Imam Raddha Tanjung, Alumni Teknik Informatika ITP yang Kini Pimpin Infrastruktur Digital Sumatera

- 11 Juni 2026

Mengelola jaringan digital yang menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Sumatera bukanlah tanggung jawab kecil. Imam Raddha Tanjung, S.T., CCNA, MTCNA, NRS1, alumni Teknik Informatika Institut Teknologi Padang angkatan 2012, kini dipercaya sebagai Team Leader Pemeliharaan Business to Business (B2B), Sub Bidang Operasi Pemeliharaan dan Asset PLN Icon Plus Strategic Business Unit (SBU) Sumatera Bagian Tengah. Dalam perannya tersebut, Imam bertanggung jawab memastikan keandalan jaringan backbone Sumatera bagian tengah, termasuk pengelolaan infrastruktur kabel fiber optik hingga konektivitas internet internasional. Perjalanan karier tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi, pengalaman, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan menjadi kunci menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.Jauh sebelum berada di posisi strategis saat ini, Imam telah membangun ketertarikan terhadap dunia teknologi sejak usia muda. Ia mulai mengenal komputer, jaringan, dan sistem digital melalui pengalaman sederhana yang kemudian menjadi dasar kuat dalam membangun kemampuan profesional di bidang networking dan infrastruktur teknologi. Saat menempuh pendidikan di Teknik Informatika ITP, Imam terus mengasah kemampuan akademik dan praktik. Pada semester dua, ia dipercaya menjadi asisten dosen mata kuliah Algoritma Pemrograman. Kesempatan tersebut menjadi titik penting yang membentuk pola pikirnya untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Perjalanan akademiknya semakin berkembang ketika mengenal dunia jaringan komputer, server, hingga Mikrotik. Dari pengalaman tersebut, Imam melihat peluang besar dalam bidang Network Engineer dan mulai memperkuat kemampuan melalui berbagai pembelajaran tambahan hingga mengikuti sertifikasi internasional Cisco dan Mikrotik.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus berkomitmen mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Dukungan dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta lingkungan akademik yang aktif menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif dan profesional. Bagi Imam, keberhasilan di dunia industri tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga kemampuan untuk terus berkembang, memiliki semangat belajar, dan membangun karakter. Ia berharap mahasiswa saat ini berani meningkatkan skill, memanfaatkan peluang, serta mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.   Created By Widia/Humas   ...

Berita Terbaru
Image

Institut Teknologi Padang, Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar Up-Skilling dan Re-Skilling kepada guru-guru SMK Teknik Konstruksi Properti Se-Sumatera Barat, Sabtu (6/2/2021). Acara yang dilaksanakan secara virtual tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Suindra, S.Pd, MM Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T mengatakan, kolaborasi Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat dibutuhkan dalam paket link and match dari kebijakan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Vokasi). "Untuk itu, kita gelar pelatihan ini tentunya untuk meningkatkan pendidikan di Sumbar, dan alhamdulillah antusias guru-guru SMK sangat luar biasa akan kegiatan ini," ujarnya. Bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Konstruksi Properti, Dosen-dosen Teknik Sipil ITP memberikan pelatihan pretest, penyampaian materi, diskusi, tugas mandiri dan posttest yang dilakukan oleh dosen-dosen Teknik Sipil ITP kepada guru SMK bidang keahlian teknik konstruksi dan property se-Sumatera Barat. Dekan Fakultas Teknik ITP, Maidiawati, Dr. Eng menyebutkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari penerapan konsep link and match antara perguruan tinggi dan SMK. “ITP sebagai salah satu institusi dan stakeholder di dunia pendidikan dan dunia industri telah menjalin komunikasi yang intensif dengan MGMP Bidang Keahlian Teknik Konstruksi Porperti Sumbar untuk melahirkan konsep kegiatan Up-Skilling dan Re-Skilling guru Teknik Konstruksi Properti se-Sumbar tahun 2021,” jelasnya. Menurut Maidiawati, Program Up-Skilling bertujuan meningkatkan kemampuan guru dengan informasi dan teknologi yang terbaru dalam dunia jasa konstruksi. Sedangkan Re-Skilling dengan pelatihan intensif berupa workshop dan training sehingga guru dapat mengupgrade kemampuannya dengan hal-hal baru. Kegiatan ini diagendakan dilaksanakan pada minggu pertama dankedua bulan februari 2021. Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari ITP. (peb/humas) ...

06 Februari 2021
Image

Institut Teknologi Padang (ITP) akan mengirimkan 5 alat pengolahan air bersih ke Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pekan depan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Rektor I ITP Firmansyah David, P.hD. Firman mengatakan, alat pengolahan air bersih merupakan hasil penelitian salah satu Dosen Teknik Mesin ITP. Firman menyebutkan, 5 alat pengolahan air bersih tersebut merupakan implementasi dari kerja sama kita dengan nagari-nagari di Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan. “Jadi kita ada program ITP Mitra Nagari, yang mana kita melakukan kerja sama dengan nagari-nagari untuk menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) di nagari tersebut,” ujar Firman, Senin (11/1/2021). Dosen Teknik Mesin Hafni, M.T adalah orang dibalik hasil penelitian alat pengolahan air bersih tersebut. Hafni mengatakan, 5 alat pengolahan air bersih yang akan dikirim ke nagari-nagari di Pancung Soal dibuat oleh mahasiswa Teknik Mesin yang ia bimbing. “Ada 3 mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan alat ini, tentunya mahasiswa tersebut tetap kami bimbing dan kami lakukan pengecekan standarnya,” kata Hafni. Disamping itu, pengiriman air bersih tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh ITP kepada nagari-nagari yang telah menjadi mitra ITP. (peb/humas) ...

11 Januari 2021
Image

Institut Teknologi Padang, Baru saja dua hari dilantik, Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Informatika ITP, Eva Yulianti, M.Cs langsung mendapat kado manis dari hasil perpanjangan akreditasi Prodi Teknik Informatika yang kembali meraih peringkat akreditasi B. Eva mengatakan hasil perpanjangan akreditasi Prodi Teknik Informatik ITP keluar pada 7 Desember 2021, namun persiapan perpanjangan telah dilakukan sejak tahun 2020. “Alhamdulillah, ini berkah buat kita. Kemarin pada saat rapat prodi, kita cek sudah keluar hasilnya (akreditasi) B. Tapi sebenarnya persiapannya sudah sejak dari tahun lalu, saat pak Ganda Yoga Swara masih menjadi Ka. Prodi Teknik Informatika,” ujarnya, Jumat (8/1/2021). Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Rektor I ITP Firmansyah David, P.hD yang mengungkapkan bahwa perpanjangan akreditasi prodi Teknik Informatika telah sejak lama dipersiapkan. “Kalau persiapan sudah lama, pelaporan ke PD-DIKTI terkait dosen dan mahasiswa, dan syarat lainnya,” imbuh Wakil Rektor. Firman menargetkan, pada 2023 Prodi Teknik Informatika dapat meningkatkan akreditasinya menjadi A. “Kita menargetkan 2 tahun lagi akreditasinya bisa jadi A. Tentunya untuk mencapai itu kita harus persiapkan dari sekarang. Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk akreditasi menjadi A itu adalah jumlah dosen yang telah doktor minimal 4 orang,” pungkasnya. (peb/humas) ...

08 Januari 2021
Image

Rektor Institut Teknologi Padang (ITP), Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan ITP, Selasa (5/1/2021). Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan pejabat struktural yang baru dilantik didominasi oleh anak muda yang mempunyai semangat dan inovasi. “Pejabat struktural yang kita lantik hari ini kalau kita lihat masih muda-muda. Kita harapkan semangat anak muda ini seiring dengan semangat inovasinya. Karena ke depan yang kita kejar itu selain implementasi program kerja, ada juga inovasi dan impact untuk institusi,” kata Rektor di Aula Gedung Rektorat ITP. Disamping itu, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat struktural yang menjabat sebelumnya. Menurut beliau, alasan pergantian pejabat struktural dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah karena yang bersangkutan sedang fokus melanjutkan studi. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak-ibu pejabat struktural yang menjabat sebelumnya, terima kasih atas dedikasinya selama menjabat,” ujar Beliau. Selain itu, Rektor juga menyampaikan terdapat perubahan struktur organisasi, sehingga ada beberapa biro, bagian adan unit yang ditambah maupun dihilangkan. Adapun pejabat struktural ITP yang dilantik adalah: - Eva Yulianti, M. Cs sebagai Kepala Prodi/ Lab Teknologi Informasi Sarjana menggantikan Ganda Yoga Swara, M.Kom - Dwi Arini, M.T sebagai Kepala Prodi/Lab Teknik Geodesi Sarjana menggantikan Fajrin M.Si - Ismet Eka Putra,M.T sebagai Kepala  Prodi/Lab Teknologi Mesin Diploma 3 menggantikan Karnova Yanel, M.T - Anna Syahrani,M.Eng sebagai Kepala Biro Humas, Kerjasama dan Promosi menggantikan Dwi Arini, M.T dan Ir. Antonov, M.T. - Fitri Leona, S.IIP sebagai Kepala Pustaka menggantikan Gustia Surti A,Md - Okri Asfino Putra, Dr.Eng sebagai Kepala UKMA dan Pusat Karir menggantikan Eko Kurniawanto Putra, M.T - Pebri Anita Sari,S.Kom sebagai Kabag Kerjasama dan Komunikasi Publik. - Umar Hanafi Khalid,S.Kom sebagai Kabag Digital dan Creative Content - Afif Zirwan,S.T. sebagai Kabag Informasi Teknologi dan Komunikasi.  (peb/humas) ...

06 Januari 2021
Image

Institut Teknologi Padang, Kehidupan kampus di perguruan tinggi akan mengalami perubahan yang signifikan. Mahasiswa akan diberikan pilihan kegiatan untuk belajar sesuai passion mereka masing-masing. Hal tersebut diungkapkan Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) Dr. Ir. Hendri Nofrianto, MT saat melakukan diseminasi program kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di SMKN 1 Gunung Talang, Solok dan SMKN 2 Gunung Talang, Solok, Rabu (16/12/2020). Beliau juga mengatakan, dengan program kurikulum MBKM dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI ini mahasiswa ke depannya diberikan 8 pilihan kegiatan dalam 3 semeter akhir, yakni pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, Asistensi mengajar di satuan pendidikan, Penelitian atau riset, Proyek kemanusiaan, Kegiatan wirausaha, Studi/proyek independen, Membangun desa atau kuliah kerja nyata tematik (KKNT). “Ini yang kita maksud merubah kehidupan kampus, karena pada semester 6 mahasiswa dapat memilih belajar di program studi yang berbeda di lingkungan kampusnya, selanjutnya pada semester 7 mahasiswa dapat memilih belajar di perguruan tinggi yang berbeda dari dari perguruan asalnya yang mana ini merupakan program student exchange,” jelas rektor. “Mungkin saja pada mahasiswa kita nanti kuliah di UGM atau perguruan tinggi lain yang merupakan mitra kerja sama ITP. Kita pun sudah menyiapkan hal ini dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia,” imbuhnya. Menurut Hendri, mahasiswa ke depan harus memiliki hard skill dan soft skill agar mampu bersaing dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin maju. “Kita di ITP menerapkan konsep fleksibelitas kepada mahasiswa, yang mana kita tidak hanya menilai mahasiswa dari kemampuan akademiknya saja, namun soft skill juga menjadi penilaian bagi kami,” terang rektor. Diseminasi dan diskusi ini dihadiri oleh Rektor ITP, Ka. Kerja Sama ITP, Ka. PLT ITP, Humas ITP, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian akademik, kurikulum, humas, dan para guru wali kelas di sekolah tersebut. Direncanakan, ITP akan melakukan diseminasi terkait program kurikulum MBKM dengan 80 sekolah di Sumatera, Riau dan Jambi sebagai bentuk komitmen ITP dalam menerapkan program kurikulum MBKM. (peb/humas)     ...

16 Desember 2020