ITP Sosialisasikan RPL dan Magister di Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung 2026, Targetkan Peningkatan Kapasitas ASN

- 15 Juli 2026

Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Berangkat dari semangat tersebut, Institut Teknologi Padang menggelar sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sijunjung, Selasa (14/07). Kegiatan ini membuka peluang bagi aparatur sipil negara untuk melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tugas kedinasan. Sosialisasi dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Marketing Institut Teknologi Padang, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., didampingi Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si., bersama tim akademik. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung, Dainis Suryani, S.T., M.T., serta diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memenuhi Aula PUPR Kabupaten Sijunjung. Dalam pemaparannya, tim ITP memperkenalkan berbagai skema pendidikan yang dirancang fleksibel bagi para profesional, khususnya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil. Melalui program ini, pengalaman kerja dan kompetensi yang dimiliki peserta dapat diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran, sehingga memberikan kesempatan untuk melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Barat Institut Teknologi Padang terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan program pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah serta penguatan kompetensi sumber daya manusia di berbagai sektor. Program RPL dan Magister Teknik Sipil diharapkan menjadi solusi bagi ASN dan tenaga profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kompetensi di bidang infrastruktur dan pembangunan. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, peserta dapat menempuh pendidikan tanpa mengganggu tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.Melalui kegiatan ini, Institut Teknologi Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Barat. Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung diharapkan menjadi langkah awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas, sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah. Created By Widia/Humas   ...

Berita Terbaru
Image

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP), Ampri Satyawan, S.E., M.M. menggaungkan semangat baru yakni “Rebound Spirit” saat menyampaikan sambutan, dalam rangkaian kegiatan penyampaian laporan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan ITP Tahun 2023 pada Rabu (31/01) bertempat di Aula Gedung D ITP. Rebound Spirit merupakan semangat bangkit melejit dan gerakan multisektor yang bertujuan membawa Institut Teknologi Padang menjadi perguruan tinggi yang adaptif dan profesional. Ketua Pengurus YPTP menularkan semangat Rebound Spirit yang terdiri dari tiga pilar, yakni komitmen, kapabilitas, dan kapital. Dalam paparannya, Ketua Pengurus YPTP menyampaikan tata kelola dan penerapan manajemen dalam organisasi sangat penting dilakukan guna tercapainya tujuan organisasi. Pada pilar pertama komitmen, yaitu mentalitas pemahaman yang berisi perencanaan dimana kunci penetapan sasaran harus terukur, terarah, dan bermakna, selanjutnya dalam aspek regulasi seluruh pedoman bertujuan untuk mencapai sasaran yang memenuhi norma komprehensif dan bernilai tambah. Sehingga pada tahap refleksi menimbulkan citra positif bagi ITP. Pada pilar Kapabilitas,menggambarkan rancangan metoda yang telah selaras dengan statuta ITP dan rencana strategis ITP menuju visi World Class University. Menurutnya dalam Grand Desain program kerja harus memuat upaya pengendalian internal dan mitigasi agar program kerja yang dilaksanakan tidak melanggar regulasi yang ada. Strategi mitigasi adalah upaya inovatif dalam pengelolaan institusi, dimana menyusun alternatif pilihan strategi yang selaras dengan perkembangan era digitalisasi. Langkah ini merefleksikan rancangan program kerja yang terukur, efektif, dan fleksibel. Sehingga pada pilar Kapital instrument kepuasan, kesejahteraan, dan jaminan hari tua dapat terlaksana. Beberapa ruang dan budaya mitigasi akan dilakukan ITP mulai dari program kerja Tahun 2024 yaitu optimalisasi ICT, optimalisasi pemanfaatan aset, diversifikasi program, dan peningkatan peran alumni dan mahasiswa.“Tiga pilar inilah yang menjadi pijakan utama mewarnai rangkaian program kerja yang akan diselenggarakan ITP kedepannya. Dalam rangka mendorong percepatan era baru ITP yang lebih baik, tiga pilar ini didukung oleh enam variabel fokus utama penyelenggaraan Rebound Spririt ,” ujar ia. Ketua Pengurus YPTP mengatakan, enam variabel ini merupakan sasaran utama dalam peningkatan kualitas dan pengembangan kapasitas institusi perguruan tinggi. Ia menambahkan enam variabel yang menjadi fokus utama penyelenggaraan Rebound Spirit yaitu determinasi, solidaritas, kelincahan, jaringan, sumberdaya, dan kontrol. “Semangat Rebound Spirit perlu kita kobarkan agar kita tetap optimis terhadap peningkatan pengelolaan perguruan tinggi. Semangat Rebound Spirit ini bertujuan merajut harmoni dengan mengajak simpul-simpul sivitas akademika ITP untuk bergerak bersama menyatukan pemahaman guna mencapai sasaran utama ,” ungkap ia. Menurut Ketua Pengurus YPTP, budaya penjaminan mutu diharapkan dapat menggambarkan proses kegiatan program kerja, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hasil (output dan outcome) dan evaluasi kegiatan. Hal ini merupakan aspek penting untuk mengetahui dan mengukur kinerja, masalah, dan capaian dari setiap kegiatan. Terakhir, Ketua Pengurus YPTP mengucapkan rasa kagum dan bangga atas komitmen dan kinerja Rektor ITP serta jajarannya, yang telah menyelenggarakan berbagai program dan melakukan berbagai langkah inovatif dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang adaptif dan profesional. Created By Widia/Humas ...

01 Februari 2024 #kegiatan #publikasi #webometrics #yayasan-pendidikan-teknologi-padang
Image

Institut Teknologi Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai lembaga pendidikan. Dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas tata pengelolaan sumber daya yang dimilikinya, ITP menggelar penyampaian laporan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan ITP Tahun 2023 pada Rabu (31/01) bertempat di Aula Gedung D ITP. Dalam penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan ITP Tahun 2023, Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM memaparkan secara komprehensif segala aspek pengelolaan perguruan tinggi yang menggambarkan kinerja, capaian dan transformasi Institut Teknologi Padang Tahun 2023, serta fokus prioritas pengembangan kinerja Tahun 2024. “Seluruh aspek realisasi program kerja selaras dengan tujuh pilar Rencana Strategis ITP 2020-2024 dengan tema Efficiency Driven University (EDU). Hal ini merupakan langkah progesif ITP mendukung transformasi pendidikan yang menjamin kualitas pendidikan tinggi, dengan menerapkan prinsip-prinsip Good University Governance dalam tata kelola institusinya ,” ujar Rektor. Rektor mengungkapkan pada Tahun 2023 ITP telah melaksanakan berbagai program kerja dalam rangka memenuhi karakteristik indikator kinerja utama perguruan tinggi yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 210/M/2023. Hasilnya, dengan semangat kolaboratif dan sinergi yang baik antara elemen yang ada di lingkungan ITP, ITP telah mengukir berbagai inovasi dan prestasi baik pencapaian akademik dengan penambahan satu guru besar, yaitu Prof. Dr. Maidiawati, S.T., M.Eng. dan penerimaan tiga hibah dari Kemendikbudristek RI yakni Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Vokasi, dan hibah Pendampingan SMK Pusat Keunggulan. Rektor juga menyoroti prestasi dari peringkat tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang berhasil meraih peringkat pertama sebagai perguruan tinggi informatif dari Komisi Informasi Sumbar. Capaian Program Kerja pada tahun 2023 menjadi titik keempat untuk evaluasi mutu dan merupakan baseline untuk menghadapi tantangan di tahun 2024.“Semoga seluruh capaian ini menjadi pijakan utama bagi ITP untuk melakukan pengembangan pada masa yang akan datang. Dengan begitu, visi untuk mewujudkan ITP menjadi menjadi perguruan tinggi kelas dunia dapat terwujud , “ harap Rektor. Rektor menegaskan fokus prioritas pengembangan pada tahun 2024 adalah peningkatan tata kelola di bidang manajemen terintegrasi sesuai dengan inisiatif strategis pada rancangan tahapan transformasi ITP 2020-2024. Lebih lanjut, Rektor juga menyebutkan program kerja harus mendukung penyusunan strategi menuju akreditasi unggul dan internasional. “Salah satu aspek penting yang perlu diformulasikan pada program kerja Tahun 2023 adalah strategi meningkatkan produktivitas dosen dan prestasi mahasiswa. Partisipasi dan peran aktif mahasiswa merupakan ujung tombak peningkatan pengembangan kualitas dan mutu institusi ,” ungkap Rektor. Dalam sambutannya Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP), Ir. Wilton Wahab, M.Eng. mengapresiasi kinerja dan dedikasi Rektor bersama seluruh instrumen di lingkungan ITP yang telah berhasil meningkatkan kualitas tata kelola ITP menjadi lebih baik. “Secara keseluruhan capaian kinerja Rektor ITP dalam pelaksanaan kuantitas program kerja adalah Sangat Baik, sebagaimana tertuang dalam LPJ Rektor ITP tahun 2023 yang terus mengalami peningkatan dari rata-rata 61,00% pada tahun 2022 meningkat menjadi rata-rata 80, 10% pada tahun 2023 ,” ujar ia. Dalam kesempatan ini, Ir. Wilton Wahab, M.Eng. memberikan beberapa catatan penting dari lima indikator keberhasilan program kerja Tahun 2023 sebagai bahan evaluasi untuk program kerja Tahun 2024. Diantaranya, peningkatan atmosfir akademik, pemberdayaan aset, peningkatan kualitas SDM, dan kesejahteraan dosen dan karyawan. Pada kesempatan ini turut hadir Ketua YPTP, Ampri Satyawan, S.E., M.M., Sekretaris YPTP, Ir. Drs. Anrinal, S.E., M.T., Bendahara YPTP, Donny Hardia, S.IP., Wakil Rektor I Rektor ITP, Firmansyah David, Ph.D ., Wakil Rektor II Rektor ITP, Yusreni Warmi, Dr. Eng., Dekan Fakultas Teknik ITP, Prof. Dr. Maidiawati, S.T., M.Eng., Dekan Fakultas Vokasi ITP, Mulyati, M.T., Ketua Senat ITP, Andi Syofian, M.T. beserta anggota, serta pejabat struktural, dosen, karyawan, dan perwakilan mahasiswa ITP.   Created By Widia/Humas ...

01 Februari 2024 #institut-teknologi-padang #kegiatan #publikasi #webometrics #yayasan-pendidikan-teknologi-padang
Image

Institut Teknologi Padang buktikan kualitas unggul mahasiswanya melalui capaian prestasi membanggakan di kancah nasional. Zukri Popi Manila, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan ITP berhasil meraih peringkat 7 Tingkat Nasional pada ajang Jenius Science Competition 3.0 Tahun 2024 kategori Mata Pelajaran Biologi jenjang Mahasiswa yang diselenggarakan oleh PT. Jenius Sains Indonesia. Jenius Science Competition merupakan kompetisi Sains yang mengujikan tiga bidang studi yaitu Matematika, Biologi, dan Bahasa Inggris yang diikuti oleh delegasi mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang tersebar diseluruh Indonesia. Kompetensi ini dilaksanakan secara daring dengan durasi waktu satu jam dan 25 butir soal per bidang. Zukri selaku delegasi dari ITP mengaku gemar mengikuti berbagai olimpiade sains sejak SMA dan sudah sering meraih prestasi baik ditingkat regional maupun nasional. Zukri mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi perlombaan dari media sosial seperti Instagram dan Telegram, serta dari teman online yang berasal dari perguruan tinggi dan provinsi berbeda. “Saya memiliki teman-teman yang saling memberikan informasi perlombaan, baik mata pelajaran biologi maupun mata pelajaran sains lainnya. Untuk perlombaan ini saya mendapatkan informasi pada bulan desember 4 minggu sebelum pelaksanaan lomba, sehingga saya memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri mengikuti perlombaan , “ ujar Zukri. Zukri memiliki tekad yang kuat dalam mengikuti berbagai perlombaan, menurutnya sebagai seorang penerima beasiswa Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, ia memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk menghasilkan karya dan mengukir prestasi. Selain itu, motivasinya dalam mengikuti perlombaan adalah mencoba hal-hal baru dan menambah value atau kualitas diri. Mahasiswa asal Kabupaten Pesisir Selatan ini mengungkapkan rasa senang dan bangganya, karena upaya dan ketekunannya dalam mempersiapkan lomba telah membuatnya mampu bersaing dengan ratusan peserta dari seluruh penjuru Indonesia, hingga ia berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Mengutip pernyataan Direktur Jenius Competition, Minda Sari Pulungan, S.Kom bahwa penyelenggaraan ajang Jenius Science Competition adalah dalam rangka pembangunan nasional melalui peningkatan mutu pendidikan sains pada pelajar di Indonesia secara komprehensif. Disamping itu, ajang ini bertujuan menumbuhkan budaya belajar, kreatifitas, dan motivasi meraih prestasi yang terbaik bagi pelajar. Sementara itu, saat ditemui dalam kesempatan berbeda Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si menyampaikan apresiasi atas prestasi membanggakan yang berhasil dicapai oleh Zukri. Ia berpesan untuk mahasiswa agar tetap semangat dalam berkontribusi untuk tetap berkarya dan berprestasi di bidang yang diminatinya. “Zukri merupakan salah satu mahasiswa yang beberapa kali konsisten mengikuti berbagai perlombaan dan berhasil meraih prestasi yang gemilang. Prestasi ini lahir dari hasil kerja keras mahasiswa, saya selaku ketua Prodi selalu mendukung dan mendorong para mahasiswa agar dapat aktif mengikuti beragam kompetisi untuk mengasah dan meningkatkan potensi mereka, “ ucap ia. Selamat untuk Zukri dan Prodi Teknik Lingkungan ITP, Prestasi ini menjadi bukti bahwa bersama ITP para mahasiswa didorong untuk meraih prestasi terbaik. Sehingga, lulusan ITP memiliki daya saing yang tinggi dan siap menjadi profesional yang berdampak di bidangnya. Created By Widia/ Humas ...

30 Januari 2024 #fakultas-teknik #mahasiswa #mahasiswa-baru #prestasi #publikasi #spmb #teknik-lingkungan #webometrics
Image

Institut Teknologi Padang sukses menyelenggarakan uji sertifikasi kompetensi bidang teknik pengelasan skema Las Shielded Metal Arc Welding (SMAW) 3G bagi 12 mahasiswa Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP. Pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).Dalam pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi ITP bekerjasama dengan LSP P2 Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Padang melibatkan asesor berkompeten di bidang teknik pengelasan yaitu, Fauzi Akbar, S.Pd. Uji kompetensi berlangsung selama dua hari dengan tiga tahap penilaian yaitu kemampuan praktis, pengetahuan teoritis, dan penilaian sikap.Fauzi selaku asesor mengungkapkan peserta uji sertifikasi kompetensi yang disebut sebagai asesi harus mampu menunjukkan penguasaan konsep dan materi dalam berbagai aspek teknik pengelasan skema Las SMAW 3G dalam situasi praktis. Pada profesi juru las, standar kompetensinya harus selaras dengan SKKNI klasifikasi juru las SMAW 3G yang berlaku. Ia menuturkan aspek unit kompetensi yang diujikan pada peserta asesi uji Las SMAW 3G yaitu meliputi unit mempersiapkan tempat kerja, unit memperbaiki hasil pengelasan, dan unit membuat sambungan las kampuh (Groove) sesuai WPS untuk pengelasan pelat ke pelat sesuai dengan proses las yang digunakan. Dalam rangkaian uji sertifikasi ini asesi akan mengikuti tiga tahap penilaian, pada tahap penilaian teoritis peserta diberi soal sebanyak 30 butir soal yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda dan 10 soal essai dalam waktu 60 menit. Selanjutnya, pada penilaian praktik mahasiswa diberi tugas untuk menghasilkan pelat welder SMAW 3G/PF dengan durasi waktu 90 menit.Menariknya, bagi peserta uji sertifikasi kompetensi skema Las SMAW 3G yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi profesi juru las SMAW 3G yang berlaku selama tiga tahun. “Seluruh peserta yang mengikuti ujian sertifikasi secara garis besar sudah berkompeten dan bisa melaksanakan tugas sesuai kompetensinya. Harapannya peserta mampu menerapkan keterampilan yang telah terukur dan terstandar dunia industri, serta bertanggung jawab atas kompetensi yang dimilikinya ,” tuturnya.Program ini merupakan bukti nyata komitmen ITP dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan kompeten, serta bagian dari kontribusi ITP dalam meningkatkan standar profesionalisme di bidang teknik pengelasan melalui kerja sama dengan lembaga sertifikasi terakreditasi. Salah satu asesi uji sertifikasi kompetensi, Muhammad Ridho mengaku mengalami kegugupan menjelang ujian berlangsung. Untuk mengatasi rasa gugup tersebut ia alihkan dengan fokus terhadap penguasan materi dan berlatih menerapkan ilmu praktis yang diarahkan oleh instruktur dan dosen.“Meskipun ini merupakan uji sertifikasi perdana saya, Alhamdulillah saya berhasil mengikuti seluruh rangkaian uji kompetensi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya bersama teman-teman berlatih dengan fokus dan intens demi mendapatkan hasil yang optimal ,” ungkap Ridho. Menurut Ridho, program pelatihan ini memberikan dampak yang positif bagi ia dan teman-teman, melalui program ini ia bisa memperdalam dan memperluas pengetahuan, keahlian, serta mempertajam daya analisis terutama di bidang pengelasan. Selanjutnya, program ini memudahkan mahasiswa saat pelaksanaan magang industri dan meningkatkan keterserapan lulusan melalui sertifikasi.   Created By Widia/Humas ...

26 Januari 2024 #fakultas-vokasi #kegiatan #kerja-sama #mahasiswa-baru #publikasi #spmb #teknik-mesin-diii- #webometrics
Image

Institut Teknologi Padang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Padang mengadakan uji sertifikasi kompetensi bidang teknik pengelasan skema Las SMAW 3G bagi 12 mahasiswa Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP. Uji sertifikasi kompetensi ini diselenggarakan selama dua hari mulai dari tanggal 24 Januari hingga 25 Januari 2024 bertempat di Laboratorium Teknik Mesin ITP. Dalam sambutannya, Rektor ITP, Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto. MT., IPM menyampaikan program ini merupakan langkah progresif ITP dalam rangka meningkatkan serapan lulusan dalam ranah pascakampus yang profesional dan berintegritas.Uji kompetensi ini merupakan proses penilaian untuk mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa yang setara dengan kualifikasi kompetensi tenaga teknik pengelasan skema Las SMAW 3G. Dimana melalui program ini mahasiswa tidak hanya mendapatkan ijazah, namun dilengkapi dengan sertifikat kompetensi keahlian yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Rektor mengungkap inovasi program sertifikasi ini merupakan langkah nyata komitmen ITP dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memenuhi pasar kerja yang dinamis. Rektor menuturkan program ini meningkatkan motivasi dan produktivitas mahasiswa untuk mengasah keterampilan mahasiswa di bidang pengelasan.Baca juga : ITP Hadirkan Pendidikan Relevan, Komitmen Cetak Talenta Muda Siap Kerja Lewat Sertifikasi “Pesan untuk seluruh mahasiswa peserta program pelatihan teknik pengelasan skema Las SMAW 3G Prodi Diploma III ITP agar fokus dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti uji sertifikasi kompetensi ini. Harapannya semoga seluruh mahasiswa pelatihan lulus dan berhasil meraih hasil kompeten ,” ungkap Rektor ITP. Fauzi Akbar, S.Pd selaku asesor dari LSP P2 BPVP Padang mengatakan uji kompetensi meliputi ranah penilaian kompetensi praktikal bidang teknik pengelasan, penguasan materi bidang teknik pengelasan, dan penilaian dari segi sikap selama pelaksanaan uji kompetensi. Ia menambahkan terdapat tiga tahapan pelaksanaan proses uji kompetensi yaitu tes tulis, tes praktek, dan tes wawancara. Dalam kesempatan yang sama, Dr. Dedi Wardianto selaku Kepala UPT Laboratorium Teknik Mesin ITP menuturkan program sertifikasi ini memberikan bekal awal bagi mahasiswa dalam berdaya saing di dunia industri. Sehingga, saat terjun ke lapangan mahasiswa sudah menguasai keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang selaras dengan Rencana Pembangunan Nasional Republik Indonesia.“Saya optimis mahasiswa peserta pelatihan dapat meraih hasil yang optimal dalam uji sertifikasi kompetensi ini, karena mahasiswa telah mengikuti pelatihan yang intensif selama 24 hari kerja. Pelatihan ini merupakan kolaborasi aktif antara praktisi ahli dan akademisi yang berpengalaman di bidang teknik pengelasan, “ tutur ia. Ka. UPT Laboratorium Teknik Mesin mengatakan program ini merupakan wujud nyata komitmen ITP dalam memberikan pendidikan yang relevan dan berkualitas, hal ini dibuktikan dengan material pendukung praktek yang representatif. Selain itu, mahasiswa yang terlibat dalam program ini juga sangat disiplin dan memiliki keterampilan softskills yang mumpuni. Pada pembukaan uji sertifikasi kompetensi mahasiswa Prodi Teknik Mesin Diploma III ITP, turut hadir Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David, Ph.D, Dekan Fakultas Vokasi ITP, Mulyati, M.T., Ka.Prodi Teknik Mesin Diploma Ismet Eka Putra, S.T, M.T., Ka. Prodi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik, Asnal Effendi, S.T, M.T, Ka. Prodi, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung, Misbah, M.T., Instuktur Weilding BPVP Padang, Agusten, dan seluruh dosen Teknik Mesin Diploma III ITP.   Created By Widia/Humas ...

24 Januari 2024 #fakultas-vokasi #kegiatan #kerja-sama #mahasiswa-baru #publikasi #spmb #teknik-mesin-diii- #webometrics