• ITP Catat Progres Nyata Pemanfaatan Hibah Drone ATR/BPN, 1.008 Hektare Lahan Sumbar Dipetakan

- 02 Oktober 2026

Institut Teknologi Padang (ITP) menunjukkan progres positif dalam pemanfaatan hibah peralatan survei dan pemetaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Capaian tersebut dipaparkan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Alat Perguruan Tinggi, Kamis (01/10), di Ruang Sidang Utama ITP. Melalui Tim Teknik Geodesi yang dipimpin Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana ITP, Dwi Arini, M.T. bersama jajaran dosen Geodesi, kampus mengoptimalkan pemanfaatan drone DJI Mavic 3 Enterprise untuk mendukung pembelajaran, riset geospasial, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan progres pemanfaatan alat dengan cakupan pemetaan mencapai 1.008 hektar di berbagai wilayah Sumatera Barat. Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi ITP dalam menyediakan data dasar pertanahan sekaligus mendukung percepatan pemetaan tata ruang wilayah. Optimalisasi peralatan hibah juga diarahkan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dan dosen melalui kegiatan survei, pemetaan, penelitian, serta pengembangan data geospasial yang relevan dengan kebutuhan daerah.Dalam monev, Tim Teknik Geodesi ITP turut mendapat apresiasi dari assessor yakni Yuliantoro, S.T. atas optimalisasi pemanfaatan peralatan hibah. Penggunaan drone tidak hanya diarahkan untuk kegiatan akademik, tetapi juga mendukung riset geospasial dan pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini menunjukkan progres pemanfaatan fasilitas untuk menghasilkan keluaran yang memiliki manfaat nyata. Program hibah yang diinisiasi Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembuatan peta foto udara atau orthophoto nasional. Selain memastikan alat bernilai tinggi dimanfaatkan secara optimal, program ini turut memperkuat keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam membangun kompetensi survei pertanahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.Hadir langsung Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang, Ditjen SPPR, Teddi Guspriadi, S.SiT., M.Sc., yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi ITP dalam membantu pemetaan wilayah Sumatera Barat. Ia turut didampingi Muhammad Syahril, S.SiT., M.H., Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Barat. Dari jajaran ITP, Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC Eng., mengapresiasi kinerja Tim Teknik Geodesi dalam memanfaatkan hibah tersebut. Rektor juga mengarahkan agar fasilitas hibah tidak berhenti pada pemanfaatan operasional, tetapi dikembangkan menjadi riset yang menghasilkan inovasi dan dampak lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Sumbar. Created By Widia/Humas ...

Berita Terbaru
Image

Pada hari Minggu 29 Maret 2015, ITP mengadakan acara ITP Fun Bike sekaligus acara penutup dari rangkaian Dies Natalis ITP ke-42. Diikuti oleh ribuan peserta  mencapai 1.429 orang terdiri dari komunitas Biker di Kota Padang maupun luar kota padang. Acara diawali dengan pelepasan Balon ke udara oleh Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc  dan Ketua DPRD Sumatera Barat  Ir. H. Hendra Irwan Rahim. dan Acara pelepasan Peserta ITP Funbike oleh Rektor Institut Teknologi Padang Ir. Hendri Nofrianto,MT. dan Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP) Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd.  Acara ini dibanjiri banyak hadiah doorprize yang disediakan oleh sponsor. Dengan Hadiah Utama Dua Unit Sepeda Motor. ...

30 Maret 2020 #publikasi
Image

Institut Teknologi Padang, Sebagai langkah antisipatif pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), sivitas akademika Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan aksi berih-bersih dan penyemprotan disinfektan di lingkungan kampus ITP, Jumat pagi (20/3/2020). Aksi jumat bersih ini melibatkan dosen, karyawan dan sejumlah stakeholder terkait dari Kecamatan Nanggalo dan Dinas Kominfo Padang. Wakil Rektor I ITP Firmansyah David, P.hD mengatakan, kegiatan Jumat Bersih ini dilakukan berdasarkan hasil rapat Perguruan Tinggi dengan Kecamatan Nanggalo mengingat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kecamatan Nanggalo cukup tinggi. “Jadi kita Perguruan Tinggi di wilayah Kecatamatan Nanggalo rapat dengan Bapak Camat kemarin (19/3/2020) di Kantor Camat Nanggalo, dan hasil rapatnya kita melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan kampus,” kata Firman. “Maka dari itu kita kemarin langsung keluarkan imbuan untuk melakukan kegiatan Jumat Bersih hari ini untuk melakukan penyemprotan disinfektan,” imbuhnya. Penyemprotan disinfektan difokuskan pada benda-benda yang sering disentuh banyak orang, contohnya handle pintu, tangga, serta alat kerja lain yang digunakan bersama. Selanjutnya kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan juga dilanjutkan ke masjid yang berada di sekitar kampus yang sering digunakan oleh banyak warga. Sebelumnya Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT telah mengeluarkan edaran terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona yang mengalihkan kegiatan perkuliahan tatap muka menjadi kuliah daring, sehingga mahasiswa tidak harus datang ke kampus. (peb/humas) ...

21 Maret 2020
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) resmi membuka Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan (S1) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2020 ini. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 255/M/2020. Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT mengatakan berdasarkan SK tersebut, ITP sudah bisa memberikan pilihan untuk calon mahasiswa baru yang ingin memilih Prodi Teknik Lingkungan pada PMB Tahun ini. Beliau menjelaskan bahwa ITP memiliki alokasi 2 kelas atau 80 mahasiswa untuk Prodi Teknik Lingkungan. “Dengan adanya SK tersebut, kita mengalokasikan 2 kelas,” jelas Rektor, Kamis (19/3/2020). Hendri menyebutkan, pendirian Prodi Teknik Lingkungan di ITP dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat serta tingginya minat calon mahasiswa terhadap Prodi tersebut namun perguruan tinggi yang memfasilitasi prodi tersebut masih terbatas. “Berdasarkan hasil studi kelayakan itu memang sangat dibutuhkan sarjana teknik lingkungan, di Padang hanya 2 perguruan tinggi yang saya tahu memiliki program studi tersebut," ujarnya. Lebih lanjut, rektor mengungkapkan ingin menjadi lembaga pendidikan tinggi yang bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat akan sarjana teknik lingkungan, baik di Sumbar maupun di Indonesia. “Kami melihat ada peluang yang sangat baik untuk pendirian Prodi Teknik Lingkungan ini,” imbuhnya. Hendri menambahkan, Prodi Teknik Lingkungan ini akan berada di bawah naungan Fakultas Teknik ITP. Sehingga diharapkan dengan adanya penambahan prodi ini, kualitas dan prestasi ITP pun ikut meningkat. “Kepada calon mahasiswa, ayo, mendaftar ke prodi baru ini, Prodi Teknik Lingkungan ITP,” ujarnya. (peb/humas) ...

19 Maret 2020
Image

Institut Teknologi Padang, Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO) Sumatera Barat melakukan penandatanganan nota kesepahaman Institut Teknologi Padang (ITP) dalam kerjasama peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia, Rabu (18/3/2020) di Ruang Sidang Utama Lantai II Gedung D ITP.   Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT mengatakan kerjasama ini akan melibatkan sejumlah program studi yang berkaitan dengan jasa konstruksi dan pemetaan.   Sementara itu, Ketua INTAKINDO Sumbar Librina Anggraini Sabri menyebutkan salah satu implementasi dari kerjasama ini akan diadakannya pelatihan perencanaan jembatan di Institut Teknologi Padang.   "Kita sudah bekerjasama dengan LPJK untuk pelatihan, dan rencananya kita akan mengadakan pelatihan perencanaan jembatan di sini," ujar Rina.   Usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman, kedua pihak melanjutkan diskusi terkait penerapan nota kesepahaman tersebut yang dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.    (peb/humas) ...

19 Maret 2020
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) terus membuktikan kualitas dan prestasinya dalam menerapkan tri dharma perguruan tinggi. Melalui program ITP Mitra Nagari dan Desa, salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat ini kembali dipercaya oleh pemerintah dalam penerapan teknologi tepat guna di nagari-nagari dan desa di Sumatera Barat. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman tentang pemanfaatan dan penerapan teknologi tepat guna antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai dengan ITP pada 16 Maret 2020 kemarin.  Penandatanganan nota kesepahaman  ini dilakukan oleh Bupati Mentawai dan Rektor ITP saat Rapat Koordinasi Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah dan Pengelolaan Keuangan Desa Se-Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2020 yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDP2KB) Bupati Pemkab. Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengapresiasi teknologi dan hasil penelitian dari dosen dan mahasiswa ITP yang tepat guna untuk masyarakat. "Kita sangat salut dan bangga dengan karya-karya ITP. Selama ini kita sudah coba audiensi dengan sejumlah perguruan tinggi negeri namun belum menemukan teknologi yang tepat guna seperti ini," ujar Yudas usai menandatangani nota kesepahaman. Disamping itu, Bupati juga menginginkan ITP turut memberikan kontribusi dalam pemanfaatan dana desa melalui BUMDEs dengan menerapkan teknologi serta mengoptimalkan potensi desa agar terkelola dengan baik. Selaras, Rektor ITP Ir. H. Hendri Nofrianto, MT menjelaskan pentingnya menerapkan hilirisasi teknologi untuk masyarakat di era revolusi industri 4.0 ini. Menurut beliau, dengan perkembangan teknologi saat ini, seharusnya masyarakat dapat menikmati teknologi tersebut secara maksimal. “Harapan kami, dengan adanya ITP Mitra Nagari dan Desa ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat memanfaatkan potensi yang ada di desanya agar lebih diberdayakan secara menyekuruh dan dengan hilirisasi jelas,” imbuhnya. Sebelumnya, sejumlah kabupaten dan nagari/desa di Sumbar telah menggandeng ITP terkait penerapan teknologi guna. 10 Nagari di Pemkab. Pesisir Selatan juga telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan ITP terkait pemanfaatan teknologi alat pengolahan air bersih. Tidak hanya itu, hasil penelitian dosen dan mahasiswa ITP juga telah dilirik oleh Pemkab. Tanah Datar untuk diterapkan di sejumlah nagari di kabupaten tersebut dan keduanya juga telah melakukan penandatanagan kerjasama. (peb/humas) ...

18 Maret 2020