Mahasiswa bersama dosen Program Studi (Prodi) D4 Teknologi Rekayasa
Konstruksi Bangunan Gedung (TRKBG) Institut Teknologi Padang (ITP) mengadakan
kuliah lapangan ke Proyek Pembangunan Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan
Universitas Negeri Padang pada, Kamis (06/07). Kegiatan kuliah lapangan ini
bekerja sama dengan PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk.
Kuliah lapangan ini bertujuan untuk mengembangkan pemikiran dan
merangsang kreatifitas mahasiswa melalui penggalian sumber belajar yang ada di
objek tersebut. Kuliah lapangan yang dibalut dalam bentuk kunjungan industri ini
merupakan bagian pembelajaran dalam mata kuliah manajemen proyek serta mata
kuliah estimasi biaya dan penjadwalan proyek.
Kegiatan kuliah lapangan Prodi TRKBG ITP ini
diikuti oleh 16 orang mahasiswa yang didampingi oleh satu dosen pengampu, Dyla
Midya Octavia, M.T. dan Ketua Prodi TRKBG ITP, Misbah, M.T. Dyla selaku dosen
pengampu menjelaskan kuliah lapangan ini
dilaksanakan untuk menunjang dan menambah wawasan mahasiswa guna memperoleh
ilmu dan informasi dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi secara nyata, bukan hanya sekedar mendapatkan
teori di kelas.
“Dalam kegiatan kuliah lapangan ini rombongan Prodi TRKBG ITP diterima
langsung oleh Project Manajer perwakilan dari PT. Nusa Konstruksi
Enjiniring Tbk, Suharianto, S.T.,M.T. Kita juga disambut dengan hangat dan
difasilitasi oleh tim PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk dalam penyelenggaraan
kuliah lapangan ini, “ ujar Dyla, Senin (10/07).
Ia menyebutkan rangkaian kuliah lapangan
dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan penyampaian safety introduction oleh
Project Manajer PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, terkait keselamatan dan aturan yang harus
ditaati di lokasi. Selanjutnya,
mahasiswa melakukan orientasi lapangan yaitu peninjauan langsung ke lokasi
proyek bersama tim PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk.
Ia menyebutkan pada kuliah lapangan kali ini
mahasiswa dibagi dalam 4 kelompok yang didampingi oleh 4 orang staf PT.
Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, yang terdiri dari Site Manajer, staf Health, Safety, and
Environment (HSE) dan staf Quantity
Surveying (QS). Selama pelaksanaan tour proyek ini para peserta diwajibkan
untuk mengenakan APD lengkap (helm proyek, boots proyek, dan rompi proyek.
Pada kesempatan kali ini mahasiswa sangat
beruntung sekali karena dapat melihat langsung pelaksanaan pekerjaan proyek
pembangunan yang sedang berjalan. Sehingga mahasiswa dapat melihat
gambaran bagaimana pelaksanaan proyek
yang ada dilapangan, baik meliputi teknis maupun manajemen pelaksanaan sebuah proyek pembangunan
berdasarkan dengan pemaparan yang disampaikan oleh pendamping tim.
Ia menuturkan mahasiswa sangat antusias dalam
kegiatan kuliah lapangan ini, hal ini ditunjukkan dengan interaksi dan
pertanyaan yang diajukan selama tour proyek. Momentum kuliah lapangan ini
merupakan kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggali
informasi dan pengetahuan secara langsung kepada para praktisi yang terkait
didalam proyek pembangunan.
“Atas antusiasme yang tinggi dari mahasiswa
membuat tim PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk memberikan tambahan
waktu, kegiatan yang seharusnya berakhir pada pukul 10.30 WIB, diberi tambahan
waktu hingga pukul 11.30. Tim PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk selama tour proyek dengan
profesional memberikan informasi dan jawaban yang diajukan oleh mahasiswa kita
terkait bagaimana pelaksanaan proyek dan manajemen proyek,” tutur ia.
Terakhir ia menyebutkan harapannya dengan
kuliah lapangan ini mahasiswa dapat memperluas wawasan berfikir untuk dapat mampu menganalisa dan memecahkan
masalah yang timbul dilapangan serta berguna dalam mewujudkan pola kerja yang
akan dihadapi nantinya. Selanjutnya kuliah lapangan ini menjadi motivasi bagi
mereka untuk menyelesaikan studi tepat waktu agar bisa berperan serta dalam
proyek konstruksi.
Created By Widia/Humas
...
Program
Studi (Prodi) Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang (ITP) berkomitmen
penuh dalam menjawab isu-isu permasalahan lingkungan yang ada di Indonesia.
Salah satu bentuk implementasi dari komitmen ITP dalam menyelesaian
permasalahan lingkungan yaitu dengan menyelenggarakan kuliah tamu yang
mengusung tema “Pengelolaan Persampahan Berbasis Masyarakat” di aula Gedung D
Kampus 1 ITP, Kamis (06/07).
Kegiatan
dibuka oleh Rizki Ananda, M.T. selaku ketua panitia kuliah tamu, ia menyampaikan
bahwa masyarakat perlu mendapatkan pandangan dan prespektif tentang pentingnya
pengelolaan sampah. Hal ini karena setelah dikaji sampah merupakan objek yang
sangat susah terurai, butuh waktu berpuluh tahun untuk mengurai satu sampah plastik,
oleh karena itu penting peran kita sebagai akademisi untuk mengedukasi
masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga tercipta lingkungan yang bersih
dan sehat.
Acara
dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITP, Dr. Herix Sonata, M.Si, ia menyebutkan bahwa masalah pengelolaan sampah
adalah masalah yang terus menjadi momok bagi kita semua. Sehingga, perlu peran
generasi muda untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam menghasilkan strategi
solutif bagi isu-isu permasalahan lingkungan yang ada.
“Mahasiswa saat ini didorong
sebagai inisiator dan diharapkan mampu menciptakan peluang yang diwujudkan
dalam aksi nyata, diantaranya adalah memunculkan jiwa entrepreneurship dan
merancang kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan. Beberapa kegiatan terkait
aksi nyata tersebut adalah mengelola masalah persampahan dan sumbangsih dari
network bagi pemberdayaan lingkungan ,”
jelas Ka. Prodi Teknik Lingkungan.
Ia
menjelaskan kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan mahasiswa informasi
terbaru berkaitan dengan inovasi penanggulangan masalah lingkungan. Menurutnya mahasiswa
dapat termotivasi memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menyerap informasi,
sehingga ide yang kita ajukan harus sesuai dengan perkembangan zaman.Ia
mengungkapkan kehadiran Ekho Kurniawan,S.T selaku sosok dibalik berdirinya Bank
Sampah Sahabat Alam (BSSA) dan sebagai praktisi muda yang konsen dalam bidang
pengelolaan lingkungan, diharapkan mampu menambah cakrawala pengetahuan manusia
untuk mulai melakukan hal-hal sederhana terhadap lingkungan, namun dapat berdampak
besar bagi masyarakat disekitarnya.
Ka. Prodi Teknik
Lingkungan menyebutkan BSSA telah berhasil menorehkan berbagai prestasi yaitu
Juara 1 PKK Tingkat Kota se-Sumatera Barat dan enjadi Kandidat PROPER EMAS KLHK
Mitra Pertamina DPPU Minangkabau. Selain prestasi ini, BSSA juga telah berhasil
menjawab isu-isu lingkungan yang ada didaerahnya.
“Jadi
pola fikir kita itu harus global, namun action kita harus dimulai dari hal-hal
sederhana namun berdampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitar kita. Dengan
adanya kuliah tamu ini mahasiswa dapat menyerap informasi tentang bagaimana
pengelolaan dan pengembangan BSSA dan dapat merubah mindset mahasiswa bahwa
sampah bukan lagi dibiarkan saja, tetapi dapat diubah menjadi sesuatu yang
berdaya guna, Langkah awalnya dapat dimulai untuk mengembangkan enterpreneur skala
desa,” terang ia.
Acara
dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Ekho Kurniawan,S.T, ia
menyebutkan bahwa masalah sampah merupakan topik yang menarik baginya,
menurutnya setiap individu pasti akan menghasilkan sebuah sampah tiap harinya. Menurutnya
masalah terbesar dalam pengelolaan sampah itu adalah dari masyarakat sendiri,
dimana masih kesulitan dalam membiasakan diri dalam pengelolaan sampah. Sehingga
hal ini berdampak pada Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) daerah yang selalu over capacity
yang berdampak pada kerusakan lingkungan.
Ekho
menjelaskan fenomena tersebut mendorong ia berinisiatif mengajak masyarakat
untuk membangun BSSA yang memiliki komunitas yang kecil sehingga lebih mudah
dalam pelaksanaannya, menggunakan teknologi yang sederhana, minim biaya, dan
minim tenaga kerja. Dengan tetap berkomitmen dengan empat prinsip tadi Ekho
menyebutkan BSAA berhasil menyelesaikan isu-isu permasalahan lingkungan.
“BSSA
berhasil menyelesaikan isu Sustainable Development Goals (SDGs), Circular
Economy melalui penanganan Food Waste dan Recycling Material, Global Warming
melalui pengurangan Gas Rumah KAca (KRK), dan Green Jobs dengan menciptakan
wirausahawan ramah lingkungan. Seluruh isu ini kami bentuk menjadi
produk-produk yang ramah secara lingkungan dan bernilai komersil ,” jelas Ekho.
Adapun
program-program dari BSSA adalah penciptaan nilai tambah dari sampah makanan
yang diolah menjadi pupuk basah dan pupuk kering, penciptaan nilai tambah dari
sampah daur ulang, penciptaan nilai tambah dari sampah residu, dan kerja sama
penangan sampah pulau konservasi pieh. Ia menambahkan Keseluruhan program ini memberdayakan
masyarakat sekitar pada proses pelaksanaannya.
“Kisah
sukses BSSA ini dapat juga adik-adik ciptakan melalui ide dan kemauan untuk
berkarya bagi masyarakat, karena sejatinya mahasiswa harus berfikir inovatif
dan selalu meningkatkan kualitas diri baik hardskill maupun softskill. Mahasiswa
harus mampu memanfaatkan kesempatan belajar yang difasilitasi kampus untuk
membangun kualitas diri dan relasi, karena ilmu yang dimanfaatkan dalam
pengembangan BSSA ini berasal dari pengalaman yang saya dapat dilapangan ,” tutup Ekho.
Created
By Widia/Humas
...
Institut Teknologi Padang (ITP) melalui
Program Studi (Prodi) Teknik Informatika melaksanakan Kuliah Tamu Mata Kuliah
Jaringan Komputer-2 . Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung D kampus 1 ITP pada Kamis (15/06)
sebagai implementasi program peningkatan suasana akademik bagi mahasiswa yang
dipaparkan langsung oleh pakar-pakar dibidang terkait.Kegiatan
Kuliah Tamu ini menghadirkan Imam Raddha Tanjung, S.T. MTCNA seorang Network
Activation Engineer sekaligus Project Team Leader Divisi Pembangunan dan
Aktivasi Regional Sumatera Bagian Tengah PT. Indonesia Comnet Plus dan Tim dari
PT. Indonesia Comnet Plus. Kuliah Tamu ini dihadiri oleh dosen serta mahasiswa
Prodi Teknik Infomatika yang mengambil mata kuliah Jaringan Komputer-2 sebanyak
78 orang.
Dalam
sambutannya, Ketua Prodi Teknik Informatika, Eva Yulianti, M.Cs menyampaikan
Kuliah Tamu ini merupakan program kerja dari Prodi Teknik Informatika ITP yang
diselenggarakan satu kali setiap semesternya. Tujuan dilaksanakannya Kuliah
Tamu ini adalah untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai penerapan
teori yang selama ini dipelajari diperkuliahan pada dunia industri terutama
pada PT. Indonesia Comnet Plus.
“Kepada
mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap informasi
yang akan dipaparkan pemateri. Selain itu harapannya mahasiswa dapat ikut
berperan aktif dalam Kuliah Tamu ini dengan mengajukan pertanyaan dan melakukan
diskusi interaktif dengan pemateri, sehingga memperoleh wawasan baru bagi
mahasiswa ,” ucap Ka.Prodi.
Lebih
lanjut Ka.Prodi juga berharap dengan hadirnya pemateri yang merupakan alumni
Prodi Teknik Informatika ITP ini dapat memberikan motivasi dan membakar
semangat mahasiswa untuk menerima, menimba, dan menabung dari ilmu yang
disampaikan. Ia menambahkan semoga mahasiswa dapat mengikuti jejak dari
pemateri yang merupakan mahasiswa berprestasi ITP.
“Terima
kasih untuk pemateri dan tim karena telah meluangkan waktunya untuk dapat
berbagi informasi dan pengetahuan dengan mahasiswa Prodi Teknik Informatika.
Serta selamat mengikuti Kuliah Tamu kepada adik-adik mahasiswa, diharapkan
adik-adik mahasiswa dapat mengikuti Kuliah Tamu ini dengan serius dan dapat
menyerap informasi yang diberikan oleh pemateri ,” harap Ka.Prodi.Acara
yang dimoderatori oleh Indra Warman, M.Kom selaku dosen pengampu mata kuliah Jaringan
Komputer-2 memaparkan Kuliah Tamu bertujuan sebagai upaya dalam transfer ilmu
pengetahuan atau informasi yang terbaru di bidang teknologi terutama dalam
Teknologi dan Infrastruktur Jaringan.
Ia
menerangkan dengan adanya Kuliah Tamu ini mahasiswa akan langsung berinteraksi
dengan praktisi, sehingga dapat memperoleh pengalaman dan kompetensi terkait
perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru yang ada dilapangan. Hal ini
mendukung visi Prodi Teknik Informatika sebagai Prodi yang unggul dan
kompetitif di bidang Jaringan Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak.
“Pemateri
merupakan alumni Prodi Teknik Informatika yang tidak hanya berprestasi secara
akademik namun juga aktif dalam kegiatan non-akademiK. Pemateri juga berhasil
berkarir di bidang jaringan internet dan memiliki beberapa sertifikat keahlian
yang menunjang ia dalam bekerja ,” ungkap ia.
Imam
Raddha Tanjung, S.T. MTCNA memberikan materi Kuliah Tamu mengenai “Penerapan
Teknologi dan Infrastruktur Jaringan pada Layanan Internet Service Provider”.
Dalam pemamaparannya Imam menjelaskan Produk dan layanan ICON+ menghadirkan
produk dan layanan berupa connectivity dan internet access, managed services
dan platform digital.
Acara ditutup dengan serangkaian tanya jawab oleh peserta dan pemateri.
Created
By Widia/Humas
...
Memasuki babak akhir Tournament Futsal Dekan Cup UNP 2023, Institut Teknologi Padang berhasil meraih juara 2 dalam perebutan kejuaran Cabang Olahraga (Cabor) Futsal, Selasa (30/05). Kompetisi yang berlangsung di GOR FIK UNP ini di ikuti oleh Perguruan Tinggi se- Sumatera Barat dengan sistem pertandingan sistem gugur. Aldi, selaku pelatih dari Tim Futsal Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UKO ITP mengaku bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh Tim Futsal UKO ITP setelah melewati beberapa pertandingan. Ia menyampaikan Tim Futsal UKO ITP harus mengakui kekalahannya dengan Tim Futsal Politeknik Negeri Padang (PNP) yang kini menjadi juara pertama dengan skor 4-2. “Setelah berhasil memenangkan pertandingan pada babak 16 besar melawan Tim Futsal Universitas Adzkia dengan skor 4-1, dilanjutkan pada babak 8 besar kita menang atas Program Studi (Prodi) Geografi UNP dengan skor 3-1. Serta di babak semi final kita menang dari Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP dengan skor 2-1, meskipun pada babak final kita kalah tipis dengan tim futsal PNP saya merasa bangga atas perjuangan dan kerja keras Tim Futsal UKO ITP yang telah berhasil meraih juara 2 ,” ucap Aldi, Jum’at (09/05). Aldi yang juga merupakan Wakil Ketua UKO ITP menyampaikan bahwa babak final dilaksanakan selama dua hari dan tim futsal ITP telah bertanding secara berturut-turut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkab pemain banyak yang tidak fit selama babak final karena sejak babak 8 besar para pemain tidak mendapatkan istirahat. Namun, menurutnya yang patut diapresiasi adalah dukungan sporter dari ITP yang antusias mendukung Tim Futsal UKO ITP untuk bersemangat selama pertandingan. Lebih kurang 200 orang mahasiswa ITP turut hadir membakar semangat Tim Futsal ITP hingga dapat melaju kebabak final dan berhasil meraih juara 2 pada Tournament Futsal Dekan Cup UNP 2023. “Alhamdulillah meskipun kita mendapatkan juara 2 kita patut merasa bangga atas capaian ini, karena dengan kapasitas pengetahuan dan pengalaman olahraga yang lebih minim karena kita merupakan mahasiswa kampus Teknik. Namun, kita bisa membuktikan bahwa kita dapat bersaing dengan mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri terutama yang berasal dari Prodi Keolahragaan ,” kata Aldi. Ia mengungkapkan bahwa hal ini menjadi motivasi bagi kami Tim Futsal UKO ITP untuk lebih berprestasi dan berkarya dalam mewakili ITP kedepannya. Ia juga bangga dapat mewakili dan memperkenalkan Tim Futsal UKO ITP kepada banyak orang dan ia berharap kedepannya Tim Futsal UKO ITP dapat mengikuti Tournament di skala Nasional. Ia juga berharap kampus dapat mendukung dan menfasilitasi Tim Futsal UKO ITP karena berpotensi untuk membanggakan dan mengharumkan, serta mempromosikan ITP kepada masyarakat. Ia menambahkan agar kampus bisa mendukung potensi dan talenta Tim Futsal UKO ITP dengan bantuan moril dan materil, sehingga Tim Futsal UKO ITP semakin termotivasi untuk mencetak prestasi-prestasi yang membanggakan. “Harapannya agar UKM UKO ITP terus bergerak maju dan semakin sukses dengan tetap memegang prinsip dan aturan yang berlaku. Menurut saya berhasil dan suksesnya suatu UKM itu ada di tangan kepengurusan dan UKM. Semoga seluruh pengurus UKO tetap menjaga komitmen yang telah disepakati bersama dan menghargai setiap keputusan dan langkah-langkah yang diambil ,” tutup Aldi. Berikut Nama-nama Mahasiswa yang tergabung dalam Tim Futsal UKO ITP yang mengikuti Tournament Futsal Dekan Cup UNP 2023 1.Aldi (Prodi Teknik Sipil) selaku Pelatih2.Jaka Hariadi (Prodi Teknik Mesin) selaku Asisten Pelatih3.Kenan Imataka Amoza (Prodi Teknik Sipil)4.Dicky Wahyudi (Prodi Teknik Sipil)5.Rahmadhan Ibrohim (Prodi Teknik Sipil)6.Glen Aldfiero (Prodi Teknik Sipil)7.Arifwindi (Prodi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik)8.Zeny Erisa (Prodi Teknik Geodesi)9.Yandi (Prodi Teknik Mesin)10.Jean Thoriq (Prodi Teknik Informatika)11.Gilang Rahmat (Prodi Teknik Informatika)12.Rahmat Tulah (Prodi Teknik Lingkungan)13.Regi Anggara (Prodi Teknik Elektro)14.Ahmad Hutzafa (Prodi Teknik Elektro) Credited By Widia/Humas ...
Empat belas mahasiswa terbaik Institut Teknologi Padang (ITP) terpilih mengikuti ajang seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) tahun 2023 tingkat wilayah. Seleksi tingkat wilayah yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah X ini dilaksanakan secara daring pada 23-24 Mei 2023 di Laboratorium Programming dan Apps Lab (PAL) Program Studi (Prodi) Teknik Informatika ITP. Kepala Biro BIKMA dan Pusat Karir ITP, Saiyidinal Fikri, M.T. menjelaskan kompetisi yang dilombakan dalam ONMIPA-PT meliputi empat bidang yaitu bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Mahasiswa ITP yang mengikuti seleksi wilayah ONMIPA-PT 2023 terdiri dari 4 peserta bidang Fisika, 5 peserta bidang Matematika, dan 5 peserta bidang Biologi. “Peserta seleksi ONMIPA-PT merupakan mahasiswa aktif ITP program S1 dan Diploma yang berasal dari berbagai Prodi di ITP. Sebagai bentuk dukungan kepada para delegasinya, ITP memberikan pelatihan intensif dibawah bimbingan dosen dengan kepakaran yang kompeten dibidangnya yaitu Minarni, S.si, M.T., Meli Muchlian, M.Si., dan Nelvidawati, M.T yang berlangsung selama satu bulan, “ ujar ia, Senin (05/06). Ia mengungkapkan bimbingan pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan dan membekali peserta untuk menghadapi kompetisi seleksi tingkat wilayah. Harapannya dengan materi dan bekal yang telah diberikan dapat mempersiapkan peserta mencapai nilai yang telah ditetapkan oleh DIKTI serta dapat lolos ke tingkat Nasional. ITP rutin setiap tahunnya mengirimkan delegasinya untuk mengikuti seleksi ONMIPA PT, tiap tahun jumlah peserta yang ikut serta dalam seleksi ini terus mengalami peningkatan. Hal ini merupakan bukti bahwa semangat dan motivasi mahasiswa untuk berkompetisi dan berprestasi semakin tinggi selaras dengan minat dan bakatnya. “Harapannya untuk kedepannya semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk berkompetisi di tingkat regional dan nasional baik dalam seleksi ONMIPA-PT maupun ajang kompetisi lainnya. Hal ini dikarenakan idealnya semakin banyak mahasiswa yang ikut, maka kita dapat melakukan seleksi tingkat perguruan tinggi, “ terang ia. Terakhir ia juga menambahkan bahwa harapannya pada tahun-tahun berikutnya kita memiliki mahasiswa yang telah siap bersaing dalam berbagai kompetisi serta telah berhasil lolos pada seleksi tingkat perguruan tinggi. Peserta merupakan mahasiswa yang mengikuti bimbingan yang intensif selama beberapa bulan sehingga peserta dapat melangkah lebih pasti di tingkat selanjutnya. Berikut adalah para peserta ONMIPA-PT 2023 ITP yang mengikuti seleksi tingkat wilayah : Bidang Matematika : 1.Aida Utami Putra (Prodi Teknik Sipil)2.Fadel Deva Ramadhan (Prodi Teknik Sipil)3.Abdullah Gimastiar Jusman (Prodi Teknik Sipil)4.Hamid Alfarisi (Prodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung)5.Tri Ketin Regina Nababan (Prodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung) Bidang Fisika : 1.Resma Yunita (Prodi Teknik Sipil)2.Ryan Ariswandi Siregar (Prodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung)3.Rifan Maulana (Prodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung)4.Kifatul Najmi (Prodi Teknik Informatika) Bidang Biologi : 1.Roid Pratama (Prodi Teknik Sipil)2.Ataya Gina Azzuhra (Prodi Teknik Sipil)3.Fitri Wulandari (Prodi Teknik Sipil)4.Zukri Popi Manila (Prodi Teknik Lingkungan)5.Gian Efrinda Ath-Thariq (Prodi Teknik Lingkungan) Created By Widia/Humas ...