Semangat berbagi inspirasi kembali ditunjukkan Institut Teknologi
Padang melalui kehadiran Rektor ITP, Prof. Dr. Eng. Ir. Maidiawati, S.T.,
M.Eng., IPM., sebagai pembina upacara di SMAN 2 Padang, Senin (18/05). Momen
ini menjadi istimewa karena beliau hadir bukan hanya sebagai rektor, tetapi
juga sebagai alumni SMAN 2 Padang angkatan 1991.
Dalam amanatnya, Prof. Maidiawati memberikan motivasi kepada para
siswa tentang pentingnya memiliki mimpi, rencana hidup, dan semangat juang
dalam meraih masa depan. Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian yang diraihnya
hari ini merupakan hasil proses panjang, kerja keras, serta konsistensi dalam
memperjuangkan cita-cita sejak masa sekolah.Kisah perjuangan menempuh pendidikan magister dan doktor melalui
beasiswa di Jepang menjadi salah satu inspirasi yang paling menyentuh perhatian
siswa. Melalui pengalaman tersebut, Rektor ITP ingin menunjukkan bahwa
kesempatan besar selalu terbuka bagi generasi muda yang memiliki tekad kuat,
disiplin, dan keberanian untuk terus berkembang.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut
Teknologi Padang terus menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang dekat dengan
dunia pendidikan dan generasi muda. Kehadiran Rektor ITP di tengah siswa SMAN 2
Padang menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun motivasi, membuka
wawasan, serta mendorong lahirnya generasi unggul yang siap bersaing di masa
depan.Tidak hanya berbagi motivasi, kegiatan ini juga menjadi ruang
silaturahmi dan kolaborasi pendidikan antara ITP dan SMAN 2 Padang. Dalam
kesempatan tersebut, turut dilakukan audiensi bersama para guru terkait
penguatan literasi riset dan karya ilmiah sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan
serta budaya akademik di lingkungan sekolah.
Suasana penuh nostalgia juga terasa ketika Prof. Maidiawati
berkeliling melihat kondisi sekolah dan menyapa para siswa yang sedang belajar.
Kehangatan interaksi tersebut menjadi bukti bahwa kedekatan alumni dengan
almamater mampu menjadi energi positif untuk menginspirasi generasi penerus
agar terus berani bermimpi besar.
Kepala SMAN 2 Padang, Nuragusman Eka Putra, M.Pd., menyampaikan
harapannya agar sinergi bersama ITP dapat melahirkan generasi cendekia yang
berbudi dan berkarya. Melalui kolaborasi ini, Institut Teknologi Padang terus
menunjukkan komitmennya sebagai kampus modern yang aktif membangun pendidikan,
inovasi, dan sumber daya manusia unggul di Sumatera Barat.
Created By Widia/Humas
...
Semangat
hidup sehat dan sport tourism semakin terasa menjelang pelaksanaan ITP Run 2026
yang akan digelar pada Minggu, 21 Juni 2026. Event lari resmi dalam rangka Dies
Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang ini diproyeksikan menjadi salah satu
ajang olahraga bergengsi yang memadukan semangat kebugaran, networking, dan
atmosfer kampus modern.
Tidak
sekadar menjadi agenda olahraga, ITP Run 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi
antara dunia pendidikan, masyarakat, dan komunitas olahraga. Peserta nantinya
tidak hanya menikmati pengalaman berlari, tetapi juga merasakan suasana kampus
yang aktif, inovatif, dan penuh semangat generasi muda yang produktif serta
kreatif di Kota Padang.
Persiapan
pelaksanaan terus dimatangkan melalui konsolidasi lintas pihak, termasuk
pembahasan teknis rute bersama Satlantas Polresta Padang yang berlangsung pada
Selasa, (11/06), di Ruang Sidang Utama ITP. Pertemuan tersebut dihadiri
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Pengelolaan Sumber Daya, Prof. Dr.Eng. Ir.
Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Marketing,
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta jajaran panitia Dies Natalis ITP
ke-53.
Ketua
Pelaksana Dies Natalis ITP ke-53, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., bersama
Koordinator ITP Run 2026, Afif Zirwan, M.Kom., turut hadir dalam pembahasan
tersebut. Koordinasi ini menjadi langkah penting guna memastikan keamanan,
kenyamanan, dan kelancaran jalannya event yang diperkirakan akan diikuti
ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah.
Dukungan
penuh juga datang dari Kepala Unit Brigade Motor (BM) Satlantas Polresta Padang,
Ipda Andes Junaidi. Ia menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap
pelaksanaan ITP Run 2026. Menurutnya, event seperti ini tidak hanya mendorong
gaya hidup sehat, tetapi juga mampu memperkuat hubungan positif antara kampus
dan masyarakat luas.
Sebagai
salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga
membangun ekosistem kampus yang aktif dan kolaboratif. ITP Run 2026 menjadi
bukti nyata komitmen kampus dalam menghadirkan kegiatan inspiratif yang
berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat.
Dengan dukungan Satlantas Polresta
Padang serta persiapan yang terus dimatangkan, ITP Run 2026 diyakini akan
menjadi momentum besar yang menyatukan semangat olahraga, edukasi, dan
kebersamaan. Event ini sekaligus memperkuat citra kampus sebagai institusi
modern yang aktif membangun koneksi, gaya hidup sehat, dan pengalaman positif
bagi masyarakat luas.
Created By Widia/Humas ...
Penguatan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di
lingkungan perguruan tinggi terus menjadi perhatian serius. Hal ini diwujudkan
melalui langkah konkret pasca penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)
bersama Kemenkum Sumbar, yang kini ditindaklanjuti dengan pengembangan Sentra
HAKI sebagai pusat layanan dan pendampingan karya akademik dosen.
Kepala LPPM
Institut Teknologi Padang, Mastariyanto Perdana, M.Eng, dalam wawancara
menyampaikan bahwa HAKI merupakan bentuk penghargaan atas seluruh luaran dosen.
Menurutnya, hasil penelitian, pengajaran, hingga pengabdian kepada masyarakat
harus diakui secara hukum melalui sistem Kementerian Hukum agar memiliki nilai
perlindungan yang jelas.
Ia
menjelaskan bahwa keberadaan Sentra HAKI menjadi solusi percepatan dalam proses
pengajuan hak cipta, paten, hingga publikasi ilmiah. Dengan adanya kerja sama
bersama Kemenkum Sumbar, proses administrasi menjadi lebih efektif, sekaligus
memberikan kepastian hukum terhadap karya yang dihasilkan sivitas akademika.
Lebih lanjut,
Mastariyanto menekankan bahwa Sentra HAKI tidak hanya sebatas pengurusan paten
atau buku, tetapi membuka wawasan baru bagi dosen. Seluruh luaran Tri Dharma
Perguruan Tinggi dapat di-“HAKI”-kan, sehingga setiap karya memiliki peluang
untuk diakui secara hukum dan dimanfaatkan lebih luas.
Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
mendorong peningkatan jumlah HAKI sebagai bagian dari strategi institusi.
Menurutnya, semakin banyak karya yang terdaftar, maka semakin besar peluang
kampus untuk dilirik industri serta memperluas jejaring kerja sama riset di
tingkat nasional.
Dari sisi
dosen, Sentra HAKI memberikan dampak signifikan terhadap pemenuhan kinerja.
Karya yang telah terdaftar tidak hanya meningkatkan nilai akademik, tetapi juga
berpotensi untuk dikomersialisasikan, sehingga mampu menambah income serta
mempercepat proses kenaikan jabatan fungsional dosen secara berkelanjutan.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah HAKI berkontribusi
langsung terhadap akreditasi institusi. Dengan dukungan penuh dari Kemenkum
Sumbar, ITP optimistis mampu memperkuat posisi sebagai kampus inovatif, di mana
karya dosen tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu tampil di
panggung nasional. Hal ini turut diperkuat dengan peran Anisya, M.Kom, sebagai
Ketua Sentra HAKI ITP dalam mendorong percepatan serta penguatan pengelolaan
kekayaan intelektual di lingkungan kampus.
Created By Widia/Humas ...
Institut
Teknologi Padang (ITP) turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Seleksi
Wilayah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun
2026 tingkat regional yang dilaksanakan di masing-masing
perguruan tinggi yang telah ditetapkan. Kegiatan ini berlangsung di
Laboratorium E.2.2 ITP pada 5 hingga 6 Mei 2026.
Pelaksanaan ONMIPA 2026 menjadi bagian penting dalam upaya
meningkatkan budaya akademik, kompetisi ilmiah, serta pengembangan potensi
mahasiswa di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. ITP berperan sebagai
institusi pelaksana kegiatan tingkat wilayah dengan menyediakan fasilitas dan
lingkungan akademik yang mendukung jalannya seleksi.
Pada hari pertama seleksi, peserta mengikuti bidang keilmuan yang
meliputi Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. Berdasarkan berita acara
pelaksanaan, kegiatan berjalan di Laboratorium E.2.2 ITP dengan pengawasan dari
Ir. Nelvidawati, M.T. yang bertugas pada seluruh bidang seleksi.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di
Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendukung
berbagai kegiatan akademik yang mendorong lahirnya mahasiswa unggul.
Keterlibatan ITP dalam ONMIPA menjadi wujud kontribusi kampus dalam memperkuat
ekosistem pendidikan tinggi yang kompetitif dan berorientasi prestasi.
Memasuki hari kedua pelaksanaan, rangkaian seleksi kembali
berlangsung dengan bidang yang sama. Peserta mengikuti proses kompetisi ilmiah
dengan pendampingan dan pengawasan sesuai standar pelaksanaan kegiatan,
sehingga seluruh tahapan dapat berjalan secara tertib dan lancar.
Melalui penyelenggaraan seleksi tingkat regional di lingkungan
perguruan tinggi masing-masing, ONMIPA menjadi wadah bagi mahasiswa untuk
mengasah kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta memperluas pengalaman
akademik. Kegiatan ini juga memperkuat jejaring antarperguruan tinggi dalam
pengembangan talenta muda.
Partisipasi ITP dalam ONMIPA 2026 menjadi langkah nyata kampus
dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan
ilmiah nasional. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, ITP terus menghadirkan
ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, berprestasi, dan siap menghadapi
tantangan masa depan.
Created By Widia/Humas
...
Momentum peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia Tahun 2026
dimanfaatkan sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas institusi
dalam pengelolaan inovasi. Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama
digelar pada Senin, (27/04) bertempat di Aula Lantai 3 Gedung LLDIKTI Wilayah
X, bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Barat
(Sumbar).
Dalam forum
tersebut, Institut Teknologi Padang tampil sebagai salah satu institusi yang
menunjukkan keseriusan tinggi dalam penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual.
Kehadiran Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi
Kepala LPPM Mastariyanto Perdana, M.Eng., menjadi simbol komitmen kuat
institusi terhadap perlindungan dan pengelolaan inovasi.
Penandatanganan
Perjanjian Kerja Sama tentang Pelindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual
menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola hasil riset. Kesepakatan
ini diarahkan untuk membangun sinergi lintas pihak dalam menciptakan sistem
yang mampu melindungi, mengelola, serta mengoptimalkan nilai ekonomi dari karya
intelektual.Secara tegas,
ITP menegaskan komitmennya dalam membangun kerja sama yang produktif, efektif
dan sinergis sebagai fondasi utama pengembangan inovasi berkelanjutan. Komitmen
ini tidak hanya menjadi pernyataan formal, tetapi diwujudkan melalui
keterlibatan aktif dalam kolaborasi strategis yang mendorong peningkatan
kualitas riset dan daya saing institusi.Ketua
pelaksana kegiatan, Lista Widyastuti, SH, MH, dalam laporannya menekankan bahwa
kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar memperkuat kolaborasi lintas
sektor. Ia menyebutkan pentingnya pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual di
perguruan tinggi guna memperkuat perlindungan dan pemanfaatan hasil penelitian
secara optimal.
“Melalui
kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya Sentra Kekayaan
Intelektual di perguruan tinggi, meningkatkan perlindungan hasil riset, serta
memperkuat koordinasi antara Kemenkum, LLDIKTI, dan PTS,” ujar Lista dalam
sambutannya di hadapan peserta kegiatan tersebut.
Lebih dari
sekadar perlindungan hukum, Kekayaan Intelektual kini dipandang sebagai
instrumen penting dalam hilirisasi dan komersialisasi inovasi. Dengan sinergi
yang semakin kuat, termasuk peran aktif ITP, diharapkan lahir inovasi unggul
yang tidak hanya terlindungi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi
masyarakat dan dunia industri, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar.
Created By Widia/Humas ...