Institut
Teknologi Padang mengadakan sebuah acara daring monumental dalam rangka tindak
lanjut rencana kerja sama lintas negara antara ITP dengan Cambodia University of Technology
and Science (CamTech University) pada Jum’at (02/08). Acara yang
diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting ini menjadi momentum penting bagi
pengembangan pendidikan di ITP.
Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David,
Ph.D didampingi oleh Wakil Rektor II Rektor ITP, Yusreni Warmi, Dr. Eng, Kepala
Biro Humas, Kerja Sama, Promosi ITP, Anna Syahrani, M.Eng, dan Staf Humas,
Kerja Sama, Promosi ITP, Widia Afrianti, S.Si menyambut dengan antusias diskusi
akademik virtual bersama Tim CamTech University.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I ITP membahas
rancangan tindak lanjut dari program-program yang direncanakan sebagaimana tertuang
di dokumen perjanjian kerja sama. Menurutnya, diskusi ini menandai komitmen
kuat dari ITP untuk meningkatkan kerja sama lintas batas dalam bidang
pendidikan tinggi.“Kolaborasi internasional perguruan
tinggi memiliki berbagai dimensi manfaat, terutama dalam peningkatan Indeks
Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Kolaborasi internasional memberikan peningkatan
aksesibilitas, kualitas, dan relevansi pendidikan di era globalisasi ini, “
ujar ia.
Pada kesempatan ini, Wakil Rektor II ITP
juga membahas beberapa poin penting implementasi kerja sama internasional
meliputi prosedur administratif, program yang akan dilaksanakan, dan jadwal
implementasi program kerja sama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Kepala Biro Humas, Kerja Sama, Promosi
ITP yang bertindak sebagai moderator acara merumuskan beberapa potensi kegiatan
kerja sama yang dapat dilaksanakan meliputi Guest Lecturer, Visiting Laboratorium,
Student Mobility Program, International Community Service Program, Cultural
Exchange Program, dan Industrial Visit Program.
Ia menuturkan sebagai langkah awal dari implementasi
kerja sama ini adalah program Guest Lecturer, yang akan diselenggarakan pada
bulan Oktober di CamTech University dengan mengirimkan perwakilan Profesor dan dosen
dari ITP. Sebaliknya, pada bulan November Tim CamTech University akan hadir di
ITP untuk melaksanakan berbagai implementasi program kerja sama.
Menanggapi diskusi tersebut tim CamTech
University yang dipimpin oleh Mr. Mut Somoeun, Ph.D. selaku Vice Dean of the
Faculty of Arts, Humanities and Social Sciences menuturkan CamTech University
sangat terbuka dengan berbagai potensi kerja sama.
Lebih lanjut ia menuturkan diskusi ini merupakan langkah konkret dalam
menggerakkan kerja sama menuju tahap pelaksanaan yang lebih lanjut. Menurutnya,
diskusi akademik ini menjadi kerangka awal untuk pengembangan berbagai potensi
kerja sama lainnya antara ITP dan CamTech University.
“Pada tahap awal ini, kerangka kegiatan akan
kita optimalisasi pada kegiatan Guest Lecturer di kedua perguruan tinggi. Partisipasi
aktif dari berbagai pihak menunjukkan komitmen yang kuat untuk mewujudkan visi
bersama dalam mendukung pendidikan tinggi yang berkualitas dan inklusif, “
ungkapnya.
Turut hadir dalam diskusi akademik
virtual ini, Ms. Chhorvin Noy selaku Head of Student
Affairs CamTech University dan Ms. Sopheak Yeng selaku Lecturer of Architecture yang memberikan
informasi terkait penyediaan dukungan yang diperlukan untuk memfasilitasi
kolaborasi lintas negara ini, termasuk akses ke sumber daya industri dan
budaya.
Created By Widia/Humas
...
Tak henti
menuai prestasi membanggakan, Institut Teknologi Padang masih menduduki jajaran
perguruan tinggi dengan pengelolaan Laporan Kerja Sama Terbaik di lingkungan
LLDikti Wilayah X. Dalam surat resmi yang dirilis pada Rabu (31/07), ITP
kembali terpilih mewakili LLDikti Wilayah X sebagai nominasi Kategori Perguruan
Tinggi dengan Kerja Sama Industri Terbaik dalam Anugerah Kerja Sama Diktiristek
Tahun 2024.Menurut
data laporan dokumen kerja sama di sistem aplikasi pelaporan kerja sama
perguruan tinggi LLDikti Wilayah X, ITP menduduki peringkat pertama dan menjadi
yang paling unggul dalam penilaian pengelolaan laporan dokumen kerja sama
dengan mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).Capaian
prestasi ini merupakan kali ketiga ITP diusulkan oleh LLDikti Wilayah X untuk
kategori Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Industri pada ajang Anugerah Kerja
Sama Diktiristek RI. Hal ini semakin mengukuhkan ITP sebagai perguruan tinggi
yang telah mengimplementasikan ekosistem kolaborasi dan inovasi bersama mitra
industri.“Terima
kasih kepada seluruh pihak yang terus memberikan dukungan dan perhatian bagi
kemajuan ITP. Tentu kita akan terus berproses untuk menjadi lebih baik melalui
inovasi dan kolaborasi yang masif sehingga membawa dampak positif bagi industri
dan masyarakat ,” tutur Kepala Biro Humas, Kerja Sama, Promosi ITP, Anna
Syahrani, M.Eng Rabu (31/07).Pencapaian
ini merupakan amanah bagi ITP untuk memperluas jaringan kerja sama dan
memberikan akses seluas-luasnya kepada mahasiswa, untuk membangun kompetensi
melalui kebijakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). ITP juga
bertekad untuk memperkuat kolaborasi pentahelix, untuk menyelesaikan berbagai
isu strategis yang mengarah pada pembangunan berkelanjutan.Lebih
lanjut ia mengungkapkan optimalisasi kerja sama dengan mitra industri dalam
program pengembangan akademik, hilirisasi inovasi riset, dan pengabdian kepada
masyarakat berkontribusi untuk meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama
(IKU) ITP. Ia juga menambahkan setiap tahun terdapat penyempurnaan pada
indikator, target pencapaian, dan pengukuran dampak kerja sama yang
dilaksanakan.Terpilihnya
ITP sebagai satu-satunya perguruan tinggi dengan kategori kerja sama industri
terbaik di lingkungan LLDikti Wilayah X untuk mengikuti tahapan seleksi
Anugerah Kerja Sama Diktiristek Tahun 2024 merupakan hasil dari pengelolaan
program kerja sama yang efektif, didukung oleh sistem dokumentasi dan tata
kelola administrasi yang baik dari Biro Humas, Kerja Sama, Promosi ITP.
Berbagai inovasi yang terus dikembangkan bertujuan untuk mencapai formula
terbaik dalam mentransformasi pendidikan tinggi di Indonesia menuju masa depan
yang lebih baik.Melansir
pernyataan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek RI, Ir. Suharti, M.A., Ph.D.
yang menyatakan bahwa Ajang Anugerah Kerja Sama Diktiristek merupakan bentuk
apresiasi kepada pemangku kepentingan pendidikan tinggi, riset, dan teknologi,
yang telah mendukung program dan kebijakan Ditjen Diktiristek untuk mewujudkan
transformasi pendidikan tinggi.Sepanjang
tahun 2024, ITP sudah menjalin beragam bentuk kerja sama dengan mitra yang
berasal dari DUDI, lembaga atau organisasi, hingga sesama institusi pendidikan,
tidak terbatas pada ranah regional dan nasional, perluasan kemitraan diranah
internasional juga terus dilakukan. Hal tersebut sejalan dengan salah satu misi
ITP dalam rangka memastikan continuous improvement dan keberlangsungan kualitas
output atau produk dan layanan.Tentunya,
pencapaian yang diraih bukanlah sebuah akhir, namun merupakan awal pencapaian
yang dapat terus menguatkan semangat ITP untuk menjalin kemitraan dalam
kerangka ekosistem kolaboratif yang sinergis.
Created By Widia/Humas
...
Rektor Institut Teknologi Padang (ITP),
Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T., IPM, memimpin delegasi menuju perluasan kerja
sama internasional yang strategis. Dalam kunjungan yang penuh semangat ini, ITP
menjalin kolaborasi dengan tiga perguruan tinggi terkemuka di Malaysia yakni
INTI International University, Taylor's University, dan Universiti Malaya yang
berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 24 Juli hingga 28 Juli 2024.
Kunjungan tersebut merupakan perluasan
kerja sama internasional di berbagai bidang, termasuk penelitian dan pertukaran
mahasiswa. Salah satu fokus utama dari kunjungan ini adalah penandatanganan
nota kesepahaman (MoU) yang akan membuka pintu untuk kolaborasi lebih lanjut.
"Kolaborasi riset, guest lecturer,
dan program pertukaran mahasiswa menjadi hal terpenting dalam kerja sama ini.
Ketiga perguruan tinggi ini merupakan mitra strategis dalam memperluas jaringan
akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan ," ungkap ia.
Delegasi ITP juga mengunjungi Universiti
Malaya (UM) dan UMPEDAC, yang dikenal sebagai pusat riset di bidang Teknik
Elektro. Kunjungan ini menjadi kesempatan emas bagi ITP untuk menjajaki
kolaborasi yang lebih dalam dengan institusi yang telah teruji reputasinya
tersebut.
Dalam konteks ini, Dr. Hendri selaku
ketua APTISI Wilayah X-A menyoroti keberadaan 86 Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
di Sumatera Barat yang siap untuk bekerja sama. Rencana ke depan pun sudah
disusun, di mana semangat MoU dan MoA akan diimplementasikan dalam aksi nyata.
"Yang sangat penting adalah memulai
bersama untuk riset dan penulisan ilmiah, seluruh dosen harus aktif dalam
melakukan riset untuk menciptakan ekosistem akademis yang produktif. Selain itu
kemampuan bahasa inggris juga merupakan poin penting, agar dapat bersaing di
kancah internasional " tegasnya.
Anna Syahrani, M.Eng, selaku Kepala Biro
Humas, Kerja Sama, dan Promosi ITP, menambahkan bahwa tahun ini pengembangan
kerja sama yang selaras dengan visi World Class University (WCU) semakin
meningkat. Ia menjelaskan ITP berkomitmen untuk mengoptimalkan setiap
kesempatan yang ada.
"Sejak awal tahun 2024, beberapa
kunjungan dari mitra perguruan tinggi luar negeri telah kami lakukan. Fokus
kami adalah pada pengembangan kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri
luar negeri ," jelasnya.
Realisasi dari kerja sama ini diharapkan
dapat meningkatkan implementasi dari kolaborasi yang ada, membuka peluang yang
lebih luas bagi sivitas akademika ITP. Hal ini akan berkontribusi pada
peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, serta mendorong peningkatan kualitas
pendidikan.
Melalui penguatan kerja sama dan riset
kolaboratif dengan mitra internasional, ITP berkomitmen untuk terus
meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi. Kunjungan ini merupakan
langkah awal yang penting dalam membangun jaringan yang lebih luas dan solid di
tingkat internasional, memastikan ITP berada di garis depan pengembangan
pendidikan tinggi di Indonesia.
Created By Widia/Humas ...
Institut Teknologi Padang menetapkan Dr. Ir. Nofriady Handra,
M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng sebagai Ketua Senat Akademik Institut Teknologi
Padang Periode 2024-2029, beliau akan bekerja
sama dengan Eva Yulianti, M.Cs selaku Sekretaris Akademik pada periode yang sama. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi dalam
rapat Senat Akademik ITP setelah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang
berlangsung Senin (29/07) di Ruang Rapat Pimpinan ITP.
Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri
Nofrianto, M.T., IPM memimpin pelantikan enam anggota Senat Akademik terpilih
ITP Periode 2024-2029 yang
terdiri dari Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng, Eva Yulianti, M.Cs, Ir. Andi Syofian, S.T, M.T,
IPM., Arfidian Rachman, Ph.D., Dr. Sepannur Bandri, M.T., dan Sulaiman,
M.T.Usai pengambilan sumpah jabatan, kegiatan
dilanjutkan dengan penandatangan berita acara sumpah jabatan dan penyerahan SK
Senat Akademik ITP Periode 2024-2029 antara Rektor ITP dan Senat Akademik
terpilih Periode 2024-2029 yang diwakili oleh dari Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng.
Saat ditemui secara terpisah, Ketua Senat Akademik terpilih
ITP Periode 2024-2029 mengungkapkan bahwa ia berkomitmen
untuk menjalan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Senat Akademik
sebagai badan normatif tertinggi di perguruan tinggi dalam bidang akademik,
merupakan unsur esensial dalam penyelenggaraan tata kelola perguruan tinggi.
“Kepercayaan ini merupakan sebuah
penghormatan bagi saya, harapannya kita dapat bersinergi dan berkolaborasi agar
amanah ini dapat membawa ITP semakin berkembang dan memberikan manfaat yang
luas bagi masyarakat ,” ungkap ia.
Berdasarkan arahan dari Rektor ITP,
terdapat 16 pedoman aturan akademik yang telah dirumuskan oleh Senat Akademik Periode
2019-2024. Seluruh pedoman ini mengacu pada rencana strategis penyelenggaraan
kegiatan akademik di lingkungan ITP, yang bertujuan untuk meningkatkan mutu
pendidikan dan integritas akademik ITP.Dalam paparannya, beliau bersama anggota
Senat Akademik ITP lainnya akan menyusun program-program kerja yang merupakan
turunan dari 16 peraturan Senat Akademik ITP. Ia menambahkan dari 16 peraturan
tersebut Senat Akademik ITP akan memproyeksikan poin-poin peraturan berdasarkan
skala prioritas.
Tindak lanjut yang diagendakan dalam
waktu dekat adalah penyelenggaraan sosialisasi 16 peraturan Senat Akademik kepada
seluruh sivitas akademika ITP. Selanjutnya, Senat Akademik ITP akan membuat rancangan
jadwal pelaksanaan program yang berdasarkan 16 peraturan Senat Akademik ITP.
“Dengan berbagai agenda penting yang
dibahas, pelantikan Senat Akademik ini diharapkan dapat menjadi langkah awal
menuju peningkatan kualitas pendidikan di ITP dan menjadikan kampus inovatif
dan adaptif, “ tutur ia.
Sesuai dengan ketetapan Statuta ITP, salah
satu pilar penting untuk berjalannya roda organisasi adalah dibentuknya Senat Akademik
ITP. Diharapkan dengan terpilihnya Senat Akademik ITP Periode 2024-2029 menjadi salah satu fondasi pergerakan ITP
dalam mencapai perguruan tinggi berwawasan global.
Created By Widia/Humas
...
Tiga orang dosen Institut Teknologi
Padang Kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional. kali ini tim
dosen peneliti ITP berpartisipasi sebagai presenter dalam “21st EURECA International Engineering Research Conference
2024”, yang diselenggarakan oleh School of Engineering, Taylor's University,
Malaysia pada Rabu (24/07).Tim dosen peneliti ITP yang turut serta
dalam konferensi internasional tersebut terdiri dari Dr. Eng. Ir. Yusreni
Warmi, S.T., M.T., IPM yang memaparkan presentasi dengan judul “Experimental
Study Modelling of The Effect of ESDD and NSDD on 150 kV Isolator”. Presenter
berikutnya, Sitti Amalia, M.T. yang memaparkan presentasi dengan judul
“Investigation of Leakage Current in 150 kV Payakumbuh Koto Panjang
Insulators”.Selanjutnya turut berpartisipasi Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng yang memaparkan presentasi dengan
judul “ Study of Types of Biomass Briquettes with Molding Machine Production
Rotary Press System Briquettes Made from Natural Fiber”.
Seluruh tim dosen peneliti ITP telah
sukses menyampaikan gagasan dan hasil penelitiannya d idepan speaker dan
presenter lainnya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi. Forum ilmiah
internasional ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk bertukar
ide dan menjalin jaringan profesional dengan rekan sejawat dari berbagai
belahan dunia.Konferensi yang bertema “"Forging a
Smarter Future and Empowering Sustainability through Clean Technologies and
Innovations," ini bertujuan untuk memberi ruang diskusi bagi para
akademisi, peneliti, dan praktisi industri. Platform ini mendorong para pakar
untuk berbagi pemikiran dan sudut pandang tentang isu strategis dan inovasi
terkini dalam bidang Clean Technology, Digital Innovation, and Smart Society.
Ketiga poin ini merupakan bagian dari 17
indikator utama Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang merupakan
komitmen para pemimpin dunia untuk bisa mempertahankan dunia secara
berkelanjutan. partisipasi ITP dalam forum ini menunjukkan kontribusi konkret
ITP dalam mendukung pencapaian target SDGs Indonesia di tingkat perguruan
tinggi.Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto,
M.T, IPM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tim dosen
peneliti ITP yang telah menunjukkan dedikasi pada konferensi internasional ini.
Hal ini semakin memperkuat reputasi ITP dimata global dan mewujudkan
ketercapaian visi ITP memberikan dampak secara internasional melalui inovasi
dan teknologi.
“Kami sangat bangga melihat dosen-dosen
kami berperan aktif dalam forum ilmiah internasional. Ini adalah bukti nyata
dari komitmen ITP untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan kontribusi
akademik di tingkat global,” ujar Rektor.Selama konferensi, para tim dosen ITP turut
berpartisipasi dalam berbagai sesi diskusi dan workshop. Para dosen berdiskusi
tentang tantangan dan peluang dalam bidang inovasi dan teknologi, serta mencari
solusi inovatif untuk masalah-masalah global yang dihadapi saat ini.
Konferensi ini menjadi forum akademik
yang sangat berharga bagi para akademisi dan peneliti untuk berbagi pengetahuan
dan mendiskusikan tren terbaru dalam pendidikan. Para dosen ITP berharap dapat
terus berkontribusi dalam forum-forum ilmiah internasional dan membawa
pengalaman serta pengetahuan yang diperoleh kembali ke ITP untuk meningkatkan
kualitas pendidikan dan penelitian.Konferensi ini diakhiri dengan sesi
networking di mana para peserta dapat memperluas jaringan profesional mereka
dan menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut. Acara ini diharapkan dapat
mendorong kolaborasi lintas negara dan memperkuat hubungan antara institusi
pendidikan di Asia Tenggara.
Created By Widia/Humas ...