• Pemulihan Pascabanjir, ITP Serahkan Inovasi Teknologi Air Bersih dan Aquaponik Ramah Lingkungan
- 11 Maret 2026
Pascabanjir
yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada November lalu meninggalkan
berbagai tantangan bagi warga Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota
Padang. Salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan
akses air bersih serta kebutuhan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Solusi
teknologi mulai dihadirkan melalui inovasi pengolahan air bersih dan sistem
aquaponik berbasis ekonomi hijau yang memanfaatkan energi matahari. Teknologi
tersebut secara resmi diserahkan kepada masyarakat Gurun Laweh pada Selasa
(10/3) sebagai bagian dari upaya pemulihan berbasis inovasi yang merupakan
bagian dari Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam
Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra.
Rektor
Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM.,
menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari kepedulian sivitas akademika terhadap
kondisi masyarakat pascabencana. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung
jawab memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, teknologi harus
hadir langsung di tengah masyarakat.
“Kami
sangat mengapresiasi para dosen yang telah berkontribusi menghadirkan solusi
teknologi yang sederhana, ramah lingkungan, dan bisa langsung dimanfaatkan
masyarakat. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi
warga,” ujar Rektor ITP.
Inovasi
teknologi ini dikembangkan oleh tim dosen Institut Teknologi Padang yang
dipimpin oleh Hafni, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Mesin DIII,
bersama Asnal Effendi, S.T., M.T. dari Program Studi Teknologi
Rekayasa Instalasi Listrik Sarjana Terapan Fakultas Vokasi, serta Dr.
Herix Sonata MS, M.Si. dari Program Studi Teknik
Lingkungan Sarjana.
Selain
melibatkan para dosen, program ini juga melibatkan 50 mahasiswa lintas
organisasi kemahasiswaan yang turut terjun langsung dalam kegiatan
pemberdayaan masyarakat. Seluruh aktivitas mahasiswa dikoordinatori oleh Ade
Ryan Mustaqim dari BEM ITP.
Kegiatan
penyerahan inovasi ini turut dihadiri oleh Bapak Jerry Citra, S.Kom dari
Bidang Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah X, serta berbagai unsur pemerintah
dan masyarakat setempat, di antaranya Perangkat desa Pak Pen, dan
perwakilan Kelompok Tani Wardah Nurul Yaqin Mislinda (Bu RT 02 Gurun Laweh).
Melalui
inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih
layak sekaligus memanfaatkan sistem aquaponic sebagai alternatif penguatan
ketahanan pangan keluarga yang ramah lingkungan.
Institut
Teknologi Padang berharap inovasi teknologi tepat guna ini tidak hanya
memberikan manfaat bagi masyarakat Gurun Laweh, tetapi juga dapat menjadi
contoh kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam
menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan lingkungan dan kebencanaan.
Created By Widia/Humas
...