Image

Inovasi Air Bersih Berbasis Energi Surya Terpasang di Nanggalo , ITP Dorong Ekonomi Hijau Pascabencana

Upaya pemulihan pascabencana memasuki tahap konkret melalui pemasangan alat pengolahan air bersih untuk sistem aquaponik di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Februari 2026 itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis inovasi teknologi tepat guna.    Selama dua hari pelaksanaan, tim memasang modul surya berkapasitas 4 x 550 WP serta baterai 2 x 24V 100Ah guna mendukung operasional sistem. Infrastruktur energi tersebut dirancang agar mampu menyuplai kebutuhan listrik secara mandiri.    Teknologi yang diterapkan mengintegrasikan sistem pengolahan air bersih dengan aquaponik berbasis ekonomi hijau. Konsep ini memungkinkan pemanfaatan air secara efisien untuk budidaya sekaligus kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan ramah lingkungan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab persoalan air bersih, tetapi juga membuka peluang produktivitas ekonomi warga secara berkelanjutan.    Pelaksanaan kegiatan melibatkan Hafni, S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan partisipasi aktif mahasiswa. Pendampingan akademik dilakukan secara langsung di lapangan agar proses instalasi berjalan sesuai standar teknis.    Kolaborasi dosen dan mahasiswa menjadi kekuatan utama dalam memastikan kualitas dan ketepatan implementasi teknologi. Sinergi tersebut memperkuat koordinasi teknis maupun pemberdayaan masyarakat setempat.    Program ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Melalui inovasi energi terbarukan dan sistem air bersih terpadu, inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi kampus dan masyarakat dalam membangun pemulihan yang tangguh, adaptif, serta berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang aktif menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat.   Created By Widia/Humas     ...
25 Februari 2026 #diktiberdampak #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Tim Mahasiswa Berdampak hadirkan Solusi Air Bersih Berbasis Energi Terbarukan, Afro Water Treatment Mulai Diproduksi

Langkah konkret menghadirkan solusi teknologi tepat guna mulai terlihat melalui perakitan Afro Water Treatment untuk pengolahan air bersih dan modul surya berkapasitas 4 x 550 WP. Hal ini merupakan titik fondasi dari Program Mahasiswa Berdampak yang menitikberatkan pada pemulihan dan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi.    Ketua tim Hafni, S.T., M.T., dan Asnal Effendi, S.T., M.T., secara aktif mengarahkan mahasiswa dalam setiap tahapan pengerjaan. Mulai dari diskusi desain hingga teknis perakitan, para dosen memberikan pendampingan intensif agar proses berjalan sesuai standar akademik dan kebutuhan implementasi lapangan.    Diskusi desain Afro Water Treatment menjadi tahap krusial sebelum masuk proses produksi. Mahasiswa diarahkan untuk menganalisis sistem filtrasi, skema aliran air, serta pemilihan material yang tepat.    Tahap berikutnya berlanjut pada penyusunan rangka utama alat. Rangka dirancang kokoh untuk menopang seluruh sistem filtrasi sekaligus mempertimbangkan efisiensi struktur. Ketelitian menjadi kunci agar instalasi dapat bertahan dalam berbagai kondisi operasional.    Selain fokus pada sistem pengolahan air, perakitan modul surya 4 x 550 WP turut menjadi perhatian utama. Sistem tenaga matahari ini diproyeksikan sebagai sumber energi mandiri untuk mendukung operasional alat. Integrasi teknologi air bersih dan energi terbarukan menjadi keunggulan utama program, menghadirkan solusi ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan.   Hafni menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis dampak nyata. Melalui arahan dan supervisi langsung, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga memahami pentingnya inovasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten menghadirkan pendidikan berbasis solusi nyata.   Created By Widia/Humas     ...
10 Februari 2026 #diktiberdampak #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Jurnal Teknoif Teknik Informatika Naik Peringkat ke SINTA 3, Bukti Mutu Riset ITP Terus Menguat

Kabar membanggakan datang dari dunia publikasi ilmiah bidang teknologi informasi. Jurnal Teknoif Teknik Informatika resmi meningkat peringkat dari SINTA 4 ke SINTA 3, menandai pengakuan nasional atas kualitas pengelolaan, konsistensi penerbitan, serta kontribusi ilmiah yang terus berkembang. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya riset dan publikasi akademik yang kredibel.   Peningkatan peringkat SINTA tersebut bukanlah proses instan, melainkan hasil kerja panjang yang melibatkan tata kelola jurnal yang profesional, proses editorial yang ketat, serta komitmen terhadap etika publikasi ilmiah. Setiap artikel yang diterbitkan melalui tahapan seleksi dan penelaahan sejawat guna memastikan mutu ilmiah dan relevansi terhadap perkembangan teknologi informasi terkini.   Ketua Program Studi Teknik Informatika, Eko Kurniawanto Putra, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pengelola Jurnal Teknoif. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut dibanggakan. Menurutnya, keberhasilan naik ke SINTA 3 menjadi motivasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas jurnal secara berkelanjutan.   Capaian ini turut memperkuat peran jurnal ilmiah sebagai pilar penting dalam ekosistem akademik. Kehadiran jurnal bereputasi tidak hanya mendorong produktivitas riset, tetapi juga meningkatkan daya saing institusi dalam ranah nasional. Jurnal Teknoif dinilai mampu menjawab tantangan tersebut melalui komitmen pada kualitas dan relevansi keilmuan.   Ke depan, peningkatan peringkat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, Jurnal Teknoif Teknik Informatika diharapkan terus berkembang sebagai media publikasi ilmiah yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam kemajuan teknologi informasi di Indonesia, sekaligus memperkuat peran Institut Teknologi Padang sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Barat yang konsisten mendorong pengembangan riset dan publikasi ilmiah berkualitas.   Created By Widia/Humas     ...
04 Februari 2026 #dosen #institut-teknologi-padang #penelitian #prestasi #publikasi #teknik-informatika #webometrics
Image

Bangun Harapan Pascabanjir, Tim Mahasiswa Berdampak ITP Siapkan Penerangan Surya dan Aquaponik di Gurun Laweh

Upaya pemulihan pascabanjir di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, terus bergerak melalui sentuhan teknologi tepat guna. Tim Program Mahasiswa Berdampak Institut Teknologi Padang hadir langsung ke lokasi untuk melakukan konsolidasi bersama perangkat kelurahan dan warga pada Rabu (28/01).   Tim yang dipimpin Hafni, S.T., M.T., didampingi Asnal Effendi, S.T., M.T., dan Aswir Premadi, M.Sc., menggelar dialog terbuka dengan aparatur kelurahan. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas rencana teknis, tetapi juga menggali persoalan yang dihadapi warga pascabencana.    Selain konsolidasi, tim juga melakukan survei titik lokasi yang akan menjadi tempat pengaplikasian teknologi. Observasi dilakukan untuk memastikan instalasi penerangan surya dan sistem pengolahan air bersih dapat berjalan optimal.    Program ini dirancang sebagai solusi terpadu berbasis energi terbarukan. Penerangan tenaga surya diharapkan membantu aktivitas warga pada malam hari, sementara alat pengolahan air bersih menjawab kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Hafni menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam proses perencanaan. Setiap masukan warga menjadi dasar dalam perancangan alat di laboratorium. Menurutnya, teknologi yang dihadirkan harus adaptif terhadap kondisi lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.    Langkah konsolidasi ini menjadi awal perjalanan panjang pemulihan berbasis inovasi. Kolaborasi antara tim akademisi dan masyarakat Gurun Laweh diharapkan melahirkan solusi nyata yang berdampak langsung.    Program Mahasiswa Berdampak ITP diharapkan membawa semangat bahwa teknologi dapat menjadi bagian penting dalam membangun kembali harapan pascabencana.    Created By Widia/Humas     ...
29 Januari 2026 #dosen #mahasiswa #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Tim ITP Sukses Raih Hibah Nasional, Program Mahasiswa Berdampak Hadirkan Solusi Pascabencana

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Institut Teknologi Padang melalui keberhasilan meraih pendanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra. Capaian ini menjadi bukti bahwa ide-ide yang tumbuh di lingkungan akademik mampu menjawab persoalan riil masyarakat secara konkret dan berkelanjutan.    Apresiasi tinggi layak diberikan kepada tim penerima pendanaan yang berhasil merancang pendekatan pemulihan pascabencana berbasis kebutuhan warga. Fokus utama diarahkan pada pemulihan akses air bersih dan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya merespons kondisi darurat, tetapi juga menyiapkan fondasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup warga terdampak.    Tim ini dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T., bersama Asnal Effendi, S.T., M.T. dan Dr. Herix Sonata MS, M.Si., dengan melibatkan 50 mahasiswa lintas organisasi kemahasiswaan. Seluruh aktivitas mahasiswa dikoordinatori oleh Ade Ryan Mustaqim dari BEM ITP, memastikan sinergi ide, tenaga, dan aksi berjalan terstruktur serta berdampak maksimal.    Keberhasilan meraih hibah ini tidak lepas dari kekuatan konsep yang diusung. Program menghadirkan teknologi pengolahan air bersih dan sistem aquaponic berbasis ekonomi hijau dengan dukungan energi matahari. Inovasi tersebut diproyeksikan menjadi solusi pemulihan pascabencana yang aplikatif, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat.   Pencapaian ini sekaligus menegaskan kualitas sumber daya manusia ITP yang adaptif terhadap tantangan sosial dan lingkungan. Mahasiswa dan dosen tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai problem solver yang menghadirkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat.   Lebih dari sekadar raihan pendanaan, keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melahirkan program-program berdampak. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, ITP terus menegaskan komitmennya sebagai kampus yang menghadirkan ilmu, menggerakkan aksi, dan menumbuhkan harapan bagi masa depan yang berkelanjutan.   Created By Widia/Humas     ...
29 Januari 2026 #diktiberdampak #dosen #mahasiswa #prestasi #webometrics