Satlantas Polresta Padang Dukung ITP Run 2026, Siap Jadi Ajang Lari Bergengsi di Sumbar

- 12 Mei 2026

Semangat hidup sehat dan sport tourism semakin terasa menjelang pelaksanaan ITP Run 2026 yang akan digelar pada Minggu, 21 Juni 2026. Event lari resmi dalam rangka Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang ini diproyeksikan menjadi salah satu ajang olahraga bergengsi yang memadukan semangat kebugaran, networking, dan atmosfer kampus modern.   Tidak sekadar menjadi agenda olahraga, ITP Run 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan komunitas olahraga. Peserta nantinya tidak hanya menikmati pengalaman berlari, tetapi juga merasakan suasana kampus yang aktif, inovatif, dan penuh semangat generasi muda yang produktif serta kreatif di Kota Padang.   Persiapan pelaksanaan terus dimatangkan melalui konsolidasi lintas pihak, termasuk pembahasan teknis rute bersama Satlantas Polresta Padang yang berlangsung pada Selasa, (11/06), di Ruang Sidang Utama ITP. Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Pengelolaan Sumber Daya, Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Marketing, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., serta jajaran panitia Dies Natalis ITP ke-53.   Ketua Pelaksana Dies Natalis ITP ke-53, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., bersama Koordinator ITP Run 2026, Afif Zirwan, M.Kom., turut hadir dalam pembahasan tersebut. Koordinasi ini menjadi langkah penting guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran jalannya event yang diperkirakan akan diikuti ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah.   Dukungan penuh juga datang dari Kepala Unit Brigade Motor (BM) Satlantas Polresta Padang, Ipda Andes Junaidi. Ia menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap pelaksanaan ITP Run 2026. Menurutnya, event seperti ini tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga mampu memperkuat hubungan positif antara kampus dan masyarakat luas.   Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membangun ekosistem kampus yang aktif dan kolaboratif. ITP Run 2026 menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam menghadirkan kegiatan inspiratif yang berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat.   Dengan dukungan Satlantas Polresta Padang serta persiapan yang terus dimatangkan, ITP Run 2026 diyakini akan menjadi momentum besar yang menyatukan semangat olahraga, edukasi, dan kebersamaan. Event ini sekaligus memperkuat citra kampus sebagai institusi modern yang aktif membangun koneksi, gaya hidup sehat, dan pengalaman positif bagi masyarakat luas. Created By Widia/Humas ...

Berita Terbaru
Image

Institut Teknologi Padang, Sebagai langkah awal dalam penyusunan dan penerapan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digaungkan Menteri Pendidikan, Institut Teknologi Padang melalui Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Fakultas Teknik menggelar Seminar Lokakarya Sosialisasi Kurikulum MBKM Sesuai SN-Dikti dan KKNI, Senin (21/9/2020). Dekan Fakultas Teknik, Maidiawati, Dr.Eng mengatakan kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi Teknik Elektro Program Sarjana sebagai salah satu dari tiga prodi yang lolos program bantuan kurikulum MBKM dari Kemendikbud. “Hari ini seminar diselenggarakan oleh Prodi Teknik Elektro Program Sarjana, selanjutnya akan ada lagi kegiatan yang akan digelar oleh Prodi Teknik Geodesi dan Teknik Sipil,” kata Dekan. Sosialisasi yang berlangsung secara virtual tersebut menghadirkan Tim ahli dan penulis Buku Panduan terkait Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T sebagai pemateri. Suning mengungkapkan, dalam penyusunan dan penerapan kurikulum MBKM perguruan tinggi harus membuat dahulu rubrik penilaian untuk setiap poin dari mata kuliah dan disesuaikan dengan mata kuliah atau model yang sudah ada. “Yang paling penting juga, perguruan tinggi harus menganalisa poin mana yang tepat untuk diterapkan di perguruan tingginya, contoh dalam pengabdian masyarakat, kemudian miotra kerjasama juga perlu dikembangkan,” jelas Suning yang juga menjabat sebagai dosen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM itu. Sementara itu, Kepala Program Studi Teknik Elekro Program Sarjana, Andi M Nur Putra, M.T menyampaikan seminar yang berlangsung lebih kurang 3 jam tersebut diikuti oleh seluruh tim penyusun kurikulum MBKM ITP dari seluruh program studi. “Pesertanya dari seluruh prodi yang menjadi tim penyusun MBKM ITP, jadi semua ikut sosialisasi,” imbuhnya. (peb/humas) ...

21 September 2020
Image

Institut Teknologi Padang, Himpunan Mahasiswa Teknik Geodesi (HMTG) Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Mahasiswa Geodesi Indonesia (IMGI) secara virtual, Kamis (17/9/2020). Ketua HMTG ITP, Huzairin Khotib Khan mengatakan, Rakernas yang diikuti oleh 14 perguruan tinggi di Indonesia itu guna membahas program kerja tahunan. “Ya kita dari HMTG ITP mengadakan rakernas ini secara virtual karena mengingat kondisi pandemi. Ada 14 perguruan tinggi yang bergabung dalam pembahasan proker untuk satu tahun ke depan,” ujar Huzairin. Lebih lanjut Huzairin menyebutkan, salah satu target IMGI adalah mempertahankan komunikasi antara mahasiswa geomatika/ geodesi setiap universitas yang berada di Indonesia. “Selain mempererat tali persaudaraan, solidaritas antara anggota yang tergabung dalam IMGI dan memperkenalkan kepada masyarakat program IMGI itu sendiri,” imbuhnya. (peb/humas) ...

17 September 2020
Image

Institut Teknologi Padang, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X mengunjungi Institut Teknologi Padang (ITP) guna memonitoring seleksi beasiswa KIP Kuliah di lingkungan ITP, Selasa (8/9/2020). Rektor ITP, Ir. Hendri Nofrianto, MT menyambut baik kedatangan tim dari Dirjen Dikti dan LLDikti Wilayah X ke ITP. Hendri mengatakan, proses seleksi beasiswa KIP Kuliah yang dilaksanakan di ITP baik untuk mahasiswa baru dan mahasiswa aktif telah menerapkan prosedur sesuai dengan standar dan buku panduan. “Semua proses seleksi KIP Kuliah baik yang untuk mahasiswa baru dan on going atau mahasiswa aktif, kita semua mengikuti standar. Bahkan kita menambah persyaratan KIP Kuliah yang on going yaitu dengan menambah syarat minimal IPK,” ujar rektor. Disamping itu, Rektor juga mengapresiasi peningkatan kuota KIP Kuliah untuk ITP yang mana untuk tahun 2020, total kuota beasiswa KIP Kuliah di ITP 286. Dari 286 kuota tersebut, 148 diperuntukkan untuk beasiswa KIP Kuliah mahasiswa baru dan 138 untuk beasiswa KIP Kuliah mahasiswa aktif (on going). “Kita sangat berterima kasih dan apresiasi karena kuota kita untuk tahun ini jauh meningkat, yang semula untuk KIP Kuliah atau yang dulu namanya bidikmisi untuk mahasiswa baru, kita hanya dapat kuota 1 mahasiswa per program studi,” imbuhnya. (peb/humas) ...

09 September 2020 #beasiswa
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar webinar dan workshop penyusunan borang akresitasi 9 standar secara virtual, Rabu (2/9/2020). Webinar sekaligus workshop ini mengundang Dosen di Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D sebagai pemateri.   Rektor ITP,  Ir. Hendri Nofrianto, MT dalam sambutannya mengatakan webinar ini guna memberikan pendampingan kepada ITP dalam penyusunan borang akreditasi 9 standar yang tengah dipersiapkan oleh kampus teknik itu.   "Tujuan kita menggelar kegiatan ini adalah untuk mendapatkan masukan dan pendampingan dari pak Lukito bagaimana penyusunan borang akreditasi 9 standar kepada kita, karena kita juga sudah sejak lama menyiapkan ini namun butuh penjabaran lebih jelas dari pak lukito," ujar Rektor.   Workshop yang diikuti oleh 55 dosen ITP itu mengulas tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan dan disusun oleh perguruan tinggi borang akreditasi 9 standar yang sering sekali terabaikan atau kurang tepat sasaran dalam penyusunan seperti penulisan profil perguruan tinggi yang terlalu panjang namun tidak menggambarkan nilai lebih dari perguruan tinggi itu sendiri.   "Sering sekali dalam penulisan profil dan visi, misi, tujuan dan strategi masih belum jelas, masih ngambang sehingga perlu diperbaiki," jelas Lukito saat menyampaikan materinya.   Lebih lanjut lukito menjabarkan, perguruan tinggi masih banyak lemah pada penyusunan komponen-komponen LED.   "Perguruan Tinggi dapat menggunakan panduan dari BAN-PT untuk mulai menyusun dan mengevaluasi diri dalam menyiapkan dokumen akreditasi. Perlu juga diperhatikan bahwa perguruan tinggi jangan hanya menilai LED hanyalah borang akreditasi melainkan LED adalah live document sebagai cermin diri dan mulailah kita mengganti cara pandang tersebut," imbuhnya.   Menurutnya, yang bertanggung jawab pengusulan akreditasi bukanlah pada program studi melainkan di level fakultas yakni dekan.    "Kita ibaratkan dalam sebuah keluarga, prodi adalah anak, sementara fakultas adalah orang tua sehingga bertanggung jawab atas anak atau prodi tadi," pungkasnya.   (Peb/humas) ...

02 September 2020
Image

Tiga Program Studi (Prodi) di Institut Teknologi Padang (ITP) lolos sebagai penerima Program Bantuan Program Studi Menerapkan Kerja Sama Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hal tersebut berdasarkan surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 2087/E2/BP/2020. Dekan Fakultas Teknik ITP, Maidiawati, Dr. Eng mengungkapkan ITP merupakan salah satu perguruan tinggi yang berhasil menerima program bantuan MBKM dengan dana hibah yang akan diterima adalah maksimal Rp60 juta per masing-masing prodi yang lolos. “Alhamdulillah ITP lolos sebagai penerima program bantuan MBKM dari Kemendikbud Dikti dan ada tiga prodi yang berhasil lulus seleksi, yaitu Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Geodesi,” ujar Dekan di Kampus ITP, Selasa (1/9/2020). Selanjutnya, imbuh beliau, ketiga program studi tersebut akan mengikuti bimbingn teknis (bimtek) yang akan digelar oleh Kemendikbud dalam waktu dekat, mengingat waktu pelaksanaan proposal yang cukup singkat yakni lebih kurang 3 bulan kedepan. Maidiawati mengatakan, dalam program kurikulum MBKM tersebut terdapat beberapa luaran yang ditargetkan, yaitu kurikulum yang mengarah kepada kerjasama antara perguruan tinggi dengan industri, kerjasama antar prodi dalam satu perguruan tinggi, kerjasama prodi yang sama dengan beda perguruan tinggi, ataupun kerjasama dengan prodi yang berbeda dengan perguruan tinggi yang beda pula. “Sebenarnya MBKM ini memberikan hak mahasiswa untuk dapat belajar dan mengembangkan diri di luar kampus atau di luar prodi yang diambil oleh mahasiswa tersebut, makanya perguruan tinggi juga harus bekerjasama dengan berbagai pihak,” jelasnya. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa ITP sudah sejak lama mempersiapkan kurikulum yang mengarah kepada MBKM yang dibuktikan dengan adanya sejumlah kerja sama yang telah dijalin oleh ITP dengan berbagai pihak, mulai dari sesama perguruan tinggi, industri, instansi pemerintah bahkan pelaksana di daerah. “Saat ini kita memang sudah menerapkan seperti mahasiswa magang di industri atau instansi pemerintah, namun masih dalam bentuk Kerja Praktek (KP) yang hanya berlansung selama 3 bulan, sementara dari kurikulum MBKM nanti akan diterapkan selama 1 sampai 3 semester,” imbuhnya. Diketahui, ITP merupakan salah satu dari 184 perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil lolos sebagai penerima bantuan program kurikulum MBKM. (Peb/humas)   ...

01 September 2020