Semangat Hari
Kartini 2026 terasa semakin hidup melalui gelaran Kartini Day Challenge yang
diikuti sivitas akademika Institut Teknologi Padang dengan penuh antusias.
Kompetisi ini menjadi wadah menampilkan keindahan busana tradisional sekaligus
ekspresi diri mahasiswa di lingkungan kampus. Berbagai karya foto menarik
menghiasi media sosial dan mencuri perhatian publik luas secara signifikan.
Peserta ditantang mengunggah foto terbaik mengenakan batik atau
busana tradisional dari sudut favorit kampus Institut Teknologi Padang. Tak
hanya individu, peserta juga boleh berkolaborasi bersama dosen, teman, hingga
tenaga kependidikan. Keaslian foto menjadi syarat utama, sehingga setiap karya
benar-benar merepresentasikan kreativitas tanpa sentuhan teknologi kecerdasan
buatan atau manipulasi digital.
Interaksi publik menjadi salah satu indikator penilaian melalui
jumlah like pada Instagram Story resmi Institut Teknologi Padang. Antusiasme
audiens terlihat dari tingginya partisipasi dan dukungan yang diberikan kepada
para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kampanye budaya melalui media sosial
mampu menjangkau lebih banyak kalangan secara efektif dan menarik.Berdasarkan perhitungan jumlah like hingga batas waktu yang
ditentukan, akun @sabilaaa.11 berhasil meraih posisi sebagai pemenang favorit.
Karya yang ditampilkan dinilai mampu memikat perhatian publik dengan visual
yang kuat, estetika menarik, serta pesan budaya yang tersampaikan dengan baik
melalui komposisi foto yang sederhana namun berkarakter.
Sementara itu, penghargaan foto terunik diberikan kepada
@teknikmesin23.itp berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari pimpinan
Institut Teknologi Padang. Kriteria keunikan dinilai dari konsep, kreativitas,
serta keberanian dalam mengeksplorasi ide yang berbeda. Karya ini dinilai mampu
menghadirkan perspektif baru dalam memaknai semangat Kartini masa kini.
Kegiatan ini
tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya
dan kebersamaan civitas akademika. Partisipasi aktif peserta menjadi bukti
bahwa semangat Kartini terus relevan dan menginspirasi generasi muda.
Created By Widia/Humas
...
Prestasi membanggakan ditorehkan tim tari UKM Kesenian Institut Teknologi Padang yang berhasil menjadi
satu-satunya semifinalis dari perguruan tinggi swasta dalam ajang iForte
National Dance Competition (NDC) “Inspirasi Diri”. Kompetisi bergengsi ini
digelar oleh iForte bersama Protelindo Group di Padang, Sumatera Barat, Selasa,
14 April 2026.Dalam
kompetisi tersebut, setiap tim diwajibkan menampilkan dua koreografi, yakni
menggunakan lagu wajib “Inspirasi Diri” serta satu lagu bebas. Format ini
menuntut kreativitas sekaligus kemampuan interpretasi gerak yang kuat dari
setiap peserta untuk menyampaikan pesan melalui pertunjukan yang utuh dan
berkarakter.
Ajang yang
berlangsung di Bagindo Aziz Chan Youth Center
ini juga menghadirkan persaingan ketat dari berbagai kampus, termasuk perguruan
tinggi seni. Institut Seni Indonesia Padangpanjang
berhasil meraih juara pertama kategori perguruan tinggi tingkat regional,
menunjukkan kualitas kompetisi yang sangat tinggi.Di tengah
persaingan tersebut, tim tari UKM Kesenian ITP tampil menonjol dengan
pendekatan minimalis yang justru menjadi kekuatan utama. Salah satu juri, Mahatma Muhammad, menilai kesederhanaan konsep
yang diusung mampu menghadirkan esensi dan ekspresi yang kuat, serta
menyampaikan pesan secara lebih mendalam kepada penonton.
Apresiasi
juga disampaikan oleh juri lainnya, Gandi Suherman
dan Dian Bokir. Dian bahkan menyoroti
keberanian tim ITP sebagai representasi kampus teknologi yang mampu bersaing
dengan kampus seni, sekaligus menghadirkan karakter perempuan Sumatera Barat
yang kuat di atas panggung.Penampilan
tim tari UKM Kesenian ITP diperkuat oleh para penari berbakat, yakni Chealsea
Afrilia, Latifa Emfitri, Syofi Putri Azura, dan Della Safara. Keempatnya
menunjukkan kekompakan, penghayatan, serta teknik yang matang, sehingga mampu
menghadirkan pertunjukan yang memikat sekaligus meninggalkan kesan mendalam
bagi dewan juri.Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul di
bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni. Keberhasilan
sebagai satu-satunya wakil PTS di semifinal NDC 2026 diharapkan menjadi
motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus
di tingkat nasional.
Created By Widia/Humas
...
Formasi kepemimpinan kampus semakin
lengkap dengan pelantikan Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
periode 2026–2029. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah
kebijakan akademik dan pembinaan mahasiswa secara berkelanjutan.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada
Rabu, (01/04) bertempat di Aula Gedung D Lantai 2 Kampus I ITP. Agenda
ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan yang
adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi.
Kehadiran Prof. Muhammad Yahya dinilai
sebagai elemen penting dalam menyempurnakan struktur pimpinan kampus. Perannya
diharapkan mampu mendorong akselerasi prestasi akademik serta meningkatkan kualitas
layanan pendidikan dan pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.
Bidang akademik dan kemahasiswaan
memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pengembangan institusi.
Kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran,
tetapi juga pada pembentukan karakter, kompetensi, dan daya saing lulusan.
Melalui kepemimpinan baru ini,
diharapkan lahir berbagai inovasi dalam sistem pembelajaran, penguatan
kolaborasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antarunit
kerja menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Pelantikan ini juga menjadi simbol
komitmen untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih profesional,
responsif, dan berorientasi pada masa depan. Kepemimpinan yang kuat diyakini
mampu mendorong transformasi institusi secara berkelanjutan.
Dengan formasi pimpinan yang semakin
solid, optimisme terhadap masa depan kampus kian menguat. Sinergi yang
terbangun diharapkan mampu membawa institusi menuju capaian yang lebih tinggi
serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Created By Widia/Humas
...
Program inovatif bertajuk Gema
Ramadhan yang diinisiasi oleh Institut Teknologi Padang
(ITP) hadir menyemarakkan bulan suci dengan menghadirkan
ceramah singkat berdurasi satu menit yang dikemas dalam format video pendek. Program
ini menghadirkan pesan dakwah yang relevan dengan kehidupan masyarakat,
khususnya generasi muda, selama 30 hari penuh bulan suci.
Setiap episode menghadirkan ceramah dengan
tema yang beragam, mulai dari nilai keimanan, refleksi diri, hingga motivasi
menjalani Ramadan secara produktif. Seluruh konten disajikan dengan bahasa
ringan dan mudah dipahami agar dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Program ini ditayangkan melalui
platform digital TikTok dan Instagram dengan latar pengambilan gambar di
lingkungan Kampus I dan Kampus II ITP. Pendekatan visual tersebut diharapkan
mampu menghadirkan nuansa religius sekaligus memperkenalkan suasana akademik
kampus kepada publik luas.Dalam program ini tampil dua ustadz
kebanggaan kampus, yakni Ustad Ismet Eka Putra, S.T., M.T., dan Ustad Rozi
Saferi, M.T., yang dikenal aktif menyampaikan dakwah kepada mahasiswa dan
masyarakat Kota Padang. Kehadiran keduanya memberikan warna tersendiri dalam
menyampaikan pesan keislaman yang inspiratif.
Selain itu, program Gema Ramadhan
juga menghadirkan sejumlah ustadz kenamaan Kota Padang, seperti Ustad Kamarul
Zaman, M.A., Ustad Radno Novriyanto, S.T., M.M., Ustad Adrianto Malin Marajo,
S.H., serta Ust. Thaheransyah, S.Sos.I., M.A., yang turut berbagi pesan Ramadan
melalui video singkat.Menariknya, program ini juga
melibatkan mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam (UKM KI),
yaitu Satria Zaky, Romi Andryan, dan Mardoni. Keterlibatan mahasiswa menjadi
bagian dari upaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk ikut berdakwah
secara kreatif.
Melalui program Gema Ramadhan,
diharapkan pesan-pesan kebaikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui
media digital. Kehadiran konten dakwah singkat ini diharapkan mampu menjadi
pengingat harian sekaligus inspirasi bagi generasi muda menjalani Ramadan
dengan lebih bermakna.
Created By Widia/Humas
...
Upaya pemulihan pascabencana memasuki
tahap konkret melalui pemasangan alat pengolahan air bersih untuk sistem
aquaponik di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan yang
berlangsung pada 23–24 Februari 2026 itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan
solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan
lingkungan berbasis inovasi teknologi tepat guna.
Selama dua hari pelaksanaan, tim
memasang modul surya berkapasitas 4 x 550 WP serta baterai 2 x 24V 100Ah guna
mendukung operasional sistem. Infrastruktur energi tersebut dirancang agar
mampu menyuplai kebutuhan listrik secara mandiri.
Teknologi yang diterapkan
mengintegrasikan sistem pengolahan air bersih dengan aquaponik berbasis ekonomi
hijau. Konsep ini memungkinkan pemanfaatan air secara efisien untuk budidaya
sekaligus kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan ramah lingkungan tersebut
diharapkan tidak hanya menjawab persoalan air bersih, tetapi juga membuka
peluang produktivitas ekonomi warga secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Hafni,
S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan partisipasi aktif mahasiswa. Pendampingan
akademik dilakukan secara langsung di lapangan agar proses instalasi berjalan
sesuai standar teknis.
Kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi
kekuatan utama dalam memastikan kualitas dan ketepatan implementasi teknologi.
Sinergi tersebut memperkuat koordinasi teknis maupun pemberdayaan masyarakat
setempat.
Program ini merupakan lanjutan dari
rangkaian Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan
Dampak Bencana di Sumatra. Melalui inovasi energi terbarukan dan sistem air
bersih terpadu, inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi kampus dan
masyarakat dalam membangun pemulihan yang tangguh, adaptif, serta berorientasi
pada keberlanjutan jangka panjang.
Created By Widia/Humas
...