Penguasaan
teknologi sejak bangku sekolah menjadi langkah penting untuk menyiapkan
generasi muda menghadapi perkembangan industri digital. Semangat tersebut
diwujudkan Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Padang melalui
kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA N 1 Solok Selatan pada Kamis
(11/06), dengan fokus pada penguatan kompetensi sains dan teknologi.
Mengusung tema
“Penguatan Kompetensi Sains dan Teknologi melalui Pendampingan Ekstrakurikuler
Inovasi Teknologi”, kegiatan ini diarahkan untuk membentuk ruang belajar baru
bagi siswa yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi. Pendampingan tidak
berhenti pada pengenalan teori, tetapi mendorong siswa memahami penerapan
teknologi melalui kegiatan praktik dan eksperimen yang dekat dengan kehidupan
sehari-hari.
Ketua Program
Studi Teknik Elektro ITP, Taufal Hidayat, S.T., M.T., Ph.D., turut mendorong
agar kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam
memperkenalkan teknologi kepada siswa. Program pengabdian yang diketuai Zuriman
Anthony, M.T., ini dirancang melalui pembentukan ekstrakurikuler inovasi
teknologi yang nantinya menjadi wadah pengembangan kreativitas dan keterampilan
siswa.Salah satu fokus
utama ekstrakurikuler tersebut adalah pemanfaatan Arduino untuk berbagai
aplikasi di dunia nyata. Melalui pendekatan praktik, siswa akan diperkenalkan
pada proses merancang, mengembangkan, serta menguji teknologi sederhana
berbasis mikrokontroler. Pembelajaran ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa
ingin tahu sekaligus keberanian siswa dalam menciptakan solusi berbasis
teknologi.
Langkah tersebut
sejalan dengan komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar dalam
memperluas manfaat pendidikan tinggi melalui kolaborasi dengan sekolah dan
masyarakat. Kehadiran perguruan tinggi tidak hanya memberikan akses terhadap
pengetahuan, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal
dunia teknologi, rekayasa, dan inovasi sejak dini.
Selain agenda
pendampingan, kegiatan di Solok Selatan juga menjadi momentum membuka peluang
kerja sama yang lebih luas. Tim turut melakukan pembicaraan mengenai potensi
kolaborasi dengan Sekretaris Daerah Solok Selatan. Komunikasi tersebut
diharapkan dapat berkembang menjadi sinergi dalam mendukung penguatan
pendidikan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia daerah.Melalui
pembentukan ekstrakurikuler inovasi teknologi, SMA N 1 Solok Selatan diharapkan
memiliki wadah yang dapat terus berkembang setelah kegiatan pengabdian selesai.
Sinergi sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah menjadi fondasi
penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya mampu menggunakan
teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan inovasi yang bermanfaat
bagi masyarakat.
Created By
Widia/Humas
...
Teknologi
pencahayaan kini berkembang jauh melampaui fungsi penerangan. Efisiensi energi
dan kebutuhan menciptakan lingkungan cerdas mendorong lahirnya berbagai inovasi
di bidang tersebut. Perkembangan ini menjadi fokus Kuliah Umum Program Studi
Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik, Fakultas Vokasi ITP, yang digelar Kamis
(11/06).
Mengusung tema
“Inovasi Teknologi Pencahayaan untuk Mendukung Efisiensi Energi dan Smart
Environment”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas
wawasan mengenai perkembangan teknologi pencahayaan modern. Materi yang
disampaikan memberikan gambaran tentang bagaimana inovasi kelistrikan dapat
mendukung penggunaan energi yang lebih efisien sekaligus menciptakan lingkungan
yang berkelanjutan.
Tidak hanya memperoleh
teori dari ruang akademik, mahasiswa juga mendapatkan perspektif langsung dari
praktisi industri. Kehadiran profesional dari dunia industri memberikan
kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi pencahayaan
berdasarkan pengalaman dan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus mengenal
kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan sektor
ketenagalistrikan.Kuliah umum
menghadirkan dua narasumber profesional, yakni Imron Arifianto dari PT Signify
Commercial Indonesia dan Kentrick Pranoto dari Schneider Indonesia. Keduanya
berbagi pengalaman serta wawasan mengenai perkembangan teknologi dan
penerapannya. Kehadiran praktisi industri memperkaya pemahaman mahasiswa
tentang inovasi yang tengah berkembang dalam dunia kelistrikan.
Pembahasan
mengenai efisiensi energi menjadi semakin relevan seiring meningkatnya
kebutuhan terhadap sistem kelistrikan yang cerdas dan berkelanjutan. Mahasiswa
diajak melihat bahwa teknologi pencahayaan memiliki peran strategis dalam
membangun smart environment. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi
bekal dalam mengembangkan solusi kelistrikan yang adaptif terhadap kebutuhan
masa depan.Kegiatan ini
sekaligus memperkuat komitmen ITP sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar
dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan
kebutuhan dunia industri. Kolaborasi akademik dengan praktisi menjadi bagian
penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki wawasan, keterampilan,
serta kesiapan menghadapi tantangan profesional setelah menyelesaikan
pendidikan.
Melalui kuliah
umum ini, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik
diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi dan mengikuti
perkembangan teknologi pencahayaan. Pertukaran pengalaman bersama praktisi
menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih maju, sekaligus memperkuat
kesiapan generasi muda dalam menghadirkan inovasi kelistrikan yang efisien dan
berkelanjutan.
Created By Widia/Humas
...
Upaya menghadirkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan
masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi Institut Teknologi Padang bersama
Pemerintah Kota Padang. Setelah kunjungan lapangan ke Sentral Pengeringan Ikan
Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang pada (20/05), sinergi ini kembali
dilanjutkan melalui pertemuan strategis di kampus ITP.Pertemuan
yang berlangsung pada Rabu (10/06) di Ruang Rapat Pimpinan ITP tersebut menjadi
ruang diskusi untuk membahas pengembangan teknologi tepat guna di sektor perikanan.
Kolaborasi ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi daerah melalui riset,
inovasi, serta penerapan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi
masyarakat.Rombongan ITP
dipimpin oleh Rektor Institut Teknologi Padang Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati,
S.T., M.Eng., IPM., bersama Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc., Prof. Dr.Eng.
Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., dan Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D.
Kehadiran jajaran pimpinan ITP menunjukkan komitmen institusi dalam membangun
kolaborasi strategis berbasis riset dan kebutuhan daerah.Turut
mendampingi Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si.,
Kepala Bagian Media Digital & Creative Content Umar Hanafi Khalid, S.Kom.,
Staf Publikasi Widia Afrianti, S.Si., serta Staf LPPM ITP Monica Fitria, S.Kom.
Tim ini hadir untuk mendukung keberlanjutan kerja sama sekaligus memastikan
hasil inovasi dapat dikomunikasikan secara luas.Dalam
kesempatan tersebut, Prof. Yahya menjelaskan hasil pemetaan lapangan yang telah
dilakukan bersama tim peneliti. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam
memahami kondisi nyata sektor perikanan Kota Padang, sekaligus mengidentifikasi
peluang penerapan teknologi pengering ikan berbasis energi terbarukan yang
lebih efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan.Sebagai salah
satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus
mendorong riset yang tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi mampu hadir
menjadi solusi bagi masyarakat. Salah satu inovasi yang dikembangkan tim Prof.
Yahya adalah alat pengering ikan berbasis tenaga surya yang dirancang untuk
mendukung produktivitas masyarakat pesisir.Setelah
kegiatan diskusi, tim Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang juga diajak
mengunjungi Workshop Teknik Mesin ITP untuk melihat secara langsung berbagai
pengembangan teknologi yang telah dirancang oleh tim peneliti. Kunjungan ini
menjadi kesempatan untuk memperkenalkan proses pengembangan alat, mulai dari
tahap riset, perancangan, hingga implementasi teknologi tepat guna.Dari Dinas
Perikanan dan Pangan Kota Padang hadir Kepala Dinas Alfiadi, S.Sos., M.M.,
Kepala Sub Bagian Umum Wiwi Nelza, S.T., M.T., Kepala Bidang Perikanan Budidaya
Eva Susanti, S.Pt., M.Si., Teguh Firmansyah, S.Si., dari Bidang Perikanan
Tangkap, serta Putri Garnet Endo Mahata, S.Pi., dari Bidang Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Perikanan.Dari sesi
diskusi dan kunjungan tersebut, terlihat bahwa ruang kolaborasi antara ITP dan
Pemerintah Kota Padang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sinergi ini
tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi, tetapi juga mencakup hilirisasi
hasil riset, pendampingan kelompok nelayan, hingga pengembangan inovasi yang
mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan.ITP siap
mendukung program-program Pemerintah Kota Padang terkait Padang Juara melalui
produk inovasi, pengembangan teknologi, dan kolaborasi riset yang memberikan
manfaat luas. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil
perikanan, mendorong ekonomi masyarakat, serta menghadirkan solusi berbasis
teknologi bagi pembangunan daerah.Melalui
kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, inovasi lokal terus diarahkan
menjadi kekuatan pembangunan Kota Padang. Kerja sama ini menjadi langkah nyata
dalam menghadirkan teknologi aplikatif, meningkatkan daya saing daerah,
sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan
masyarakat.Created By Widia/Humas
...
Komitmen terhadap kepedulian
sosial kembali diperkuat melalui sinergi Institut Teknologi Padang bersama
BAZNAS Kota Padang dalam penyaluran zakat pegawai dan civitas akademika.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (05/06/2026) ini menjadi langkah nyata membangun
kontribusi kampus dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor
Institut Teknologi Padang Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM.,
hadir bersama jajaran pimpinan ITP, yaitu Prof. Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Sc.,
Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM., dan Firmansyah David, S.T.,
M.Eng., Ph.D.
Turut hadir Kepala Biro Humas,
Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si., serta Kepala Biro Kerja Sama &
Tracer Study Fajrin, M.Si. Kehadiran jajaran ITP menunjukkan komitmen institusi
dalam memperkuat kolaborasi yang berdampak positif bagi lingkungan kampus dan
masyarakat luas.Selain penyerahan zakat, kegiatan
ini juga menjadi momentum pelantikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Institut
Teknologi Padang dengan Ismet Eka Putra, S.T., M.T., sebagai Ketua dan Taufal
Hidayat, S.T., M.T., Ph.D., sebagai Sekretaris. UPZ diharapkan memperkuat
pengelolaan zakat di lingkungan kampus secara optimal.
Sebagai salah satu Perguruan
Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendorong nilai
kepedulian, profesionalisme, dan kebermanfaatan melalui berbagai program
pengabdian. Rektor ITP menyampaikan bahwa kerja sama dengan BAZNAS merupakan
bentuk tanggung jawab sosial kampus agar zakat dapat tersalurkan secara aman,
transparan, dan tepat sasaran.
Perwakilan BAZNAS Kota Padang
turut hadir dipimpin Ketua BAZNAS H. Yuspardi, S.Ag., Wakil Ketua I Bidang
Pengumpulan Yultel Ardi, S.Hi., Kepala Pelaksana Sintaro Abe, S.Ei., MA., Kabid
Pengumpulan Industriyadi, S.Sos.I., MA., MM., serta Staf Pengumpulan Riki
Hendra, SH.
Ketua BAZNAS Kota Padang H.
Yuspardi mengapresiasi kepercayaan yang diberikan ITP. Menurutnya, dukungan
perguruan tinggi menjadi kekuatan penting dalam mengoptimalkan penghimpunan
zakat untuk berbagai program kemaslahatan, mulai dari sosial, pendidikan,
kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.Kolaborasi ini menjadi bagian dari
langkah ITP dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk kontribusi terhadap
program Pemerintah Kota Padang. ITP siap mendukung program-program Pemerintah
Kota Padang terkait Padang Juara melalui produk inovasi, riset, dan penguatan
sumber daya manusia yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kerja sama berkelanjutan bersama BAZNAS Kota Padang, ITP
berharap semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Sinergi antara
pendidikan tinggi dan lembaga sosial ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya
menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga penggerak perubahan sosial.
Created By Widia/Humas
...
Semangat kompetisi langsung terasa sejak pembukaan ITP Porseni 2026.
Mengusung semangat #PushYourLimitFunYourself, kegiatan ini mempertemukan
mahasiswa dalam berbagai cabang olahraga dan seni. Rektor ITP, Prof. Dr.Eng.
Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., secara resmi membuka rangkaian kegiatan
yang berlangsung 2 Juni hingga 5 Juni 2026.
Memasuki hari pertama, persaingan berlangsung sengit di sejumlah cabang
olahraga. Pertandingan bola basket menghadirkan aksi saling balas poin,
tembakan tiga angka, serta dukungan penonton yang membuat atmosfer lapangan
semakin meriah. Setiap tim tampil maksimal, menjadikan laga pembuka sebagai
salah satu momen kompetisi yang paling dinantikan.
Keseruan berlanjut melalui pertandingan badminton dan bola voli. Para
peserta menunjukkan permainan agresif, mulai dari netting tipis hingga smash
tajam dalam badminton. Sementara di lapangan voli, kekompakan, komunikasi, dan
semangat pantang menyerah menjadi kekuatan utama setiap tim. Kompetisi tidak
sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menjunjung sportivitas.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka
ruang bagi mahasiswa untuk berkembang secara menyeluruh. ITP Porseni menjadi
wadah mahasiswa mengasah kemampuan nonakademik, membangun kepercayaan diri,
memperkuat solidaritas, sekaligus menciptakan pengalaman berkompetisi yang
dapat membentuk karakter profesional.
Tak kalah menarik, cabang tenis meja turut menghadirkan persaingan
ketat. Poin demi poin diperebutkan dengan penuh konsentrasi, sementara dukungan
penonton membuat suasana semakin hidup. Dari olahraga, energi kompetisi
kemudian berpindah ke panggung seni melalui Bidang Bengkel Sastra yang
menampilkan kemampuan mahasiswa dalam berbagai kategori.Puisi, MC, debat, hingga public speaking menjadi panggung bagi mahasiswa
untuk menunjukkan kemampuan komunikasi dan kreativitas. Penampilan peserta
membuktikan bahwa mahasiswa ITP tidak hanya dituntut unggul dalam bidang
keteknikan, tetapi juga memiliki keberanian berbicara, berpikir kritis,
berkreasi, dan tampil percaya diri di hadapan publik.
Rangkaian ITP Porseni 2026 kemudian berlanjut hingga agenda penutupan,
pengumuman, serta penyerahan hadiah bagi para pemuncak dari seluruh bidang.
Lebih dari sekadar kompetisi, Porseni menjadi ruang bertumbuh bagi engineer muda
ITP untuk berprestasi, membangun kebersamaan, dan membuktikan bahwa kemampuan
akademik dapat berjalan beriringan dengan sportivitas serta kreativitas.
Created By Widia/Humas
...