...
Di balik berdirinya infrastruktur penting di Kota Padang, terdapat sosok Ir. Antonov, ST, MT, IPM, seorang pendidik sekaligus tenaga ahli yang telah mendedikasikan hidupnya pada bidang ketenagalistrikan. Perannya dalam proyek instalasi listrik pada pembangunan Kantor Walikota dan DPRD Kota Padang menjadi salah satu kontribusi nyata yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan operasional pemerintahan. Tidak hanya itu, kiprahnya juga mencakup berbagai proyek strategis lain yang menyentuh kebutuhan masyarakat luas. Mulai dari pengawasan dan perencanaan sistem MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) untuk fasilitas pendidikan seperti Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang, hingga proyek pembangunan rumah susun di Sumatera Barat yang mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Salah satu pengalaman yang menonjol adalah keterlibatannya dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi Sumatera Barat. Dalam proyek tersebut, beliau berkontribusi pada perencanaan sistem kelistrikan yang aman dan andal, memastikan bangunan yang dibangun kembali tidak hanya berfungsi, tetapi juga lebih tangguh terhadap bencana. Pengalaman panjangnya di dunia profesional berjalan seiring dengan pengabdiannya sebagai dosen di Institut Teknologi Padang sejak 2014. Bagi beliau, dunia pendidikan bukan sekadar tempat mentransfer ilmu, melainkan ruang untuk membentuk karakter generasi muda. Ia dikenal sebagai sosok yang mencintai profesinya sebagai pendidik dengan sepenuh hati, menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teknis tetapi juga bernilai kehidupan. Dalam setiap kesempatan, beliau selalu menyampaikan pesan sederhana namun kuat kepada mahasiswa: pentingnya kejujuran dan kerja keras. Baginya, dua nilai tersebut adalah fondasi utama untuk bertahan dan berkembang di dunia profesional yang terus berubah. Ke depan, tantangan sektor energi di Sumatera Barat akan semakin besar. Proyeksi menunjukkan bahwa kebutuhan daya listrik di wilayah ini akan meningkat hingga sekitar ±5.564 MW pada tahun 2050. Lonjakan ini berarti hampir tiga kali lipat dari kondisi saat ini, yang secara langsung akan mendorong peningkatan kebutuhan tenaga kerja di sektor ketenagalistrikan. Transformasi energi yang mengarah pada pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) serta digitalisasi sistem kelistrikan membuka peluang besar bagi generasi muda, khususnya lulusan teknik. Potensi lapangan kerja diperkirakan mencapai puluhan ribu hingga tahun 2050, menjadikan sektor ini sebagai salah satu bidang strategis di masa depan. Dalam konteks tersebut, peran beliau menjadi semakin relevan. Ia tidak hanya berkontribusi melalui proyek-proyek yang berdampak bagi masyarakat, tetapi juga melalui perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan energi masa depan. Created By Widia/Humas ...
setiap periode penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Padang memberikan kesempatan beasiswa kepada calon mahasiswa seperti Beasiswa Bidik Misi, Beasiswa Yayasan dan Beasiswa Jalur prestasi. Hal ini dilakukan untuk mengapresiasi calon mahasiswa yang berekonomi lemah dan mahasiswa yang aktif dalam kegaitan ekstrakurikuler. untuk tahun 2016 jumlah calon penerima beasiswa melebihi target, untuk itu diperlukan adanya seleksi agar beasiswa yang diberikan tepat sasaran. Kamis, 2 mei 2016 di Aula Institut Teknologi Padang diadakan seleksi wawancara, calon mahasiswa diwawancarai oleh masing-masing ketua program studi yang ada di ITP yaitu Program Studi Teknik Mesin S1 dan D3, Program Studi Teknik Sipil S1 dan D3, Program Studi Teknik Elektro S1 dan D3, Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Teknik Geodesi. ...
Senin, 18 April 2016 Institut Teknologi Padang menggelar seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Institut tahun 2016. Acara ini dibuka oleh Rektor Ir. Hendri Nofrianto, MT dan diikuti oleh perwakilan dari delapan program studi yang ada di ITP. Seleksi ini dibagi menjadi dua kategori yaitu Sarjana dan Diploma, proses seleksi juga dibagi menjadi dua sesi, pertama seleksi administrasi di program studi masing-masing dan kedua seleksi wawancara. Pada seleksi wawancara peserta diuji oleh lima juri (Agus, M.Sc, Maidiawati, Dr.eng, Arfita Yuana Dewi, MT, Dr. Ir. Yahya, M.Sc, dan Minarti, MT) dalam mempresentasikan karya ilmiah yang telah dibuat.Aspek yang dinilai pada tahap ini adalah prestasi akademik, karya tulis ilmiah, dan kemampuan bahasa asing yang dimiliki peserta. Seleksi ini diikiti oleh 13 mahasiswa, kemudian akan dipilih peringkat 1, 2 dan 3 Program Sarjana dan peringkat 1, 2 dan 3 Program Diploma. Pemenang pertama program Sarjana akan mengikuti sekeksi tingkat lanjut untuk mewakili Kopertis Wilayah X di ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2016, sedangkan pemenang pertama program diploma akan langsung mengikuti seleksi awal Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2016. Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang seleksi tingkat institut akan dihadirkan pada saat wisuda Instittut Teknologi Padang bulan Mei nanti. ...