Tim ITP Sukses Raih Hibah Nasional, Program Mahasiswa Berdampak Hadirkan Solusi Pascabencana

29 Januari 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Institut Teknologi Padang melalui keberhasilan meraih pendanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Capaian ini menjadi bukti bahwa ide-ide yang tumbuh di lingkungan akademik mampu menjawab persoalan riil masyarakat secara konkret dan berkelanjutan.    Apresiasi tinggi layak diberikan kepada tim penerima pendanaan yang berhasil merancang pendekatan pemulihan pascabencana berbasis kebutuhan warga. Fokus utama diarahkan pada pemulihan akses air bersih dan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya merespons kondisi darurat, tetapi juga menyiapkan fondasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup warga terdampak.    Tim ini dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T. dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan melibatkan 50 mahasiswa lintas organisasi kemahasiswaan. Seluruh aktivitas mahasiswa dikoordinatori oleh Ade Ryan Mustaqim dari BEM ITP, memastikan sinergi ide, tenaga, dan aksi berjalan terstruktur serta berdampak maksimal.    Keberhasilan meraih hibah ini tidak lepas dari kekuatan konsep yang diusung. Program menghadirkan teknologi pengolahan air bersih dan sistem aquaponic berbasis ekonomi hijau dengan dukungan energi matahari. Inovasi tersebut diproyeksikan menjadi solusi pemulihan pascabencana yang aplikatif, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat.   Pencapaian ini sekaligus menegaskan kualitas sumber daya manusia ITP yang adaptif terhadap tantangan sosial dan lingkungan. Mahasiswa dan dosen tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai problem solver yang menghadirkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat.   Lebih dari sekadar raihan pendanaan, keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melahirkan program-program berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, ITP terus menegaskan komitmennya sebagai kampus yang menghadirkan ilmu, menggerakkan aksi, dan menumbuhkan harapan bagi masa depan yang berkelanjutan.   Created By Widia/Humas     ...

Campus Visit SMA Plus Golden Madani, ITP Perkenalkan Atmosfer Akademik Sejak Dini

27 Januari 2026
Institut Teknologi Padang (ITP) menerima kunjungan edukatif dari SMA Plus Golden Madani Kota Solok dalam rangka kegiatan campus visit. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen ITP untuk membuka akses informasi pendidikan tinggi sejak dini, sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik dan budaya kampus kepada calon mahasiswa potensial di bidang sains dan teknologi.   Rombongan terdiri dari satu orang guru pendamping dan enam siswa, yang disambut langsung oleh Pejabat Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., bersama jajaran pimpinan. Penyambutan ini mencerminkan keterbukaan ITP dalam membangun komunikasi dua arah dengan sekolah menengah sebagai mitra strategis pendidikan berkelanjutan.  Kegiatan diawali dengan diskusi dan pengenalan kampus yang memaparkan profil institusi, program studi, serta arah pengembangan ITP. Pada sesi ini, siswa diajak berdialog secara aktif untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, sistem pembelajaran, serta peluang pengembangan kompetensi dan karier lulusan di masa depan.   Selanjutnya, peserta mengikuti campus tour untuk melihat secara langsung fasilitas pendukung pembelajaran. ITP memperkenalkan ruang perkuliahan, sarana akademik, dan lingkungan kampus yang dirancang untuk menunjang proses belajar yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta masyarakat.   Kunjungan berlanjut dengan visiting laboratory, di mana siswa diajak mengenal laboratorium-laboratorium yang menjadi pusat kegiatan praktik dan riset. Melalui sesi ini, ITP memberikan gambaran nyata tentang pembelajaran berbasis praktik, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kompetensi mahasiswa sesuai bidang keilmuan masing-masing.   Melalui kegiatan campus visit ini, ITP berharap siswa SMA Plus Golden Madani memperoleh wawasan dan motivasi dalam merencanakan studi lanjut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya ITP membangun jejaring pendidikan, menumbuhkan minat generasi muda terhadap pendidikan tinggi teknologi, serta menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Created By Widia/Humas   ...

Kolaborasi ITPeduli dan Kitabisa Perkuat Tanggul Darurat Sawah Liek, Harapan Warga Kembali Menguat

19 Januari 2026
Momentum penting tercipta di bantaran Sungai Batang Kandis, Sawah Liek, saat dilakukan proses serah terima pekerjaan dinding saluran sebagai bagian dari penanganan darurat pascabanjir bandang. Kegiatan ini menandai berakhirnya tahap awal penguatan infrastruktur sementara yang bertujuan melindungi warga dari ancaman banjir susulan serta memulihkan rasa aman di kawasan terdampak.   Serah terima pekerjaan dinding saluran tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, M.Pd. (Rajo Mangkuto). Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap inisiatif kolaboratif yang digerakkan oleh ITPeduli bersama Kitabisa.com dan berbagai pihak lainnya dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat Sawah Liek.Pekerjaan dinding saluran ini dirancang sebagai konstruksi tanggul sementara dengan peningkatan volume timbunan hingga setara badan jalan. Upaya tersebut berfungsi menahan aliran air sungai dan meminimalkan potensi kerusakan lanjutan. Meski bersifat darurat, pengerjaan dilakukan dengan pendekatan teknis yang mempertimbangkan keselamatan warga dan keberlanjutan lingkungan sekitar.   Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci terwujudnya pekerjaan ini. ITPeduli bersama Kitabisa.com melalui Salamsetara Foundation menggandeng sivitas akademika Institut Teknologi Padang, dosen, relawan, serta dukungan alat berat ekskavator dari PT Nindya Karya. Partisipasi aktif warga RW 03 Kelurahan Kampung Olo turut memperkuat semangat gotong royong di lapangan.   Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara perguruan tinggi, platform kemanusiaan, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh penanganan bencana yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan riil warga terdampak.   Lebih dari sekadar serah terima fisik bangunan, momen ini menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat Sawah Liek. Dinding saluran yang telah dibangun bukan hanya pelindung dari aliran air, tetapi juga penanda bahwa kepedulian dan kerja bersama mampu menguatkan kembali kehidupan warga pascabencana. Created By Widia/Humas     ...

Berita Lain


  1. Pulihkan Akses Warga Pascabencana, ITPeduli dan Kitabisa Perbaiki Jalan Bantaran Batang Kandis

    Harapan mulai tumbuh di bantaran Sungai Batang Kandis, Sawah Liek, setelah akses jalan yang rusak akibat banjir bandang mulai diperbaiki. Melalui kolaborasi ITPeduli dan Kitabisa.com, langkah pemulihan ini menjadi sinyal kuat bahwa warga tidak sendiri menghadapi dampak bencana. Hari pertama kegiatan difokuskan pada pembukaan jalur yang sebelumnya terputus, agar aktivitas warga perlahan kembali berjalan.   Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan tenaga ahli Institut Teknologi Padang, tokoh masyarakat setempat, serta mahasiswa. Kolaborasi ini menghadirkan perpaduan antara keahlian teknis dan kepedulian sosial. Setiap tahapan dikerjakan dengan kehati-hatian, mengingat kondisi tanah di bantaran sungai masih labil pascabanjir bandang.   Hari pertama kegiatan difokuskan pada pembukaan kembali akses jalan yang terdampak parah. Bersama tenaga ahli dari Institut Teknologi Padang, tokoh masyarakat setempat, serta mahasiswa, proses perbaikan dilakukan secara gotong royong. Kolaborasi lintas elemen ini memastikan setiap langkah teknis mempertimbangkan aspek keamanan, kebutuhan warga, dan kondisi alam di sekitar bantaran sungai.   Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan intensitas yang lebih terukur. Program ITPeduli bersama Kitabisa.com tidak hanya memperbaiki jalur akses, tetapi juga melakukan penguatan tanggul sebagai langkah mitigasi darurat. Upaya ini penting untuk mengurangi risiko kerusakan lanjutan apabila terjadi peningkatan debit air di Sungai Batang Kandis.   Progres perbaikan mulai terlihat signifikan. Jalur yang sebelumnya terputus kini perlahan kembali dapat dilalui. Sebagai perlindungan sementara, dilakukan pemasangan jumbo bag di sepanjang bantaran sungai. Metode ini dipilih sebagai solusi cepat dan efektif untuk menahan erosi serta memperkuat struktur tanah di area rawan longsor.   Dari total 1.000 jumbo bag yang direncanakan, pemasangan sepanjang kurang lebih 103 meter telah mulai terealisasi di sisi sungai. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko banjir susulan sembari menunggu penanganan permanen. Kehadiran mahasiswa dalam proses ini juga menjadi wujud nyata pengabdian dan pembelajaran langsung di tengah masyarakat.   Bagi warga Sawah Liek, perbaikan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol hadirnya harapan pascabencana. Sinergi antara dunia pendidikan, platform kemanusiaan, dan masyarakat lokal membuktikan bahwa pemulihan dapat berjalan lebih cepat ketika dilakukan bersama. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi kuat menuju pemulihan yang berkelanjutan dan lebih aman ke depan.   Created By Widia/Humas     ...


  2. Perkuat Tata Kelola Kampus, ITP Lantik 30 Pejabat Struktural Periode 2026–2027

    Tata kelola yang kuat menjadi fondasi utama dalam membangun perguruan tinggi yang adaptif dan berdaya saing. Berangkat dari prinsip tersebut, Institut Teknologi Padang kembali melakukan penguatan organisasi melalui pelantikan pejabat struktural sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Sebanyak 30 pejabat struktural resmi dilantik untuk masa jabatan 2026–2027 sebagai bagian dari langkah strategis pengembangan institusi. Pelantikan ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan, efektivitas manajemen, serta optimalisasi peran unit kerja dalam mendukung tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan dan terarah. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Pejabat Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM. Dalam suasana penuh harapan, para pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan sebagai wujud komitmen menjalankan amanah dengan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi bagi kemajuan institusi. Dalam arahannya, Prof. Maidiawati menegaskan bahwa jabatan struktural bukan sekadar posisi administratif, melainkan peran strategis dalam menggerakkan perubahan. Ia mendorong para pejabat untuk membangun kolaborasi, memperkuat budaya kerja profesional, serta menghadirkan layanan akademik dan nonakademik yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pengisian jabatan struktural ini mencakup berbagai bidang penting, mulai dari akademik, administrasi, hingga pengembangan institusi. Penetapan dilakukan berdasarkan pertimbangan kompetensi dan kebutuhan organisasi, dengan harapan mampu menciptakan sinergi lintas unit serta meningkatkan kualitas tata kelola kampus secara menyeluruh. Melalui pelantikan ini, Institut Teknologi Padang menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi yang maju dan profesional. Dengan kepemimpinan yang solid dan visi yang sejalan, seluruh sivitas akademika diharapkan dapat bersama-sama mendorong kemajuan institusi dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Created By Widia/Humas    ...


  3. Langkah Nyata Pendidikan Inklusif, ITP Serahkan Buku Rekening KIP Kuliah Bagi Mahasiswa Angkatan 2025

    Institut Teknologi Padang (ITP) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan buku rekening Beasiswa KIP Kuliah kepada 50 mahasiswa angkatan 2025 pada Selasa (06/01), sebagai langkah awal memastikan akses layanan keuangan yang mudah dan berkelanjutan dalam menunjang perjalanan akademik mereka. Penyerahan buku rekening tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme penyaluran bantuan pendidikan agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan tepat waktu. Dengan kepemilikan rekening resmi, mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat mengelola dana bantuan secara lebih tertib dan akuntabel sepanjang masa perkuliahan. Kegiatan ini didukung oleh Bank BTN sebagai mitra perbankan yang berperan dalam menyediakan layanan keuangan bagi mahasiswa. Kolaborasi antara ITP dan Bank BTN mencerminkan sinergi institusi pendidikan dan sektor perbankan dalam mendukung keberlanjutan akses pendidikan tinggi.Beasiswa KIP Kuliah tidak hanya mencakup pembiayaan pendidikan, tetapi juga bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Dukungan ini diharapkan dapat mengurangi hambatan ekonomi sehingga mahasiswa dapat lebih fokus pada pencapaian akademik dan pengembangan diri. Melalui program KIP Kuliah, ITP berupaya membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala kondisi finansial. Program ini sejalan dengan visi ITP dalam mencetak lulusan unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan nasional. ITP berharap para penerima Beasiswa KIP Kuliah angkatan 2025 dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal, menyelesaikan studi tepat waktu, serta mengembangkan potensi akademik dan nonakademik secara maksimal. Di Institut Teknologi Padang, setiap mimpi besar mahasiswa diyakini layak untuk didukung sepenuhnya melalui akses pendidikan yang setara dan berkelanjutan.   Created By Widia/Humas   ...


  4. Solidaritas untuk Sumbar, KM ITP Gelar Aksi Kemanusiaan bagi Penyintas Bencana Palembayan

    Kabut duka masih menyelimuti Palembayan, Kabupaten Agam, setelah bencana hidrometeorologi melanda wilayah itu pada akhir November 2025. Di tengah kondisi yang penuh keprihatinan tersebut, Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Padang (KM ITP) hadir membawa semangat solidaritas.    Pada 5 Desember 2025, puluhan mahasiswa bergerak menuju lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan serta memberikan dukungan moral bagi para penyintas. Kehadiran mereka tak sekadar membawa logistik, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata generasi muda terhadap sesama yang tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.   Aksi solidaritas ini berlandaskan semangat kemanusiaan, KM ITP mengoordinasikan pengumpulan bantuan dari mahasiswa, sivitas akademika, hingga masyarakat umum. Bantuan yang terkumpul kemudian disalurkan langsung ke titik-titik yang membutuhkan di Palembayan.   Sesampainya di lokasi, para mahasiswa KM ITP disambut oleh warga yang tengah berupaya bangkit dari keterpurukan. Tumpukan material banjir bandang masih terlihat di beberapa titik, memperlihatkan betapa dahsyatnya arus air yang meluluhlantakkan rumah dan fasilitas umum.    Dalam kondisi yang masih memprihatinkan itu, para mahasiswa langsung melakukan pendistribusian bantuan yang meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Gerak cepat ini menjadi bukti bahwa solidaritas mahasiswa mampu memberi harapan baru bagi para korban.   Tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, KM ITP juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang paling rentan dalam situasi bencana yakni anak-anak. Mereka berinisiatif membuat kegiatan pemulihan psikososial dengan mengajak anak-anak penyintas untuk bermain bersama.    Kehadiran mahasiswa tim aksi solidaritas KM ITP bukan hanya untuk menyerahkan bantuan fisik, tetapi juga memastikan dukungan moral tersampaikan kepada warga. Mereka berharap, langkah kecil yang dilakukan ini dapat menjadi energi positif untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat Palembayan.    Aksi kemanusiaan KM ITP di Palembayan juga menjadi cerminan kuat mengenai budaya gotong royong yang masih terjaga di kalangan anak muda. Dengan sumber daya yang minim namun semangat yang besar, mahasiswa membuktikan bahwa kontribusi kecil tetap memiliki arti besar bagi masyarakat terdampak bencana.    Created By Widia/Humas     ...

  5. ITPeduli, Dari Hati untuk Negeri: Perkuat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumbar

    Gelombang solidaritas kembali mengalir dari Institut Teknologi Padang (ITP) melalui gerakan ITPeduli, sebuah inisiatif yang lahir dari kepedulian sivitas akademika terhadap bencana yang melanda Sumatera Barat. Sejak hari pertama musibah banjir bandang terjadi, tim ITPeduli bergerak cepat membuka akses air bersih, menyalurkan kebutuhan dasar, dan mendistribusikan bantuan ke titik-titik yang terdampak paling parah.    Gerakan ini bukan sekadar respons cepat, tetapi menunjukkan komitmen ITP sebagai institusi pendidikan yang hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat membutuhkan aksi nyata dan terukur.  Penyaluran bantuan ini menjadi rangkaian perjalanan kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen kampus. Mulai dari mahasiswa, dosen, hingga staf turut berperan langsung di lapangan. Sebelumnya, masyarakat dapat mengambil air bersih langsung dari Kampus I ITP. Namun beberapa hari terakhir, tim ITPeduli kembali turun mendistribusikan air bersih siap pakai ke pemukiman warga yang mengalami krisis air. Tangkapan visual menunjukkan antusiasme warga menerima bantuan tersebut, karena sebagian besar fasilitas umum masih terendam lumpur atau rusak.    Komitmen ITP dalam penanganan pascabencana diperluas melalui distribusi bantuan lanjutan yang dikumpulkan dari ITPeduli Berdonasi dan ITPeduli Bantuan Dasar. Pada 5 Desember 2025, bantuan berupa paket sembako, pakaian, sepatu, hingga perlengkapan pribadi didistribusikan ke posko-posko warga di Baringin, Lubuak Minturun, serta Gurun Laweh, Surau Gadang. Komitmen ITPeduli kemudian diperluas kembali dengan menyalurkan Dana Dukungan kepada seluruh sivitas akademika ITP yang terdampak. Dana ini berasal dari inisiatif spontan dosen, staf, dan mahasiswa yang menggalang donasi internal. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa dan dosen.   ITP berharap segala bentuk bantuan ini dapat meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. Setiap senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi bukti bahwa kepedulian selalu membawa harapan. Kita bangkit bersama. Sumbar kuat, ITP bersama Anda. Created By Widia/Humas     ...

ITP Highlight


Menuju World Class University 2040, Institut Teknologi Padang (ITP) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian yang inovatif, dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai salah satu pelopor penerapan program kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ITP juga berkonsentrasi dalam menyiapkan lulusan yang berkompeten di dunia kerja serta memiliki wawasan dan skill yang luas untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan prioritas Institut Teknologi Padang (ITP) dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa, salah satunya melalui penelitian.Dengan melakukan penelitian inovatif secara kontinue, Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil meraih tiga kategori prestasi membanggakan di bidang penelitian dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Mengabdi kepada masyarakat adalah hilirisasi dari penerapan pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Padang (ITP).Mahasiswa dan civitas akademika ITP melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengunjungi langsung lokasi pelaksanaan dan memberikan inovasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah tersebut.Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan oleh ITP menjadi salah satu bukti penerapan tri dharma perguruan tinggi yang berasal dari mahasiswa dan dosen ITP dan bermuara ke masyarakat.