Image

Gencarkan Upaya Mitigasi, Prodi Teknik Sipil Helat Kuliah Tamu mengusung Tema Mitigasi Bencana Tanah Longsor dan Penahan Tanah

Bencana Hidrometeorologi merupakan bom waktu bagi Sumatera Barat, salah satunya adalah bencana tanah longsor. Sebagai daerah yang memiliki potensi bencana tanah longsor yang cukup tinggi, mendorong para akademisi untuk meningkatkan pemahaman terkait mitigasi bencana tanah longsor sebagai langkah preventif mencegah adanya korban jiwa dan kerugian materil terdampak bencana.Hal ini disampaikan oleh Ahli Geoteknik Universitas Andalas, Prof.Ir. Abdul Hakam, M.T., P.hD. saat mengisi kuliah tamu yang digelar Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) di Aula Gedung D Kampus 1 ITP, Rabu (05/07).  Kuliah Tamu yang diikuti  sekitar 80 peserta baik mahasiswa aktif Prodi Teknik Sipil ITP, dosen, dan tenaga pendidik mengusung tema “ Tanah Longsor dan Penahan Tanah.” Kuliah tamu dipimpin oleh Muhammad Ridwan , Dr.Eng yang merupakan salah satu dosen Prodi Teknik Sipil ITP  ini membahas tentang mitigasi bencana tanah longsor dan stabilitas lereng serta penahan tanah. Pada Kesempatan ini Prof.Ir. Abdul Hakam, M.T., P.hD. selaku narasumber menyampaikan materi terkait dengan identifikasi penyebab kejadian tanah longsor yang berdampak pada kerusakan lingkungan, analisis stabilitas dinding penahan tanah, bidang longsor,  teknik analisis kondisi tanah yang berpotensi mengalami tanah longsor, dan analisis tipe penanggulangan berdasarkan teknis. “Analisis kajian yang dilakukan tidak berhenti hanya pada pembangunan sebuah infrastruktur tetapi juga terhadap pemeliharaan berkala yang dilakukan oleh para ahli. Ini memerlukan peran para akademisi untuk melakukan survey dan kajian bencana dalam menentukan solusi yang komprehensif dalam penanggulangan bencana di Indonesia ,” ujar Prof. Abdul Hakam.Saat ditemui secara langsung, Muhammad Ridwan , Dr.Eng yang bertindak sebagai moderator menuturkan bahwa latar belakang adanya kuliah tamu ini adalah berkaitan dengan kondisi wilayah Sumatera Barat sebagai daerah rawan bencana  tanah longsor. Hal ini didukung karena daerah Sumbar yang memiliki banyak pegunungan dan perbukitan, intensitas curah hujan yang tinggi, berada dekat lempeng sehingga rawan gempa baik tektonik maupun vulkanik, sehingga potensi bencana tanah longsor cukup tinggi. Menurutnya, perlu peningkatan pemahaman yang menghadirkan pakar-pakar yang berhubungan dengan kondisi tersebut untuk menambah pengetahuan mahasiswa dan dosen, dalam hal ini tentang mitigasi bencana tanah longsor. Informasi ini memberi gambaran bagi mahasiswa dan dosen untuk melihat peluang mitigasi bencana terhadap kelongsoran. “Narasumber yang merupakan seorang ahli geoteknik telah memiliki berbagai pengalaman dan tergabug dalam proyek mitigasi bencana di Provinsi Sumbar, sehingga kita dapat memperoleh wawasan yang berkaitan dengan geoteknikal merunut pada teoritis dan aplikasi lapangan. Narasumber memberikan ilmu praktis yang dapat diaplikasikan dilapangan, diantaranya wawasan dan kajian mendalam untuk menentukan indikator potensi longsor suatu kawasan ,” tutur ia.Ia menambahkan tujuan diadakan kuliah tamu ini adalah merubah suasana dan keterbaruan ilmu mengacu pada informasi-informasi yang disampaikan narasumber baik itu secara teoritis maupun secara praktis. Disamping itu mahasiswa juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan adanya kuliah tamu ini mereka termotivasi untuk menggali ilmu dari narasumber yang berasal dari luar kampus sehingga menimbulkan daya tarik bagi mahasiswa. “Harapannya dengan adanya kuliah tamu ini, semakin banyak informasi terbaru yang didapatkan mahasiswa, mendorong mahasiswa untuk semakin luas wawasannya dan harapannya mahasiswa dapat meningkatkan sense of engineeringnya. Selain itu, ini juga menjadi pancingan bagi dosen-dosen untuk melakukan riset penelitian yang mengarah pada topik ini, serta harapannya tidak hanya bermanfaat secara teori tetapi juga dapat diaplikasikan terutama untuk masyarakat yang tinggal pada rawan bencana agar mendapatkan akses informasi terkait mitigasi bencana, “ tutupnya. Created By Widia/Humas. ...
06 Juli 2023 #institut-teknologi-padang #kegiatan #kuliah #publikasi #teknik-sipil #webometrics
Image

Kuliah Tamu Prodi Teknik Informatika ITP, Hadirkan Network Activation Engineer PT. Indonesia Comnet Plus

Institut Teknologi Padang (ITP) melalui Program Studi (Prodi) Teknik Informatika melaksanakan Kuliah Tamu Mata Kuliah Jaringan Komputer-2 . Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung D kampus 1 ITP pada Kamis (15/06) sebagai implementasi program peningkatan suasana akademik bagi mahasiswa yang dipaparkan langsung oleh pakar-pakar dibidang terkait.Kegiatan Kuliah Tamu ini menghadirkan Imam Raddha Tanjung, S.T. MTCNA seorang Network Activation Engineer sekaligus Project Team Leader Divisi Pembangunan dan Aktivasi Regional Sumatera Bagian Tengah PT. Indonesia Comnet Plus dan Tim dari PT. Indonesia Comnet Plus. Kuliah Tamu ini dihadiri oleh dosen serta mahasiswa Prodi Teknik Infomatika yang mengambil mata kuliah Jaringan Komputer-2 sebanyak 78 orang. Dalam sambutannya, Ketua Prodi Teknik Informatika, Eva Yulianti, M.Cs menyampaikan Kuliah Tamu ini merupakan program kerja dari Prodi Teknik Informatika ITP yang diselenggarakan satu kali setiap semesternya. Tujuan dilaksanakannya Kuliah Tamu ini adalah untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai penerapan teori yang selama ini dipelajari diperkuliahan pada dunia industri terutama pada PT. Indonesia Comnet Plus. “Kepada mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap informasi yang akan dipaparkan pemateri. Selain itu harapannya mahasiswa dapat ikut berperan aktif dalam Kuliah Tamu ini dengan mengajukan pertanyaan dan melakukan diskusi interaktif dengan pemateri, sehingga memperoleh wawasan baru bagi mahasiswa ,” ucap Ka.Prodi. Lebih lanjut Ka.Prodi juga berharap dengan hadirnya pemateri yang merupakan alumni Prodi Teknik Informatika ITP ini dapat memberikan motivasi dan membakar semangat mahasiswa untuk menerima, menimba, dan menabung dari ilmu yang disampaikan. Ia menambahkan semoga mahasiswa dapat mengikuti jejak dari pemateri yang merupakan mahasiswa berprestasi ITP. “Terima kasih untuk pemateri dan tim karena telah meluangkan waktunya untuk dapat berbagi informasi dan pengetahuan dengan mahasiswa Prodi Teknik Informatika. Serta selamat mengikuti Kuliah Tamu kepada adik-adik mahasiswa, diharapkan adik-adik mahasiswa dapat mengikuti Kuliah Tamu ini dengan serius dan dapat menyerap informasi yang diberikan oleh pemateri ,” harap Ka.Prodi.Acara yang dimoderatori oleh Indra Warman, M.Kom selaku dosen pengampu mata kuliah Jaringan Komputer-2 memaparkan Kuliah Tamu bertujuan sebagai upaya dalam transfer ilmu pengetahuan atau informasi yang terbaru di bidang teknologi terutama dalam Teknologi dan Infrastruktur Jaringan. Ia menerangkan dengan adanya Kuliah Tamu ini mahasiswa akan langsung berinteraksi dengan praktisi, sehingga dapat memperoleh pengalaman dan kompetensi terkait perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru yang ada dilapangan. Hal ini mendukung visi Prodi Teknik Informatika sebagai Prodi yang unggul dan kompetitif di bidang Jaringan Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak. “Pemateri merupakan alumni Prodi Teknik Informatika yang tidak hanya berprestasi secara akademik namun juga aktif dalam kegiatan non-akademiK. Pemateri juga berhasil berkarir di bidang jaringan internet dan memiliki beberapa sertifikat keahlian yang menunjang ia dalam bekerja ,” ungkap ia. Imam Raddha Tanjung, S.T. MTCNA memberikan materi Kuliah Tamu mengenai “Penerapan Teknologi dan Infrastruktur Jaringan pada Layanan Internet Service Provider”. Dalam pemamaparannya Imam menjelaskan Produk dan layanan ICON+ menghadirkan produk dan layanan berupa connectivity dan internet access, managed services dan platform digital. Acara ditutup dengan serangkaian tanya jawab oleh peserta dan pemateri.   Created By Widia/Humas       ...
19 Juni 2023 #fakultas-teknik #kegiatan #kuliah #mahasiswa #mbkm #publikasi #teknik-informatika #webometrics
Image

Prodi Teknik Informatika ITP dan Prodi Sistem Informasi UMN Gelar Pembelajaran Kelas Kolaborasi, Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi Indonesia

Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) bekerja sama sama dengan Prodi Sistem Informasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan pembelajaran kelas kolaborasi antar mahasiswa. Program yang bertajuk “Dasar Data Science dengan Modul Interaktif Tahun 2023” ini berlangsung selama satu semester. Selama satu semester mahasiswa yang tergabung mempelajari mata kuliah Probabilitas dan Statistik. Mata kuliah ini akan disampaikan oleh dosen dari UMN pada awal semester dan dilanjutkan oleh dosen ITP setelah ujian tengah semester menyesuaikan dengan materi pembelajaran antara dua perguruan Tinggi. “Saya merasa bahagia dan bangga dapat tergabung dalam program pembelajaran kelas kolaborasi ini, sehingga saya bisa berbagi ilmu tidak hanya dengan mahasiswa ITP namun juga bersama mahasiswa yang berada di kampus lain, dalam hal ini adalah mahasiswa UMN ,” ujar Dr. Harison, M.Kom selaku dosen pengampu mata kuliah Probabilitas dan Statistik ITP. Menurut Harison program kelas kolaborasi ini sangat bagus bagi dosen karena dapat berkontribusi dan menjalin hubungan kerja sama tidak hanya dengan perguruan tinggi di Sumatera, tetapi juga mampu berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Pulau Jawa. Tentu ini dapat berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Ia menambahkan kelas kolaborasi ini dirancang dengan tujuan supaya mahasiswa dari kedua perguruan tinggi mampu memperluas jejaring akademik terutama untuk saling bertukar pemikiran. Menurutnya dengan adanya kelas kolaborasi ini ia dan mahasiswa dapat pandangan baru terkait program pembelajaran di UMN. “Setelah kita sesuaikan dan diskusikan dengan kampus UMN, terdapat pandangan baru terkait materi ajar yang telah diberikan UMN terhadap mahasiswanya. Salah satunya adalah penyampaian materi yang cakupannya untuk mahasiswa S2, di UMN telah disampaikan materi dasar-dasarnya pada mahasiswa S1. Kita coba terapkan karena dinilai cukup bagus untuk diserap demi peningkatan pengetahuan mahasiswa kita ,” imbuh Harison. Ia menuturkan, terdapat 300 mahasiswa yang tergabung dalam program kelas kolaborasi ini,  mereka terdiri dari 5 kelas dari UMN dan 3 kelas dari ITP. Setiap kelasnya dalam satu kali pertemuan terdapat 25 orang mahasiswa yang merupakan gabungan dari mahasiswa UMN dan ITP. Untuk kelas kolaborasi ini sendiri terdapat 4 dosen pengampu yang terdiri dari 1 dosen pengampu dari ITP dan 3 dosen pengampu dari UMN. Harison mengungkapkan untuk proses pembelajaran sendiri dosen memberikan materi kepada mahasiswa dan diakhir perkuliahan materi kuliah berupa pdf dan ppt akan dibagikan, kemudian diakhir pertemuan nanti dosen memberikan kuis dan latihan perkuliahan.  Tujuan pemberian kuis dan latihan ini untuk melihat seberapa jauh kemampuan siswa dalam menyerap materi perkuliahan yang disampaikan. “Selama beberapa pertemuan yang telah dilaksanakan mahasiswa kita terlihat ada peningkatan semangat belajarnya, ketika kelas dimulai mahasiswa kita cukup aktif dan interaktif. Di samping itu materi yang disampaikan terserap dengan baik sesuai dengan indikator dan kompetensi yang hendak dicapai ,” ungkap ia. Harison mengatakan mahasiswa program kelas kolaborasi ini sangat antusias mengikuti kelas yang diajarkannya. Mereka sangat bersemangat untuk mengikuti kelas, terutama mahasiswa ITP karena ia menilai mahasiswa ITP bangga bisa bergabung belajar dengan mahasiswa salah satu perguruan Tinggi yang cukup besar di Jabodetabek, sehingga mereka sedikit banyak ikut merasakan bagaimana suasana perkuliahan di perguruan tinggi Jabodetabek. Terakhir Harison menyampaikan harapannya agar Program Kelas Kolaborasi ini dapat terus berlanjut kedepannya baik mata kuliah yang telah berlangsung maupun mata kuliah lain. Ia menuturkan harapannya ada kelas kolaborasi mata kuliah kompetensi seperti mata kuliah jaringan dan mata kuliah rekayasa perangkat lunak. “Semoga jalinan kerja sama antara UMN dan ITP terus berlanjut dan berkembang dalam program kelas kolaborasi ini. Sehingga, kita dapat melihat seberapa jauh kemajuan IPTEK di perguruan tinggi di Pulau Jawa dan disenergikan dengan ITP maupun sebaliknya ,” tutup Harison. Created by Widia/ Humas ...
12 Mei 2023 #fakultas-teknik #kerja-sama #kuliah #publikasi #teknik-informatika #webometrics
Image

Tingkatkan Keterampilan berbasis Digital, ITP menjalin kelas kolaborasi bersama UMN dalam Program TSA Kominfo RI

Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) menjalin kelas kolaborasi bersama Prodi Sistem Informasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dalam Program pelatihan Talent Scouting Academy (TSA)  Digital Talent Scholarship yang di inisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia yang dikuti oleh 300 mahasiswa. Program TSA merupakan sebuah kesempatan yang diberikan oleh Kominfo RI bagi mahasiswa Perguruan Tinggi untuk belajar di luar kampus melalui pelatihan yang diselenggarakan secara daring atau luring yang meliputi pelatihan technical skills yang berorientasi pada project. “Dalam penyelenggaraan program TSA, Kominfo bekerjasama dengan Education Technology Company Nasional dalam hal ini DQLab untuk  memberikan pelatihan dengan tema yang up-to-date dan selaras dengan kebutuhan dunia industri maupun dunia usaha,” ujar Ketua Prodi Teknik Informatika ITP Eva Yulianti, M.Cs, Kamis (16/3). Ia menyampaikan terdapat 3 kelas pada program kelas kolaborasi yang diselenggarakan dalam periode semester Genap dimulai dari Februari  2023 hingga Juni 2023. Peserta setiap kelasnya merupakan penggabungan dari jumlah mahasiswa kedua program studi dengan persentase 50% mahasiswa ITP dan 50 % mahasiswa UMN dengan total maksimal 40 orang perkelas yang akan berlangsung sebanyak 14 kali pertemuan yang diikuti secara daring oleh mahasiswa Prodi  Teknik Informatika ITP.“Ini merupakan bagian dari implementasi dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dengan tujuan dapat menciptakan SDM yang Unggul dan meningkatkan keterampilan digital, terutama dibidang Data Science" ucapnya. Bela Descapritalia, mahasiswi Teknik Informatika angkatan 2022 yang merupakan peserta program Kelas Kolaborasi ini menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi ia, karena program ini menyajikan pelatihan yang mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam mengerjakan sebuah proyek. Hal selaras juga disampaikan oleh Fairah Almira yang juga merupakan peserta Kelas Kolaborasi ini, ia menyampaikan pembelajaran yang interaktif dan komunikatif membuat ia lebih memahami materi yang disajikan. “Pemahaman materi lebih mudah dimengerti karena semangat teman-teman peserta untuk menyerap ilmu yang diberikan sangat tinggi. Sehingga hal ini memotivasi kami untuk meningkatkan kualitas pemahaman materi dan mengaplikasikannya dalam project pelatihan dalam program TSA ini,” tutup Mira. Selain ilmu dan wawasan terkait Data Science Program TSA Digital Talent Scholarship Kominfo ini juga akan memberikan reward kepada para peserta yang mengikuti TSA  berupa  sertifikat peserta yang dikeluarkan oleh Kominfo. Created By Widia/Humas ...
16 Maret 2023 #kegiatan #kerja-sama #kuliah #teknik-informatika #webometrics
Image

Program Studi Teknik Informatika ITP Selenggarakan Kuliah Tamu dengan Kominfo Yogyakarta

Institut Teknologi Padang – Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Padang (ITP) menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan pemateri Dr. Sayuri Egaravanda, S.Kom. M.Eng., Kepala Bidang Keamanan Informasi dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tema Interoperabilitas (E-GIF dan Implementasinya), Rabu (15/6/2022). Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Program Studi Teknik Informatika, Eva Yulianti, M.Cs. ini, dilaksanakan secara hybrid, di Kampus I ITP dan via Zoom Meeting dengan diikuti oleh Mahasiswa Teknik Informatika ITP, Dosen Teknik Informatika ITP, BKD Pemprov Bengkulu, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, dan perguruan tinggi luar negeri, University of New South Wales Australia. Kuliah tamu ini merupakan kuliah tamu untuk mata kuliah Interoperabilitas yang diampu oleh Anna Syahrani, M.Eng. Kegiatan yang dimoderatori oleh Anna Syahrani, M.Eng. selaku Dosen Program Studi Teknik Informatika ITP, ini memiliki antusias yang besar dari peserta kuliah. Hal ini ditandai dengan berjalannya diskusi yang bagus antar pemateri dan peserta kuliah. Dalam paparan materinya, Sayuri menjelaskan tentang pentingnya interoperabilitas diterapkan dalam organisasi. Interoperabilitas berkaitan dengan integrasi data, sehingga organisasi atau institusi yang ingin melakukan tata kelola data dan kolaborasi informasi perlu memperhatikan integrasi datanya. Apabila data dikelola dengan baik, tentunya akan membantu dalam pengambilan keputusan atau pembuatan kebijakan. (nad/humas) ...
15 Juni 2022 #kegiatan #kuliah #mahasiswa #teknik-informatika