Tersisa 10 hari lagi menjelang penutupan pendaftaran Bakal
Calon Rektor Institut Teknologi Padang Periode 2025-2029, pendaftaran Bakal
Calon Rektor ITP yang resmi dibuka pada 20 Mei 2024 akan ditutup pada tanggal
15 Juli 2024. Penyelenggaraan pemilihan Rektor ITP tertuang dalam peraturan
Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Nomor 86/YPTP/ITP/SK/1/IV-2024 tentang Tata
Cara Pemilihan Rektor Institut Teknologi Padang Periode 2025-2029.ITP mengundang seluruh putra putri terbaik bangsa untuk dapat
berkontribusi dan memajukan ITP menjadi perguruan tinggi yang Unggul, Inovatif,
dan Bermartabat. Rektor terpilih nantinya akan memimpin dan menjadi garda
terdepan ITP selama lima tahun ke depan, dalam mewujudkan visi dan misi ITP
menuju World Class University.Tahap pendaftaran Bakal Calon Rektor ini merupakan proses
awal ITP menentukan pemimpin ITP masa jabatan 2025-2029. Pemimpin ini yang
nantinya dapat membawa ITP sebagai center of excellence institusi pendidikan
tinggi dalam skala nasional dan internasional.Panitia berkomitmen untuk menjaga netralitas, sportifitas,
dan memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam Pilrek ITP Periode
2025-2029 ini. Harapannya dengan kontribusi dan partisipasi dari seluruh pihak,
ITP akan mendapatkan calon rektor yang baik kedepannya.Figur pemimpin yang memiliki integritas, memiliki jiwa
entrepreneurship, inovatif, dan cerdas dalam menangkap berbagai peluang
merupakan kriteria yang harus dimiliki oleh Calon Rektor ITP selanjutnya.
Selain itu, ITP juga mencari sosok yang memiliki komitmen terhadap pelestarian
dan pengembangan nilai dan jati diri ITP.Para Bakal Calon Rektor ITP akan melewati serangkaian tahap
seleksi mulai penjaringan bakal calon, tahap penyaringan calon, tahap pemilihan
calon,dan hingga tahap terakhir penetapan dan pelantikan Rektor ITP terpilih
Periode 2025-2029.Pada pelaksanaan pemilihan Rektor ITP Periode 2025-2029
terdapat sejumlah perubahan pada proses seleksi bakal calon dan pemilihan calon
rektor periode kali ini jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Salah
satunya pada perluasan pelibatan publik dalam rangka memperkuat penerimaan
publik.Info selengkapnya tentang mekanisme Pemilihan Rektor ITP
Periode 2025-2029 dapat diakses melalui link berikut https://itp.ac.id/pemilihan-rektor. Created By Widia/Humas
...
Keberadaan perpustakaan menjadi bagian penting bagi sebuah
perguruan tinggi, perpustakaan berperan strategis sebagai salah satu unit
pendukung terselenggaranya suatu perguruan tinggi. Oleh karena itu, dalam
rangka meningkatkan akses ilmu pengetahuan perpustakaan Institut Teknologi
Padang dengan bangga merilis dua platform sosial media, yakni website resmi dan
akun Instagram resmi perpustakaan ITP.
Website perpustakaan ITP resmi diluncurkan pada tanggal 19
Juli 2024 dan dapat diakses pada laman pustaka.itp.ac.id. Sementara akun Instagram perpustakaan ITP mulai aktif sejak 5 Juli 2024 dan bisa diikuti di @perpustakaan.itp.
Kepala Perpustakaan ITP, Katya Blinda Putri, S.T.,
menyampaikan peluncuran website dan Instagram ini bertujuan untuk meningkatkan
penyampaian informasi agar lebih mudah dijangkau oleh mahasiswa dan dosen.
Selain itu, kehadiran media sosial ini juga berfungsi sebagai penunjang
akreditasi, di mana memiliki platform online kini menjadi kebutuhan yang wajib.
“Kami berharap dengan hadirnya platform ini, kunjungan
pemustaka semakin meningkat dan perpustakaan ITP kembali mendapatkan ruhnya
sebagai jendela dunia. Sebab, di perpustakaan pemustaka bisa mendapat segala
macam informasi tentang pengetahuan yang dapat kita akses lewat buku ataupun
jurnal ,” ujar ia.Begitupun dengan perpustakaan ITP, perpustakaan ini menyimpan
banyak koleksi buku dari beragam kluster ilmu yang dapat mendukung kegiatan
akademik mahasiswa. Koleksi perpustakaan ITP mencakup buku-buku eksakta, kamus teknik,
karya fiksi, dan kartografi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan
belajar, penulisan tugas akhir, dan kebutuhan parafrase
Melalui platform sosial media
perpustakaan ITP berkomitmen untuk menyampaikan informasi dengan lebih efektif
agar bisa menjangkau mahasiswa dan dosen. Hal ini juga sebagai penunjang
akreditasi, di mana memiliki media sosial merupakan salah satu syarat yang
wajib dipenuhi.
“Kami berharap dengan lebih banyaknya kunjungan ke
perpustakaan mahasiswa bisa lebih aktif membaca dan memanfaatkan berbagai
koleksi yang ada. Dengan peningkatan kunjungan ke perpustakaan, kami yakin akan
menciptakan lingkungan belajar yang lebih produktif ,” harap ia.
Untuk melihat koleksi perpustakaan lebih lengkap, pemustaka
bisa mengunjungi laman https://digilib.itp.ac.id/.
Mari
bersama-sama kita meramaikan perpustakaan ITP dan menjadikan tempat ini sebagai
sumber pengetahuan dan kreativitas!
Created By Widia/Humas ...
Masih dalam rangkaian pemilihan Calon
Anggota Senat Akademik periode 2024-2029, Institut Teknologi Padang menggelar
acara penyampaian Visi dan Misi Bakal Calon Calon Anggota Senat Akademik ITP
pada Kamis (04/07) bertempat di Aula Gedung D Kampus I ITP.
Pelaksanaan penyampaian Visi dan Misi Calon
Anggota Senat Akademik ITP merupakan bagian dari proses demokratisasi dalam
menentukan pilihan terbaik, yang akan menjadi bagian dari badan normatif
tertinggi di perguruan tinggi. Calon Anggota Senat Akademik ini berperan dalam
fungsi pertimbangan dan pengawasan kebijakan ITP selama lima tahun mendatang.
Membuka kegiatan, Wakil Rektor I ITP,
Firmansyah David, Ph.D menyampaikan bahwa proses kegiatan ini merupakan
rangkaian suksesi pemilihan anggota senat akademik ITP. Utamanya, hal ini
ditujukan agar para sivitas akademika ITP mengetahui visi dan misi dari
masing-masing calon anggota senat akademik ITP.
“Pelaksanaan pemilihan anggota senat
akademik ITP dilandaskan pada kebersamaan, transparan, akuntabel, meritokrasi,
musyawarah dan mufakat. Harapannya dengan terpilihnya anggota senat akademik
periode 2024-2029, akan membawa ITP semakin maju dan dan berprestasi dalam
mencapai tujuan akademiknya ,” ujar WR I ITP.
Mengawali rangkaian penyampaian visi
misi, pemaparan pertama dimulai dari calon anggota senat pertama, yakni Dr. Ir.
Nofriady Handra, M.Sc, IPM, ASEAN. Eng, APEC Eng. yang memfokuskan pada
peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka kesejahteraan
seluruh sivitas akademik.Melanjutkan pemaparan, calon anggota
senat nomor urut dua, Ir. Andi Syofian, S.T, M.T, IPM membidik penguatan kerja
sama untuk menciptakan kenyamanan dalam bekerja, yang berpedoman pada peraturan
yang berlaku. Maju sebagai calon anggota senat nomor urut tiga, Arfidian
Rachman, Ph.D yang berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan dan
penelitian menuju World Class University 2040.
Selaras dengan pernyataan tersebut, calon
anggota senat nomor urut empat, Eva Yulianti, M.Cs mengungkapkan bahwa seluruh
warga ITP harus bersatu padu demi menjaga kebanggaan ITP. Sementara itu, calon anggota
senat nomor urut lima, Dr. Sepannur Bandri, M.T menjelaskan fokusnya menjadikan
ITP menjadi badan perwakilan akademik yang unggul dan berintegritas.
Mengangkat dari sudut pandang lain, calon
anggota senat nomor urut enam, Sulaiman, M.T berorientasi menjadikan senat
akademik menjadi wadah yang mengembang tanggung jawab, dalam mewakili suara
sivitas akademika, serta berkontribusi dalam pengambilan keputusan strategis
institusi.
Dipandu oleh Dwi Arini, M.T, kegiatan
pemaparan visi dan misi Calon Anggota Senat Akademik periode 2024-2029 ditutup
dengan sesi tanya jawab dan penyampaian masukan serta saran oleh para sivitas
akademika yang hadir.
Berlangsung dengan penuh antusias, Ketua
Panitia Pemilihan Calon Anggota Senat Akademik periode 2024-2029, Busran, S.Pd,
M.T menyampaikan apresiasi kepada para calon senat yang telah melewati
rangkaian proses seleksi dari awal hingga akhir. Ia berharap para calon senat
akademik ITP dapat merealisasikan visi dan misi yang telah dipaparkan.
Created By Widia/Humas
...
Institut Teknologi Padang (ITP) terus berupaya meluaskan
jaringan mitra dengan perguruan tinggi mancanegara untuk mendukung misinya
sebagai World Class University. Sebagai Langkah nyata untuk memperluas kerja
sama internasional, ITP menerima kunjungan dalam rangka penjajakan kerja sama
bidang Pendidikan dan Penelitian dari INTI International University Malaysia,
Kamis (27/06).Kunjungan Professor Dr. Goh Khang Wen, selaku Pro Vice
Chancellor International Relation and Collaborations, INTI International
University, disambut hangat oleh Rektor ITP Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T, IPM
didampingi Kepala Biro Humas, Kerja Sama, dan Promosi ITP, Anna Syahrani, M.Eng
di Ruang Rektor ITP.Rektor ITP menyampaikan penjajakan kerja sama ini adalah
titik awal kerja sama kedua pihak dalam Pendidikan dan Penelitian. Beliau
menambahkan bahwa penjajakan kerja sama ini bertujuan untuk menjalin kolaborasi
ITP dengan INTI International University dalam peningkatan kualifikasi
pendidikan dosen untuk S3/PhD, Joint Research, Joint Supervision, Visiting
Professor, Joint Publication dan mobilitas dosen/mahasiswa.Harapannya melalui diskusi peluang kerja sama ini para
sivitas akademika ITP dapat memperluas networking. Selain itu, peluang program
Joint Research dan Joint Publication juga membuka kesempatan untuk
mengembangkan proyek riset inovatif, yang berwawasan global dan berdampak
positif pada peningkatan publikasi ilmiah internasional ITP.“Kami tidak hanya ingin ITP menjadi yang terdepan di
Indonesia saja, akan tetapi juga dapat bersaing di tingkat internasional. Oleh
karena itu, kami selalu ingin meningkatkan kerja sama akademik dengan perguruan
tinggi yang terbaik di seluruh dunia ,” ungkap Rektor ITP.Prof. Goh yang didampingi oleh Riko Ervil, M.T., IPU selaku
Pengurus APTISI Wilayah XA Sumbar menegaskan bahwa ITP merupakan perguruan
tinggi yang tepat untuk menjalin berbagai program kerja sama khususnya di
bidang pengembangan engineering dan teknologi.INTI International University menempati 516 th QS World
University Rankings 2024 yang memperkuat reputasi globalnya sebagai universitas
swasta Malaysia teratas. Melalui diskusi ini Prof.Goh juga melakukan sharing
knowledge tentang kiat-kiat meningkatkan publikasi ilmiah dan QS World
University Rankings serta strategi pengembangan akademik perguruan tinggi
swasta.Menurut Prof.Goh ini adalah kesempatan emas untuk mempererat
hubungan kemitraan di antara dua institusi di negara yang serumpun ini,
khususnya di bidang Pendidikan tinggi. Harapannya melalui diskusi kerja sama
ini dapat bersama-sama mendobrak peningkatan riset dan publikasi internasional
kedua perguruan tinggi.“Saya berharap melalui penjajakan kerja sama ini dapat
meningkatkan kapasitas dan kompetensi akademik kedua perguruan tinggi, serta
membuka peluang-peluang baru untuk kerja sama di masa depan ,” harap Prof.Goh.
Created By Widia/Humas
...
Dalam upaya menciptakan pendidikan yang
lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri, Program Studi Teknik
Elektro Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan langkah strategis dengan
merancang kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Langkah ini
diwujudkan melalui sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Kamis
(20/06), di Ruang Sidang Utama ITP.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku
kepentingan, termasuk asosiasi profesi, Dunia Usaha dan Dunia Industri Kerja
(DUDIKA), dan akademisi. FGD ini dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi
Teknik Elektro ITP, yang berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang
berkualitas.
Dalam forum ini, hadir sejumlah
perwakilan dari mitra industri dan organisasi profesi, di antaranya Dr. Ir.
Sukardi Umar, M.T dari APEI Sumbar, Yogi Kurnia S.Kom. M.Ti dari PT. Kurnia
Abadi, dan Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T.,M.T dari Fortei.
Kehadiran mereka menandakan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan
industri dalam membangun kurikulum yang sesuai dengan tuntutan zaman.
Diskusi ini bertujuan untuk
mengeksplorasi kebutuhan serta harapan industri terhadap lulusan Teknik
Elektro. Dalam era digital yang berkembang pesat, kemampuan adaptasi dan
pemahaman mendalam tentang teknologi mutakhir menjadi sangat krusial. Dengan
melibatkan pihak-pihak terkait, diharapkan kurikulum yang dihasilkan dapat
mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan.
Dr. Ir. Sukardi Umar mengungkapkan
pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Pentingnya penyusunan
kurikulum yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik nyata yang
relevan dengan kebutuhan industri.
Sementara itu, Yogi Kurnia dari PT.
Kurnia Abadi menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam menciptakan tenaga
kerja yang berkualitas. Hal ini merupakan wujud upaya untuk memastikan bahwa
lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Ilhamdi Rusydi
juga memberikan pandangannya, menekankan bahwa pendidikan harus bersifat dinamis
dan responsif terhadap perubahan teknologi. "Kurikulum berbasis OBE
ini merupakan langkah yang tepat. Kami perlu menyiapkan mahasiswa tidak hanya
dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga dengan keterampilan praktis yang
aplikatif," tuturnya.
FGD ini tidak hanya sekadar diskusi,
tetapi juga menjadi momen penting untuk membangun jaringan antara akademisi dan
industri. Kolaborasi ini diharapkan akan memperkuat ekosistem pendidikan
tinggi, serta meningkatkan relevansi lulusan di dunia kerja. Dengan mengintegrasikan
masukan dari berbagai pihak, ITP berkomitmen untuk menciptakan lulusan yang
tidak hanya berkompeten, tetapi juga inovatif dan siap menghadapi tantangan.
Selain itu, penyusunan kurikulum berbasis
OBE ini akan melibatkan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan kualitas
pendidikan yang dihasilkan. Hal ini sejalan dengan visi ITP untuk menjadi
institusi pendidikan yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia yang
berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Dengan semangat kolaborasi dan sinergi ini,
ITP yakin bahwa langkah-langkah yang diambil akan membawa dampak signifikan
dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan di pasar kerja. Ke
depan, ITP akan terus berupaya menjalin kemitraan strategis demi mencapai
tujuan bersama dalam menciptakan pendidikan yang unggul dan berkualitas.
Created By Widia/Humas ...