Prestasi membanggakan ditorehkan tim
tari UKM Kesenian Institut Teknologi Padang
yang berhasil menjadi satu-satunya semifinalis dari perguruan tinggi swasta
dalam ajang iForte National Dance Competition (NDC) “Inspirasi Diri”. Sebagai
salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat, Institut Teknologi
Padang terus menunjukkan bahwa mahasiswanya tidak hanya unggul di bidang
teknologi, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang seni. Kompetisi
bergengsi ini digelar oleh iForte bersama Protelindo Group di Padang, Sumatera
Barat, Selasa, 14 April 2026.Dalam
kompetisi tersebut, setiap tim diwajibkan menampilkan dua koreografi, yakni
menggunakan lagu wajib “Inspirasi Diri” serta satu lagu bebas. Format ini
menuntut kreativitas sekaligus kemampuan interpretasi gerak yang kuat dari
setiap peserta untuk menyampaikan pesan melalui pertunjukan yang utuh dan
berkarakter.
Ajang yang
berlangsung di Bagindo Aziz Chan Youth Center
ini juga menghadirkan persaingan ketat dari berbagai kampus, termasuk perguruan
tinggi seni. Institut Seni Indonesia Padangpanjang
berhasil meraih juara pertama kategori perguruan tinggi tingkat regional,
menunjukkan kualitas kompetisi yang sangat tinggi.Di tengah
persaingan tersebut, tim tari UKM Kesenian ITP tampil menonjol dengan
pendekatan minimalis yang justru menjadi kekuatan utama. Salah satu juri, Mahatma Muhammad, menilai kesederhanaan konsep
yang diusung mampu menghadirkan esensi dan ekspresi yang kuat, serta
menyampaikan pesan secara lebih mendalam kepada penonton.
Apresiasi
juga disampaikan oleh juri lainnya, Gandi Suherman
dan Dian Bokir. Dian bahkan menyoroti
keberanian tim ITP sebagai representasi kampus teknologi yang mampu bersaing
dengan kampus seni, sekaligus menghadirkan karakter perempuan Sumatera Barat
yang kuat di atas panggung.Penampilan
tim tari UKM Kesenian ITP diperkuat oleh para penari berbakat, yakni Chealsea
Afrilia, Latifa Emfitri, Syofi Putri Azura, dan Della Safara. Keempatnya
menunjukkan kekompakan, penghayatan, serta teknik yang matang, sehingga mampu
menghadirkan pertunjukan yang memikat sekaligus meninggalkan kesan mendalam
bagi dewan juri.Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul di
bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni. Keberhasilan
sebagai satu-satunya wakil PTS di semifinal NDC 2026 diharapkan menjadi
motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus
di tingkat nasional.
Created By Widia/Humas
...
Prestasi
akademik kembali ditorehkan sivitas akademika Institut
Teknologi Padang melalui keberhasilan sejumlah dosen meraih pendanaan
Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Riset Konsorsium dan
Inovasi Seni Nusantara. Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera
Barat, capaian ini semakin menegaskan komitmen kuat Institut Teknologi Padang
dalam mendorong riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan.
Pendanaan
tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas gagasan yang diusulkan
para dosen. Selain itu, dukungan ini membuka ruang lebih luas bagi pengembangan
penelitian aplikatif yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai
dari aspek sosial, lingkungan, hingga penguatan ekonomi berbasis inovasi
berkelanjutan di berbagai sektor strategis.
Sejumlah
dosen yang berhasil meraih pendanaan tersebut antara lain Prof. Dr. Ir M.
Yahya, M.Sc,
Asmara Yanto, M.T, Drs. Al, M.T, Sri Hartuti, Ph.D, Fauzan Ismail, Ph.D, Prof.
Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, , S.T., M.T., IPM, dan Ir Leli Honesti, Ph.D.
Nama-nama ini mencerminkan kekuatan sumber daya manusia yang produktif dan
inovatif.
Melalui
program penelitian dan pengabdian, para dosen diharapkan mampu menghasilkan
luaran yang tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga
implementasi nyata di tengah masyarakat. Pendekatan ini menjadi penting untuk
memastikan bahwa ilmu pengetahuan dapat memberikan manfaat langsung secara
berkelanjutan dan relevan.
Keterlibatan
dalam riset konsorsium dan inovasi seni nusantara juga memperkuat jejaring
kolaborasi lintas disiplin. Sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemangku
kepentingan lainnya menjadi faktor kunci dalam menciptakan inovasi yang
adaptif, kreatif, serta mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang
secara dinamis.
Capaian
ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk
terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian. Semangat kolaborasi dan
inovasi yang terbangun akan memperkuat budaya akademik yang produktif,
sekaligus mendorong lahirnya solusi-solusi baru yang berdampak luas bagi
masyarakat dan pembangunan.
Melalui
keberhasilan ini, Institut Teknologi Padang kembali menegaskan perannya sebagai
institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu
pengetahuan, inovasi, dan kontribusi nyata. Riset tidak hanya menjadi kewajiban
akademik, tetapi juga jembatan untuk menghadirkan perubahan positif bagi
masyarakat luas.
Created By Widia/Humas
...
Upaya pemulihan pascabencana memasuki
tahap konkret melalui pemasangan alat pengolahan air bersih untuk sistem
aquaponik di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan yang
berlangsung pada 23–24 Februari 2026 itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan
solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan
lingkungan berbasis inovasi teknologi tepat guna.
Selama dua hari pelaksanaan, tim
memasang modul surya berkapasitas 4 x 550 WP serta baterai 2 x 24V 100Ah guna
mendukung operasional sistem. Infrastruktur energi tersebut dirancang agar
mampu menyuplai kebutuhan listrik secara mandiri.
Teknologi yang diterapkan
mengintegrasikan sistem pengolahan air bersih dengan aquaponik berbasis ekonomi
hijau. Konsep ini memungkinkan pemanfaatan air secara efisien untuk budidaya
sekaligus kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan ramah lingkungan tersebut
diharapkan tidak hanya menjawab persoalan air bersih, tetapi juga membuka
peluang produktivitas ekonomi warga secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Hafni,
S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan partisipasi aktif mahasiswa. Pendampingan
akademik dilakukan secara langsung di lapangan agar proses instalasi berjalan
sesuai standar teknis.
Kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi
kekuatan utama dalam memastikan kualitas dan ketepatan implementasi teknologi.
Sinergi tersebut memperkuat koordinasi teknis maupun pemberdayaan masyarakat
setempat.
Program ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Melalui inovasi energi terbarukan dan sistem air bersih terpadu, inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi kampus dan masyarakat dalam membangun pemulihan yang tangguh, adaptif, serta berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang aktif menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat.
Created By Widia/Humas
...
Langkah konkret menghadirkan solusi
teknologi tepat guna mulai terlihat melalui perakitan Afro Water Treatment
untuk pengolahan air bersih dan modul surya berkapasitas 4 x 550 WP. Hal ini
merupakan titik fondasi dari Program Mahasiswa Berdampak yang menitikberatkan
pada pemulihan dan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi.
Ketua tim Hafni, S.T., M.T., dan Asnal
Effendi, S.T., M.T., secara aktif mengarahkan mahasiswa dalam setiap tahapan
pengerjaan. Mulai dari diskusi desain hingga teknis perakitan, para dosen
memberikan pendampingan intensif agar proses berjalan sesuai standar akademik
dan kebutuhan implementasi lapangan.
Diskusi desain Afro Water Treatment
menjadi tahap krusial sebelum masuk proses produksi. Mahasiswa diarahkan untuk
menganalisis sistem filtrasi, skema aliran air, serta pemilihan material yang
tepat.
Tahap berikutnya berlanjut pada
penyusunan rangka utama alat. Rangka dirancang kokoh untuk menopang seluruh
sistem filtrasi sekaligus mempertimbangkan efisiensi struktur. Ketelitian
menjadi kunci agar instalasi dapat bertahan dalam berbagai kondisi
operasional.
Selain fokus pada sistem pengolahan
air, perakitan modul surya 4 x 550 WP turut menjadi perhatian utama. Sistem
tenaga matahari ini diproyeksikan sebagai sumber energi mandiri untuk mendukung
operasional alat. Integrasi teknologi air bersih dan energi terbarukan menjadi
keunggulan utama program, menghadirkan solusi ramah lingkungan sekaligus
berkelanjutan.
Hafni menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis dampak nyata. Melalui arahan dan supervisi langsung, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga memahami pentingnya inovasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten menghadirkan pendidikan berbasis solusi nyata.
Created By Widia/Humas
...
Kabar
membanggakan datang dari dunia publikasi ilmiah bidang teknologi informasi.
Jurnal Teknoif Teknik Informatika resmi meningkat peringkat dari SINTA 4 ke
SINTA 3, menandai pengakuan nasional atas kualitas pengelolaan, konsistensi
penerbitan, serta kontribusi ilmiah yang terus berkembang. Capaian ini menjadi
tonggak penting dalam penguatan budaya riset dan publikasi akademik yang
kredibel.
Peningkatan
peringkat SINTA tersebut bukanlah proses instan, melainkan hasil kerja panjang
yang melibatkan tata kelola jurnal yang profesional, proses editorial yang
ketat, serta komitmen terhadap etika publikasi ilmiah. Setiap artikel yang
diterbitkan melalui tahapan seleksi dan penelaahan sejawat guna memastikan mutu
ilmiah dan relevansi terhadap perkembangan teknologi informasi terkini.
Ketua
Program Studi Teknik Informatika, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada seluruh tim pengelola Jurnal Teknoif. Ia menegaskan
bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut dibanggakan.
Menurutnya, keberhasilan naik ke SINTA 3 menjadi motivasi kuat untuk terus
meningkatkan kualitas jurnal secara berkelanjutan.
Capaian
ini turut memperkuat peran jurnal ilmiah sebagai pilar penting dalam ekosistem
akademik. Kehadiran jurnal bereputasi tidak hanya mendorong produktivitas
riset, tetapi juga meningkatkan daya saing institusi dalam ranah nasional.
Jurnal Teknoif dinilai mampu menjawab tantangan tersebut melalui komitmen pada
kualitas dan relevansi keilmuan.
Ke depan, peningkatan peringkat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, Jurnal Teknoif Teknik Informatika diharapkan terus berkembang sebagai media publikasi ilmiah yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam kemajuan teknologi informasi di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten mendorong pengembangan riset dan publikasi ilmiah berkualitas.
Created By Widia/Humas
...