Institut Teknologi Padang (ITP)
kembali mencatatkan prestasi pada ajang Anugerah dan Rapat Kerja LLDIKTI
Wilayah X Tahun 2026 yang berlangsung Kamis (25/06). Berdasarkan Pelaporan
Kinerja Tahun 2025, ITP berhasil meraih lima penghargaan sebagai bentuk
apresiasi atas capaian, inovasi, serta pengelolaan perguruan tinggi.
Penghargaan
pertama yang diraih adalah PTS dengan Jumlah Judul dan
Dana Lolos Pendanaan Program Hilirisasi Terbanyak. Apresiasi
ini menjadi bukti keberhasilan ITP dalam mendorong penelitian dosen agar tidak
berhenti pada tahap riset, tetapi dikembangkan menjadi karya yang memiliki
manfaat dan nilai bagi masyarakat.Selanjutnya, ITP
memperoleh Penghargaan
Kinerja Pelaporan Kerja Sama PTS ke Aplikasi Lapkerma Terbaik.
Capaian ini menunjukkan konsistensi kampus dalam membangun dan mengelola kerja
sama secara terstruktur, baik dengan pemerintah, industri, maupun berbagai
mitra strategis untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagai salah
satu Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
berkomitmen menghadirkan tata kelola kampus yang profesional dan adaptif.
Komitmen tersebut juga tercermin melalui penghargaan Silver Winner Kategori
Pengelolaan Media Sosial PTS Terbaik yang menilai kemampuan
perguruan tinggi dalam menyampaikan informasi secara kreatif, cepat, dan
transparan.Tidak hanya
bidang komunikasi digital, ITP juga mendapatkan Gold Winner Kategori
Pengelolaan Laman PTS Terbaik. Penghargaan ini menjadi
apresiasi terhadap pengelolaan website kampus sebagai sumber informasi resmi
yang mendukung keterbukaan informasi, pelayanan publik, serta penyebaran
berbagai capaian akademik dan kelembagaan.
Penghargaan
kelima yang berhasil diraih yaitu Silver Winner Kategori
Keterbukaan Publik PTS Provinsi Sumatera Barat Terbaik. Capaian
ini memperlihatkan keseriusan ITP dalam menerapkan prinsip transparansi dan
menyediakan informasi yang mudah diakses oleh mahasiswa, masyarakat, serta
seluruh pemangku kepentingan.
Penghargaan
tersebut diterima langsung oleh Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T.,
M.Eng., IPM., didampingi Bendahara Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Donny
Hardia, S.IP. Prestasi ini menjadi hasil kerja bersama seluruh sivitas
akademika dalam membawa ITP terus berkembang, berinovasi, dan memberikan
kontribusi nyata bagi pendidikan di Sumatera Barat.
Melalui apresiasi yang diberikan LLDIKTI Wilayah X,
ITP terus terdorong untuk menghadirkan inovasi baru dan memperkuat kontribusi
bagi dunia pendidikan. Ke depan, ITP berkomitmen melanjutkan langkah sebagai
kampus teknologi yang terus berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi
masyarakat.
Created By Widia/Humas
...
Kreativitas
dan semangat generasi muda dalam bidang teknologi terlihat dalam ajang Grand Final Lomba Inovasi Arduino Challenge
Teknik Elektro ITP 2026 yang berlangsung pada Kamis
(04/06) di Aula Kampus I Institut Teknologi Padang. Kegiatan ini menjadi
wadah bagi pelajar untuk menghadirkan ide, inovasi, dan solusi berbasis
teknologi.Melalui kompetisi ini, para peserta ditantang mengembangkan
berbagai karya menggunakan teknologi Arduino sebagai bentuk penerapan ilmu
elektronika dan pemrograman. Setiap tim menampilkan kemampuan terbaik dalam
merancang produk inovatif yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam
kehidupan sehari-hari.Ajang Arduino Challenge Teknik Elektro ITP 2026 berhasil
mempertemukan berbagai sekolah dengan semangat yang sama dalam menciptakan
generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kompetisi ini juga
menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk meningkatkan kreativitas, kerja
sama tim, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut
Teknologi Padang terus berkomitmen mendorong perkembangan teknologi sejak dini
melalui berbagai kegiatan akademik dan kompetisi inovasi. Melalui kegiatan ini,
ITP menghadirkan kesempatan bagi pelajar untuk mengenal dunia rekayasa dan
teknologi lebih dekat.Pada babak final, dewan juri menetapkan SMKN 2 Solok sebagai Juara
1, disusul SMTI Padang sebagai Juara 2, dan SMA N 2 Bayang sebagai Juara 3.
Selain itu, SMA N 2 Bayang berhasil meraih Juara Favorit Instagram berdasarkan
jumlah interaksi terbanyak, sementara SMTI Padang menjadi Juara Favorit Live
YouTube ITP.Keberhasilan para peserta menjadi gambaran bahwa potensi generasi
muda di bidang teknologi terus berkembang. Dukungan guru pembimbing, panitia,
serta seluruh pihak yang terlibat turut menjadi bagian penting dalam
menciptakan kompetisi yang inspiratif dan memberikan pengalaman berharga bagi
peserta.Melalui Arduino Challenge Teknik Elektro ITP 2026, semangat
inovasi terus tumbuh di kalangan pelajar Sumatera Barat. ITP berharap kegiatan
ini menjadi langkah awal bagi lahirnya talenta teknologi masa depan yang mampu
berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan bangsa.Created By
Widia/Humas
...
Institut
Teknologi Padang (ITP) turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Seleksi
Wilayah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun
2026 tingkat regional yang dilaksanakan di masing-masing
perguruan tinggi yang telah ditetapkan. Kegiatan ini berlangsung di
Laboratorium E.2.2 ITP pada 5 hingga 6 Mei 2026.
Pelaksanaan ONMIPA 2026 menjadi bagian penting dalam upaya
meningkatkan budaya akademik, kompetisi ilmiah, serta pengembangan potensi
mahasiswa di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. ITP berperan sebagai
institusi pelaksana kegiatan tingkat wilayah dengan menyediakan fasilitas dan
lingkungan akademik yang mendukung jalannya seleksi.
Pada hari pertama seleksi, peserta mengikuti bidang keilmuan yang
meliputi Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. Berdasarkan berita acara
pelaksanaan, kegiatan berjalan di Laboratorium E.2.2 ITP dengan pengawasan dari
Ir. Nelvidawati, M.T. yang bertugas pada seluruh bidang seleksi.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di
Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendukung
berbagai kegiatan akademik yang mendorong lahirnya mahasiswa unggul.
Keterlibatan ITP dalam ONMIPA menjadi wujud kontribusi kampus dalam memperkuat
ekosistem pendidikan tinggi yang kompetitif dan berorientasi prestasi.
Memasuki hari kedua pelaksanaan, rangkaian seleksi kembali
berlangsung dengan bidang yang sama. Peserta mengikuti proses kompetisi ilmiah
dengan pendampingan dan pengawasan sesuai standar pelaksanaan kegiatan,
sehingga seluruh tahapan dapat berjalan secara tertib dan lancar.
Melalui penyelenggaraan seleksi tingkat regional di lingkungan
perguruan tinggi masing-masing, ONMIPA menjadi wadah bagi mahasiswa untuk
mengasah kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta memperluas pengalaman
akademik. Kegiatan ini juga memperkuat jejaring antarperguruan tinggi dalam
pengembangan talenta muda.
Partisipasi ITP dalam ONMIPA 2026 menjadi langkah nyata kampus
dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan
ilmiah nasional. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, ITP terus menghadirkan
ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, berprestasi, dan siap menghadapi
tantangan masa depan.
Created By Widia/Humas
...
Prestasi membanggakan ditorehkan tim
tari UKM Kesenian Institut Teknologi Padang
yang berhasil menjadi satu-satunya semifinalis dari perguruan tinggi swasta
dalam ajang iForte National Dance Competition (NDC) “Inspirasi Diri”. Sebagai
salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat, Institut Teknologi
Padang terus menunjukkan bahwa mahasiswanya tidak hanya unggul di bidang
teknologi, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang seni. Kompetisi
bergengsi ini digelar oleh iForte bersama Protelindo Group di Padang, Sumatera
Barat, Selasa, 14 April 2026.Dalam
kompetisi tersebut, setiap tim diwajibkan menampilkan dua koreografi, yakni
menggunakan lagu wajib “Inspirasi Diri” serta satu lagu bebas. Format ini
menuntut kreativitas sekaligus kemampuan interpretasi gerak yang kuat dari
setiap peserta untuk menyampaikan pesan melalui pertunjukan yang utuh dan
berkarakter.
Ajang yang
berlangsung di Bagindo Aziz Chan Youth Center
ini juga menghadirkan persaingan ketat dari berbagai kampus, termasuk perguruan
tinggi seni. Institut Seni Indonesia Padangpanjang
berhasil meraih juara pertama kategori perguruan tinggi tingkat regional,
menunjukkan kualitas kompetisi yang sangat tinggi.Di tengah
persaingan tersebut, tim tari UKM Kesenian ITP tampil menonjol dengan
pendekatan minimalis yang justru menjadi kekuatan utama. Salah satu juri, Mahatma Muhammad, menilai kesederhanaan konsep
yang diusung mampu menghadirkan esensi dan ekspresi yang kuat, serta
menyampaikan pesan secara lebih mendalam kepada penonton.
Apresiasi
juga disampaikan oleh juri lainnya, Gandi Suherman
dan Dian Bokir. Dian bahkan menyoroti
keberanian tim ITP sebagai representasi kampus teknologi yang mampu bersaing
dengan kampus seni, sekaligus menghadirkan karakter perempuan Sumatera Barat
yang kuat di atas panggung.Penampilan
tim tari UKM Kesenian ITP diperkuat oleh para penari berbakat, yakni Chealsea
Afrilia, Latifa Emfitri, Syofi Putri Azura, dan Della Safara. Keempatnya
menunjukkan kekompakan, penghayatan, serta teknik yang matang, sehingga mampu
menghadirkan pertunjukan yang memikat sekaligus meninggalkan kesan mendalam
bagi dewan juri.Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul di
bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni. Keberhasilan
sebagai satu-satunya wakil PTS di semifinal NDC 2026 diharapkan menjadi
motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus
di tingkat nasional.
Created By Widia/Humas
...
Prestasi
akademik kembali ditorehkan sivitas akademika Institut
Teknologi Padang melalui keberhasilan sejumlah dosen meraih pendanaan
Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Riset Konsorsium dan
Inovasi Seni Nusantara. Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera
Barat, capaian ini semakin menegaskan komitmen kuat Institut Teknologi Padang
dalam mendorong riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan.
Pendanaan
tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas gagasan yang diusulkan
para dosen. Selain itu, dukungan ini membuka ruang lebih luas bagi pengembangan
penelitian aplikatif yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai
dari aspek sosial, lingkungan, hingga penguatan ekonomi berbasis inovasi
berkelanjutan di berbagai sektor strategis.
Sejumlah
dosen yang berhasil meraih pendanaan tersebut antara lain Prof. Dr. Ir M.
Yahya, M.Sc,
Asmara Yanto, M.T, Drs. Al, M.T, Sri Hartuti, Ph.D, Fauzan Ismail, Ph.D, Prof.
Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, , S.T., M.T., IPM, dan Ir Leli Honesti, Ph.D.
Nama-nama ini mencerminkan kekuatan sumber daya manusia yang produktif dan
inovatif.
Melalui
program penelitian dan pengabdian, para dosen diharapkan mampu menghasilkan
luaran yang tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga
implementasi nyata di tengah masyarakat. Pendekatan ini menjadi penting untuk
memastikan bahwa ilmu pengetahuan dapat memberikan manfaat langsung secara
berkelanjutan dan relevan.
Keterlibatan
dalam riset konsorsium dan inovasi seni nusantara juga memperkuat jejaring
kolaborasi lintas disiplin. Sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemangku
kepentingan lainnya menjadi faktor kunci dalam menciptakan inovasi yang
adaptif, kreatif, serta mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang
secara dinamis.
Capaian
ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk
terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian. Semangat kolaborasi dan
inovasi yang terbangun akan memperkuat budaya akademik yang produktif,
sekaligus mendorong lahirnya solusi-solusi baru yang berdampak luas bagi
masyarakat dan pembangunan.
Melalui
keberhasilan ini, Institut Teknologi Padang kembali menegaskan perannya sebagai
institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu
pengetahuan, inovasi, dan kontribusi nyata. Riset tidak hanya menjadi kewajiban
akademik, tetapi juga jembatan untuk menghadirkan perubahan positif bagi
masyarakat luas.
Created By Widia/Humas
...