Pengalaman di dunia industri
menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Melalui
kunjungan industri ke PT Kunango Jantan pada Kamis (18/06/2026), mahasiswa
Program Studi D3 Teknik Mesin Institut Teknologi Padang memperoleh kesempatan
melihat secara langsung proses produksi, penerapan teknologi mesin, serta
budaya kerja di lingkungan industri manufaktur.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Program Studi D3 Teknik Mesin,
Dr. Dedi Wardianto, didampingi dosen Sulaiman, M.T. Selama kunjungan, mahasiswa
diajak mengenal berbagai tahapan operasional industri, mulai dari proses
produksi, penggunaan mesin, hingga penerapan standar keselamatan kerja yang
menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas produk dan efisiensi proses
manufaktur.Tidak hanya mengamati proses kerja, mahasiswa juga berdiskusi
langsung dengan pihak perusahaan mengenai tantangan yang dihadapi industri saat
ini. Interaksi tersebut memberikan gambaran nyata tentang kompetensi yang
dibutuhkan dunia kerja, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai
perkembangan teknologi yang diterapkan di sektor manufaktur.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Barat,
Institut Teknologi Padang terus menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan
teori di ruang kuliah dengan praktik di dunia industri. Kunjungan industri
menjadi salah satu strategi kampus dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman
lapangan sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia
profesional.Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami bahwa ilmu
keteknikan tidak hanya dipelajari melalui buku dan laboratorium, tetapi juga
harus diuji dalam kondisi nyata di lapangan. Pengalaman tersebut membentuk cara
berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, serta meningkatkan kepercayaan
diri sebagai calon engineer yang siap menghadapi tantangan industri.
Kunjungan
industri ini menjadi wujud komitmen Institut Teknologi Padang dalam menghasilkan
lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Sinergi antara kampus dan
dunia industri diharapkan terus berkembang sehingga mahasiswa memperoleh
pengalaman belajar yang lebih komprehensif serta mampu menjawab kebutuhan
tenaga kerja profesional di era industri yang semakin kompetitif.
Created By Widia/Humas
...
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah terus
menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia
serta tata kelola berbasis ilmu pengetahuan. Institut Teknologi Padang menerima
kunjungan Kantor Pertanahan Kota Padang pada Senin (15/06) untuk memperkuat
tindak lanjut kerja sama bidang agraria.
Kunjungan
tersebut disambut oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Marketing ITP
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama jajaran pimpinan kampus.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara ITP dengan
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat yang telah dilaksanakan
sebelumnya.
Dalam agenda
tersebut, ITP bersama Kantor Pertanahan Kota Padang membahas sejumlah peluang
implementasi kerja sama, khususnya dalam peningkatan kualitas data pertanahan,
penguatan kompetensi mahasiswa, serta pengembangan kegiatan akademik yang
selaras dengan kebutuhan instansi pemerintah dan masyarakat.Ruang lingkup
kerja sama yang dibahas mencakup peningkatan kualitas data pertanahan untuk
penyelesaian K4, pengembangan dan implementasi program magang, penelitian,
pengembangan, dan pengkajian di bidang agraria, serta pemanfaatan sarana dan
prasarana para pihak untuk mendukung kegiatan bersama.
Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar,
Institut Teknologi Padang terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai
instansi guna menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia
kerja. Kerja sama ini juga menjadi peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh
pengalaman langsung melalui pembelajaran berbasis praktik.Dalam
pertemuan tersebut, turut hadir jajaran ITP yaitu Kepala Biro Kerja Sama dan
Tracer Study Fajrin, M.Si., Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix
Sonata MS, M.Si., Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM.,
ASEAN.Eng., APEC Eng., Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana Dwi Arini,
M.T., serta jajaran dosen Program Studi Teknik Geodesi Sarjana.
Kolaborasi
ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat hubungan antara
akademisi dan pemerintah. Melalui sinergi tersebut, ITP terus mendorong
pengembangan riset, inovasi, dan peningkatan kompetensi mahasiswa agar mampu
memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya bidang
pertanahan dan agraria.
Created By Widia/Humas ...
Peran humas
perguruan tinggi semakin strategis dalam membangun kepercayaan publik di era
digital. Institut Teknologi Padang (ITP) turut berpartisipasi dalam Sosialisasi
Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) Tahun 2026 Tingkat LLDIKTI Wilayah X yang
berlangsung Kamis (11/06/2026) di Aula Lantai 3 Gedung LLDIKTI Wilayah X,
Padang.
Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan dan pengelola humas Perguruan
Tinggi Swasta di Sumatera Barat dan Jambi ini menjadi ruang pembelajaran untuk
meningkatkan kualitas komunikasi institusi. Sosialisasi tersebut merupakan
tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Kehumasan Kementerian Pendidikan Tinggi,
Sains, dan Teknologi terkait pelaksanaan AHD 2026.
Melalui kegiatan ini, ITP terus mendorong penguatan kapasitas
bidang komunikasi publik, pengelolaan informasi, serta strategi membangun citra
positif perguruan tinggi. Humas tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi
juga berperan sebagai penghubung antara kampus dengan masyarakat melalui
komunikasi yang efektif dan berdampak.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di
Sumbar, ITP memahami bahwa reputasi kampus tidak hanya dibangun
melalui capaian akademik, riset, dan inovasi, tetapi juga melalui keterbukaan
informasi serta pelayanan publik yang berkualitas. Pengelolaan media digital
dan website menjadi bagian penting dalam menghadirkan informasi kampus yang
terpercaya.
Sosialisasi AHD 2026 juga memberikan wawasan terkait berbagai
aspek kehumasan, mulai dari strategi peningkatan reputasi, pengelolaan media
sosial, penulisan siaran pers, manajemen isu, hingga optimalisasi website
sebagai etalase informasi perguruan tinggi. Materi tersebut menjadi bekal bagi
pengelola humas PTS untuk semakin profesional.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Yesi Puspita, S.Sos.,
M.Si., Ketua Departemen Organisasi dan Keanggotaan ASPIKOM Korwil Sumbar, serta
Yofhanda Septi Eirlangga, S.Kom., M.Kom., Dosen Prodi Sistem Informasi
Universitas Adzkia. Berbagai strategi komunikasi publik dibahas untuk
memperkuat peran humas di lingkungan perguruan tinggi.
Partisipasi ITP dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen
kampus untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan memperkuat hubungan
dengan masyarakat. Melalui pengelolaan informasi yang kreatif, transparan, dan
inovatif, ITP terus berupaya menghadirkan wajah perguruan tinggi yang aktif,
adaptif, dan terpercaya.
Created
By Widia/Humas
...
Mengelola jaringan digital yang
menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Sumatera bukanlah tanggung jawab
kecil. Imam Raddha Tanjung, S.T., CCNA, MTCNA, NRS1, alumni Teknik Informatika
Institut Teknologi Padang angkatan 2012, kini dipercaya sebagai Team Leader
Pemeliharaan Business to Business (B2B), Sub Bidang Operasi Pemeliharaan dan
Asset PLN Icon Plus Strategic Business Unit (SBU) Sumatera Bagian Tengah.
Dalam perannya tersebut, Imam
bertanggung jawab memastikan keandalan jaringan backbone Sumatera bagian
tengah, termasuk pengelolaan infrastruktur kabel fiber optik hingga
konektivitas internet internasional. Perjalanan karier tersebut menjadi bukti
bahwa kompetensi, pengalaman, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan
menjadi kunci menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.Jauh sebelum berada di posisi
strategis saat ini, Imam telah membangun ketertarikan terhadap dunia teknologi
sejak usia muda. Ia mulai mengenal komputer, jaringan, dan sistem digital
melalui pengalaman sederhana yang kemudian menjadi dasar kuat dalam membangun
kemampuan profesional di bidang networking dan infrastruktur teknologi.
Saat menempuh pendidikan di
Teknik Informatika ITP, Imam terus mengasah kemampuan akademik dan praktik.
Pada semester dua, ia dipercaya menjadi asisten dosen mata kuliah Algoritma
Pemrograman. Kesempatan tersebut menjadi titik penting yang membentuk pola
pikirnya untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Perjalanan akademiknya semakin
berkembang ketika mengenal dunia jaringan komputer, server, hingga Mikrotik.
Dari pengalaman tersebut, Imam melihat peluang besar dalam bidang Network
Engineer dan mulai memperkuat kemampuan melalui berbagai pembelajaran tambahan
hingga mengikuti sertifikasi internasional Cisco dan Mikrotik.Sebagai salah satu Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus berkomitmen
mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia
kerja. Dukungan dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta lingkungan akademik
yang aktif menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif dan
profesional.
Bagi Imam, keberhasilan di dunia
industri tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga kemampuan untuk terus
berkembang, memiliki semangat belajar, dan membangun karakter. Ia berharap
mahasiswa saat ini berani meningkatkan skill, memanfaatkan peluang, serta
mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Created By Widia/Humas
...
Upaya menghadirkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan
masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi Institut Teknologi Padang bersama
Pemerintah Kota Padang. Setelah kunjungan lapangan ke Sentral Pengeringan Ikan
Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang pada (20/05), sinergi ini kembali
dilanjutkan melalui pertemuan strategis di kampus ITP.Pertemuan
yang berlangsung pada Rabu (10/06) di Ruang Rapat Pimpinan ITP tersebut menjadi
ruang diskusi untuk membahas pengembangan teknologi tepat guna di sektor perikanan.
Kolaborasi ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi daerah melalui riset,
inovasi, serta penerapan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi
masyarakat.Rombongan ITP
dipimpin oleh Rektor Institut Teknologi Padang Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati,
S.T., M.Eng., IPM., bersama Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc., Prof. Dr.Eng.
Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., dan Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.
Kehadiran jajaran pimpinan ITP menunjukkan komitmen institusi dalam membangun
kolaborasi strategis berbasis riset dan kebutuhan daerah.Turut
mendampingi Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si.,
Kepala Bagian Media Digital & Creative Content Umar Hanafi Khalid, S.Kom.,
Staf Publikasi Widia Afrianti, S.Si., serta Staf LPPM ITP Monica Fitria, S.Kom.
Tim ini hadir untuk mendukung keberlanjutan kerja sama sekaligus memastikan
hasil inovasi dapat dikomunikasikan secara luas.Dalam
kesempatan tersebut, Prof. Yahya menjelaskan hasil pemetaan lapangan yang telah
dilakukan bersama tim peneliti. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam
memahami kondisi nyata sektor perikanan Kota Padang, sekaligus mengidentifikasi
peluang penerapan teknologi pengering ikan berbasis energi terbarukan yang
lebih efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan.Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
mendorong riset yang tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi mampu hadir
menjadi solusi bagi masyarakat. Salah satu inovasi yang dikembangkan tim Prof.
Yahya adalah alat pengering ikan berbasis tenaga surya yang dirancang untuk
mendukung produktivitas masyarakat pesisir.Setelah
kegiatan diskusi, tim Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang juga diajak
mengunjungi Workshop Teknik Mesin ITP untuk melihat secara langsung berbagai
pengembangan teknologi yang telah dirancang oleh tim peneliti. Kunjungan ini
menjadi kesempatan untuk memperkenalkan proses pengembangan alat, mulai dari
tahap riset, perancangan, hingga implementasi teknologi tepat guna.Dari Dinas
Perikanan dan Pangan Kota Padang hadir Kepala Dinas Alfiadi, S.Sos., M.M.,
Kepala Sub Bagian Umum Wiwi Nelza, S.T., M.T., Kepala Bidang Perikanan Budidaya
Eva Susanti, S.Pt., M.Si., Teguh Firmansyah, S.Si., dari Bidang Perikanan
Tangkap, serta Putri Garnet Endo Mahata, S.Pi., dari Bidang Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Perikanan.Dari sesi
diskusi dan kunjungan tersebut, terlihat bahwa ruang kolaborasi antara ITP dan
Pemerintah Kota Padang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sinergi ini
tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi, tetapi juga mencakup hilirisasi
hasil riset, pendampingan kelompok nelayan, hingga pengembangan inovasi yang
mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan.ITP siap
mendukung program-program Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui
produk inovasi, pengembangan teknologi, dan kolaborasi riset yang memberikan
manfaat luas. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil
perikanan, mendorong ekonomi masyarakat, serta menghadirkan solusi berbasis
teknologi bagi pembangunan daerah.Melalui
kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, inovasi lokal terus diarahkan
menjadi kekuatan pembangunan Kota Padang. Kerja sama ini menjadi langkah nyata
dalam menghadirkan teknologi aplikatif, meningkatkan daya saing daerah,
sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan
masyarakat.Created By Widia/Humas
...