Dorong Inovasi Teknologi dan AI, Prodi Teknik Elektro ITP Gelar Lomba Arduino Tingkat SMA se-Sumatera Barat

- 05 Februari 2026

Gelombang transformasi digital menuntut penguatan literasi teknologi sejak bangku sekolah. Menangkap kebutuhan itu, Program Studi Teknik Elektro terbaik perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat menghadirkan Arduino Innovation Challenge 2026, sebuah lomba inovasi teknologi tingkat SMA se-Sumatera Barat.   Ajang ini dirancang untuk menumbuhkan minat, kompetensi, dan keberanian siswa mengeksplorasi teknologi, khususnya mikrokontroler dan kecerdasan buatan, melalui pendekatan praktik yang relevan dengan kebutuhan masa depan.    Dalam rangka menyukseskan kegiatan tersebut, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah dilibatkan secara aktif untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan ke sekolah-sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian, sekaligus memperluas jangkauan literasi teknologi di tingkat sekolah menengah. Kehadiran mahasiswa di lapangan menjadi bukti nyata peran kampus dalam menggerakkan edukasi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.Peran mahasiswa menjadi sorotan utama, karena mereka menjadi fasilitator pembelajaran yang menjembatani konsep akademik dengan praktik sederhana Arduino. Pendekatan ini memperkuat transfer pengetahuan sekaligus menghadirkan inspirasi sebaya bagi para siswa.   Kegiatan sosialisasi dan pelatihan menjangkau 11 sekolah, yakni SMAN 1 Ranah Batahan, SMAN 2 Bayang, SMAN 1 Solok Selatan, SMAN 2 Mandau, SMAN 1 Kota Solok, SMAN 1 Sungai Beremas Pasaman Barat, SMAN 1 Bonjol, SMAN 1 Hiliran Gumanti Alahan Panjang, SMAN 1 Batang Kapas, SMAN 2 Kota Solok, serta SMAN 1 Rambatan Batusangkar. Jangkauan ini menegaskan komitmen pemerataan literasi teknologi.   Dalam setiap kunjungan, mahasiswa Teknik Elektro memaparkan konsep dasar mikrokontroler Arduino, pemrograman sederhana, hingga contoh penerapan proyek inovatif. Siswa juga dibekali informasi mekanisme lomba, kriteria penilaian, serta peluang pengembangan ide kreatif berbasis teknologi. Metode praktik langsung membuat siswa lebih percaya diri dan antusias mengeksplorasi gagasan inovasi.   Ketua Program Studi Teknik Elektro, Taufal Hidayat, Ph.D, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi pendidikan jangka panjang. Menurutnya, peran mahasiswa sebagai edukator lapangan menjadi nilai tambah program ini.   “Melalui Arduino Innovation Challenge 2026, kami ingin menumbuhkan minat siswa SMA terhadap teknologi dan rekayasa sejak dini, sekaligus menyiapkan talenta yang adaptif terhadap AI,” ujar beliau.    Selain berdampak bagi siswa, program ini juga mengasah kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa KIP Kuliah melalui pendampingan langsung di sekolah. Ke depan, kompetisi ini diharapkan membangun ekosistem inovasi teknologi di Sumatera Barat.    Bagi siswa dan sekolah yang ingin mengambil bagian dalam pengalaman belajar teknologi yang aplikatif dan inspiratif ini, silahkan daftar pada link berikut.   Registrasi Peserta Lomba Inovasi Teknologi SMA 2026    Panduan lengkap pelaksanaan lomba dapat diakses pada link di bawah ya:   Panduan Lomba Inovasi Teknologi SMA 2026.    Created By Widia/Humas     ...

Berita Terbaru

Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan sosialisasi teknis penghunian asrama mahasiswa kampus 2 ITP, Kamis (26/1/2023).Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor ITP  Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T.  beserta segenap Pimpinan dan pejabat struktural di lingkungan ITP dan juga Engineer Muda ITP. Rusunawa ITP, yang disampaikan dalam sosialisasi ini oleh Ka PLT Hamdi Habdillah, M.Kom, memiliki fasilitas yang lengkap dan menunjang aktifitas Enginermuda. Terdapat tempat tidur dilengkapi kasur, lemari, meja belajar, wastafel, toilet, kipas angin dan tempat sampah pada masing-masing kamar. Adapun fasilitas pendukung yang didapatkan yaitu akses internet, free laundry 10 kg, kantin dan minimarket, lahan parkir dan area belajar mahasiswa. Biaya sewa yang dibebankan pun sangat ekonomis, yakni RP 350.000-/orang/bulan sudah termasuk laundry 10 kg/bulan/orang.  Selain itu juga ada rencana untuk pembangunan fasilitas lapangan olah raga Voli di Kampus 2.Rektor ITP berharap, asrama ini dapat menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan disiplin kepada Engineermuda dan juga sebagai wadah penumbuhan Karakter bagi Engineermuda yang berada di asrama nantinya melalui berbagai kegiatan.Yuk bagi kamu mahasiswa ITP bagi yang berminat bisa daftar dari sekarang ya, jangan sampai kehabisan kuota ya. Caranya gampang kok tinggal isi  dan lengkapi dokumen pada link berikut  Pendaftaran Asrama Kampus 2 ITP ...

26 Januari 2023 #institut-teknologi-padang #publikasi #webrometric

Institut Teknologi Padang -  Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Padang Pariaman (BAPELITBANGDA) dan Institut Teknologi Padang sepakat untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di kabupaten Padang Pariaman, (9/1/2023).Sebelumnya memang belum ada kerja sama antara Institut Teknologi Padang dengan Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman. Kedatangan BAPELITBANGDA langsung dihadiri oleh Bapak Drs. Azwarman,M.M. selaku kepala BAPELITBANGDA beserta tim. Beliau menyampaikan peluang kerja sama yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. Salah satu potensi yang ada di Kabupaten Padang Pariaman yaitu di bidang industri seperti olahan hasil unggulan padi, kelapa, jambu biji dan jagung.Wakil Rektor I Bapak Firmansyah David, Ph.D., Wakil Rektor II Ibu Yusreni Warmi, Dr.Eng, Dekan Fakultas Teknik Ibu Maidiawati, Dr.Eng, Ka. Prodi di Lingkungan ITP, Ka. Humas, Kerja Sama dan Promosi dan Ka.LP2M menyambut baik maksud dan tujuan dari BAPELITBANGDA dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, mengingat kemitraan ini akan banyak manfaat bagi masyarakat. BAPELITBANG Kab. Padang Pariaman akan mendampingi ITP dalam setiap tahap penyusunan proposal, mulai dari proses pengumpulan data di masyarakat dan kebutuhan administrasi lainnya dalam proses kerja sama ini. Dalam pertemuan ini juga dibahas skema kolaborasi ITP dengan Bapelitbang Kab. Padang Pariaman mengikuti skema yang ada di hibah kementerian terkait penelitian/pengabdian masyarakat. Sehingga memungkinkan adanya kolaborasi multidisplin ilmu dalam satu topik proposalnya.(elsa/humas) ...

09 Januari 2023 #fakultas-teknik #institut-teknologi-padang #kerja-sama #nagari #webrometric

Langkah nyata Institut Teknologi Padang (ITP) dalam mendukung kecerdasan bangsa kembali terlihat melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kali ini, Program Studi Teknik Informatika memperkenalkan aplikasi inovatif bernama RiceTag kepada warga Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis pada Sabtu (26/11)   Kegiatan ini melibatkan dosen serta mahasiswa yang tergabung dalam kelompok bidang keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Suasana hangat terlihat sejak pagi saat warga, terutama petani, antusias hadir mengikuti kegiatan. Pengabdian masyarakat ini menjadi bukti komitmen ITP dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek pengabdian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di akar rumput.    RiceTag dikembangkan untuk menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengenali kualitas beras. Aplikasi ini hadir sebagai solusi cerdas bagi petani dan masyarakat dalam mengenali berbagai jenis beras yang beredar di pasaran, dengan memanfaatkan perangkat smartphone sebagai sarana utama. Mayoritas masyarakat di daerah ini bekerja sebagai petani, sehingga aplikasi RiceTag diharapkan mampu langsung memberikan dampak pada kehidupan mereka. Dalam kegiatan tersebut, para petani dijadikan ahli yang menguji ketepatan aplikasi berdasarkan pengalaman dan pengetahuan mereka, sementara warga lainnya berperan sebagai pengguna yang menguji aplikasi secara langsung.   Kegiatan ini dipandu langsung oleh Firmansyah David, Ph.D., selaku pemateri utama. Ia menjelaskan latar belakang, tujuan, serta manfaat RiceTag dalam mendukung sektor pertanian. Menurutnya, aplikasi ini bukan hanya alat bantu, tetapi juga jembatan antara pengetahuan tradisional petani dan teknologi modern.   “Kami ingin teknologi yang dikembangkan di kampus tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.   Selain Firmansyah David, beberapa dosen Teknik Informatika lainnya juga turut mendampingi warga dalam praktik penggunaan aplikasi. Anisya, M.Kom, bersama Ganda Yoga Swara, M.Kom, Dara Berlian Sukma, dan Ansel Caprico, membantu masyarakat dalam proses mengunduh dan menginstal RiceTag melalui Google PlayStore. Tim lain yang terdiri dari Dede Wira Trise Putra, M.Kom, Minarni, M.Si, Sisca Wulandari, Ahmad Alfaishal, serta Aulia Yasmin Zulhendrik, fokus mendampingi warga dalam penggunaan aplikasi sesuai petunjuk. Mereka memastikan fitur-fitur dalam aplikasi dipahami dengan baik, mulai dari cara memindai beras hingga membaca hasil yang muncul. Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Petani merasa terbantu dengan hadirnya teknologi ini, sementara warga lainnya menyatakan bahwa RiceTag memberi wawasan baru tentang kualitas beras yang mereka konsumsi sehari-hari.    Bagi ITP, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan cerminan komitmen untuk menghadirkan solusi nyata melalui pengabdian masyarakat. RiceTag menjadi simbol bahwa kampus teknik tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada penerapan ilmu yang membumi.    Created By Widia/Humas   ...

27 November 2022

Program Studi Teknik Lingkungan ITP sarjana, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peduli Sungai Batang Arau Padang. Sosialisasi ini ditujukan kepada sekolah-sekolah yang ada di sepanjang bantaran sungai. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 29 Oktober 2022 ini, terlaksana atas prakarsa berbagai pihak, diantaranya,  German Cooperation, Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH Jerman, Stadt Hildesheim Jerman, Pemerintah Kota Padang, Arbeitkreis Padang, dan pastinya Teknik Lingkungan ITP.Penelitian yang dilakukan oleh Tim ekspedisi Sungai Nusantara dan Walhi Sumbar terhadap Sungai Batang Arau pada tanggal 5 Mei 2022 lalu telah menemukan 410 mikroplastik per 100 liter air sungai. Sungai-sungai yang tercemar oleh mikroplastik dapat mengakibatkan ikan-ikan dan hewan perairan lainnya juga mengandung mikroplastik. Ikan dan hewan yang mengandung zat pencemar jika dikonsumsi oleh manusia dapat mengakibatkan kanker. Michell Rohmann, Expert lingkungan dari GIZ Jerman dan Stadt Hildesheim, dalam kunjungan ke ITP menyampaikan bahwa, Masalah sampah plastik di Kota Padang sangat mengkhawatirkan. Banyak masyarakat yang belum sadar akan bahaya yang dilakukan ketika membuang sampah terutama plastik secara sembarangan. Dan juga, penggunaan plastik yang sangat tinggi di Kota Padang. Pengunaan plastik di benda sehari sehari, agar sudah mulai dikurangi dan kalau bisa tidak digunakan lagi atau disubtitusi dengan bahan yang ramah lingkungan.Kandungan mikroplastik di Sungai Batang Arau disebabkan terjadinya penguraian sampah plastik yang dibuang oleh masyarakat. Masyarakat sudah terbiasa membuang sampah ke sungai tanpa menyadari dampak yang diakibatkan. Sampah plastik yang dibuang ke sungai juga membahayakan ekosistem laut. Banyak ikan-ikan mati karena memakan plastik tersebut. Sungai Batang Harau merupakan hilirisasi di sungai yang ada di Hulu. Akitiftas pembuangan sampah baik yang dimulai dari hulu dan nanti di hilir, membuat sampah tertumpuk di akhir.Pemerintah Kota Padang harus mulai melihat ini sebagai salah satu masalah yang harus dibenahi. Jika dibiarkan secara terus-menerus, bukan hanya kualitas sungai, kualitas lingkungan juga akan berkurang, dan akan berdampak keberbagai aspek kehidupan lainnya. Harus ada tindak lanjut nyata terhadap kondisi lingkungan dalam hal ini baik dari penggunaan plastik, hingga pengolahan sampah plastik. Pada sosialisasi ini juga diberikan simulasi tentang mengembalikan fungsi sungai, dan juga simulasi tentang pengurangan penggunaan Kantong Plastik. Menurut Dr. Herix Sonata, M.Si, salah satu yang juga jadi masalah lingkungan yang ada di Kota Padang, adalah sampah yang tidak terolah. Sampah akan menjadi tidak terkendali jika tidak ada kesadaran dari masyarakat. Sampah yang sudah tertumpuk sebenernya bisa dimanfaatkan untuk beberapa hal, seperti penggunaan untuk EcoBrick, namun masih banyak yang belum tahu bahwa sampah bisa diolah menjadi hal-hal yang bermanfaat kembali kepada masyarakat. Salah satu pemilihan siswa sekolah untuk sosialiasi ini adalah karena siswa merupakan umur yang bisa kita bentuk, baik pengertian dan pemahaman, terkait bahaya sampah plastik, dan pengaruhnya kepada kehidupan. Admi Landri Schluter salah satu tim dari GIZ menyampaikan, sudah saatnya kita agar kita lebih peduli terhadap lingkungan sendiri. karena kita sendiri yang akan menggunakan alam yang ada disekitar kita. Masalah lingkungan bukan masalah yang bisa diselesaikan oleh salah satu pihak saja. Semua elemen masyarakat, dan juga pemerintah kota padang dan juga instansi terkait lainnya, haris bersinergi, bekerja sama dalam mennyelesaikan masalah ini.Yuk! Rawat dan jaga alam !Kamu bisa mulai dengan langkah pengurangan penggunaan terhadap penggunaan plastik. ...

02 November 2022 #DIKTI #Akademik #fakultas-teknik #kegiatan #mbkm #teknik-lingkungan

Tim Futsal UKO ITP berhasil meraih Juara 1 pada Turnamen Futsal Hima Matematika Universitas Eka Sakti antar PTN/PTS Se-Sumatera Barat.Tim Futsal ITP berhasil meraih juara setelah melaksanakan Final Segitiga, dengan 3 tim lainnya pada Selasa 25 Oktober 2022 di Lapangan Futsal Family Jati.Supporter yang hadir juga sangat antusias dalam mendukung Tim ITP pada Final yang Lalu Terima kasih atas prestasinya dan semoga semakin meningkat kedepannya. Amin. ...

26 Oktober 2022 #fakultas-teknik #mahasiswa #prestasi #teknik-geodesi #teknik-informatika #teknik-mesin #teknik-sipil