ITP Partnership Day 2021, ITP Gandeng DUDIKA dan 33 SMA/SMK Se-Sumbar

Institut Teknologi Padang, Mengusung tema “Sinergi perguruan tinggi dengan sekolah dan dunia usaha/industri dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Vokasi Kuat” Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar acara ITP Partnership Day 2021. Acara ini menjadi sejarah kolaborasi terbesar yang dilaksanakan ITP sejak berdirinya karena  melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan SMA/SMK se-Sumatera Barat beserta perusahaan se-Indonesia. ITP menggandeng 33 SMA/SMK se-Sumbar dan 12 perusahaan se-Indonesia untuk bekerja sama dalam penerapan program MBKM dan Vokasi Kuat. “Hari ini kita melakukan penandatanganan kerja sama dengan SMA/SMK Se-Sumbar untuk mengimplementasikan program kampus merdeka. Kampus harus berkolaborasi dengan sekolah dan Dunia Usaha Dunia Industri dan Dunia Kerja (DUDIKA),” ungkap Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, MT, Kamis (8/4/2021). Rektor menjelaskan, kerja sama ini adalah dalam ruang lingkup tri-dharma perguruan tinggi yang diimplementasikan dalam kegiatan berbentuk pendampingan kurikulum sekolah, pelatihan untuk guru, magang mahasiswa, dosen sebagai guru tamu, asistensi mengajar di satuan pendidikan bagi mahasiswa MBKM , magang mahasiswa di industri dan kolaborasi penelitian. “Dalam pendidikan vokasi saat ini yang paling utama dibutuhkan industri dari mahasiswa adalah kreatif, kolaborasi, berfikir kritis, dan mampu berkomunikasi yang baik. Jadi itu yang ingin kita tanamkan bagi mahasiswa dan termasuk anak-anak di sekolah,” ujar rektor. Dalam acara ini turut hadir Kabid SMK Dinas Pendidikan Sumbar Joko Purnomo, S.Pd. M.Kom. Menurut Joko, kolaborasi antara ITP dengan sekolah dan DUDIKA merupakan implemetasi dari Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. “Saya berharap kerja sama ini dapat memajukan pendidikan kita. Selamat dan sukses bagi ITP yang telah menyelenggarakan acara besar ini,” imbuhnya.  (peb/humas)   ...

15 April 2021 Berita #DIKTI #Akademik #dosen #teknik-informatika #teknik-mesin

Lolos Program CoE MBKM 2021, ITP Akan Jadi Kampus Percontohan Implementasi Kampus Merdeka

Institut Teknologi Padang (ITP) kembali membuktikan komitmennya dalam menerapkan program Kampus Merdeka. Melalui surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor. 1418/E2/DM.00.01/2021, dua Program Studi di ITP yakni, Prodi Teknik Mesin Sarjana dan Teknik Informatika dinyatakan lolos Proposal Program Bantuan Program Studi menjadi Model Center of Excellence (CoE) Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) 2021. “Alhamdulillah, kerja keras Prodi Teknik Mesin dan Teknik Informatika berbuah manis. 2 Prodi ini lolos program CoE, tentunya ini juga bentuk keseriusan kita dalam menerapkan program kampus merdeka,” ujar Wakil Rektor I ITP Firmansyah David, Ph.D, Selasa (6/4/2021). Firman mengatakan luaran dari program CoE ini ialah kedua prodi tersebut menjadi role mode bagi prodi lain dan perguruan tinggi lain dalam penerapan kurikulum MBKM yang mana masing-masing prodi tersebut sudah menyiapkan kegiatan-kegiatan yang diterapkan dalam semester genap ini. Ka.Prodi Teknik Informatika ITP, Eva Yulianti, M.Cs mengungkapkan ada 3 kegiatan yang dilaksanakan dalam program CoE tersebut yakni, pertukaran mahasiswa, magang di Indutri dan Asistensi mengajar di satuan pendidikan. “Untuk pelaksanaannya sendiri ini sudah harus jalan dari bulan april sampai dengan november tahun ini, karena bulan desember kita sudah harus menyiapkan laporannya,” imbuh Eva. Sementara itu, Ka.Prodi Teknik Mesin Sarjana Hendriwan Fahmi, M.T mengatakan ada 4 kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program CoE tersebut yakni, penyusunan kurikulum MBKM, pertukaran mahasiswa, magang mahasiswa di dunia industri, dan kolaborasi penelitian. “Terget kita di kolaborasi penelitian nanti akan bekerja sama dengan UI, LIPI, ITB, UGM, dan Unand,” pungkasnya. Selanjutnya, dua program studi yang lolos tersebut akan mengikuti bimbingan teknis dari Kemendikbud. (peb/humas)       ...

06 April 2021 Berita #DIKTI #Akademik #mbkm #prestasi

ITP Achievement 2021, Apresiasi Tokoh dan Mitra Berdedikasi

Institut Teknologi Padang, Peringatan Dies Natalis Institut Teknologi Padang (ITP) tahun ini menjadi momen yang tidak terlupakan bagi seluruh sivitas akademika maupun mitra ITP. Hal itu dikarenakan adanya ITP Achievement 2021 pada rangkaian acara Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ITP ke – 48 yang digelar secara daring dan luring di Aula Lantai II Gedung D ITP, Senin (23/2/2021). ITP Achievement 2021 merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan ITP kepada tokoh-tokoh yang telah berdedikasi untuk ITP serta mitra yang telah berkontribusi terhadap kemajuan ITP. Ka.Biro Humas dan Kerja Sama ITP, Anna Syahrani, M.Eng mengatakan ITP Achievement tersebut baru pertama kali diselenggarakan di ITP dan direncanakan akan menjadi acara tahunan pada peringatan Dies Natalis ITP di tahun-tahun berikutnya. “Yang special dari Dies Natalis ITP ke-48 ini adalah adanya ITP Achievement yang mana ini baru pertama kali kita gelar. ITP Achievement ini adalah penghargaan sebagai bentuk terima kasih ITP kepada sosok-sosok yang telah berdedikasi dan mitra kami yang telah berkontribusi besar selama ini,” jelas Anna. Dalam ITP Achievement 2021, terdapat sejumlah kategori penghargaan yang diberikan yakni, Lifetime Achievement diberikan kepada Prof. H. Jalius Jama, M.Ed, Ph.D yang merupakan pembina Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Leadership Achievement diberikan kepada Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang dan Dr. Ir. H. Hendri Nofrianto, M.T yang merupakan Rektor ITP. Sementara itu, Person Achievement diberikan kepada Prof. Herri, M.B.A yang saat ini sebagai Kepala LLDIKTI Wilayah X. Selanjutnya, Partnership Achievement Kategori Perbankan diberikan kepada Bank Nagari Cabang Utama Padang, Katergori Perguruan Tinggi diberikan kepada Universitas Gadjah Mada, Kategori Nagari diberikan kepada Nagari Tiga Sepakat Inderapura, Kategori Media diberikan kepada Klikpositif.com, Kategori Sekolah diberikan kepada SMKN 1 Padang dan SMAN 3 Solok Selatan. Acara yang berlangsung khidmat itu meninggalkan kesan kekeluargaan antara sivitas akademika dan mitra ITP. “Kami mengganggap mitra ITP adalah bagian dari keluarga besar ITP, kami berharap kemitraan ITP dengan stakeholder dapat saling memberikan kontribusi,” ujar Anna. “Terima kasih kami ucapkan kepada mitra kami yang telah berkontribusi dalam 48 tahun perjalanan ITP, semoga kita dapat terus bersinergi untuk memajukan instansi ini,” tutupnya.(peb/humas) ...

23 Februari 2021 Berita

Dies Natalis Ke-48, ITP Gelar Rapat Senat Terbuka Secara "Hybrid"

Institut Teknologi Padang, Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-48, Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar Rapat Senat Terbuka di Aula lantai II Gedung D ITP, Senin (22/2/2021). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara ini digelar hybrid yakni secara luring dan daring. Hal ini dikarenakan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Sejumlah dosen dan tamu undangan diarahkan mengikuti acara ini melalui zoom dan disiarkan secara langsung di youtube channel ITP Padang. Dalam sambutannya, Rektor ITP Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T menyampaikan ITP tahun ini menerapkan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hal itu dibuktikan dengan telah dilakukannya kerja sama antara ITP dengan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri dalam penerapan MBKM, seperti UGM, Itenas, dan UM. “Salah satu bentuk kerja sama MBKM tersebut yang telah dilaksanakan yakni, student exchange. ITP telah mengirim mahasiswa kuliah di UGM 1 semester yaitu Teknik Sipil 2 orang, Teknik Elektro 2 orang dan Teknik Informatika 3 orang,” kata Rektor. Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Drs. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd mengatakan, ITP telah mengalami banyak perubahan dan kemajuan dari tahun ke tahun. Zulfa menjelaskan bahwa sesuai dengan road map ITP 2020-2040, ITP mencanangkan visi yaitu Menuju World Class University 2040. Untuk mewujudkan visi tersebut, road map tersebut telah disusun menjadi 4 milestone. Milestone pertama yaitu efficiency-driffen university (2020-2024) diharapkan seluruh manajemen telah terintegrasi dan efektif dalam pengambilan keputusan melalui sistem terkomputerisasi. Milestone kedua yaitu research-based university (2025-2029) di mana pada masa ini ITP diharapkan menjadi perguruan tinggi yang berbasis riset. Kemudian, milestone ketiga (2030-2034) yaitu entrepreneurial university di mana pada saat itu ITP sudah harus mampu mengomersialkan hasil-hasil penelitian. Sementara itu, pada milestone keempat (2035-2040) yaitu world class university di mana ITP telah dalam kondisi international outlook. "Untuk mendukung perubahan, saat ini, sedang dibangun kampus 2 ITP Air Pacah khusus untuk Fakultas Vokasi di atas tanah seluas 1,5 hektar dan bersamaan dengan itu juga dibangun rusunawa tiga lantai yang merupakan bantuan dari Kementerian PUPR," ujarnya. Terpisah, Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Herri, M.B.A berharap ITP dapat terus maju dan melahirkan lulusan yang berkompeten di dunia kerja “Selamat Dies Natalis ke-48 untuk ITP. Kami yakin dan percaya, dengan modal sumber daya dan infrastruktur yang dimiliki serta jaringan yang luas, ITP bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya. Dalam rapat senat terbuka tersebut juga diisi penyampaian orasi ilmiah oleh Dosen Teknik Sipil ITP Syafri Wardi, Ph.D dengan tema “Perkuatan Seismic pada Hubungan Balok-Kolom Beton Bertulang yang Tidak Memenuhi Standar Ketahanan Gempa.” Selain itu, ITP juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya dan Lencana Kesetiaan ITP tahun 2021 kepada dosen dan karyawan serta juga penghargaan ITP Achievement 2021. (peb/humas) ...

23 Februari 2021 Berita

Kebahagiaan Warga Pancung Soal Terima

Rona kebahagian terpancar dari wajah Sandi, salah seorang warga Nagari Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Bagaimana tidak, setelah hampir sepuluh tahun mengalami kesulitan air bersih kini nagarinya telah terpasang alat pengolahan air bersih (Water Treatment) yang dapat memfilter air yang tadinya tidak layak konsumsi menjadi air yang jernih. Sandi tak pernah menyangka, kedatangan Institut Teknologi Padang (ITP) ke nagarinya pada beberapa waktu lalu menjadi jalan pembuka untuk menemukan solusi atas permasalahan air bersih di nagarinya. Alat yang kini menjadi barang yang paling berharga di nagari Inderapura itu merupakan hasil penelitian salah satu Dosen Teknik Mesin ITP Hafni, M.T bersama sejumlah mahasiswa. “Terima kasih banyak kepada ITP yang telah memberikan alat ini kepada kami, sudah terbukti airnya jernih, terima kasih banyak,” ujar Sandi kepada Rektor ITP sambil memegang alat pipa water treatment seolah tak percaya alat tersebut telah sampai di nagarinya. Melalui program ITP Mitra Nagari, Rektor ITP Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T bersama Pendamping Desa, Risnaldi, S.T, Camat Pancung Soal Yusri Afnilda, S.Sos dan melibatkan 10 Wali Nagari di Kec. Pancung Soal melakukan kerja sama terkait penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) pada 21 Februari 2020 lalu.  Berdasarkan kerja sama itulah, pada Minggu (7/2/2021) ITP menyerahkan dan memasang 5 unit alat pengolahan air bersih (water treatment) untuk membantu warga di Kecamatan Pancung Soal dalam mengatasi kesulitan warga dalam mendapatkan air bersih. Kedatangan Rektor beserta rombongan menjadi cahaya baru bagi kehidupan warga Kecamatan Pancung Soal. Bak mempelai pria yang menunggu pengantin wanita keluar dari ruang rias, seperti itulah kebahagiaan warga Kecamatan Pancung Soal saat melihat mobil berlogo ITP datang ke nagari mereka.  Perasaan yang sama pun dirasakan oleh Rektor ITP dan rombongan saat melihat senyum sumringah warga yang telah menanti dari kejauhan. Raut kebahagiaan itu menjadi penawar lelah tim ITP setelah menempuh perjalanan panjang selama 6 jam dari Kota Padang ke Pancung Soal. “Lelah kami terbayar dengan melihat antusias warga yang menunggu kedatangan kami. Sudah seharusnya kemajuan teknologi menjadi kemudahan bagi kehidupan masyarakat,” kata Rektor. Begitu alat water treatment itu dipasang, seketika anak-anak kecil yang sedari pagi menunggu kedatangan ITP langsung mengambil botol minuman bekas untuk menampung air di pancuran sambil tertawa girang. Setelah sekian lama mereka mandi dengan air yang keruh, namun mulai hari itu, mereka sudah bisa merasakan segarnya mandi dengan air yang jernih. Tak ada lagi ibu-ibu warga Pancung Soal yang khawatir menggunakan air untuk mencuci dan memasak. Para ayah pun tidak perlu lagi memikirkan biaya tambahan untuk membeli air galon untuk kebutuhan mandi dan minum keluarganya. “Sebelumnya warga di Pancung Soal hanya memanfaatkan air yang ada dengan kondisi yang bisa kita lihat sendiri. Jika ingin air yang bersih biasanya warga harus membeli 5 galon air untuk kebutuhan mandi keluarga mereka setiap hari. Kesulitan air ini sudah mereka tanggung selama kurang lebih 10 tahun terakhir, karena dari itu sebagai salah satu bentuk pengabdian ITP kepada masyarakat melalui program ITP Mitra Nagari, kami membantu membuat dan memasangkan alat pengolahan air bersih di Kecamatan Pancung Soal,” jelas Rektor. “Kami berharap alat ini dapat bermanfaat banyak bagi kehidupan warga, dan mudah-mudahan ada program selanjutnya yang bisa kita terapkan kembali di Pancung Soal,” harap beliau. ITP memberikan bantuan alat pengolahan air bersih itu ke 5 nagari di Kecamatan Pancung Soal, yakni Nagari Inderapura, Nagari Tluk Amplu Inderapura, Nagari Tigo Sepakat Inderapura, Nagari Simpang Tiga Inderapura, dan Nagari Inderapura Selatan. (peb/humas) ...

10 Februari 2021 Berita