti sekarang dimana anaknya mendapatkan nilai terbaik dikampusnya” demikian ucapan Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T saat memberi apresiasi kepada orang tua wisudawan pada acara Wisuda ITP ke-75 di Ballroom The ZHM The Premier Hotel. Sabtu (27/11/2021). Pada prosesi Wisuda ke 75, Tahun Akademik 2021/2022 ini, ITP mewisuda 266 lulusan yang berasal dari Program Ahli Madya (D3) dan Program Sarjana (S1). Pada jenjang Program Studi Ahli Madya (D3), jumlah wisudawan sebanyak 44 Orang, Program Sarjana (S1), sebanyak 222 orang. “Dalam kesempatan yang berbahagia ini perlu saya sampaikan bahwa diantara 266 orang wisudawan tersebut yang memperoleh predikat “Dengan Pujian” terbaik adalah Doni Agusman, dari Program Diploma Tiga Teknik sipil, Fakultas Vokasi, dengan IPK 3,91,” ungkap Hendri saat menyampaikan pidato. Sementara itu, lulusan termuda pada Fakultas Teknik adalah Salsabila Febrinda dari Program Sarjana Teknik Informatika, dengan Indek Prestasi Kumulatif 3,82. Kemudian, lulusan termuda pada Fakultas Vokasi adalah Randu Apriza Dirni dari Program Vokasi  Teknologi Listriks, dengan Indek Prestasi Kumulatif 3,61. “Kami atas nama pimpinan serta seluruh sivitas akademika Institut Teknologi Padang mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan saudara menyelesaikan studi,” kata Rektor. Pada kesempatan yang sama, Rektor juga menyampaikan prestasi ITP yang berhasil mendapatkan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), Program Bantuan Program Studi Menjadi Model Center Of Excellence Merdeka Belajar kampus Merdeka (CoE MBKM), dan menjadi salah satu perguruan tinggi pendamping SMK Pusat Keunggulan (SMK – PK). Diketahui ITP pada tahun ini menerima hibah PKKM sebesar Rp.2,3 Miliar, Rp.160 juta dari hibah CoE, Rp.50 juta dari hibah SMK-PK dan bantuan alat senilai Rp.500 juta pada hibah P3TP. Yang jika ditotal mencapai lebih dari Rp.3 Miliar. “Alhamdulillah ITP satu satunya perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat yang mendapatkan  Hibah PKKM, dan ini telah sama-sam kita rasakan manfaatnya antara lain program magang mahasiswa di perusahaan yang ada di Indonesia, wokshop metoda pembelajaran khusunya model pembelajaran PjBL dan Case Study yang secara nyata mengajak Dosen dan Mahasiswa untuk lebih interaktif dengan pelaksanaannya pembelajaran berpusat pada mahasiswa,” ungkap Rektor. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP), Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd“Melihat perkembangan prestasi akademik lulusan setiap periode wisuda terdapat, peningkatan yang signifikan, baik segi IPK dengan predikat “Sangat Memuaskan” dan “Dengan Pujian” semakin meningkat, demikian pula  masa studi mahasiswa yang bisa menamatkan “Tepat Waktu” semakin meningkat,” kata Zulfa saat memberikan sambutan.Menurutnya, hal ini terjadi karena didukung oleh selalu ditingkatkannya kualitas proses pembelajaran, proses pelayanan akademik serta kelengkapan sarana dan prasarana pembelajaran; dan yang tidak kalah pentingnya adalah semakin baiknya kualitas dosen.Disamping itu, pemberian beasiswa yang semakin meningkat dari berbagai sumber juga sangat mempengaruhi meningkatnya kualitas dan kuantitas prestasi akademik mahasiswa serta percepatan masa studi.“Pada tahun akademik 2020/2021 jumlah penerima beasiswa sebanyak 544 orang dari 2142 orang mahasiswa (25,59 %) yang berasal dari Bidik Misi/KIP 278 mhs, Beasiswa Yayasan Pendidikan Teknologi  Padang 120 mhs, BAZNAS melalui Bazda Kota Padang 55 mhs, Beasiswa PPA 41 mhs,dan beasiswa dari Bank Nagari 50 mhs   dengan total dana sebesar Rp. 2.004.350.000,- (dua  milyar empat juta ribu tiga ratus lima puluh ribu rupiah),” jelasnya.Beliau menargetkan untuk tahun akademik yang akan datang, jumlah mahasiswa penerima beasiswa meningkat menjadi 30 % dari jumlah mahasiswa terdaftar.“Diharapkan sumber  beasiswa ini berasal dari Alumni ITP, Perusahaan yang berada dibawah naungan YPTP, Perusahaan/Industri/Pemda yang telah menjalin kerjasama dengan ITP ataupun sumber lainnya,” imbuhnya. (peb/humas) ...

27 November 2021

Institut Teknologi Padang - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Institut Teknologi Padang (ITP) mempresentasikan capaian dan inovasi keterbukaan informasi publik ITP kepada Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di The ZHM Premier Hotel, Jumat (26/11/2021). Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T dalam presentasinya menyampaikan komitmen ITP dalam menjalankan Undang – Undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Menurut Hendri, komitmen ITP dalam keterbukaan informasi publik telah mengantarkan ITP kepada prestasi kampus dalam memenangkan sejumlah hibah dalam 2 tahun terakhir. “Komitmen kami dalam keterbukaan informasi publik mengantarkan ITP kepada kepercayaan masyarakat, mitra, dan pihak-pihak lainnya. Hal tersebut dibuktikan dengan berhasilnya ITP memenangkan berbagai hibah seperti hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), Program Bantuan Program Studi Menjadi Model Center Of Excellence Merdeka Belajar kampus Merdeka (CoE MBKM), dan menjadi salah satu perguruan tinggi pendamping SMK Pusat Keunggulan (SMK – PK).,” ungkap Rektor dihadapan panelis KI Sumbar,” Ungkap Rektor. Lebih lanjut Rektor menjelaskan capaian serta inovasi yang telah dilakukan oleh ITP melalui sistem informasi PPID, dan sejumlah sistem informasi terintegrasi yang dibangun di ITP untuk mendukung pelayanan ketebukaan informasi publik. Disamping itu, Rektor juga mengungkapkan pada 30 November 2021 mendatang, ITP akan meluncurkan sistem informasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Insya Allah tanggal 30 November 2021 ini kita akan launching sistem informasi terbaru kita yaitu sistem informasi MBKM. Sistem ini mendukung penyediaan semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan mahasiswa maupun pihak-pihak terkait dalam program MBKM,” tukasnya. Terdapat tiga perguruan tinggi yang maju ke tahap presentasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik 2021 yang diselenggarakan oleh KI Sumbar, yakni ITP, Politeknik Negeri Padang, dan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. (peb/humas) ...

26 November 2021 #ppid

Institut Teknologi Padang (ITP) akan menggelar wisuda ke – 75 secara luring pada tanggal 27 November 2021 mendatang di Ballroom The ZHM Premier Hotel dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T mengatakan pada prosesi Wisuda ke 75, Tahun Akademik 2021/2022 ini, ITP akan mewisuda 266 lulusan yang berasal dari Program Ahli Madya (D3) dan Program Sarjana (S1). Pada jenjang Program Studi Ahli Madya (D3), jumlah wisudawan sebanyak 44 Orang, Program Sarjana (S1), sebanyak 222 orang. “Ini kedua kalinya prosesi wisuda ITP dilaksanakan di hotel, hal ini dilaksanakan karena kondisi yang sangat memaksa kita untuk menghindari penularan Covid 19, karena area kampus yang belum memadai dengan wisudawan sebanyak 266 orang, para tamu dan orang tua yang hadir kami perkirakan 1.000 orang,” ujar Rektor. Sebanyak 266 orang yang akan diwisuda dan para orang tua wisudawan yang akan hadir diwajibkan menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 atau bukti swab negatif covid-19. Melalui Surat Keputusan Rektor ITP tentang pelaksanaan vaksin bagi mahasiswa ITP dan edaran yang dikeluarkan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITP Firmansyah David, Ph.D pada 18 Oktober 2021 mewajibkan mahasiswa melakukan vaksinasi sebagai syarat mengikuti wisuda dan perkuliahan luring. “Mudah mudahan di wisuda yang akan datang prosesi wisuda sudah dapat dilaksanakan di kampus ITP, In Sya Allah dilaksanakan di Kampus 2 ITP yaitu di By Pass Air Pacah sesuai dengan arahan dari ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang,” imbuh Hendri. Namun demikian, Hendri berharap prosesi Wisuda Tahun Akademik 2021/2022 dapat diselenggarakan dengan baik, penuh khidmat, dan semarak. “Satu bentuk kreativitas dan inovasi tersebut akan kita lihat sama-sama dalam rangkaian prosesi wisuda besok,” tukasnya. (peb/humas)     ...

25 November 2021