Semangat
mengenalkan budaya Indonesia hadir dalam perjalanan empat Engineer Muda Teknik
Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) yang mengikuti program Student Mobility
di Malaysia. Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan
Nafila Febriana Diza mengenakan batik dalam rangka memperingati Hari Batik
Nasional pada 2 Oktober lalu.
Momen
tersebut menjadi bagian dari pengalaman mereka selama menjalani program di
Negeri Jiran. Di tengah aktivitas akademik dan interaksi lintas negara, batik
menjadi simbol identitas budaya Indonesia yang dapat diperkenalkan melalui cara
sederhana, sekaligus menunjukkan kebanggaan mahasiswa terhadap warisan budaya
bangsa.
Selama
mengikuti Student Mobility, keempat mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman
belajar di lingkungan internasional, tetapi juga memperluas pertemanan dan
membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Interaksi
tersebut membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman, mengenal perspektif
baru, serta memahami kehidupan akademik di negara lain.
Pengalaman
di Malaysia juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan
budaya setempat secara langsung. Pertemuan dengan mahasiswa dari latar belakang
berbeda menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi lintas budaya, memperluas
wawasan, serta mengembangkan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan
internasional.
Sebagai
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong mahasiswa agar berani
memperluas pengalaman melalui pembelajaran di luar kampus. Program Student
Mobility menjadi salah satu ruang bagi Engineer Muda untuk mengembangkan
wawasan global, membangun jejaring, dan membawa identitas Indonesia saat
berinteraksi di lingkungan internasional.
Peringatan
Hari Batik Nasional melalui penggunaan batik di Malaysia memperlihatkan bahwa
pengenalan budaya dapat dilakukan melalui tindakan sederhana. Bagi mahasiswa
yang sedang berada di luar negeri, mengenakan batik menjadi cara untuk
menunjukkan apresiasi terhadap warisan budaya sekaligus membuka peluang
percakapan tentang kekayaan tradisi Indonesia.
Perjalanan
Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana
Diza menjadi bagian dari pengalaman berharga dalam program Student Mobility
ITP. Selain memperluas pengetahuan dan relasi, pengalaman ini juga menghadirkan
kesempatan untuk membawa identitas budaya Indonesia ke lingkungan
internasional.
Created By
Widia/Humas
...
Ketekunan dan
semangat juang Muhammad Farel Shandra Farizqi membuahkan hasil membanggakan.
Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang (ITP) dengan NIM
2025210073 ini berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga judo dalam
ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Prestasi
tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan potensi diri dan
berkompetisi di bidang olahraga.
Pencapaian ini
menjadi kebanggaan tersendiri bagi Farel sekaligus keluarga besar ITP.
Keberhasilannya meraih medali di tingkat provinsi menunjukkan bahwa kehidupan
mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga membuka
ruang untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan di luar perkuliahan.
Sebagai mahasiswa
Teknik Sipil, Farel menjalani peran ganda antara menempuh pendidikan dan
mengembangkan kemampuan di bidang olahraga. Keseimbangan antara kedua aktivitas
tersebut membutuhkan komitmen serta kedisiplinan agar tanggung jawab akademik
tetap berjalan seiring dengan upaya meraih prestasi.Medali perunggu
yang diraih Farel dalam PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 menjadi salah satu
pencapaian yang patut diapresiasi. Kompetisi tingkat provinsi menjadi ruang
bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan dan
persiapan yang telah dijalani.
Prestasi Farel juga
sejalan dengan komitmen Institut Teknologi Padang sebagai Perguruan Tinggi
Terbaik di Sumbar dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Kampus tidak
hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk
bertumbuh, berkarya, dan menorehkan pencapaian melalui berbagai bidang yang
diminati.
Keberhasilan ini
diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus
mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti kompetisi sesuai bidang
masing-masing. Prestasi di bidang olahraga maupun akademik merupakan bagian
dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat untuk terus
meningkatkan kualitas diri.
Capaian Muhammad
Farel Shandra Farizqi di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 menjadi pengingat
bahwa semangat berprestasi dapat tumbuh melalui berbagai jalur. ITP
mengapresiasi pencapaian mahasiswanya dan berharap prestasi tersebut menjadi
langkah awal untuk meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya.
Created By
Widia/Humas
...
Prestasi
membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Padang (ITP).
Rangga Firnando, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, berhasil meraih medali
emas pada cabang olahraga pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi
(PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026. Capaian gemilang ini menjadi kebanggaan bagi
ITP sekaligus mengukuhkan semangat mahasiswa dalam mengukir prestasi di bidang
olahraga.
Keberhasilan Rangga meraih medali emas menjadi pencapaian istimewa yang
patut diapresiasi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa semangat berkompetisi,
kedisiplinan, dan kerja keras merupakan modal penting untuk mencapai hasil
terbaik. Melalui capaian ini, Rangga turut membawa nama baik almamater dalam
ajang olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan para atlet dari berbagai
daerah di Sumatera Barat.
Pencapaian tersebut juga mencerminkan pentingnya ruang pengembangan
minat dan bakat mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Selain berfokus
pada kegiatan akademik, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan,
membangun karakter, serta mengembangkan potensi di berbagai bidang. Prestasi
Rangga menjadi contoh positif bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan
berani bersaing.Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong lahirnya
generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. Keberhasilan mahasiswa
dalam berbagai bidang menjadi bagian penting dari perjalanan institusi dalam
membangun lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan potensi secara
menyeluruh, baik melalui pencapaian akademik maupun kegiatan nonakademik.
Prestasi Rangga Firnando di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026 mendapat
apresiasi dari Institut Teknologi Padang. Capaian medali emas ini diharapkan
menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan,
menjaga semangat juang, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menunjukkan
potensi terbaik dalam berbagai kompetisi.
ITP menyampaikan selamat dan sukses kepada Rangga Firnando atas
pencapaian membanggakan tersebut. Prestasi ini menjadi pengingat bahwa kerja
keras dan dedikasi dapat membuka jalan menuju keberhasilan. Semoga pencapaian
Rangga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berkompetisi
secara sportif, dan mengukir prestasi yang membanggakan.
Melalui semangat “ITP Bangga, Prestasi Gemilang!”, Institut Teknologi
Padang berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil peluang,
mengembangkan bakat, dan mengharumkan nama almamater. Keberhasilan Rangga
menjadi salah satu capaian yang patut dirayakan sekaligus penyemangat untuk terus
melahirkan prestasi baru di tingkat regional maupun nasional.
Created By Widia/Humas
...
Peluang
melanjutkan pendidikan tinggi dengan masa studi yang lebih efisien menjadi
salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi unggul. Institut
Teknologi Padang (ITP) memperkenalkan Program Kelas Akselerasi saat mengunjungi
SMK Negeri 05 Padang dalam momentum Parenting Day, Jumat (09/10). Kegiatan ini
menjadi bagian dari komitmen ITP memperluas akses pendidikan teknik.
Dipimpin
Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., kunjungan
tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi
siswa sekolah menengah kejuruan. Program Kelas Akselerasi diperkenalkan sebagai
peluang bagi siswa untuk menempuh pendidikan tinggi melalui skema pembelajaran
yang mendukung percepatan masa studi dan pengembangan kompetensi.
Dalam
pemaparannya, Rektor ITP menekankan pentingnya membangun kesinambungan
pendidikan dari sekolah menengah kejuruan menuju perguruan tinggi. Upaya ini
diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan
potensi akademik dan keterampilan teknis. Kehadiran ITP juga menjadi langkah
positif dalam mendekatkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dan aspirasi calon
mahasiswa.Kepala Biro Humas, Promosi, dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITP, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., menjelaskan teknis pelaksanaan dan skema Program Kelas Akselerasi kepada pihak sekolah. Penjelasan ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme program. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai tindak lanjut penjajakan kolaborasi antara kedua institusi.
Sebagai
Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus memperkuat perannya dalam
menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengenalan program pendidikan, penguatan
kompetensi, serta penjajakan kolaborasi dengan sekolah. Langkah ini menjadi
bentuk apresiasi terhadap potensi siswa SMK yang siap berkembang dan berdaya
saing.
Turut
hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc.; Wakil Rektor III
Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.; Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady
Handra, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; serta Dekan Fakultas Vokasi Dr.
Fajar Nugroho, M.T. Kehadiran pimpinan ITP tersebut memperlihatkan dukungan
lintas unit dalam memperluas sosialisasi program pendidikan kepada calon
mahasiswa.
Kepala SMK
Negeri 5 Padang, Rizka Fauzi Yosfi, S.Pd., S.T., M.Kom., menyambut baik dan
antusias kehadiran Program Kelas Akselerasi yang diperkenalkan ITP. Program ini
dinilai membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang
perguruan tinggi dengan skema masa studi yang lebih efisien. Sambutan positif
tersebut menjadi sinyal baik bagi penguatan kolaborasi pendidikan dalam
mendukung pengembangan potensi dan kompetensi siswa.
Created By Widia/Humas
...
Institut
Teknologi Padang (ITP) menunjukkan progres positif dalam pemanfaatan hibah
peralatan survei dan pemetaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Capaian tersebut dipaparkan dalam Monitoring dan
Evaluasi (Monev) Hibah Alat Perguruan Tinggi, Kamis (01/10), di Ruang Sidang
Utama ITP.
Melalui Tim
Teknik Geodesi yang dipimpin Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana ITP,
Dwi Arini, M.T. bersama jajaran dosen Geodesi, kampus mengoptimalkan
pemanfaatan drone DJI Mavic 3 Enterprise untuk mendukung pembelajaran, riset
geospasial, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tim
menyampaikan progres pemanfaatan alat dengan cakupan pemetaan mencapai 1.008 hektar
di berbagai wilayah Sumatera Barat.
Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi ITP dalam
menyediakan data dasar pertanahan sekaligus mendukung percepatan pemetaan tata
ruang wilayah. Optimalisasi peralatan hibah juga diarahkan untuk memperkuat
kompetensi mahasiswa dan dosen melalui kegiatan survei, pemetaan, penelitian,
serta pengembangan data geospasial yang relevan dengan kebutuhan daerah.Dalam monev, Tim Teknik Geodesi ITP turut mendapat apresiasi dari
assessor yakni Yuliantoro, S.T. atas optimalisasi pemanfaatan peralatan hibah.
Penggunaan drone tidak hanya diarahkan untuk kegiatan akademik, tetapi juga
mendukung riset geospasial dan pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini
menunjukkan progres pemanfaatan fasilitas untuk menghasilkan keluaran yang
memiliki manfaat nyata.
Program hibah
yang diinisiasi Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang
(Ditjen SPPR) tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembuatan peta foto
udara atau orthophoto nasional. Selain memastikan alat bernilai tinggi
dimanfaatkan secara optimal, program ini turut memperkuat keterlibatan
mahasiswa dan dosen dalam membangun kompetensi survei pertanahan yang relevan
dengan kebutuhan dunia kerja.Hadir langsung
Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang, Ditjen SPPR, Teddi
Guspriadi, S.SiT., M.Sc., yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi ITP
dalam membantu pemetaan wilayah Sumatera Barat. Ia turut didampingi Muhammad
Syahril, S.SiT., M.H., Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kantor Wilayah
Provinsi Sumatera Barat.
Dari jajaran
ITP, Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., didampingi Dekan
Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC Eng.,
mengapresiasi kinerja Tim Teknik Geodesi dalam memanfaatkan hibah tersebut.
Rektor juga mengarahkan agar fasilitas hibah tidak berhenti pada pemanfaatan
operasional, tetapi dikembangkan menjadi riset yang menghasilkan inovasi dan
dampak lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Sumbar.
Created By Widia/Humas ...