Image

4 Mahasiswa Teknik Sipil ITP Jalani Student Mobility di Malaysia, Bangun Persahabatan Lintas Negara

Memasuki minggu kedua di Malaysia, empat Engineer Muda Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) mulai merasakan pengalaman yang lebih luas selama mengikuti program student mobility. Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza tidak hanya menjalani aktivitas akademik, tetapi juga membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Pengalaman tersebut terlihat ketika keempat mahasiswa berkesempatan menyaksikan agenda balap di Sirkuit Internasional PETRONAS Sepang, Malaysia. Momen ini menjadi pengalaman menarik di tengah perjalanan mereka di Negeri Jiran. Selain menikmati suasana kompetisi, kegiatan tersebut membuka kesempatan untuk mengenal lingkungan dan pengalaman baru di luar aktivitas akademik. Tidak berhenti di sirkuit, interaksi bersama mahasiswa dari berbagai latar belakang juga terbangun melalui kegiatan olahraga. Keempat Engineer Muda ITP mengikuti permainan mini soccer bersama teman-teman dari INI dan perguruan tinggi global lainnya. Suasana santai tersebut menjadi ruang untuk memperluas pertemanan sekaligus membangun komunikasi lintas budaya.Bagi mahasiswa, pengalaman seperti ini menjadi bagian dari proses belajar yang tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi memberikan kesempatan untuk bertukar cerita, mengenal kebiasaan berbeda, serta membangun jejaring. Relasi yang terjalin dapat menjadi pengalaman berharga selama mengikuti program di Malaysia. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui berbagai program pengembangan jejaring global. Kehadiran empat mahasiswa Teknik Sipil di Malaysia menjadi bagian dari perjalanan Engineer Muda dalam mengenal lingkungan akademik dan sosial yang lebih beragam.Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza kini memasuki fase yang semakin berwarna dalam perjalanan mereka di Malaysia. Setelah sebelumnya beradaptasi dengan lingkungan baru, mereka mulai membangun hubungan yang lebih luas bersama teman-teman dari institusi dan negara berbeda melalui berbagai aktivitas bersama. Perjalanan minggu kedua ini menjadi bagian dari cerita student mobility yang tidak hanya tentang akademik, tetapi juga persahabatan dan pengalaman lintas budaya. Dari menyaksikan agenda balap di Sepang hingga bermain mini soccer bersama mahasiswa global, keempat Engineer Muda ITP terus mengumpulkan pengalaman yang menjadi bekal untuk perjalanan akademik dan profesional mereka ke depan.   Created By Widia/Humas ...

14 September 2026 Akademik #diktiberdampak #fakultas-teknik #internasional #mahasiswa #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-sipil #webometrics
Image

Bukti Riset Kampus Makin Aplikatif, 7 Inovasi Dosen ITP Kantongi Paten Sederhana DJKI

Tujuh inovasi karya dosen Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil memperoleh sertifikat Paten Sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Capaian tersebut menjadi bag Search: ian dari perkembangan riset kampus yang diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan karya akademik, tetapi juga menciptakan inovasi bernilai guna bagi masyarakat dan dunia industri. Ketujuh paten sederhana tersebut lahir dari kolaborasi dosen lintas bidang keilmuan, mulai dari kesehatan, pangan fungsional, energi terbarukan, hingga teknologi tepat guna. Sertifikat perlindungan kekayaan intelektual yang diperoleh memberikan landasan hukum bagi setiap invensi sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui hilirisasi dan kerja sama dengan mitra industri. Drs. Al, M.T. menjadi salah satu inventor dengan dua invensi yang berhasil memperoleh paten sederhana. Keduanya yakni Sistem Penyemprotan Tanaman pada Wahana Heksakopter dan Tanki Teknologi Modifikasi Cuaca. Dua inovasi tersebut menunjukkan pengembangan teknologi yang diarahkan pada kebutuhan aplikatif dan pemanfaatan teknologi dalam berbagai sektor. Sementara itu, Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM. memperoleh paten melalui invensi Metode Pelapisan Ganda Nanokomposit RTV-TiO2/RTV-SiO2 pada Isolator Keramik 150 kV. Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D. juga memperoleh paten melalui Sistem Layanan Pelanggan Berbasis Chatbot dengan Model Hybrid Human-AI System. Inovasi lainnya hadir dari Dr. Dedi Wardianto melalui Alat Pengering Ikan Menggunakan Energi Surya dan Energi Biomassa. Kemudian, Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. memperoleh paten melalui Metode Pembuatan Briket Berbahan Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Bahan Pendukung Cangkang Kemiri. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong budaya penelitian yang menghasilkan inovasi aplikatif dan memiliki perlindungan kekayaan intelektual. Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM. turut menjadi inventor melalui invensi Metode Perkuatan Dinding Masonry dengan Plastic Stretch Film, yang juga berhasil memperoleh paten sederhana. Keberhasilan meraih tujuh paten sederhana menjadi bukti berkembangnya budaya riset di lingkungan ITP. Rektor mengapresiasi para inventor dan berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas penelitian, memperbanyak inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, serta membuka peluang implementasi teknologi melalui kolaborasi dengan dunia industri dan berbagai mitra. Created By Widia/Humas   ...

07 September 2026 Akademik #diktiberdampak #dosen #penelitian #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics
Image

Gandeng Pemkot Pariaman, ITP Jajaki Kemitraan Pendidikan untuk Pengembangan SDM Unggul Daerah

Upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi aparatur dan masyarakat menjadi salah satu agenda dalam audiensi Institut Teknologi Padang bersama Pemerintah Kota Pariaman, Selasa (01/09). Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama strategis, khususnya kemitraan Program Pascasarjana serta Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Delegasi ITP terdiri atas Wakil Rektor III, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Sipil Pascasarjana, Ir. Leli Honesti, Ph.D., serta Staf Publikasi, Widia Afrianti, S.Si. Audiensi turut diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pariaman.Rombongan ITP disambut langsung Wali Kota Pariaman Yota Balad, S.STP., M.Si., di rumah dinas Wali Kota. Pertemuan turut dihadiri Leni selaku Kabag Pemerintahan, Fajriani selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, S.E. Diskusi berlangsung membahas peluang kolaborasi pendidikan dan penguatan SDM. Gayung bersambut, rencana tersebut memiliki keterkaitan dengan program Pemerintah Kota Pariaman, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana. Program ini membuka ruang kolaborasi yang potensial untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi. Sinergi dengan perguruan tinggi dapat menjadi salah satu penguat dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pariaman. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang kemitraan dengan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Program Pascasarjana dan RPL menjadi bagian dari peluang yang dapat dimanfaatkan aparatur maupun tenaga profesional untuk melanjutkan pendidikan sesuai pengalaman dan kebutuhan pengembangan karier.Agenda kemudian dilanjutkan ke Balai Kota Pariaman. Di lokasi tersebut, delegasi ITP disambut Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, S.AP. Pertemuan lanjutan menjadi ruang untuk memperdalam pembahasan sekaligus menyamakan langkah mengenai bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan antara ITP dan Pemerintah Kota Pariaman. Audiensi ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret antara kedua pihak. Rencana tindak lanjut akan diarahkan pada penyusunan bentuk kemitraan yang sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Kota Pariaman, termasuk penguatan pendidikan dan pengembangan SDM melalui Program Pascasarjana serta Rekognisi Pembelajaran Lampau. Created By Widia/Humas   ...

01 September 2026 Akademik #diktiberdampak #kerja-sama #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics
Image

Kerja Sama Industri Berdampak, ITP Melaju ke Final Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026

Upaya memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri membawa Institut Teknologi Padang (ITP) melangkah ke panggung nasional. ITP dipercaya mewakili LLDIKTI Wilayah X dalam Final Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026 pada kategori Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Industri Paling Berdampak. Kesempatan tersebut diwujudkan melalui sesi penilaian wawancara yang berlangsung pada Sabtu (30/08). Dalam tahapan ini, ITP berhadapan langsung dengan tim juri untuk mengonfirmasi berbagai informasi yang telah dituangkan dalam proposal pengajuan Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026. Tim ITP dipimpin Wakil Rektor III, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study, Fajrin, M.Si., serta Staf Publikasi ITP, Widia Afrianti, S.Si. Ketiganya mengikuti sesi tanya jawab dengan juri sebagai bagian dari proses penilaian kategori kerja sama industri paling berdampak.Sesi wawancara berlangsung selama 10 menit tanpa agenda presentasi dari pimpinan perguruan tinggi. Tim juri mengajukan sejumlah pertanyaan sekaligus meminta konfirmasi terhadap proposal yang telah dikirimkan sebelumnya. Perguruan tinggi peserta juga diminta menyiapkan data pendukung untuk memperkuat informasi dan capaian yang tercantum dalam proposal. Bagi Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, keterlibatan dalam ajang nasional tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bagaimana kerja sama perguruan tinggi dan industri dapat diarahkan pada dampak yang lebih luas. Kolaborasi tidak hanya dipandang sebagai hubungan kelembagaan, tetapi juga sebagai instrumen untuk menghadirkan manfaat bagi pendidikan, mahasiswa, masyarakat, dan dunia kerja.Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026 sendiri diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai ruang untuk mendorong perguruan tinggi mengimplementasikan konsep Kampus Berdampak. Ajang tersebut sekaligus menjadi wadah pertukaran lesson learned dan best practices dalam pengelolaan serta pengembangan kerja sama perguruan tinggi. Keikutsertaan ITP dalam final nasional ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus memperkuat kualitas kerja sama dan memperluas dampaknya. Kesempatan mewakili LLDIKTI Wilayah X sekaligus membawa nama Ranah Minang ke tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri, dengan harapan seluruh proses yang telah dilalui dapat memberikan hasil terbaik bagi ITP. Created By Widia/Humas ...

30 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #kerja-sama #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #prestasi #publikasi #webometrics
Image

Kembali Tembus Panggung Riset Nasional, Prof. Ade Indra Bawa Inovasi Bone Scaffold untuk Implan Tulang

Kebutuhan akan teknologi implan tulang yang semakin aman dan sesuai kebutuhan medis mendorong lahirnya berbagai inovasi material biomaterial. Prof. Dr. Ade Indra, S.T., M.T., IPM., berhasil terpilih dalam Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 BRIN melalui penelitian pengembangan metode baru pembuatan bone scaffold komposit PMMA/HA untuk aplikasi cancellous bone implants. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan bone scaffold atau perancah tulang berbahan komposit PMMA/HA. Material ini diarahkan untuk aplikasi cancellous bone implants, yakni implan yang digunakan pada bagian tulang berstruktur berongga. Pengembangan metode baru pembuatan menjadi fokus penting penelitian untuk menghasilkan produk yang memiliki potensi mendukung kebutuhan teknologi implan tulang. Melalui penelitian ini, pengembangan material tidak berhenti pada pemilihan bahan, tetapi diarahkan pada proses pembuatan produk bone scaffold komposit. Kombinasi PMMA dan HA menjadi bagian utama inovasi yang dikaji Prof. Ade Indra untuk menghasilkan pendekatan baru dalam pengembangan material implan tulang. Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus memperluas kontribusinya melalui penguatan penelitian dan inovasi. Keterlibatan dosen dalam Program RIIM BRIN menjadi salah satu indikator bahwa ekosistem riset perguruan tinggi terus diarahkan untuk menghasilkan gagasan yang memiliki nilai strategis, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas bidang keilmuan. Program RIIM BRIN sendiri menjadi salah satu wadah penting dalam mendorong penelitian inovatif yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. Melalui program ini, penelitian Prof. Ade Indra diharapkan dapat memberikan landasan bagi pengembangan lebih lanjut teknologi bone scaffold komposit PMMA/HA serta memperkuat kapasitas riset biomaterial di Indonesia. Pencapaian tersebut menjadi momentum bagi sivitas akademika ITP untuk semakin aktif menghasilkan riset yang kompetitif dan relevan dengan tantangan masa depan. Pengembangan bone scaffold komposit PMMA/HA menunjukkan bahwa inovasi perguruan tinggi dapat hadir dari berbagai disiplin, sekaligus membuka peluang lahirnya teknologi baru yang mendukung kemajuan kesehatan dan kemandirian teknologi nasional. Created By Widia/Humas ...

29 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #dosen #fakultas-teknik #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #prestasi #publikasi #teknik-mesin #webometrics