Pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan waktu, tetapi juga kepedulian dan gotong royong berbagai pihak. Semangat tersebut diwujudkan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang bersama APTISI Wilayah X Sumbar berupa bantuan bedah rumah parsial bagi warga terdampak banjir bandang di Tabing Banda Gadang, Kota Padang, Rabu (15/07). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan setelah menghadapi bencana. Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah X Sumbar berkolaborasi memberikan bantuan perbaikan pada bagian rumah yang mengalami dampak akibat banjir bandang. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Program Studi Teknik Sipil ITP, Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc., bersama jajaran dosen. Kehadiran tim akademik tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga menunjukkan peran keilmuan Teknik Sipil dalam memberikan kontribusi terhadap pemulihan kondisi hunian masyarakat, khususnya melalui pendekatan teknis yang tepat dan sesuai kebutuhan.Turut hadir Ketua APTISI Wilayah X Sumbar, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T., IPM. Kehadiran pimpinan APTISI memperkuat semangat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam merespons persoalan sosial di tengah masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan akademik dapat diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat. Bantuan bedah rumah parsial ini diharapkan dapat membantu memperbaiki bagian hunian yang terdampak sehingga keluarga penerima manfaat dapat kembali menempati rumah dengan kondisi yang lebih layak dan aman. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pembelajaran sosial bagi sivitas akademika untuk memahami bahwa ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam menjawab persoalan nyata.Komitmen pengabdian tersebut menjadi bagian dari upaya ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kontribusi yang berdampak. Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu di lingkungan kampus, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan solusi dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Kolaborasi Teknik Sipil ITP dan APTISI Wilayah X Sumbar diharapkan dapat terus berkembang dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Bantuan bedah rumah ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan gotong royong berbagai pihak. Dari kampus, kepedulian diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu masyarakat kembali bangkit. Created By Widia/Humas ...